i |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7
Penulis,
Pemakalah SEMMAU 2017
Penerbit,
STIKOM UYELINDO KUPANG
ii |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7
KOMITE
Penulis:
Pemakalah Seminar Nasional & Konferensi Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi (SEMMAU 2017)
ISBN : 978-602-73628-0-4 Komite Program:
Prof. Daniel Herman Fredy Manongga, M.Sc., Ph.D. (UKSW)
Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M. Kom (UKSW)Prof. Mustafid (UNDIP)
Prof. Dr.Ir. Kuswara Setiawan, M.T. (UPH) Dr. Ir. Rila Mandala, M.Eng. (ITB)
Dr. Achmad Nizar, S. Kom., M.Kom. (UI) Ir. Dana Indra Sensuse, M.Lis., Ph.D. (UI) Penyunting:
Max ABR. Soleman Lenggu. S. Kom., M.T.
Skolastika Siba Igon, S. Kom., M.T Reza Hardi Nugroho
Henry Max Matchless Ratmo Fransiskus Xaverius Pey Tae Eko D. Rihibiha
Yohana Stefania Pipa Wea Imanuel M. Laka
Ritwan Banu Maissy P. Babar Frialdhy S. Ketty Maestryn A. Taeko Muhammad Bdariyadi Barnabas Sarbunan
Desain Sampul:
Max Lenggu Redaksi :
Dapur Semmau
Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengembangan pada Masyarakat Jl. Perintis Kemerdekaan 1, Kayu Putih, Kupang, NTT, Indonesia.
Telp.(0380)8554501, Fax (0380) 8554501 Email : [email protected]
http://www.semmau.uyelindo.ac.id.
Penerbit :
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang.
Jl. Perintis Kemerdekaan 1, Kayu Putih, Kupang, NTT, Indonesia.
Telp.(0380)8554501, Fax (0380) 8554501 Email : [email protected]
http://www.uyelindo.ac.id.
Cetakan ketiga November 2017 Hak Cipta di Lindungi Undang-undang
Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit.
iii |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur selayaknya tercurah kehadirat Allah Yang Maha Kuasa yang tanpa henti mengucurkan rahmat dan karuniaNya, baik kurunia sehat, rejeki, kecerdasan, kemauan, dan bahkan juga karunia dalam bentuk kesadaran dan kemampuan bersyukur kepadaNya, dan dengan ijinnya Prosiding Seminar Nasional danKonferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 dengan Tema “E-BUSSINES SEBAGAI DAYA DUKUNG INDUSTRI KREATIF” dapat kami terbitkan.
Buku Prosiding ini berisi sekumpulan Paper dari hasil penelitian ilmiah yang telah diseleksi, untuk dipresentasikan dalam kegiatan Seminar Nasional dan Konferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 dan bertempat di Ballroom Swiss Belinn Kristal Hotel Kupang Nusa Tenggara Timur pada tanggal 25 November 2017, kegiatan ini diikuti oleh peserta pemakalah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), maupun di luar NTT, yang terdiri dari 26 makalah dari para peserta pemakalah.
Seminar Nasional yang bertemakan “E-BUSSINES SEBAGAI DAYA DUKUNG INDUSTRI KREATIF” ini menghadirkan pembicara utama berkelas nasional yakni Prof. Dr.
Ir. Eko Sediyono, M. Kom.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Reviewer Paper dan pihak-pihak yang telah membantu penyelenggaraan Seminar Nasional dan Konferensi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi (SEMMAU) tahun 2017 ini. Semoga prosiding ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.
Akhir kata, jika ada yang kurang berkenan selama penyelenggaraan kegiatan seminar maupun dalam penerbitan buku prosiding ini mohon dimaafkan. Semoga apa yang telah kita lakukan ini bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara dimasa depan. Amin.
Kupang, November 2017 Panitia,
Sumarlin
iv |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7
DAFTAR ISI
Halaman OPTIMALISASI PEMAHAMAN MATERI TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI DENGAN KONTEN BERBASIS MULTIMEDIA (STUDI KASUS PADA SMP SATU ATAP MORO– ENDE).
Agustinus Lambertus Suban.
394 - 399
APLIKASI PENILAIAN DOSEN DAN STAF PADA STIKOM ARTHA BUANA KUPANG BERBASIS ANDROID.
Ahmad Haidaroh, Fajar Riski Maulidan.
400 - 408
PETA RUTE ANGKUTAN UMUM KOTA KUPANG BERBASIS MOBILE GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM
Benyamin Jago Belalawe, Benediktus Yoseph Bhae, Petrus Katemba.
409 - 413
ANALISIS POPULARITAS WEBSITE PEMERINTAH KOTA DI SUMATERA SELATAN.
Dien Novita, Lisa Amelia Fransen
414 -419
E-COMMERCE SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM PEMASARAN KERIPIK HASIL INOVASI DI KOTA BOYOLALI.
Donna Setiawati.
420 - 427
SISTEM INFORMASI PUBLIK RUMAH TANGGA MISKIN PADA KABUPATEN SUMBA TIMUR.
Edwin Ariesto Umbu Malahina, Emanuel Safirman Bata
428 - 435
CARA PEMBERANTASAN HAMA TANAMAN KAKAO DENGAN METODE MULTIMEDIA DEVELOP LIFE CYCLE GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN KAKAO BERBASIS ANDROID.
Febriyanti Alwisye Wara, Imelda Dua Reja.
436 - 439
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELINTAS BATAS WILAYAH NEGARA RI DAN RDTL.
Fransiskus M.H. Tjiptabudi, Skolastika S. Igon.
440 - 446
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN MINAT DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS.
Gregorius William Meno, Dony M. Sihotang, Tiwuk Widiastuti.
447 - 452
APLIKASI ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KARDIOVASKULER PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.
Imelda Dua Reja, Febriyanti Alwisye Wara, Bastian Texaniwin Nakoda.
453 - 458
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBELAJARAN BUDAYA TIMOR TENGAH SELATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR.
Mardhalia Saitakela, Skolastika S. Igon.
459– 462v |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7 PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP
KINERJA INDIVIDU PEGAWAI DI KOPERASI PEGAWAI NEGERI SIPIL BHAKTI HUSADA.
Maria Florentina Rumba, Yosafat Pati Koten
463– 467
SISTEM TEMU BALIK INFORMASI DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL.
Mariam Fatima Somu, Paulina Aliandu, Paskalis Andi Nani.
468– 473
PENENTUAN LARVA TIRAM MUTIARA TERBAIK SEBAGAI PENGHASIL MUTIARA UNGGUL DENGAN LOGIKA FUZZY.
Marselina Dorce Tlaan, Marinus I.J. Lamabelawa.
474– 481
PEMETAAN TEMPAT WISATA KABUPATEN ROTE NDAO BERBASIS WEB GIS.
Menhya Snae, Max ABR S Lenggu, Benediktus Y. Bhae.
482– 486DETEKSI CALON KREDITUR MOTOR DENGAN NAÏVE BAYES CLASSIFIER (STUDI KASUS: PT. FIF CABANG KUPANG).
Miransyah Koroh, Marlinda Vasty Overbeek.
487– 494
PENERAPAN GOOGLE MAPS DALAM MENENTUKAN LOKASI-LOKASI WIFI CORNER DI KOTA KUPANG BERBASIS ANDROID.
Muhammad Harits Ardiyanto, Yohanes Suban Belutowe.
495– 498
SISTEM TEMU BALIK DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN METODE BOOLEAN DAN TERM WEIGHT TF.IDF.
Ni Putu Anggi Yuliani, Paulina Aliandu, Paskalis Andi Nani.
499– 504
PENERAPAN METODE SMART (SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE) DAN ALGORITMA K-NN (K-NEAREST NEIGHBOR) DALAM PENENTUAN STATUS KESEHATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KUPANG
Omar Bilham Tamonob, Kornelis Letelay, Sebastianus Mola.
505– 511
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON PENERIMA BEASISWA PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NUSA NIPA MENGGUNAKAN METODE AHP.
Petrus Wolo, Stefania Memen Tupen, Yosep P. Minggo.
512– 515
FUTURE COMPUTING PROFESSION.
Raul Bernardino, Hasibun Asikin
516– 522INFORMASI LOKASI DAERAH PENGHASIL KOMODITI UNGGULAN DI KABUPATEN KUPANG BERBASIS ANDROID.
Remerta Noni Naatonis, Skolastika S. Igon.
523– 527
PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA APLIKASI PEMASARAN KAIN TENUN IKAT KHAS FLORES BERBASIS ANDROID.
Sumarlin, Dewi Anggraini.
528– 534
vi |B u k u 3 , K u p a n g , 2 5 N o v e m b e r 2 0 1 7 DESAIN MODEL INFORMASI DANA DESA BERBASIS WEB (STUDI KASUS
DESA TANINI KECAMATAN TAKARI KABUPATEN KUPANG).
Yohanes Payong, Antonio Suares, Venansius A. K. Ga’a
535– 543
ANALISA CITRA UNTUK KLASIFIKASI KAYU BANGUNAN.
Yohanes Suban Belutowe
544– 547IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA BIDIK MISI DI POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA.
Yusni Nyura, Damar Nurcahyono.
548– 554
400
APLIKASI PENILAIAN DOSEN DAN STAF PADA STIKOM ARTHA BUANA KUPANG BERBASIS ANDROID
Ahmad Haidaroh1, Fajar Riski Maulidan2
12Program Studi Teknik Informatika, STIKOM Artha Buana Kupang [email protected]1, [email protected]2
Abstrak
influences the quality enhancement of a college. To upgrade the quality of lecturer and staff STIKOM ARTHA BUANA Kupang, need to performs evaluations to the performance of lecturer and staf. The evaluation processes are still manual and there are no particular application that handled these lecturer and staff performance evaluation. The purpose of this research is to make an assessment Lecturer and staff With Android base application in STIKOM ARTHA BUANA Kupang.
This aplication provides services such as aspects of assessment management, the assessment results are displayed as graph, and also process of filling the questionnaire by the students.This system give positive communication between students and lecturer in order to improve the quality of learning.
Kata kunci android, assessment, Lecturer and staff, STIKOM Artha Buana Kupang
1. PENDAHULUAN
Salah satu ICT yang berkembang sangat pesat saat ini yaitu teknologi perangkat mobile, dalam hal ini ditandai dengan lahirnya teknologi ponsel pinter (Smartphone) yang kemampuannya semakin setara dengan sebuah personal komputer.
Smartphone merupakan kelas baru dari teknologi perangkat mobile yang bisa menfasilitasi akses dan pemroresan data dengan kekuatan komputasi yang signifikan [1].
Pengguna handphone di Indonesia antara tahun 2016 sampai dengan 2019 menurut databoks publikasi tahun 2016 dapat dilihat pada gambar 1.
Gambar 1. Jumlah Pengguna Smartphone di Indonesia
Android merupakan sistem operasi mobile yang tumbuh ditengah sistem operasi lainnya seperti Windows mobile, I-Phone dan Symbian. Hingga saat ini android terus berkembang, baik dari sistem
maupun aplikasinya. Pada android, pengguna dapat menggunakan berbagai macam aplikasi yang dapat membantu mempermudah penggunanya dalam kegiatan sehari-hari, salah satunya dalam bidang pendidikan. Menurut inet.detik.com (2015) yang mengutip dari Waiwai Marketing menyebutkan bahwa Indonesia tercatat sebagai negara di Asia Tenggara yang warganya terbanyak menggunakan Android. Totalnya yakni pengguna 41 juta pengguna atau pangsa pasarnya 94%. Sementara iOS di Indonesia hanya digunakan 2,8 juta pengguna atau 6%.
Sekolah Tinggi Informatika Komputer (STIKOM) Artha Buana Kupang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran. Dalam sistem pengajaran, STIKOM Artha Buana Kupang memiliki beberapa tenaga pengajar yang kompeten dibidangnya. Tercapainya tujuan proses belajar mengajar dalam suatu perguruan tinggi tiak terlepas dari peran dosen dan mahasiswa. Keaktifan dosen dalam memberikan perkuliahan dan kreatif mahasiswa dalam mengikuti proses belajar mengajar menjadi kunci utama suksesnya proses belajar mengajar. Suksesnya proses belajar mengajar bagi mahasiswa dapat dilihat dengan alat ukur berupa nilai akhir yang diperoleh. Demikian pula seorang dosen dikatan sukses dalam proses belajar mengajar, apabila nilai kinerja yang diperolehnya juga biak. Maka dari itu dibutuhkan timbal balik dari mahaiswa untuk
401
memberi penilaian kinerja dosen maupun staf terkait.
Sistem penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang saat ini masih menggunakan kuesioner berupa print-out yang dibagikan kepada mahasiwa dan akan diproses kembali menggunakan aplikasi Excel untuk memperoleh hasil penilaian. Sistem penilaian tersebut dirasa kurang efisien karena membutuhkan waktu yang cukup lama saat input kembali data kuesioner dari mahasiswa kedalam aplikasi Excel.
Berdasarkan uraian diatas peneliti bermaksud melakukan penelitian dengan judul Aplikasi Penilaian Dosen Dan Staf Pada STIKOM Artha Buana Kupang Berbasis Android, yang nantinya dapat digunakan mahasiswa untuk memberikan penilaian kinerja dosen dan sfat pada STIKOM Artha Buana Kupang.
2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penilaian Kinerja
Menurut [2] (2009), pada prinsipnya penilaian kinerja merupakan cara pengukuran kontribusi-kontribusi dari individu dalam instansi yang dulakukan terhadap organisasi. Nilai penting dari penilaian kinerja adalah menyangkut penentuan tingkat kontribusi individu atau kinerja yang diekspresikan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Penilaian kinerja merupakan hal yang sangat penting maka harus hati-hati dalam menerapkan penilaian kinerja. Sistem penilaian kinerja yang tidak efektif akan membawa banyak masalah termasuk rendah moral, penurunan produktivitas karyawan, yang mengurangi antusiasme karyawan dan dukungan untuk organisasi [3].
2.2 Android Studio
Android studio adalah lingkungan pengembangan Android terbaru berdasarkan IntelliJ IDEA yang mirip dengan eclipse dengan ADT plugin, android studio menyediakan alat pengembang terintegrasi android untuk pengembangan dan debugging. Android studio merupakan sebuah Integrated Development Environment(IDE) untuk platform android. Android studio ini diumumkan pada tanggal 16 Mei 2013 pada Konferensi Google I/O oleh Produk Menejer Google, Ellie Powers. Android studio bersifat free (gratis) dibawah Apache License 2.0. Android Studio awalnya dimulai dengan versi 0.1 pada bulan mei 2013, Kemudian dibuat versi beta 0.8 yang dirilis pada bulan juni 2014. Yang paling stabil dirilis pada bulan Desember 2014, dimulai dari versi 1.0.
Berbasiskan JetBrainns IntelliJ IDEA [4].
2.3 SQLite
SQLitemerupakan sebuah sistem manajemen basis data relasional yang bersifat ACID-compliant (atomic, konsistensi basis data, isolasi, dan durabilitas (dalam bahasa Inggris lebih sering disebut ACID). SQLite merupakan proyek yang bersifat public domain yang dikerjakan oleh D.
Richard Hipp.
SQLiteadalah fasilitas yang digunakan untuk membuatdatabaseyang disediakan oleh android yang secara default sudah tersedia di dalam library android. Untuk keperluan operasi database pada smartphone atau tablet Android, SQLite sangat memadai karena ukurannya yang kecil, cepat dan ringan dalam hal sumber daya. SQLite adalah salah satu software yang embedded, kombinasi SQL interface dan penggunaan memory yang sangat sedikit dengan kecepatan yang sangat cepat merupakan salah satu keunggulan SQLite. SQLite di androidtermasuk dalam android Runtime, sehingga setiap versi dari android dapat membuat database dengan SQLite [5].
2.4 Android
Menurut [6], Android merupakan OS Mobile yang tumbuh ditengah OS lainnya yang berkembang dewasa ini. OS lainnya seperti Windows Mobile, i- Phone OS, Symbian, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, OS yang ada ini berjalan dengan memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat potensi yang cukup besar dari aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data asli ponsel, berkomunikasi antar proses serta keterbatasan distribusi aplikasi pihak ketiga untuk platformmereka.
Platform androidbermula dari nama sebuah perusahaan yang berkecimpung di dunia IT dan Communication khususnya bergerak dalam bidang perangkat lunak dengan nama Android Inc. yang kemudian seluruh sahamnya dibeli oleh perusahaan raksasa yaitu Google Inc., setelah itu dibentuklah Open Handset Alliance, yaitu konsorsium dari 34 perusahaan piranti keras, piranti lunak dan telekomunikasi termasuk di dalamnya yaitu: Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T – Mobile dan Nvidia.
Dari perkembangan sistem operasi Android ini yang sekarang menjadi sangat populer karena bersifat open source menjadikannya sebagai sistem operasi yang banyak diminati oleh banyak pengguna. Adapun berberapa kelebihan dari sistem operasi android adalah sebagai berikut [7]:
a. Complete Platform
Sistem operasi android adalah sistem operasi yang banyak menyediakan tools yang berguna untuk membangun sebuah aplikasi yang
402
kemudian aplikasi tersebut dapat lebih dikembangkan lagi oleh para developer.
b. Open Source Platform
Platform android yang bersifat open source menjadikan sistem operasi ini mudah dikembangkan oleh para developer karena bersifat terbuka.
c. Free Platform
Developer dengan bebas bisa mengembangkan, mendistribusikan dan memperdagangkan sistem operasi android tanpa harus membayar royalti untuk mendapatkan liscense.
2.5 Arsitektur Android
Penggambaran sebuah arsitektur dari sistem operasi android, jika dilihat secara garis besar adalah sebagai berikut [8]:
a. Applications dan Widgets
Layer yang berhubungan dengan aplikasi yang ada, dimana aplikasi tersebut diunduh, dipasang, serta dijalankan. Sebagai contoh adalah aplikasi SMS (Short Message Service), kalender, galeri foto, email, kontak, browser dan lain sebagainya.
b. Applications Frameworks
Layer dimana para pembuat aplikasi melakukan pengembangan atau pembuatan aplikasi yang akan dijalankan di sistem operasi android, karena pada layer inilah aplikasi dapat dirancang dan dibuat. Adapun komponen dalam layer aplications frameworks adalah Views, Content provider, Resources manager, Notification manager, Activity manager, Libraries.
c. Android Run Times
Layer yang membuat aplikasi android dapat dijalankan dimana dalam prosesnya menggunakan implementasi linux.
d. Linux Kernel
Layerdimana inti operating system dari android itu berada yang berisi file-file sistem yang mengatur sistem processing, memory, resources, driversdan sistem operasi android lainnya.
Adapun gambaran arsitektur android dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Arsitektur pada sistem android
2.6 Android Software Development Kit (SDK) Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk memulai pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman java.
Pada Android SDK ini terdiri dari debugger, libraries, handset emulator, dokumentasi dan tutorial. Software Development Kit (SDK) memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi untuk platform Android. SDK Android mencakup proyek sampel dengan kode sumber, perangkat pengembangan, emulator dan perpustakaan yang diperlukan untuk membangun aplikasi android. Aplikasi yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java dan berjalan di Dalvik, mesin virtual yang dirancang khusus untuk penggunaan embedded yang berjalan di atas kernel Linux[9].
2.7 Android Virtual Device (AVD)
Android Virtual Device (AVD) yang merupakan emulator untuk menjalankan program aplikasi android yang kita buat. AVD ini yang selanjutnya digunakan sebagai tempat untuk test dan menjalankan aplikasi android yang telah dibuat.
Dengan AVD ini, developer bisa mengembangkan dan mencoba aplikasi android tanpa harus menggunakan perangkat android yang sebenarnya.
Sebelum menggunakan AVD harus menentukan karakteristiknya, misalkan dalam menentukan versi android, jenis dan ukuran layar dan besarnya memori. AVD bisa dibuat sebanyak yang kita inginkan [10].
3. METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam pengembangan Aplikasi ini adalah dengan menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle). Gambar 3 menunjukkan skema metode SDLC.
Gambar 3. Pengembangan model SDLC (System Development Life Cycle)
403
Dari gambar 3 dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Analysis
Analysis adalah orang yang dididik khusus untuk mengembangkan sistem secara professional. Alasan menggunakan SDLC dalam penggunaaan ini adalah karena metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang kompleks. Sistem teknologi yang kompleks perlu dianalis orang yang ahli dibidangnya sehingga permasalahan dapat dipecahkan dan kebutuhan pemakai sistem dapat diidentifikasikan dengan benar.
Tahapan di analisis terdiri dari kegiatan- kegiatan sebagai berikut ini:
i. Studi Pendahuluan
Kegiatan awal dari analisi sistem adalah studi awal atau studi pendahuluan tentang jenis, ruang lingkup dan pemahaman awal dari proyek sistem teknologi informasi.
Studi pendahuluan ini menghasilkan sistem secara awal, perkiraan biaya yang dibutuhkan dan waktu yang diperlukan.
ii. Studi Kelayakan
Setelah mengumpulkan data dan mendokumentasikan fakta, sistem analisis mengetahui apa yang sesungguhnya dilakukan oleh sistem, Selanjutnya, sistem analis melakukan studi kelayakan untuk memperhitungkan apakah organisasi atau instansi di mana sistem tersebut dibuat dapat melanjutkan ketahap berikutnya dalam proses pengembangan sistem atau tidak. Studi kelayakan merupakan suatu tinjauan sekilas pada faktor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
iii. Mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan informasi pemakai.
Langkah selanjutnya adalah identifikasi masalah di sistem lama supaya dapat diperbaiki di sistem yang baru.
Mengidentifikasi masalah dilakukan dengan penyebab masalahnya. Penyebab masalahnya merupakan sumber dari permasalahan yang harus diperbaiki.
Selanjutnya memahami sistem yang ada untuk mendapatkan data dan menganalisis permasalahannya.
iv. Menganalisis hasil penelitian
Langkah selanjutnya menganalisis hasil penelitian. Menganalisis hasil penelitian adalah menemukan penyebab permasalahan sistem yang tidak berfungsi sehingga dapat cepat digantikan dengan sistem yang baru.
b. Design
Tahap perancangan sistem mempunyai dua tujuan yaitu;
i. Perancangan sistem secara umum.
Perancangan sistem secara umum adalah:
memberikan gambaran umum kepada pemakai sistem tentang sistem teknologi informasi yang baru. Perancangan sistem secara umum lebih diarahkan kepada pemakai sistem untuk menyetujuinya ke perancangan sistem selanjutnya. Yang dirancang di tahap perencanaan sistem secara umu adalah menggambarkan bentuk dari sistem teknologi informasinya secara logika atau secara konsep dan mengidentikasikan komponen-komponen dari sistem teknologi informasi.
ii. Perancangan sistem terinci.
Perancangan sistem terinci: dimaksudkan untuk menggambarkan bentuk secara fisik komponen-komponen sistem teknologi informasi yang akan dibangun oleh developer.
c. Implementation
Tahap ini merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap dioperasikan. Implementasi sistem juga merupakan proses mengganti atau meninggalkan sistem yang lama dengan mengganti sistem yang baru. Untuk menggantikan sistem yang lama ke sistem yang baru diperlukan suatu pendekatan atau strategi supaya berhasil.
d. Testing
Tahap pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah telah sesuai dengan design yang diinginkan dan untuk mengetahui kesalahan atau kegagalan perangkat lunak. Pengujian perangkat lunak berfokus pada segi logika dan fungsionalitas.
e. Evaluation
Pada fase ini dilakukan instalasi sistem, konversi sistem, dan evaluasi sistem. Pada tahap ini juga sudah masuk ke fase perawatan sistem dengan melakukan review dan evaluasi sistem. Dalam tahap evaluasi ini analis memberikan melakukan konversi sistem developermelakukan instalasi, menambah fitur dan memperbaiki program.
3.1 Analisis SIstem yang Sedang Berjalan Dalam proses penilaian dosen dan staf STIKOM Artha Buana Kupang saat ini masih menggunakan kuesioner berupa print-out yang dibagikan kepada mahasiswa. Setelah mahasiswa sudah memberi penilaian dan mengembalikan
404
lembar penilaian tersebut kepada ketua program studi STIKOM Artha Buana Kupang, ketua program studi akan memproses kembali menggunakan apikasi Excel untuk memperoleh hasil penilaian. Sistem penilaian tersebut dirasa kurang efisien karena membutuhkan waktu yang cukup lama saat input kembali data kuesioner dari mahasiswa kedalam aplikasi Excel. Alur dokumen sistem yang sedang berjalan dapat dilihat pada gambar 4.
Alur Dokumen Sistem Yang Sedang Berjalan
Prodi Mahasiswa Pimpinan
Mulai
Cetak lembar kuesioner
KuesionerKuesioner
KuesionerKuesioner
Proses pengisian kuesioner
Kuesioner Kuesioner yang
telah terisi
Input hasil kuesioner dalam aplikasi office
excel
Hasil kuesioner
Selesai Hasil Kuesioner
Gambar 4. Diagram Alir Penilaian Asal 3.2 Analisis Hasil Solusi
Pada penelitian ini solusi yang didapat adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu memudahkan ketua program studi STIKOM Artha Buana Kupang untuk mendapatkan hasil penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang tanpa harus inputdata hasil penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang ke aplikasi office excel. Pada aplikasi ini, lembar kuesioner langsung dikelola oleh ketua program studi STIKOM Artha Buana Kupang dan mahasiswa dapat mengisi kuesioner melalui perangkat Mobille Android ataupun melalui website. Alur dokumen sistem yang diusulkan dapat dilihat pada gambar 5.
Alur Dokumen Sistem Yang Diusulkan
Mahasiswa Prodi
Mulai
Login
Mehasiswa memilih kuesioner yang akan
diisi Berhasil
Menampilkan hasil kuesioner Input Login
Gagal
Selesai Database
Menampilkan Menu Pilihan Kuesioner
Mehasiswa mengisi kuesioner
Input Login
Gambar 5. Diagram Alir Penilaian Yang Diusulkan 3.3 Diagram Konteks
Diagram konteks berisikan gambaran sistem secara keseluruhan yang mencakupmasukan-masukan dasar, sistem umum dan keluaran. Pada diagram konteks hanya memuat satu proses dan tidak memuat penyimpanan tapi hanya menggambarkan aliran data sederhana.
Aplikasi Penilaian Dosen Dan Staf Berbasis Android
Prodi Mahasiswa
Input Login Data mahasiswa
Data Dosen Data kuesioner
Input Login kuesioner BAK-BAU kuesioner Pelayanan kuesioner Dosen Kritik dan saran Tampil
Hasil kuesioner BAK-BAU Hasil kuesioner Pelayanan Hasil kuesioner Dosen
Kritik dan saran
Gambar 6. Diagram Konteks Aplikasi Penilaian Dosen Dan Staf Berbasis
Android
3.4 Data Flow Diagram
Data Flow Diagram level 0 menjelaskan bagaimana input data yang dilakukan oleh entitas.
Dalam hal ini ketua program studi mengisidata kuesioner, data dosen, dan data mahasiswa.
Mahasiswa dapat melihat data kuesioner dan mengisi kuesioner yang di kelola oleh ketua program
405
studikemuadian sistem akan menyimpan data pada database.Kuesioner dan data mahasiswa yang telah diisi oleh mahasiswa akan tampil pada halaman websiteadmin. Berikut gambar Data Flow Diagram level 0 dapat dilihat pada gambar 7.
1
Input Login Data mahasiswa
Data dosen Data kuesioner Data kritik dan saran
D2
2
Output Data kuesioner Data kritik dan saran
Data mahasiswa Data Dosen Prodi
Mahasiswa
D1
D3 D4 D5
D7
Input Login Data mahasiswa
Data dosen Data kuesioner
Input Login kuesioner BAK-BAU kuesioner Pelayanan kuesioner Dosen Kritik dan saran Tampil Data
Dosen Mahasiswa Hasil kuesioner BAK-BAU Hasil kuesioner Pelayanan Hasil kuesioner Dosen
Kritik dan saran
Dosen Mahasiswa Polling Polling_detail Polling_detail_dosen
User
D6Komentar Data Dosen Data Mahasiswa Data Kuesioner Penilaian BAU-BAK/Pelayanan
Data Kritik Dan Saran Penilaian Dosen
Login
Data Dosen Data Mahasiswa Data Kuesioner Data Kuesioner BAU-BAK/Pelayanan
Data Kuesioner Dosen Data Kritik Dan Saran
Gambar 7. Data Flow DiagramLevel 0 3.5 Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity relationship diagram adalah suatu model untuk menjelaskan hubunganantardata dalam database berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan relasi. Entity Relationship Diagram aplikasi penilaian dosen dan staf dapat dilihat pada gambar 8.
Mahasiswa
Kuesioner
id nomor
isi sangat_baik
baik sedang buruk nim
nomor jawab
bobot
Nilai Dosen
id
nim nomor jawab nidn
Hasil kuesioner
Kritik dan saran
nim nama email
id
nim
isi Mengisi
Mengisi Mengisi
Dosen
nidn nama
Memiliki Memiliki
Primary Key Foreign Key KETERANGAN
Gambar 8. Entity Relationship Diagram aplikasi penilaian dosen dan staf
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Halaman Input Kuesioner Mahasiswa Halaman input kuesioner mahasiswa adalah tampilan dimana mahasiswa mengisi kuesioner atau memberi penilaian kepada dosen. Halaman input kuesioner mahasiswa dan penilaian dosen dapat dilihat pada gambar 9.
Gambar 9. Input Kuesioner Mahasiswa 4.2 Halaman Input Kritik dan Saran
Mahasiswa
Halaman input kritik dan saran mahasiswa adalah tampilan dimana mahasiswa mengisi atau memberi kritik dan saran terhadap kinerja staf maupun dosen. Halaman input kritik dan saran mahasiswa dapat dilihat pada gambar 10.
406
Gambar 10. Input Kritik Dan Saran Mahasiswa 4.3 Halaman Home
Halaman home adalah halaman utama saat admin berhasil login, berisi salah satu data grafik hasil kuesioner mahasiswa yang ditampilkan secara random. Pada tampilan home terdapat beberapa sidemenuyaitu menu home, Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU- BAAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout.
Halaman home dapat dilihat pada gambar 11.
Gambar 11. Halaman Home 4.4 Halaman Data Kuesioner
Halaman data kuesioner berisi data pertanyaan yang ditampilkan pada aplikasi penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang untuk dijawab oleh mahasiswa. Data kuesioner terdiri dari tiga jenis kuesioner yaitu kuesioner BAU-BAAK, kuesioner Pelayanan dan kuesioner Dosen. Pada tampilan data kuesioner terdapat beberapa sidemenu yaitu menu home, Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU-BAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout. Halaman dosen dapat dilihat pada gambar 12.
Gambar 12. Halaman Data Kuesioner 4.5 Halaman Hasil Kuesioner BAU-BAK
Halaman tampilan hasil kuesioner BAU- BAAK merupakan tampilan tabel yang menunjukkan hasil penilaian kuesioner yang diisi oleh mahasiwa. Pada tampilan hasil kuesioner BAU- BAAK terdapat beberapa sidemenu yaitu menu home,Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU-BAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout. Halaman hasil kuesioner BAU-BAKdapat dilihat pada gambar 13.
Gambar 13. Data Hasil Kuesioner BAU-BAK Pada halaman hasil kuesioner BAU-BAAK juga terdapat sebuah link Lihat Grafik Keseluruhan yang berfungsi untuk menampilkan grafik keseluruhan dari masing-masing pertanyaan dan hasil dari penilaian mahasiswa yang sudah diperhitungkan berupa persentase berdasarkan Surat Keterangan (SK) dari ketua STIKOM Artha Buana Kupang. Gambar grafik keseluruhan dan hasil dari penilaian mahasiswa yang sudah diperhitungkan berdasarkan SK dapat dilihat pada gambar 14.
407
Gambar 14. Halaman Grafik Keseluruhan BAU- BAAK Dan Hasil Perhitungan
4.6 Halaman Hasil Kuesioner Pelayanan Halaman tampilan hasil kuesioner Pelayanan merupakan tampilan tabel yang menunjukan hasil penilaian kuesioner yang diisi oleh mahasiwa. Pada tampilan hasil kuesioner Pelayanan terdapat beberapa sidemenu yaitu menu home, Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU-BAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout. Halaman hasil kuesioner Pelayanan dapat dilihat pada gambar 15.
Gambar 15. Data Hasil Kuesioner Pelayanan Pada halaman hasil kuesioner pelayanan juga terdapat sebuah link Lihat Grafik Keseluruhan yang berfungsi untuk menampilkan grafik keseluruhan dari masing-masing pertanyaan dan hasil dari penilaian mahasiswa yang sudah diperhitungkan berupa persentase berdasarkan Surat Keterangan (SK) dari ketua STIKOM Artha Buana Kupang.
Gambar grafik keseluruhan dan hasil dari penilaian mahasiswa yang sudah diperhitungkan berdasarkan SK dapat dilihat pada gambar 16.
Gambar 16. Halaman Grafik Keseluruhan Pelayanan Dan Hasil Perhitungan
4.7 Halaman Hasil Kuesioner Dosen
Halaman hasil kuesioner Dosen merupakan tampilan tabel yang menunjukan hasil penilaian kuesioner yang diisi oleh mahasiwa. Pada tampilan hasil kuesioner Dosen terdapat beberapa sidemenu yaitu menu home, Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU-BAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout. Halaman hasil kuesioner Pelayanan dapat dilihat pada gambar 17.
Gambar 17. Data Hasil Kuesioner Dosen Pada halaman hasil kuesioner dosen juga terdapat sebuah link Lihat Grafik Keseluruhan yang berfungsi untuk menampilkan grafik keseluruhan dari masing-masing pertanyaan dan hasil dari penilaian mahasiswa yang sudah diperhitungkan berupa persentaseberdasarkan Surat Keterangan (SK) dari ketua STIKOM Artha Buana Kupang.
Gambar grafik keseluruhan dan hasil dari penilaian
408
mahasiswa yang sudah diperhitungkan berdasarkan SK dapat dilihat pada gambar 18.
Gambar 18. Halaman Grafik Keseluruhan Dosen Dan Hasil Perhitungan
4.8 Halaman Kritik dan Saran
Halaman kritik dan saran adalah tampilan dari data kritik dan saran yang diisi oleh mahasiswa.
Pada tampilan kritik dan saran terdapat beberapa sidemenuyaitu menu home, Data Mahasiswa, Data Dosen, Kuesioner, Isi Kuesioner, Kuesioner BAU- BAK, Kuesioner Pelayanan, Kuesioner Dosen, Kritik Dan Saran, Ganti Password, dan Logout.
Halaman kritik dan saran dapat dilihat pada gambar 19.
Gambar 19. Halaman Kritik Dan Saran 5. SIMPULAN
Dari penjelasan mengenai aplikasi penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Dengan adanya aplikasi penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang maka mahasiswa dapat mengisi kuesioner atau memberi penilaian kepada dosen dan staf STIKOM Artha Buana Kupang melalui perangkat mobile dengan sistem operasi android.
2. Dengan adanya aplikasi penilaian dosen dan staf pada STIKOM Artha Buana Kupang maka memudahkan ketua program studi untuk memperoleh hasil penilaian dosen dan staf STIKOM Artha Buana Kupang melalui website berupa grafik dan hasil perhitungan.
REFERENSI
[1] Suharto Untoro Hadi, Triyono Joko dan Sutanta Edhy. 2014. Kontribusi Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan Di Era Globalisasi Pendidikan Indonesia. ISSN:2338-6304.
[2] Sulistyani dan Rosidah, 2009. Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Dosen Dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus: Universitas Respati Yogyakarta).
ISSN: 1979-2328.
[3] Ardiansyah, F. (2011). Pengenalan Android Programming. Depok: Biraynara.
[4] Afied Hutomo, (2014). Pengembangan Aplikasi Android Kamus Command Line (Fycomm) Sebagai Media Bantu Belajar Siswa SMK Negeri 1 Bantul Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
[5] Safaat, Nazruddin. (2011). Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android, Informatika, Bandung.
[6] Apriliyandi, R. (2011). Makalah Android.
Makalah. Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia.
[7] Intan Nur Farida, (2012). Aplikasi Kamus Indonesia-Jawa Berbasis Android. Fakultas Teknik, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri.
[8] Renditia Yudisti (2011). Aplikasi Kamus Dwibahasa Indonesia – Inggris Berbasis Android, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur, Surabaya.
[9] Satyaputra dan Arimatonang. 2014. Aplikasi Informasi Negara Asean Pada Smartphone Berbasis Android Menggunakan Phonegap. E- ISSN 2502-339X.
[10] Yulianto,Suyoto,Paulus Mudjihartono 2015.
Peran Teknologi Open Source Arduino Untuk Memaksimalkan Kinerja Kebutuhan Manusia Dalam Kehidupan Sehari-Hari. ISSN: 2302- 8556.