Sintesis dan Karakterisasi Film Galaktomanan Ikat Silang Glutaraldehida Melalui Reaksi Kondensasi dari Galaktomanan Kolang-Kaling (Arenga pinnata)
Teks penuh
Dokumen terkait
Bertitik tolak dari hal di atas, peneliti tertarik untuk mengisolasi galaktomanan dari kolang kaling biji aren serta mengasetilasi galaktomanan yang diperoleh dari biji kolang
Hasil analisis gugus fungsi senyawa galaktomanan yang telah diikat silang dengan Trinatrium Trimetafosfat dengan perbandingan galaktomanan dan Trinatrium Trimetafosfat 1:3 (GIF
Film hidrogel galaktomanan ikat silang borat telah dibuat dari galaktomanan kolang- kaling (Arenga pinnata) yang diikat silang dengan asam borat (H 3 BO 3
Hasil pengukuran derajat swelling galaktomanan ikat silang glutaraldehida yang diperoleh, yaitu semakin banyak glutaraldehida, maka indeks swelling semakin kecil, dari nilai
Galaktomanan kolang kaling (GKK) memiliki sifat mengembang yang tinggi dan untuk mengurangi sifat tersebut dapat dilakukan dengan mengubah GKK menjadi galaktomanan
Selain dari perubahan puncak gugus OH, tidak adanya gugus C=O aldehid pada bilangan gelombang 1745-1710 cm -1 menunjukkan bahwa aldehida tidak terdapat lagi pada film,
Kelebihan dari galaktomanan jika dibandingkan dengan jenis polisakarida yang lain adalah kemampuannnya untuk membentuk suatu larutan yang kental dalam kondisi konsentrasi yang
Hasil uji kuat tarik yang diperoleh sebesar 0,268-9,714 MPa, kemuluran yang diperoleh sebesar 0,751 - 14,35 %, hasil pengukuran derajat swelling galaktomanan ikat silang fosfat