• Tidak ada hasil yang ditemukan

this PDF file PELAYANAN EKTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MOROWALI UTARA | Atri Abu | PUBLICATION 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "this PDF file PELAYANAN EKTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MOROWALI UTARA | Atri Abu | PUBLICATION 1 SM"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

74

PELAYANAN E-KTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MOROWALI UTARA

Atri Abu Nastainuddin Bolong

Mukarramah

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako Indonesia

ABSTRAK

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Morowali Utara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Ndraha, dimana ada empat aspek yang digunakan untuk mengukur Kualitas Pelayanan, yang diberikan pemerintah Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Morowali Utara. keempat aspek itu ialah Kecepatan, Ketepatan , Kemudahan, dan Keadilan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 7 (tujuh) orang. Teknik yang digunakan dalam menentukan informan adalah teknik purpossive yaitu dengan memilih informan atau menentukan informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh disimpulkan bahwa, Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik jika di lihat dari aspek Kecepatan Pelayanan, masalah waktu penyelesaian e-KTP yang terlalu lama dan masalah disiplin kerja pegawai yang menyebabkan Pelayanan e-KTP belum baik. sedangkan dilihat dari aspek ketepatan pelayanan waktu penyelesaian e-KTP yang memakan waktu yang lama. Kemudian dari aspek kemudahan informasi pelayanan e-KTP sudah baik. informasi yang diberikan pegawai melalui pengumuman di masing-masing desa. Aspek yang terakhir adalah keadilan pelayanan yang diberikan pegawai belum adil, namun kenyataannya masih banyak pegawai yang masih mendahulukan kerabat atau keluarganya dalam pelayanannya.

(2)

75

PENDAHULUAN

Negara berkewajiban melayani setiap warga

negara dan penduduk untuk memenuhi hak dan

kebutuhan dasarnya dalam rangka pelayanan publik,

yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar

Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk

membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan

publik, sebagai harapan dan tuntutan seluruh warga

negara dan penduduk tentang peningkatan pelayanan

publik, dalam upaya untuk mempertegas hak dan

kewajiban setiap warga negara dan penduduk serta

terwujudnya tanggung jawab negara dan korporasi

dalam penyelenggaraan pelayanan publik,

diperlukan norma hukum yang memberi pengaturan

secara jelas, sebagai upaya untuk meningkatkan

kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik

sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan

korporasi yang baik serta untuk memberi

perlindungan bagi setiap warga negara dan

penduduk dari penyalahgunaan wewenang di dalam

penyelenggaraan pelayanan publik.

Adapun ketentuan-ketentuan mengenai

Kartu Tanda Penduduk Elektronik berdasarkan

Undang-Undang Republik Indonesia No.23 Tahun

2006 tentang administrasi Kependudukan adalah

sebagai berikut :

1. Penduduk warga Negara Indonesia (WNI) dan

Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki ijin

tinggal tetap yang telah berumur 17 Tahun wajib

memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik

(e-KTP).

2. Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki

status orang tuanya yang memiliki ijin tinggal

tetap dan sudah berumur 17 Tahun wajib

memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

3. Kartu Tanda Penduduk Elektronik berlaku secara

Nasional.

4. Kartu Tanda Penduduk Elektronik di terbitkan

dan ditanda tangani oleh kepala instansi

pelaksanaan.

5. Penduduk wajib melaporkan perpanjangan masa

berlakunya telah berakhir.

6. Pendudukn yang telah memiliki Kartu Tanda

Penduduk Elektronikwajib pada saat bepergian.

7. Penduduk hanya diperbolehkan memiliki satu

Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

8. Dalam Kartu Tanda Penduduk Elektronik

disediakan ruang memuat kode keamanan dan

rekaman elektronik pencatatanperistiwa penting.

9. Penduduk yang telah berusia 60 tahun diberi

Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang berlaku

seumur hidup.

10. KK /e-KTP diterbitkan paling lambat 14 hari

sejak tanggal dipenuhinya semua persyaratan.

11. Keternagaan tentang agama bagi penduduk

yang agamanya belum diakui sebagai agama

berdasarkan ketentuan perundang-undangan

atau bagi penghayat kepercayaan tidak di isi,

tetapi dilayani dan dicatat dalam database

kependudukan.

Salah satu bentuk pelayanan terhadap

masyarakat adalah pengelolaan pendaftaran

penduduk yang merupakan tanggung jawab

pemerintah kota/kabupaten, dimana dalam

pelaksanaannya diawali dari desa/kelurahan selaku

ujung tombak pendaftaran penduduk, hingga setiap

(3)

76

negara indonesia dan sesuai dengan Undang-Undang

Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi

kependudukan. Dalam pelayanan tersebut perlu

dilakukan dengan benar dan cepat agar penduduk

sebagai pelanggan merasa dapat pelayanan yang

memuaskan.

Idup Suhady (2000:26) mengemukakan

bahwa tata laksana pelayanan masyarakat yang

berkualitas adalah :

1. Tepat, yaitu memberikan atau melakukan

pelayanan sesuai dengan apa yang di butuhkan.

2. Cepat, yaitu memberikan atau melakukan

pelayanan secara cepat dalam waktu yang

sesingkat singkatnya.

3. Murah, yaitu masyarakat dapat memperoleh

pelayanan apa yang di inginkan dengan biaya

murah.

4. Ramah, yaitu hubungan antara petugas dan

masyarakat di lakukan dengan sopan dan

berpedoman pada etika profesi.

Menurut Gronross dalam Ratminto dan Atik Septi

Winarsih (2005:2) :

Pelayanan adalah suatu aktivitas atau

serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata

(tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat

adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan

atau hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan

pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk

memecahkan permasalahan konsumen/pelanggan.

Di bidang pemerintahan tidaklah kalah

pentingnya pelayanan itu, bahkan perannya lebih

besar karena menyangkut kepentingan umum,

bahkan kepentingan rakyat secara keseluruhan.

Karena peran pelayanan umum yang

diselenggarakan oleh pemerintah melibatkan seluruh

aparat Pegawai Negeri makin terasa dengan adanya

peningkatan kesadaran bernegara dan

bermasyarakat, maka pelayanan telah meningkat

kedudukannya di mata masyarakat menjadi suatu

hak, yaitu hak atas pelayanan. Namun ternyata hak

masyarakat atau perorangan untuk memperoleh

pelayanan dari aparat pemerintah terasa belum dapat

memenuhi harapan semua pihak, baik masyarakat itu

sendiri maupun pemerintah dan pelayanan umum

belum menjadi “budaya” masyarakat.

Hal yang terjadi dalam pelayanan Kartu

Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di kantor Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten

Morowali Utara yaitu adanya keluhan dan

ketidakpuasan terhadap efektifnya kerja para

pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

kabupaten morowali utara dalam melayani

masyarakat. Taliziduhu Ndraha (2001:67)

mengemukakan bahwa ada beberapa hal yang perlu

diperhatikan dengan mutu pelayanan yaitu :

1. Kecepatan, maksudnya kecepatan dalam

merespon keluhan masyarakat dan

menyelesaikan layanan pada masyarakat.

2. Ketepatan, adalah kesiapan pegawai dalam

memberikan pelayanan serta tepat waktu dalam

penyelesaian pelayanan.

3. Kemudahan, artinya harus memberikan

pelayanan yang tidak berbelit-belit kepada

masyarakat, maksudnya pelayanan yang

diberikan pegawai harus mudah dalam

penyelesaian layanan informasi yang dibutuhkan.

4. Keadilan, artinya dalam memberikan pelayanan,

(4)

kelompok-77

kelompok tertentu, atau pelayanan yang

diberikan birokrasi tidak bisa memandang kasta

dalam kehidupan dan bagaimana sikap aparat

untuk memberikan kesamaan waktu dalam hal

pelayanan.

Focus kajian yang menjadi faktor peneliti

adalah Mengapa Pelayanan Kartu Tanda Penduduk

Elektronik di Kantor Dinas Kependudukan dan

Pencatatan Sipil Kabupaten Morowali Utara belum

berkualitas. dengan melihat dari aspek yang

dikemukakan oleh Taliziduhu Ndraha (2001:67)

dalam melaksanakan suatu pelayanan yang

berkualitas. melalaui kecepatan pelayanan yang

diberikan kepada masyarakat, ketepatan waktu

proses pembuatan e-KTP yang diberikan kepada

masyarakat, kemudahan pelayanan yang diberikan

kepada masyarakat, keadilan pelayanan yang

diberikan kepada masyarakat.

Criteria yang digunakan untuk mengkaji

pelayanan e-KTP menurut Taliziduhu Ndraha di

gambarkan dalam table sebagai berikut :

Table 1

Pelayanan e-KTP

Aspek Pertanyaan

Kecepatan 1. Bagaimana

Kecepatan

pelayanan dalam

pembuatan Kartu

Tanda Penduduk

Elektronik (e-KTP) ?

2. Apakah ada kendala

dalam proses

pembuatan e-KTP ?

Ketepatan 1. Bagaimana

Ketepatan

Pelayanan dalam

pembuatan Kartu

Tanda Penduduk

Elektronik (e-KTP)

?

Kemudahan 1. Bagaimana

Kemudahan

pelayanan dalam

pembuatan Kartu

Tanda Penduduk

Elektronik (e-KTP) ?

Keadilan 1. Bagaimana Keadilan

pelayanan dalam

pembuatan Kartu

Tanda Penduduk

Elektronik (e-KTP)

?

Sumber: Ndraha, Taliziduhu, (2001). Ilmu

Pemerintahan (kybernology), Rineka Cipta

Bandung.

METODE

Penelitian ini bersifat Kualitatif dengan jenis

penelitian adalah penelitian lapangan (field

research), dimana data yang diperoleh berasal dari

pengamatan yang diperoleh di lokasi penelitian.

Penelitian lapangan pada hakekatnya merupakan

metode untuk menemukan secara khusus dan

(5)

78

tengah masyarakat. Tipe penelitian ini adalah

penelitian Deskriptif Kualitatif. Peneliti berusaha

memberikan gambaran atau penjelasan secara

sistematis, faktual dan akurat. Jenis data yang

digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder

adalah data yang diperoleh dari sumber data yang

sudah ada dan data primer adalah data yang

diperoleh secara langsung melalui observasi dan

wawancara. Sumber data yang digunakan dalam

penelitian ini adalah sumber data sekunder dan

sumber data primer. Data primer yang digunakan

dalam penelitian ini adalah wawancara melalui 7

informan yang dianggap dapat memberi informasi

mengenai Pelayanan e-KTP Pada Kantor Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten

Morowali Utara. Tehnik pengumpulan data melalui

observasi dan dokumentasi. instrumen penelitian

adalah peneliti itu sendiri yang didukung dengan

panduan wawancara dan pedoman pengamatan

dalam kegiatan observasi lapangan. Analisis data

dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data,

dan penarikan kesimpulan.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A.Kecepatan

Pelayanan yang cepat adalah pelayanan

yang dilakukan sesuai dan tepat waktu dan tidak

menunda-nunda dalam proses penyelesaian

pelayanan. Kecepatan Pelayanan dapat diukur dari

ketepatan atau kecepatan daya tanggap pegawai

terhadap masalah kebutuhan masyarakat, karena

sebagai pelayan masyarakat pegawai harus

mengutamakan kepuasan masyarakat.

Dari hasil pengamatan penulis

menyimpulkan bahwa pelayanan yang diberikan

pegawai kependudukan sudah cukup cepat,

kendalanya alat yang digunakan masih kurang,

sehingga proses pencetakan e-KTP sedikit terlambat

dan membuat masyarakat menunngu lama.

B. Ketepatan

Setiap proses apapun yang dilakukan

tentunya membutuhkan waktu.untuk memproses

setiap setiap urusan atau pelayanan perlu ditentukan

atau ditargetkan sebelumnya agar dapat diprediksi

seberapa banyak produk yang dihasilkan. Dalam

rangka memenuhi standarisasi pelayanan yang prima

maka ketepatan waktu penyelesaian setiap urusan

perlu mendapat perhatian agar dapat meningkatkan

kualitas pelayanan.

Dari hasil pengamatan penulis

menyimpulkan bahwa ketepatan pelayanan yang

diberikan kepada masyarakat itu belum tepat, karena

proses pembuatannya masyarakat masih menunggu

waktu lama. hanya kendalanya alat pencetakan yang

aktif hanya ada satu sehingga proses pembuatannya

lama, dan masyarakat harus menunggu.

C. Kemudahan

Kemudahan pelayanan adalah kemampuan

dari aparat pemerintah dalam memberikan

komunikasi yang baik dalam memenuhi keluhan

masyarakat pada saat memberikan pelayanan dan

pelayanan tersebut harus sesuai dengan prosedur

yang ada dan tidak menyulitkan atau menunda

proses penyelesaian pelayanan. Kemudahan

pelayanan dapat diukur dari ketepatan atau

kecepatan daya tanggap pegawai terhadap masalah

(6)

79

masyarakat pegawai harus mengutamakan kepuasan

masyarakat.

Dari hasil pengamatan penulis

menyimpulkan bahwa kemudahannya sudah cukup

mudah, karena dimasing-masing desa sudah

disampaikan persyaratan untuk membuat e-KTP jadi

masyarakat tinggal membawa kartu keluarga dan

mengambil nomor antrian untuk perekaman dan

pemotretan.

D.Keadilan

Keadilan pelayanan adalah kesamaan dalam

hal penyelesaian pemenuhan layanan masyarakat,

dan harus bersikap adil terhadap masyarakat serta

tidak menunda-nunda proses penyelesaian

pelayanan. Keadilan pelayanan dapat diukur dari

ketepatan atau kecepatan dan kemudahan pelayanan

yang diberikan pegawai terhadap masalah kebutuhan

masyarakat, karena sebagai pelayan masyarakat

pegawai harus mengutamakan kepuasan masyarakat.

Dari hasil pengamatan penulis

menyimpulkan bahwa pelayanan yang dilakukan

pegawai sudah cukup baik, namun adapun

masyarakat yang belum merasa puas dengan

pelayanannya, karena masih ada pegawai yang

masih mendahulukan keluarganya atau kerabatnya.

Kesimpulan

Setelah dilakukan pembahasan secara

bertahap pada bab-bab sebelumnya terutama dalam

Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik di

kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Kabupaten Morowali Utara masih kurang maksimal,

hal ini disebabkan masih buruknya beberapa aspek

dari kualitas pelayanan seperti Kecepatan Pelayanan,

tanggapan masyarakat masalah waktu penyelesaian

e-KTP yang terlalu lama dan masalah disiplin kerja

pegawai yang menyebabkan Pelayanan e-KTP

belum baik. sedangkan dilihat dari aspek ketepatan

pelayanan waktu penyelesaian e-KTP yang

memakan waktu yang lama. Kemudian dari aspek

kemudahan informasi pelayanan e-KTP sudah baik.

informasi yang diberikan pegawai melalui

pengumuman di masing-masing desa. Aspek yang

terakhir adalah keadilan pelayanan yang diberikan

pegawai belum adil, namun kenyataannya masih

banyak pegawai yang masih mendahulukan kerabat

atau keluarganya dalam pelayanannya.

Rekomendasi

Sesuai dengan apa yang telah dibahas diatas

maka ada beberapa saran yang dapat disimak dalam

tulisan ini :

1. Pegawai kependudukan harus lebih cepat dan

tepat waktu dalam melayani masyarakat. Serta

memperhatikan waktu masuk dan keluar kerja

guna meningkatkan kualitas pelayanan.

2. Kemudahan pelayanan yang pegawai lakukan

ialah harus memberikan informasi yang jelas dan

langsung kepada masyarakat agar supaya

informasi tersebut dapat dipahami oleh

masyarakat.

3. Pegawai hendaknya selalu melihat ke dimensi

keadilan karena pelayanan dalam bentuk

kesamaan waktu yang diberikan pegawai

Kependudukan masih kurang, sehingga pihak

Kependudukan harus lebih disiplin dan tidak

(7)

80

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis menghaturkan ucapan terima kasih

dan penghargaan kepada Drs. Nastainuddin Bolong,

M.Si selaku pembimbing I dan Mukarramah, S.Sos,

M.Si selaku pembimbing II yang telah memberikan

arahan bimbingan, petunjuk, saran dan motivasi

kepada penulis dalam menyelesaikan penelitian dan

pembuatan artikel ini.

DAFTAR PUSTAKA

Huberman dan Miles, 2010 Analisa Data KUalitatif,

UII press, Jakarta

Ndraha, Taliziduhu, (2001). Ilmu Pemerintahan

(kybernology), Rineka Cipta Bandung.

Ratminto dan Winarsih. 2005, Manajemen

Pelayanan. Mismar, Jakarta

Sugiyono 2009, Metode Penelitian Administrasi :

Alfabeta, Bandung

Suhadi, Idup, 2000, Kebijaksanaan Pendayagunaan

Aparatur Negara Lembaga Administrasi

Negara R.I, Jakarta.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006. Tentang

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebelum dan

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebelum dan

Bagaimana pendapat saudara, apakah struktur birokrasi yang ada telah efektif bagi pembuat kebijakan dan penerima kebijakan dalam lmplementasi Kebijakan Kartu Tanda Penduduk

cakupan penduduk yang memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) Meningkatny a kepemilikan dokumen kependuduka n dan akta pencatatan sipil yang berkualitas

Indikator maklumat pelayanan dalam kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembuaatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

PARA PIHAK sepakat membuat Perjanjian Kerja Sama tentang Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( KTP –

PARA PIHAK sepakat membuat Perjanjian Kerja Sama tentang Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan Dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Dalam Layanan

Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan yang di lakukan langsung oleh peneliti, bahwa aspek kehandalan (realibility) mengenai ketepatan dan kecepatan waktu