Pemantauan Suhu dan Deteksi Gerak Obyek Berbasis IoT pada Ruang Server Menggunakan Thinger.IO
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan penelitian dan pembahasan implementasi sistem sengaturan suhu ruang server menggunakan sensor DHT11 dan sensor PIR berbasis mikrokontroler dapat
Sensor DHT22 yang dikalibarasi dengan menggunakan termometer digital AZ-HT-02 memiliki rata-rata selisih suhu mencapai 0.9 °C sedangkan kelembaban udara yang terbaca oleh
Dari gambar 2 diatas dapat dijelaskan bahwa untuk proses pemantauan suhu ruang server, pembacaan sensor suhu LM35 akan diolah oleh perangkat NodeMCU untuk
(WSN) adalah peralatan sistem embedded (tertanam) yang di dalamnya terdapat satu atau lebih sensor dan dilengkapi dengan sistem komunikasi. Pada penelitian ini node dan
Pada alat ini digunakan sensor jenis DHT22 yang berfungsi sebagai pendeteksi suhu dan kelembababan udara dan digunakan NodeMCU ESP8266 yang berfungsi sebagai pengolah data
Deteksi gerak adalah salah satu metode yang dapat digunakan pada sistem pengawas ruangan, dimana sistem ini mampu mendeteksi pergerakan yang terjadi pada jangkauan wilayah
Desain sistem pada node yaitu meliputi akuisis data suhu ruang server sampai dengan mengirim data tersebut atau mem-publish ke Message Queue Telemetry Transport MQTT broker.. Kemudian
Pada penelitian ini metoda yang digunakan adalah metode fuzzy mamdani untuk memberikan output berupa suhu ac, dalam perancangan sistem alat yang digunakan menggunakan peralatan