• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Hukum Lembaga Penjamin Kredit Daerah Sebagai Penjamin Dalam Pemberian Kredit Terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kedudukan Hukum Lembaga Penjamin Kredit Daerah Sebagai Penjamin Dalam Pemberian Kredit Terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

S K R I P S I

Disusun dan Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum

Universitas Sumatera Utara

Oleh

090200074 P R I A D I

DEPARTEMEN HUKUM EKONOMI

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

KEDUDUKAN HUKUM LEMBAGA PENJAMIN KREDIT DAERAH SEBAGAI PENJAMIN DALAM PEMBERIAN KREDIT

TERHADAP USAHA KECIL MENENGAH (UKM)

Oleh

090200074 P R I A D I

Disetujui Oleh

DEPARTEMEN HUKUM EKONOMI

NIP. 19750112 200501 2 002 WINDHA, SH. M.Hum

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Windha, SH., M.Hum

NIP. 19750112200505012002 NIP. 195303121983031002 Ramli Siregar, SH., M.Hum

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

ABSTRAK

KEDUDUKAN HUKUM LEMBAGA PENJAMIN KREDIT DAERAH SEBAGAI PENJAMIN DALAM PEMBERIAN KREDIT

TERHADAP USAHA KECIL MENENGAH (UKM) * Priadi

** Windha *** Ramli Siregar

Usaha kecil menengah mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi. Karena tingkat penyerapan tenaga kerjanya yang relatif tinggi dan kebutuhan modal investasinya yang kecil, Usaha kecil menengah bisa dengan fleksibel menyesuaikan dan menjawab kondisi pasar yang terus berubah. Hal ini membuat usaha kecil menengah tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaiamakah pemberian suatu kredit pada usaha kecil menengah? Bagaimanakah penjaminan kredit dalam kredit usaha kecil menengah?Bagaimnakah kedudukan lembaga penjaminan kredit daerah dalam pemberian kredit kepada usaha kecil menengah ?Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah juridis normatif. Dengan pendekatan terhadap permasalahan yang dirumuskan dengan mempelajari ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan.

Pemberian suatu kredit pada usaha kecil menengah adalah adanya kredit usaha kecil menengah akan meningkatkan laju perekonomian, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Hal itu dikarenakan dengan kredit usaha kecil menengah maka akan memberikan tambahan modal dan investasi sehingga mendorong tumbuhnya usaha manufaktur dan sektor riil, dengan meningkatnya sektor riil maka pendapatan nasional akan meningkat, dengan pendapatan per kapita yang meningkat maka secara otomatis akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat karena pendapatan per kapita merupakan salah satu indikator tingkat kemakmuran suatu negara. Hubungan hukum antara penjamin adalah adanya hubungan dengan hak dan kwewajiban yang erat kaitannya dengan telah dilakukannya pembayaran debitur kepada kreditur. untuk itu, pihak penjamin menuntut kepada debitur supaya membayar apa yang telah dilakukan oleh penjamin kepada kreditur. Kedudukan lembaga penjaminan kredit daerah dalam pemberian kredit kepada usaha kecil menengah adalah Lembaga Penjaminan Kredit merupakan Badan Usaha berbentuk Perseroan Terbatas Milik Daerah.

Kata Kunci : (Kedudukan Hukum Lembaga Penjamin Kredit Daerah) *Mahasiswa

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan rahmat-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan judul Kedudukan Hukum Lembaga Penjamin Kredit Daerah Sebagai Penjamin Dalam Pemberian Kredit Terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM). Guna memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan di Program Studi S-I Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan.

Penulis menyadari bahwa yang disajikan dalam penulisan Skripsi ini masih terdapat kekurangan yang harus diperbaiki, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun sehingga dapat menjadi perbaikan di masa akan datang.

Dalam penulisan Skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak baik secara moril dan materil, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Runtung Sitepu, SH., M.Hum, selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Budiman Ginting, SH., M.Hum, selaku Pembantu Dekan I,

Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak Syafruddin Hasibuan, SH., M.Hum, selaku Pembantu Dekan II, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

(5)

5. Ibu Windha, SH., M.Hum selaku Ketua Departemen Hukum Ekonomi, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, sekaligus sebagai dosen pembimbing I pada penulisan skripsi ini.

6. Bapak Ramli Siregar, SH., M.Hum, selaku Dosen Pembimbing II yang telah bersedia meluangkan waktunya sehingga terselesaikannya skripsi ini.

7. Seluruh staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

8. Kepada kedua orang tua ayahanda b. Hutapea dan ibunda N. Situmorang yang telah banyak memberikan dukungan doa dan kasih sayang yang tak pernah putus sampai sekarang.

9. Kepada rekan-rekan mahasiswa/i, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

10. Rekan-rekan diluar kampus yang tidak bisa disebutkan satu persatu

Penulis berharap semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya. Akhirnya penulis mengucapkan banyak terima kasih.

Medan, Juni 2014 Penulis

(6)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Perumusan Masalah ... 7

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 8

D. Keaslian Penulisan ... 8

E. Tinjauan Pustaka ... 10

F. Metode Penelitian ... 15

G. Sistematika Penulisan ... 17

BAB II PEMBERIAN SUATU KREDIT PADA USAHA KECIL MENENGAH ... 19

A. Dasar Hukum Pemberian Kredit UKM ... 19

B. Bentuk Kredit pada Usaha Kredit Menengah ... 23

C. Para Pihak dalam Pemberian Kredit Usaha Kecil ... 25

D. Perjanjian Kredit Usaha Kecil Menengah ... 40

BAB III PENJAMINAN KREDIT DALAM UKM ... 50

A. Hubungan Hukum antara Debitur, Kreditur dan Penjamin Dalam Pemberian Kredit Usaha Kecil Menengah ... 50

B. Bentuk Penjaminan Kredit Kepada Usaha Kecil Menengah ... 53

(7)

BAB IV KEDUDUKAN LEMBAGA PENJAMINAN KREDIT DAERAH

DALAM PEMBERIAN KREDIT KEPADA UKM ... 61

A. Tujuan dan Fungsi Lembaga Penjamin Kredit Daerah ... 61

B. Kedudukan Lembaga Penjamin Kredit Daerah dalam Pemberian Kredit Kepada UKM ... 62

C. Tanggung jawab Lembaga Penjamin Kredit Daerah dalam Kredit Terhadap Usaha Kecil Menengah ... 70

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 75

A. Kesimpulan ... 75

B. Saran ... 76 DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

In the present study the fuzzy membership approach to crop-land suitability analysis is applied to assess: (1) the suitability class ratings (from highest 1 to lowest 5) for

acids appearing at the time intervals post-feeding in abomasal digesta from three sheep fed on a pelleted basal diet either sprayed with 40 g CLA-60 (unprotected) or mixed with 80

Mengingat bahwa sejak tahun 2010 pemerintah telah mulai memberikan Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan

The items assessed in this experiment were: (a) rumen bypass protein (BCP); (b) rumen bypass starch (BSt); (c) fermented organic matter (FOM); (d) truly absorbed bypass protein

Beberapa hasil penelitian tersebut memberikan, gambaran bahwa pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu proses pembelajaran yang dapat melibatkan siswa lebih aktif

Penjelasan prediksi kayu bundar meliputi pembentukan interval dan state, penentuan probabilitas state dan probabilitas transisi state, pembentukan matriks

Dengan cara analisa yang sama, dapat diketahui hubungan laju aliran udara terhadap efisiensi pengeringan, yaitu semakin tinggi laju aliran udara yang digunakan,

Bentuk Steak adalah pembekuan ikan tuna yang terlebih dahulu dibetuk loin. kemudian diiris-iris secara melintang dan tegak lurus dengan