• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI

DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS

OLEH

ILHAMDI KAHAR NIM.11516100086

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU

1444 H/2023 M

(2)

PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI

DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS

Skripsi

diajukan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan

(S.Pd.)

Oleh

ILHAMDI KAHAR NIM.11516100086

JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU

1444 H/2023 M

(3)
(4)
(5)
(6)

iv

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin, dengan mengucapkan puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang maha pengasih dan penyayang berkat rahmat dan hidayahnya sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Maha suci Allah, segala puji bagi-Nya tiada tuhan selain Allah, Dialah yang memiliki nama-nama yang indah dan hanya Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Shalawat beserta salam penulis kirimkan kepada junjungan alam yakni Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia dari alam jahiliyah menuju alam yang penuh cahaya keimanan dan ilmu pengetahuan.

Skripsi dengan judul “Pengaruh Minat Membaca Buku Ekonomi Terhadap Hasil Belajar Siwa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Sekolah Madrasah Aliyah As-syafi;iyah Air Tiris”, merupakan hasil karya ilmiah yang ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis menyadari begitu banyak bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan do’a, uluran tangan dan kemurahan hati kepada penulis, terutama kepada kedua orangtua penulis yang tercinta yaitu ayahanda Ali Amran dan Ibunda Masnizar yang telah berjasa membesarkan dan mendidik dengan penuh kasih sayang serta mendo’akan penulis sehingga bisa menyelesaikan skripsi ini. Selain itu pada kesempatan ini penulis juga ingin menyatakan dengan penuh hormat ucapan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada:

1. Prof. Dr. Hairunnas M.Ag selaku Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, dan Prof. Dr. Hj. Helmiati, M. Ag selaku Wakil Rektor I.

Dr. H. Mas’ud Zein, M.Pd, selaku Wakil Rekor II. Prof. Dr. Edi Erwan, S.Pt., M.Sc., Ph.D., selaku Wakil Rektor III Universitas IslamNegeri Sultan Syarif Kasim Riau.

(7)

v

2. Dr. Kadar, M.Ag selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan Dr. H.

Zarkasih, M.Ag., selaku Wakil Dekan I, Dr. Zubaidah Amir, MZ, M.Pd, selaku Wakil Dekan II, dan Dr. Amirah Diniaty, M.Pd., selaku Wakiil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

3. Ansharullah S.P.,M.Ec selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

4. Yulia Novita, S.Pd.i M.Par,. Selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

5. Drs. Akmal, M.Pd selaku pembimbing akademik penulis dan pembimbing skripsi yang yang selalu bersedia meluangkan diri di waktu terpadatnya, memberikan bimbingan serta arahan hingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

6. Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Ekonomi dan seluruh Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang telah memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada penulis sehinga penulis dapat menyelesaikan Pendidikan Strata Satu (S1).

7. Teristimewa terimakasih yang tak terhingga kepada orang tua. Ayahnda Ali Amran dan Ibunda Masnizar, serta abang tersayang Almizatir dan M Jamali, serta kakak tersayang Lisni Zeti, serta adek tersayang Khairul Sabil, Lita Zahra dan seluruh saudara- saudara yang telah memberikan cinta dan kasih sayang serta senantiasa mendoakan keberhasilan dan kesuksesan yang kepada penulis selama menuntut ilmu.

8. Parlita Liza, S.Pd selaku Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris, staf tata usaha serta seluruh majelis guru Sekolah Madrasah Aliyah Asy- Syafi’iyah Air Tiris, yang telah membantu penulis dalam melakukan penelitian di sekolah tersebut.

9. Sahabatku Afrilianto calon S.Pd, Ulul Azmi, S.Ag, Rizki Hidayat, S.Com, Dedi Setiawan, S.Pd, Bima Vio Trannatra Sihombing, S.Pd, dan yang selalu memotivasi, membantu, dan memberikan pemikiran dalam menyelesaikan skripsi ini.

(8)

vi

10. Buat teman - teman saya yang nama nya tidak bisa saya tulis satu persatu, terimakasih kalian telah memberikan warna dalam kehidupan, melewati suka dan duka selama ini, terima kasih banyak atas dukungan dan support yang kalian berikan kepada penulis sampai detik ini.

11. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dan dukungan moril maupun materil dalam rangka penyusunan skripsi ini.

Hanya kepada Allah SWT penulis mendoakan segala bantuan, bimbingan, motivasi dan dukungan yang telah diberikan kepada penulis baik dalam perkuliahan maupun dalam penulisan skripsi ini, semoga ama jariyah dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal’Alamiin,

Pekanbaru, 12 Desember 2022 Penulis

Ilham Dikahar NIM. 11516100086

(9)

vii

PERSEMBAHAN

ALLHAMDULILLAHIRABBIL’ALAAMIIN

Sujud syukur hamba hanya kepada-Mu Ya Allah, Yang telah memberikan nikmat iman kepada hamba semoga ini menjadi karunia terindah dalam hidup hamba dan keluarga yang hamba

cintai

Skripsi ini adalah persembahan kecil saya untuk kedua orangtua saya. Yang telah mengisi dunia saya dengan begitu banyak

kebahagiaan sehingga seumur hidup tidak cukup untuk menikmati semuanya.

Ayah dan Ibuku Tercinta

Terima kasih atas semua cinta yang telah ayah dan ibu berikan kepada saya. Segala perjuangan saya hingga titik ini saya persembahkan pada dua orang paling berharga dalam hidup saya. Hidup menjadi begitu mudah dan lancar ketika kita memiliki

orang tua yang lebih memahami kita dari pada diri kita sendiri.

Terima kasih telah menjadi orang tua yang sempurna.

Untuk Ibuku tersayang bidadari tanpa sayap yang saya cinta, Yang datang kedunia dengan membawa cinta, kasih sayang dan kebahagiaan yang melimpah, cinta ibu memberikan ketenangan dan selalu ada disaat keluhan hadir dan ibu meyakinkan bahwa

semuanya akan baik-baik saja.

Untuk Ayahku tersayang cinta pertama dihidupku, lelaki kebanggaan yang sangat gigih dalam mencari nafkah,walau apapun yang saya lakukan tak kan pernah mengobati penat dan

lelah mu, tak akan pernah dapat menggantikkan siang dan malammu ketika engkau harus menafkahi saya, saya kagum atas

cinta dan kasih sayang ayah terhadap saya. Cinta ayah selalu

(10)

viii

menguatkan ketika rasa gagal datang menghampiri dan ayah datang mengatakan bahwa saya mampu untuk mengahapi ini

semua.

Untuk kakak dan abangku makasih banyak ya buat do’a dan kasih sayang yang di persembahkan untuk saya, do’akan adik mu

ini sukses sampai bisa menjadi kebanggaan untuk keluarga kita.

Makasih untuk nasehat dan ingatkan saya kalau jalan yang saya pilih salah. Cinta mu adalah harta yang berharga untuk saya.

Untuk Adikku makasih banyak ya buat do’a dan kasih sayang yang di persembahkan untuk saya, do’akan abang mu ini sukses

sampai bisa menjadi kebanggaan untuk keluarga kita. Makasih untuk nasehat dan ingatkan saya kalau jalan yang saya pilih

salah. Cinta mu adalah harta yang berharga untuk saya.

Untuk Sahabatku kalaupun sekarang kita jarang ketemu tapi aku enggak akan lupa masa-masa kita selama kita belajar di kampus kita tercinta ini. Ingatlah rinduku dan do’aku selalu menyertaimu.

(11)

ix ABSTRAK Ilhamdi Kahar

(2022) :

Pengaruh Minat Membaca Buku Ekonomi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Sekolah Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh minat membaca buku ekonomi terhadap hasil belajar siswa di sekolah Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ada yang belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM), Lingkungan minat membaca buku ekonomi belum sepenuhnya memberikan pengaruh baik dalam hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa IPS (kelas X, Kelas XI, Kelas XII) di Sekolah Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris. Objek dalam penelitian ini yaitu minat membaca dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Madrasah Aliyah Asy-Syafi’Iyah Air Tiris, Persentase sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 48,9% atau variasi variabel independen yang digunakan dalam model (minat membaca buku ekonomi) mampu menjelaskan sebesar 48,9% variabel dependen (hasil belajar siswa), sedangkan sisanya sebesar 51,1% (100%-48,9%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Kata Kunci: Pengaruh,Minat Membaca Buku Ekonomi, Hasil Belajar

(12)

x ABSTRACT

Ilhamdi Kahar, (2022): The Effect of Interest in Reading Economics Book to Student Learning Achievement on Economics Subject at Islamic Senior High School of Asy-Syafi'iyah Air Tiris

This research aimed at knowing the effect of interest in reading economics book to student learning achievement on economics subject at Islamic Senior High School of Asy-Syafi'iyah Air Tiris. It was a descriptive quantitative research.

This research was motivated by some students who still did not reach the criteria of minimum passing grade (KKM), besides, the environment of interest in reading economics book did not fully influence student learning achievement. The subjects of this research were all students of X, XI, XII IPS grades at Islamic Senior High School of Asy-Syafi'iyah Air Tiris. The objects of this research were reading interest and learning achievement. Questionnaire and documentation techniques were used for collecting the data. Simple linear regression test technique was used for analyzing the data. The findings of this research showed that there was a significant effect of reading interest and students’ learning achievement at Islamic Senior High School of Asy-Syafi'iyah Air Tiris. The percentage effect of independent to dependent variables was 48.9% (interest in reading economics book) was able to explain 48.9% of the dependent variable (student learning achievement). The rest (51.1%) was influenced by other variables that were not included in this research.

Keywords: Effect, Reading Economics Book Interest, Learning Achievement

(13)

xi

صخلم

يدماهلإ

اك راه

، ( 2222 ىلع داصتقلاا بتك ةءارقب مامتهلاا رثأ :)

جئاتن ملعت

ذيملاتلا دام يف

ة داصتقلاا ب

ةسردم ةيوناثلا ةيعفاشلا

ريأ ةيملاسلإا تي

سير

وه ثحبلا اذه نم ضرغلا ةفرعم

ىلع داصتقلاا بتك ةءارقب مامتهلاا رثأ جئاتن

دام في ذيملاتلا ملعت ة

داصتقلاا بم

ةةردر ريأ ةيملاةلإا ةيوناثلا ةيعفاشلا ت ي

وولا اذه .ي

درلحا لىإ لصي لم نم كاوه لازي لا هنأ ثحبلا اذه ةيفلخ يمك يفصو وه ثحبلا نم ىلع دريج يثأت داصتقلاا بتك ةءارقب مامتهلاا ةئيبل نكي لمو ،لامتكلاا يياعم نم نىدلأا ملعتلا جئاتن دارفأ

نم عيجم ثحبلا اذه في ذيملاتلا

مولعلا مسق ( ةيعامتجلاا

فصلا

،رشاعلا فصلاو

،رشع يدالحا فصلاو

)رشع نياثلا بم

ةةردر ةيملاةلإا ةيوناثلا ةيعفاشلا

ريأ ت ي .ي وضولما ه ثحبلا اذه في

و مامتهلاا لاب

تمدرختةا ملعتلا جئاتنو ةءارق

يوقت ة قيثوتلاو نايبتةلاا ثحبلا اذه في تانايبلا عجم و

انايبلا ليلتح ةيوقت ةمدرختسلما ت

لا جئاتن ىلع ًءاوب طيسب يطخ رادرنحا رابتخا يه

،ثحب كاوه نأ فرعي

يثأت ا يووعم ا

ىلع ةءارقلاب مامتهلاا يثأت ينب جئاتن

ذيملاتلا ملعت بم

ةةردر ةيملاةلإا ةيوناثلا ةيعفاشلا

ريأ ت ي لقتسلما يغتلما ةمةاسلم ةيوئلما ةبسولا ننف ،.ي ىلع

يه عباتلا يغتلما 9. 4

وأ ٪

رداق )داصتقلاا بتك ةءارقب مامتهلاا( جذومولا في ةمدرختسلما ةلقتسلما تايغتلما نيابت يسفت ىلع 9. 4

( عباتلا يغتلما نم ٪ جئاتن

ملعت ذيملاتلا رثأتت امويب ،)

لا ةيقبتلما ةبسو

15 5 ( ٪ 511 ٪ - 9. 4 ثحبلا اذه في ةجردرم يغ ىرخأ تايغتبم )٪

تاملكلا ةيساسلأا

رثأ : لاا ، ،داصتقلاا بتك ةءارقب مامته جئاتن

ملعتلا

(14)

xii DAFTAR ISI

PERSETUJUAN ... i

PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

PERSEMBAHAN ... vii

ABSTRAK ... ix

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR TABEL ... xv

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Penegasan Istilah ... 7

C. Permasalahan ... 8

1. Identifikasi Masalah ... 8

2. Batasan Masalah ... 8

3. Rumusan Masalah ... 8

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 9

1. Tujuan Penelitian ... 9

2. Manfaat Penelitian ... 9

BAB II KAJIAN TEORI A. Kerangka Teori ... 10

1. Minat Membaca ... 10

2. Hasil Belajar... 14

B. Penilitian Relevan ... 22

C. Konsep Operasional ... 23

D. Asumsi Dasar Dan Hipotesis ... 26

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ... 27

B. Waktu Dan Tempat Penelitian ... 27

C. Subjek Dan Objek Penelitian. ... 27

1. Subjek penelitian ... 27

(15)

xiii

2. Objek penelitian ... 28

D. Populasi Dan Sampel ... 28

E. Teknik Pengumpulan Data ... 28

F. Uji Instrumen Penelitian ... 29

G. Teknik Analisis Data ... 33

1. Analisis Data Kuantitatif... 33

2. Mengubah Data Ordinal ke Interval ... 34

3. Uji Normalitas ... 34

4. Analisis Regresi Linear Sederhana ... 35

5. Uji Hipotesis ... 35

6. Kontribusi Pengaruh Variabel X Terhadap Y ... 36

BAB IV PENYAJIAN DATA HASIL PENELITIAN A. Penyajian Data Penelitian ... 37

1. Sejarah Singkat MA Asy-Syafi’iyah Air Tiris ... 37

2. Visi dan Misi Serta Tujuan Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah . 38 3. Target Madrasah Dan Keunggulan Madrasah ... 41

4. Target Madrasah ... 42

5. Profil Madrasah ... 45

6. Data siswa MAS Asy-Syafi’iyah dari tahun 2017 sampai 2022 46 7. Tenaga pendidik/kependidikan ... 46

8. Sarana dan prasarana ... 49

B. Penyajian Data ... 54

1. Minat membaca buku ekonomi ... 55

2. Data Hasil Belajar Siswa ... 67

C. Analisis Data ... 67

1. Perubahan Data Ordinal ke Data Interval ... 67

2. Uji Normalitas ... 68

3. Uji Linearitas ... 69

4. Persamaan Regresi Linier Sederhana ... 70

5. Uji Hipotesis ... 72 6. Kontribusi Pengaruh Minat Membaca Buku Ekonomi terhadap

(16)

xiv

Hasil Belajar Siswa ... 73 D. Pembahasan ... 74 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan ... 76 B. Saran ... 76 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(17)

xv

DAFTAR TABEL

TABEL III. 1 PENGUJIAN VALIDITAS INSTRUMEN PENELITIAN (ANGKET MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI) ... 31 TABEL III. 2 PENGUJIAN RELIABILITAS INSTRUMEN ANGKET

PERGAULAN MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI . 33 TABEL IV. 1 DATA SISWA MAS MA ASY-SYAFI’IYAH... 46

TABEL IV. 2 DATA GURU BERDASARKAN STATUS

KEPEGAWAIAN, JENIS KELAMIN,DAN

KUALIFIKASI PENDIDIKAN ... 47

TABEL IV. 3 DATA DATA TENAGA KEPENDIDIKAN

BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN, JENIS KELAMIN DAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN ... 47 TABEL IV. 4 DATA GURU BERDASARKAN IDENTITAS DAN

MATA PELAJARAN YANG DIAMPU ... 48 TABEL IV. 5 DATA PEGAWAI BERDASARKAN IDENTITAS DAN

TUGAS ... 49 TABEL IV. 6 DATA KEADAAN RUANG PADA MAS ASY-

SYAFI’IYAH... 50 TABEL IV. 7 DAFTAR KELENGKAPAN INVENTARIS SARANA

MAS ASY-SYAFI’IYAH... 50 TABEL IV. 8 DATA KEADAAN BUKU PERPUSTAKAAN MAS

ASY-SYAFI’IYAH ... 52 TABEL IV. 9 DATA PERLENGKAPAN SARANA PRAKTIKUM

LABORATORIUM KOMPUTER ... 53 TABEL IV. 10 DATA PERLENGKAPAN SARANA PRAKTIKUM

LABORATORIUM BAHASA ... 53 TABEL IV. 11 DATA KELENGKAPAN SARANA OLAHRAGA

MADRASAH... 54 TABEL IV. 12 SAYA SENANG MEMBACA BUKU EKONOMI

DIMANAPUN SAYA BERADA ... 55 TABEL IV. 13 SAYA MEMBACA BUKU EKONOMI KARNA

KEINGINAN SENDIRI ... 56 TABEL IV. 14 SAYA BERSEMANGAT DALAM MEMBACA BUKU

EKONOMI ... 56

TABEL IV. 15 SAYA MEMBACA BUKU EKONOMI,

PENGETAHUAN SAYASEMAKIN BERTAMBAH ... 57 TABEL IV. 16 SETIAP HARI SAYA MENYEMPATKAN DIRI

UNTUK MEMBACA BUKU EKONOMI... 57

(18)

xvi

TABEL IV. 17 MEMBACA BUKU EKONOMI BISA MEMBUAT

SAYA PINTAR ... 58

TABEL IV. 18 WALAUPUN LIBUR SAYA TETAP MEMBACA BUKU EKONOMI ... 58

TABEL IV. 19 SAYA LEBIH SENANG MEMBACA BUKU EKONOMI DARI PADA MENONTON TELEVISI ... 59

TABEL IV. 20 SAYA AKAN MEMBACA BUKU EKONOMI JIKA MENURUT SAYA BACAAN ITU MENARIK ... 59

TABEL IV. 21 SAYA SUKA MEMBACA BERBAGAI BUKU EKONOMI... 60

TABEL IV. 22 SAYA MEMPUNYAI BERBAGAI KOLEKSI BUKU EKONOMI DIRUMAH ... 60

TABEL IV. 23 SAYA MENGGUNAKAN INTERNET UNTUK MENCARI SUMBER BACAAN ... 61

TABEL IV. 24 SAYA SELALU BERSEMANGAT UNTUK MEMBACA BUKU EKONOMI... 61

TABEL IV. 25 SAYA MERASA WAJIB PUNYA BUKU EKONOMI KARENA SISWA ANAK SEKOLAH ... 62

TABEL IV. 26 SAYA INGIN MENDAPATKAN BUKU EKONOMI TERBARU ... 62

TABEL IV. 27 SAYA INGIN MENDATANGI PERPUSTAKAAN LEBIH LENGKAP DARI PERPUSTAKAAN SEKOLAH 63 TABEL IV. 28 SAYA SELALU MELUANGKAN WAKTU UNTUK MENCARI BUKU EKONOMI ... 63

TABEL IV. 29 SAYA MERASA BACAAN YANG ADA DI PERPUSTAKAAN SUDAH CUKUP... 64

TABEL IV. 30 REKAPITULASI HASIL ANGKET TENTANG MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI DI MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS ... 64

TABEL IV. 31 DAFTAR HASIL BELAJAR SISWA ... 67

TABEL IV. 32 UJI NORMALITAS DATA ... 69

TABEL IV. 33 UJI LINEARITAS DATA ... 70

TABEL IV. 34 HASIL UJI REGRESI LINEAR SEDERHANA ... 71

TABEL IV. 35 HASIL UJI HIPOTESIS (UJI T) ... 72

TABEL IV. 36 HASIL KOEFISIEN DETERMINASI ... 74

(19)

1

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang mana bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.1

Minat adalah suatu kecendrungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapakegiatan. Dalam pengertian lain, minat merupakan rasa ketertarikan pada sesuatu hal atau aktivititas tanpa ada yang menyuruh dan memaksanya Sutikno.2 Seorang yang menaruh minat pada sesuatu biasanya mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat aktif terhadap barang atau kegiatanyang menarik minatnya dan hal itu sangat berpengaruh dalam meningkatkan keberhasilan suatu aktivitas yang diminatinya.

Selanjutnya, Slameto menjelaskan pengertian minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterkaitan suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan sesuatu hubungan

1Cici Mei Lani, Ali Imron, Muhammad Basri 2017, Hubungan Minat Membaca Buku Sejarah Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah, Volume 1

2Leni Marlina, Caska & Mahdum 2017, Hubungan Minat Baca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi, Volume 9

(20)

antara diri sendiri dengan sesuatu diluar diri. Kemudian Tarigan menjelaskan bahwa “membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata / bahasa tulis.Membaca dapat pula dianggap sebagai suatu proses untuk memahami yang tersirat dalam yang tersurat, melihat pikiran yang terkandung didalam kata-kata yang tertulis.

Namun terlepas dari masalah populer atau tidak, minat seperti yang dipahami dan dipakai oleh orang selama ini dapat memengaruhi kualitas pencapain hasil belajar siswa dalam bidang-bidang studi tertentu.

Minat membaca merupakan jendela dunia. Ungkapan ini secara jelas menggambarkan manfaat membaca, yakni membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan individu. Minat membaca membuat individu dapat meningkatkan kecerdasan, mengakses informasi dan juga memperdalam pengetahuan dalam diri seseorang. Semakin sering membaca buku, semakin luas pengetahuan yang individu miliki. Sebaliknya, semakin jarang membaca buku, pengetahuan yang individu miliki semakin terbatas.3

Hasil belajar merupakan sebuah tindakan eva-luasi yang dapat mengungkap aspek proses berpikir (cognitive domain) juga dapat meng- ungkap aspek kejiwaan lainnya, yaitu aspek nilai atau sikap (affective domain) dan aspek keterampilan (psychomotor domain) yang me-lekat pada diri setiap

3 Ilham Nur Triatma, Minat Baca Pada Siswa Kelas Vi Sekolah Dasar Negeri Delegan 2 Prambanan Sleman Yogyakarta, Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan Vol. V Nomor 6 Tahun 2016.

(21)

individu peserta didik. Ini artinya melalui hasil belajar dapat terung-kap secara holistik penggambaran pencapaian siswa setelah melalui pembelajaran.4

Widiyarto seperti Jepang dan Inggris yang merupakan masyarakat di negara-negara maju memanfaatkan waktu luang yang mereka punya untuk membaca. Di tempat umum mereka selalu membawa buku kecil sampai buku besar. Namun sangat berbeda di Indonesia yang jarang menghabiskan waktu senggang untuk membaca buku contohnya di negara maju yang lain. Mereka lebih senang berbincang-bincang, memainkan alat elektronik, dan istirahat atau tidur.

Minat, kebiasaan, dan budaya baca adalah kata-kata yang berisi makna yang saling berkaitan. Minat seseorang tentang sesuatu merupakan kehendak hati yang tinggi, dorongan, atau kemauan seseorang terhadap sesuatu (Sutarno dalam Saepudin,). Budaya yaitu akal budi yang terlihat di dalam pola pikir, tingkah laku, ucapan, dan sikap seseorang didalam kehidupannya. Asal budaya dari sesuatu yang kerap atau terkadang dilaksanakan maka ujungnya sebagai suatu tata cara atau istiadat. Melakukan secara terus menerus suatu kegiatan atau respons untuk membaca merupakan budaya baca seseorang.

Seseorang yang memiliki budaya membaca merupakan orang itu telah berlatih dan berlangsung dalam tempo yang lama di dalam kehidupannya sering menghabiskan sebagian waktunya untuk membaca.

Menurut Nana Sudjana hasil belajar adalah kemampuan- kemampuanyang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.

4 Budi Tri Siswanto, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Praktik Kelistrikan Otomotif Smk Di Kota Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Vokasi Volume 6, No 1, Februari 2016 (111-120)

(22)

Sedangkan Menurut Oemar Hamalik dalam Rusman menyatakan Hasil belajar itu dapat terlihat dari persepsi dan perilaku, termasuk juga perbaikan perilaku.

Sedangkan menurut Hamid Darmadi Hasil belajar merupakan prestasi belajar peserta didik secara keseluruhan, yang menjadi indikator kompetensi dan derajat perubahan perilaku yang bersangkutan.5

Firdaus menjelaskan bahwa hasil belajar terdiri atas dua kata, yaituhasil dan belajar. Kata hasil merupakan produk atau perolehan sebagai akibat suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan pada input dari sebuah sistem.

Kata belajar adalah sebuah proses yang ditandai dengan adanya interaksi antara komponen-komponen pembelajaran. Dengan demikian, hasil belaiar adalah tingkat penguasaan yang dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program belajar sesuai dengan tujuan pendidikan.6 Pernyataan yang sama juga disampaikan Sutikno, bahwa hasil belajar adalah ditandai dengan adanya perubahan yang terjadi dalam diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktivitas tertentu. Hal tersebut juga disampaikan Aunurrahman, bahwa hasil belajar selalu ditandai dengan perubahan tingkah laku, sedangkan perubahan tingkah laku yang dimaksud merupakan sesuatu perubahan yang dapat diamati. Hamalik dalam Firdaus menyatakan bahwa hasil belajar adalah pola- pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap, serta apresiasi yang merupakan bentuk dari hasil belajar. Hasil belajar siswa dibuktikan

5Maria Nova, Aminuyati, Okianna.2010 Pengaruh Minat Membaca Di Perpustakaan Terhadap Hasil Belajar, Volume 1

6Leni Marlina, Caska & Mahdum 2017 Hubungan Minat Baca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil

Belajar Ekonomi Siswa, Volume 9

(23)

dengan nilai atau angka dari hasil evaluasi guru. Hasil belajar merupakan hal yang penting untuk diperjuangkan dan dipertahankan.

Slameto menyatakan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar itu sendiri yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Dimana faktor internal berupa minat, aktivitas, sikap dan lain sebagainya. Sedangkan faktor eksternal meliputi fasilitas, dukungan orang tua dan lain sebagainya.

Slameto juga menyatakan bahwa faktor yang mendorong hasil belajar adalah minat. Menurut Hardi dkk minat haruslah disalurkan jika tidak minat itu akan hilang. Karena minat merupakan motivator atau pendorong yang kuat dalam seseorang melakukan kegiatan. Sehingga kegiatan yang akan dilakukan akan mendapat hasil yang maksimal.7

Begitu juga dengan minat membaca. Senang membaca merupakan suatu bentuk minat seseorang. Dengan membaca seseorang akan menguasai ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu membaca merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam proses pembelajaran. Listariono menyatakan bahwa dengan adanya minat baca seseorang dapat dengan giat dalam memperluas pengetahuannya serta hasil belajar yang diterimanya dapat mencapai tujuan secara optimal jika minat baca yang dimiliki seseorang semakin tinggi.

Guru di sekolah tersebut juga telah menerapkan gerakan literasi sekolah atau disingkat GLS yang dikembangkan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan. geraka. GLS itu adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah baik itu guru, peserta didik, orang tua dan masyarakat,

7Sayidati Hapsari, Dr. Lucky Rachmawati, S.E. M.Si. 2018Pengaruh Minat Baca Dan Penggunaan Gadget Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik, Volume 6

(24)

sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Gerakan literasi sekolah ini memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 23 tahun 2015.

Salah satu program di dalam gerakan tersebut adalah “kegiatan mebaca 15 menit membaca buku non pelajaran sebelum waktu belajar dimulai” program ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat membaca peserta didik dan dapat meingkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasi secara baik.8

Berdasarkan pengamatan awal yang langsung penulis lakukan di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris, bahwasanya minat membaca siswa masi sangat kurang, mereka lebih suka bermain-main dari pada membaca Akan tetapi penulis masih menemukan gejala-gejala sebagai berikut:

1. Masih ada siswa yang tidak mau membaca buku pelajaran 2. Masih ada siswa yang tidak mempunyai minat membaca 3. Masih ada siswa yang hasil belajarnya sangat rendah

4. Masih ada siswa yang merasa bosan saat pembelajaran berlangsung.

Dari latar belakang dan gejala-gejala di atas, maka penulis tertarik untuk mengangkat masalah ini dalam suatu penelitian dengan judul:

“PENGARUH MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH AIR TIRIS”

8Cyntia Fransiska, Nurfitriana, Ana Saputri, Gerakan Lierasi Sekolah Terhadap Minat Baca Di Smk 1 Sungai Rotan, 2019, Volume 1

(25)

B. Penegasan Istilah

Untuk menghindari kesalahan memahami judul dalam penelitian ini, maka penulis akan menjelaskan penegasan sebagai berikut:

1. Minat membaca merupakan sesuatu yang khas dimiliki oleh siswa, tidak semua siswa memiliki minat membaca dalam dirinya. Karena siswa harus melakukan aktivitas aktivitas dengan penuh ketekunan. Menurut dalman minat baca adalah aktivitas yang dilakukan dengan penuh ketekunan dalam rangka membangun pola komunikasi diri sendiri untuk menemukan makna tulisan dan menemukan informasi untuk mengengbangkan intelektualitas yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan perasaan senang yang timbul dalam dirinya9

2. Hasil belajar terdiri atas dua kata, yaitu hasil dan belajar. Kata hasil merupakan produk atau perolehan sebagai akibat suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan pada input dari sebuah sistem. Kata belajar adalah sebuah proses yang ditandai dengan adanya interaksi antara komponen-komponen pembelajaran. Dengan demikian, hasil belaiar adalah tingkat penguasaan yang dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program belajar sesuai dengan tujuan pendidikan. Pernyataan yang sama juga disampaikan Sutikno, bahwa hasil belajar adalah ditandai dengan adanya perubahan yang terjadi dalam diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktivitas tertentu.10

9Dalman.Keterampilan Membaca.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2013, h. 142

10Leni Marlina, Caska & Mahdum. 2017. Hubungan Minat Baca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar ekonomi. Volume 1

(26)

C. Permasalahan

1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang dan gejala-gejala diatas maka persoalan yang timbul dalam kajian ini dapat di identifikasi sebagai berikut:

a. Bagaimana cara-caraminat membaca yang disamapaikan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

b. Bagaimana peran minat membaca terhadap hasil belajar siswa.

c. Bagaimana minat membaca belum maksimal di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris.

d. Bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ekonomi di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris

e. Bagaimana pengaruh minat membaca siswa terhadap hasil belajar di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris

2. Batasan Masalah

Permasalahan pada penelitian ini penulis batasi pada pengaruh minat membaca buku ekonomi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris.

3. Rumusan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka penulis dapat merumuskan permasalahannya yaitu: Bagaimana pengaruh minat membaca buku terhadap hasil belajar sisswa MA Asy-syafi’iyah Air Tiris.

(27)

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Adapun maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh minat membaca buku ekonomi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi di MA Asy-syafi’iyah Air Tiris.

2. Manfaat Penelitian

Kajian ini diharapkan bermanfaat sebagai kontribusi yang membangun pihak-pihak yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Adapun manfaat penelitian ini sebagai berikut:

a. Bagi siswa, untuk mengetahui, memotivasi serta meningkatkan minat membaca dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru

b. Bagi guru, sebagai bahan informasi guru di MA Asy-syafi’iyah sekaligus menjadi bahan evaluasi tentang pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa.

c. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para peneliti selanjutnya.

d. Bagi penulis, sebagai salah satu syarat guna menyelesaikan studi strata satu di Fakultas Tarbiyah dan Kegururan.

(28)

10 A. Kerangka Teori

1. Minat Membaca

a. Pengertian Minat Baca

Minat baca merupakan suatu keinginan atau kecendrungan yang tinggi (gairah) untuk membaca.Definisi itu sejalan dengan pendapat Darmono yang menyatakan bahwa minat baca kecendrungan yang mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca. Minat baca tumbuh dari diri siswa masing-masing sehingga untuk meningkatkan minat baca perlu kesadaran setiap individu.

Membaca merupakan suatu keinginan dan kemauan untuk menuju kemajuan dan kesuksesan. Minat baca tersebut dapat diperoleh pada siswa duduk dibangku sekolah dasar, melalui kebiasaan membaca sejak duduk dibangku sekolah dasar dengan banyaknya membaca maka siswa akan memiliki pengetahuan yang baru dan kemampuan membaca dengan alura pikiran yang telah siswa dapatkan dan minat baca dapat ditumbuhkan dan dikembangkan sehingga kebiasaan membaca dapat lebiih menambah pengetahuan luas.

Dengan kegiata meningkatkan kegiatan membaca siswa sekolah dasar minat baca yang tinggi merupakan sesuatu yang diharapkan baik itu siswa sendiri, guru, maupun orang lain. Namun pada saat ini menumbuhkan minat baca pada siswa khusunya siswa sekolah dasar

(29)

menjadi salah satu yang belum banyak dilaksanakan kurangnya keinginan,, kemauan dan dorongan dari diri sendiri siswa tersebut.

Dengan meningkatkan minat baca pada siswa dapat menambah pengetahuan dan makna yang terkandung dalam kata-kata, bahasa tertulis yang dibaca. Namun rendahnya minat baca siswa sekolah dasar menjadi halangan, kurangnya pembelajaran yang diajarkan dan guru belum mengharuskan siswa untuk membaca buku. Buku sebagai salah satu sumber pengetahuan baru melalui membaca, jadi minat baca siswa perlu dikembangkan lagi supaya siswa dapat memahami arti dalam bacaan yang dibaca.11

Membaca merupakan aktifitas kompleks yang mencakup fisik dan mental.Aktifitas fisik yang terkait dengan membaca adalah gerak mata dan ketajaman penglihatan.Aktifitas mental mencakup ingatan dan pemahaman.Membaca merupakan hal penting bagi manusia.Dengan membaca, seseorang dapat merangsang otaknya untuk berpikir kreatif dan sistematis, memperluas dan memperkaya wawasan, serta membentuk kepribadian yang unggul dan kompetitif.

Minat besar pengaruhnya terhadap membaca, karena bila bahan bacaan yang dipelajari tidak sesuai dengan minat peserta didik, maka peserta didik tidak akan membaca dengan sebaik-baiknya karena tidak ada daya tarik baginya. Akan tetapi jika bahan bacaan itu menarik minat peserta didik, maka bahan bacaan itu akan lebih mudah dipelajari dan

11Magdalena Elendiana.Upaya Meningkatkan Minta Baca Siswa Sekolah Dasar 2020.

Volume 2

(30)

disimpan oleh peserta didik itu sendiri sehingga peserta didik mudah menuangkan kembali ketika dites atau diuji yang pada akhirnya prestasi belajar peserta didik meningkat.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa minat belajar adalah dorongan dalam diri seseorang atau faktor yang menimbulkan ketertarikan secara efektif, yang menyebabkan dipilihnya suatu kegiatan yang menyenangkan dalam dirinya.

b. Ciri-ciri minat membaca

Seseorang yang mempunyai minat baca tinggi tampak dari ciri-ciri yang melekat dalam perilakunya sebagai berikut:

1. Senantiasa berkeinginan untuk membaca 2. Senantiasa bersemangat saat membaca

3. Mempunyai kebiasaan dan kontinuitas dalam membaca 4. Memanfaatkan setiap peluang waktu dengan membaca 5. Memiliki buku bacaan

6. Mencari bahan bacaan, baik di perpustakaan maupun ditempat lain 7. Memiliki tujuan ketika membaca

8. Mencatat atau menandai hal penting dalam membaca 9. Memiliki kesadaran bahwa membaca berarti telah belajar 10. Mendiskusikan hasil bacaan 12

12Gumono.Minat Baca Mahasiswa Fkip Universitas Bengkulu2016. Volume 14.

(31)

c. Faktor- faktor yang mempengaruhi minat

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi minat menurut Moh.Surya adalah sebagai berikut:

Faktor-faktor yang bersumber pada siswa itu sendiri

1) Tidak mempunyai tujuan yang jelas, jika tujuan melanjutkan perguruan tinggi sudah jelas, maka siswa cendrung menaruh minat terhadap melanjutkan perguruan tinggi sebab melanjutkan perguruan tinggi akan merupakan suatu kebutuhan dan cendrung menaruh minat terhadap melanjutkan perguruan tinggi. Dengan semikian besar kecilnya minat siswa dalam melanjutkan perguruan tinggi tergantung pada tujuan melanjutkan perguruan tinggi yang jelas dari siswa.

2) Bermanfaat atau tidaknya sesuatu yang di pelajari bagi individu siswa. Apabila melanjutkan perguruan tinggi kurang dirasakan bermanfaat bagi perkembangan dirinya, siswa cendrung untuk menghindar.

3) Adanya masalah atau kesukaran kejiwaan. Masalah atau kesukaran kejiwaan ini misalnya adanya gangguan emosional, rasa tidak senang, gangguan-gangguan dalam proses berfikir semuanya akan mempengaruhi minat melanjutkan perguruan tinggi siswa.

d. Indikator Minat Membaca Siswa

Aspek minat membaca meliputi kesenangan membaca, frekuensi membaca dan kesadaran akan manfaat membaca.Ketiga

(32)

sunsur tersebut oleh penulis akan dibagi menjadi beberapa indikator yang menentukan minat seseorang terhadap sesuatu, antara lain:

1) Kebutuhan terhadap membaca 2) Tindakan untuk mencari bacaan 3) Rasa senang terhadap bacaan 4) Keinginan selalu untuk membaca

5) Tindak lanjut atau manindak lanjuti apa yang di baca. 13 2. Hasil Belajar

a. Pengertian hasil belajar

Menurut Nana Sudjana (2013: 22) hasil belajar adalah kemampuankemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Sedangkan Menurut Oemar Hamalik dalam Rusman (2013: 123) menyatakan Hasil belajar itu dapat terlihat dari persepsi dan perilaku, termasuk juga perbaikan perilaku.14

Firdaus (2012:82) menjelaskan bahwa hasil belajar terdiri atas dua kata, yaituhasil dan belajar. Kata hasil merupakan produk atau perolehan sebagai akibat suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan pada input dari sebuah sistem. Kata belajar adalah sebuah proses yang ditandai dengan adanya interaksi antara komponen- komponen pembelajaran. Dengan demikian, hasil belaiar adalah

13Liza Ta’atiah Insani Rahayu, Hubungan Minat Membaca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Materi Menulis Karangan Pada Warga Belajar Kejar Paket C Di Pkbm Al-Firdaus Kabupaten Serang, Volume 1, No 2

14Maria Nova, Aminuyati, Okianna, Pengaruh Minat Membaca Di PerpustakaanTerhadap Hasil Belajar Mata PelajaranPemasaran Smk Panca Bhakti, Volume 1

(33)

tingkat penguasaan yang dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program belajar sesuai dengan tujuan pendidikan. Pernyataan yang sama juga disampaikan Sutikno (2009:4), bahwa hasil belajar adalah ditandai dengan adanya perubahan yang terjadi dalam diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktivitas tertentu. Hal tersebut juga disampaikan Aunurrahman (2012:37), bahwa hasil belajar selalu ditandai dengan perubahan tingkah laku, sedangkan perubahan tingkah laku yang dimaksud merupakan sesuatu perubahan yang dapat diamati.15

b. Aspek hasil belajar

Hasil belajar adalah perubahan yang mengakibatkan manusia berubah dalam sikap dan tingkah lakunya. Aspek perubahan itu mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.16

1) Hasil belajar kognitif

Kawasan kognitif merupakan kawasan yang berkaitan dengan aspek-aspek intelektual atau berfikir atau nalar. Menurut Taksonomi Bloom sebagaimana yang dikutip Naifah, menjelaskan bahwa kemampuan kognitif adalah kemampuan berfikir secara hirarkis yang terdiri dari pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension), penerapan (aplication), penguraian (analyze), pemaduan (synthetis), dan penilaian (evaluation).17

15Leni Marlina, Caska & Mahdum, Hubungan Minat Baca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas Xi Ips Sman 10 Pekanbaru,Volume 9

16 Purwanto, Evaluasi Hasil Belajar, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar:2010, hlm 45

17Naifah, Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab, (Semarang: CV Karya Abadi Jaya, 2005), hlm. 52-53.

(34)

2) Hasil belajar efektif

Ranah afektik adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seseorang telah memiliki kekuasaan kognitif tingkat tinggi. Ciriciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku.18

3) Hasil belajar psikomotorik

Ranah psikomotorik adalah ranah yang berkaitan dengan keterampilan atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima materi pelajaran. Ranah psikomotorik merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalamanbelajar tertentu.

Ranah psikomotorik adalah ranah yang berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul dan sebagainya. Aspek-aspek ini mencakup tahapan menirukan, memanipulasi, artikulasi dan naturalisasi.19

Hasil belajar psikomotorik ini tampak dalam bentuk keterampilan dan kemampuan bertindak individu. Hasil belajar psikomotorik merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif dan afektif, akan tampak setelah siswa menunjukan perilaku atau

18 Naifah, Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab, hlm. 55.

19Naifah, Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab, hlm. 60.

(35)

perbuatan tertentu sesuai dengan makna yang terkandung pada kedua ranah tersebut dalam kehidupan siswa sehari-hari.20

c. Makna penilaian hasil belajar

Penilaian hasil belajar memunyai makna yang penting, baik bagi siswa, guru maupun sekolah. Adapun makna penilaian bagi ketiga pihak tersebut adalah:

1) Makna bagi siswa

Dengan diadakannya penilaian hasil belajar, maka siswa dapat mengetahui sejauh mana telah berhasil mengikuti pelajaran yang disajikan oleh guru. Hasil yang diperoleh siswa dari penilaian ada dua kemungkinan:

a) Memuaskan

Jika siswa memperoleh hasil yang memuaskan dan hasil itu menyenangkan, tentu kepuasan itu ingindiperolehnya lagi pada kesempatan lain waktu. Akibatnya, siswa akan memunyai motivasi yang cukup besar untuk belajar lebih giat, agar lain kali mendapat hasil yang lebih memuaskan. Keadaan sebaliknya dapat juga terjadi, yakni siswa sudah merasa puas dengan hasil yang diperoleh oleh usahanya menjadi kurang gigih untuk lain kali.

20Bina Mitra Pemberdayaan Madrasah Standar Operasional Prosedur,Evaluasi Hasil Belajar, (Jakarta: Aditama, 2005), hlm. 19.

Evaluasi Hasil Belajar, (Jakarta: Aditama, 2005), hlm. 19.

(36)

b) Tidak memuaskan

Jika siswa tidak puas dengan hasil yang diperoleh, ia akan berusaha agar lain keadaan itu tidak terulang lagi. Maka ia selalu belajar giat. Namun demikian, dapat juga sebaliknya, bagi siswa yang lemah kemampuannya, akan. menjadi putus asa dengan hasil kurang memuaskan yangtelah diterimanya.21 2) Makna bagi guru

Berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh, guru akan dapat mengetahui siswa-siswa mana yang sudah berhak melanjutkan pelajarannya karena sudah berhasil mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) kompetensi yang diharapkan, maupun mengetahui siswa-siswa yang belum berhasil mencapai KKM kompetensi yang diharapkan. Dengan petunjuk ini guru dapat lebih memusatkan perhatiannya kepada siswa-siswa yang belum berhasil mencapai KKM kompetensi yang diharapkan.

3) Makna bagi sekolah

Apabila guru-guru mengadakan penilaian dan diketahui bagaimana hasil belajar siswa-siswanya, maka akan dapat diketahui pula apakah kondisi belajar maupun kultur akademik yang diciptakan oleh sekolah sudah sesuai dengan harapan atau belum. Hasil belajar merupakan cerminan kualitas suatu sekolah.

Informasi hasil penilaian yang diperoleh dari tahun ke tahun dapat

21S Eko Putro Widoyoko, Penilaian Hasil Pembelajarn Di Sekolah, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014), hlm. 8-9.

(37)

digunakan sebagai pedoman bagi sekolah untuk mengetaui apakah yang dilakukan sekolah sudah memenuhi SNP atau belum22

d. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar

Faktor belajar merupakan proses yang panjang, yang berfungsi untuk merubah perilaku siswa kearah yang lebih baik. Banyak faktor seperti yang dikemukakan oleh sardiman A.M bahwa: secara garis besar faktor yang mempengaruhi belajar dapat dibagi dalam klasifikasi faktor intern diri si subjek belajar dam faktor extern diri subjek belajar.”23

Faktor intern merupakan faktor psiologis dan faktor psikologis siswa seperti kondisi fisik, motifasi, perhatian, pengamatan, fantasi, ingatan, konsentrasi siswa, danlainsebagainya.Sedangkan faktor extern dapat berupa guru, orangtua, dan lingkungan.

Muhabbin Syah, bagi fakor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa, menjadi 3 macam, yaitu:

1) Faktor internal (faktor dari dalam siswa), yakni keadaan/ kondisi jasmani dan rohani siswa

2) Faktor external (faktor dari luar siswa), yakni kondisi sekitar lingkungan siswa

3) Faktor pendekatan belajar (approach to learning), yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi yang digunakan siswa

22S Eko Putro Widoyoko, Penilaian Hasil Pembelajarn Di Sekolah, hlm. 10

23 Sardiman A.M, Interaksi dan Motifasi Belajar Mengajar, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007), H39

(38)

untuk melakukan kegiatan dan untuk mempelajari materi-materi pelajaran.24

Faktor internal merupakan faktor yang berada dalam diri siswa yang meliputi aspek psiologis dan aspek psikologis.Aspek psiologis berhubungan dengan kondisi jasmaniah atau raga siswa, misalnya tingkat kebugarannorgan-organ tubuh dan sendi-sendinya. Selain itu faktor psiologis juga meliputi kondisi kesehatan alat indra seperti telinga dan mata karena telingan dan mata merupakan alat yang dapat menyerap informasi melalui apa yang didengar dan dilihat. Sedangkan aspek psikologis siswa meliputi banyak kemampuan yang bersifat potensi(fitrah) seperti tingkat kecerdasan (intelegensi), sikap(afektif), bakat, minat, dan motivasi siswa.faktor yang bersifat psikologis ini ada yang bersifat bawaan atau keturunan seperti intelegensi dan bakat, adapula yang bisa dipelajari seperti sikap, minat, dan motivasi.

Adapun faktor external terbagi 2 macam, yaitu faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial.Lingkungan sosial tempat anak bersosialisasi dapat mempengaruhi hasil belajar anak.Lingkungan sosial bisa berupa lingkungan sekolah misalnya para guru, staf sekolah, dan teman-teman sekelas.Lingkungan masyarakat juga termasuk ke dalam lingkungan sosial, karena dilingkungan

24 Muhabbin Syah, Op-Cit, H. 144

(39)

tersebut anak juga melakukan interaksi dengan teman sebaya dilingkungannya.25

Berkenaan dengan faktor yang ketiga, yaitu faktor pendekatan belajar juga mempengaruhi terhadap hasil belajar anak karena pendekatan belajar berhubungan dengan penggunaan cara dan strategi dalam belajar, semakin efektif dan relevan cara dan strategi belajar yang digunakan dengan tujuan materi pelajaran yang dipelajari, maka akan semakin baik hasil belajar yang diraih anak.

e. Indikator hasil belajar

Siswa Yang menjadi indikator utama hasil belajar siswa adalah sebagai berikut:26

1) Ketercapaian Daya Serap terhadap bahan pembelajaran yang diajarkan, baik secara individual maupun kelompok. Pengukuran ketercapaian daya serap ini biasanya dilakukan dengan penetapan Kriteria Ketuntasan Belajar Minimal (KKM)

2) Perilaku yang digariskan dalam tujuan pembelajaran telah dicapai oleh sisw baik secara individual maupun kelompok. Namun demikian, menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain indikator yang banyak dipakai sebagai tolak ukur keberhasilan adalah daya serap.

25 Ibid, H. 144

26 Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Bina Reka Cipta, 2002). H.12

(40)

B. Penilitian Relevan

1. Maria Nova, Aminuyati, Okianna, pengaruh minat membaca diperpustakaan terhadap hasil belajar mata pelajaran pemasaran smk panca bhakti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca di perpustakaan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran pemasaran kelas XI SMK Panca Bhakti Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya ditunjukkan dengan formulasi Y = 2,315 + 0,006 x. Berdasarkan perhitungan menggunakan program SPSS 22, dihasilkan bahwa t hitung > t tabel yaitu 2,077 > 2,024.

Oleh karena t hitung > t tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat pengaruh positif minat membaca di perpustakaan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran pemasaran kelas XI SMK Panca Bhakti Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan persentase sebesar 10,2%.27

2. Leni Marlina, Caska & Mahdum, hubungan minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi siswa kelas xi ips sman 10 pekanbaru.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam bab sebelumnya, ada beberapa kesimpulan dari penelitian ini yaitu : Terdapat hubungan yang signifikan antara Minat Baca Ekonomi dengan Hasil Belajar Ekonomi, dimana nilai r=,206** dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Begitu juga terdapat hubungan yang signifikan antara Motivasi Belajar Ekonomi dengan Hasil Belajar Ekonomi (r=,167*) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. danTerdapat Pengaruh yang signifikan Minat Baca Ekonomi Terhadap Hasil Belajar Ekonomi (20,6 %), terdapat Pengaruh yang

27 Maria Nova, Aminuyati, Okianna, Pengaruh Minat Membaca Di Perpustakaan Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pemasaran Smk Panca Bhakti, Volume 1

(41)

signifikan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi (16,7 %), Sedangkan apabila diuji secara bersamaan hanya variabel Minat Baca Ekonomi (t=2,373) yang memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar ekonomi, sedangkan variabel Motivasi Belajar (t=1,790) tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap Hasil Belajar Ekonomi.28

3. Budi Tri Siswanto, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat baca siswa kelas VI SDN Delegan dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat baca siswa kelas VI SDN Delegan 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Delegan 2. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Minat baca siswa kelas VI SDN Delegan 2 masih rendah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: Minat baca siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Delegan 2 masih rendah. Dilihat dari tingkat kunjungan siswa ke perpustakaan yang jarang dilakukan. Para siswa lebih memilih di kelas.29 C. Konsep Operasional

Konsep operasional merupakan konsep yang dibuat untuk menjabarkan dan memberikan batasan-batasan terhadap konsep teoritis agar tidak terjadi kesalah pahaman dan juga mempermudah dalam penelitian. Dalam penelitian

28 Leni Marlina, Caska & Mahdum, Hubungan Minat Baca Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas Xi Ips Sman 10 Pekanbaru, Pekbis Jurnal, Vol.9, No.1, Maret 2017 : 33- 47

29 Budi Tri Siwanto, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Praktik Kelistrikan Otomotif Smk Di Kota Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Vokasi Volume 6, No 1, Februari 2016 (111-120)

(42)

ini terdapat dua variabel yaitu variabel X pengaruh minatmembaca siswa dan variabel Y adalah hasil belajar siswa.

Adapun indikator-indikator dari masing-masing variabel tersebut sebagai berikut:

1. Variabel X

a. Kebutuhan terhadap membaca

1) Siswa senang membaca buku dimanapun siswa berada 2) Siswa membaca karna keinginan sendiri

3) Siswa bersemangat dalam membaca buku

4) Ketika membaca buku, pengetahuan siswa semakin bertambah b. Tindakan untuk terhadap bacaan

1) Setiap hari siswa menyempatkan diri untuk membaca 2) Membaca buku bisa membuat siswa pintar

3) Membaca buku dapat membantu siswa memahami pelajaran 4) Walaupun libur siswa tetap membaca

c. Rasa senang terhadap membaca

1) Siswa lebih senang membaca buku dari pada menonton televisi 2) Siswa akan membaca jika menurut siswa bacaan itu menarik 3) Siswa suka membaca berbagai buku

4) Siswa mempunyai berbagai koleksi buku dirumah d) Keinginan selalu untuk membaca

1) Siswa menggunakan internet untuk mencari sumber bacaan 2) Siswa selalu bersemangat untuk membaca buku

(43)

3) Siswa merasa wajib punya buku karena siswa anak sekolah e) Tindak lanjut atau menindak lanjut apa yang dibaca

1) Siswa ingin mendapatkan buku terbaru

2) Siswa ingin mendatangi perpustakaan lebih lengkap dari perpustakaan sekolah

3) Siswa selalu meluangkan waktu untuk mencari buku

4) Siswa merasa bacaan yang ada di perpustakaan sudah cukup.

2. Variabel Y hasil belajar

Siswa Yang menjadi indikator utama hasil belajar siswa adalah sebagai berikut:

a. Ketercapaian Daya Serap terhadap bahan pembelajaran yang diajarkan, baik secara individual maupun kelompok. Pengukuran ketercapaian daya serap ini biasanya dilakukan dengan penetapan Kriteria Ketuntasan Belajar Minimal (KKM)

b. Perilaku yang digariskan dalam tujuan pembelajaran telah dicapai oleh sisw baik secara individual maupun kelompok. Namun demikian, menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain indikator yang banyak dipakai sebagai tolak ukur keberhasilan adalah daya serap.

Indikator-indikator variable Y (hasil belajar siswa).Hasil belajar siswa di temukan dengan nilai yang di peroleh siswa dari hasil evaluasi yang diberikan oleh guru pada mata pelajaran melalui tugas.30

30 Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Bina Reka Cipta, 2002). H.12

(44)

D. Asumsi Dasar Dan Hipotesis 1. Asumsi Dasar

Asumsi dasar pada penelitian ini adalah semakin besar minat semakin besar pula pengaruh hasil belajar di Sekolah Madrasah Aliyah Asy- syafi’iyah Air Tiris.

2. Hipotesis

a. Ha ( Hipotesis Alternatif)

Ada pengaruh yang signifikan antara minat membaca terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Madrasah Aliyah Asy-syafi’iyah

b. Ho (Hipotesisn 0)

Tidak ada pengaruh yang signifikan antara minat membaca terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Madrasah Aliyah Asy- syafi’iyah Air Tiris

(45)

27

METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan model pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu jenis penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif-induktif. Pendekatan ini berangkat dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, maupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan beserta pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) atau penilaian dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.31 Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui sejauh mana pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH Air TIRIS.

B. Waktu Dan Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2021/2022 bertempat di MADRASAH ALIYAH ASY-SYAFI’IYAH Air Tiris .Di pilihnya sekolah ini sebagai tempat penelitian di sebabkan permasalahan yang penulis temukan di sekolah ini.Selain itu lokasi penelitian yang terjangkau oleh penulis.

C. Subjek Dan Objek Penelitian.

1. Subjek penelitian

Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah para siswa/siswi Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris

31Sugiyono,Statistik Untuk Penilitian, Bandung : Alfabeta, 2013, hal.61

(46)

2. Objek penelitian

Adapun yang menjadi objek penelitian penulis adalah sebagai berikut:

a. Minat membaca siswa Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris b. Hasil belajar siswa Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air Tiris D. Populasi Dan Sampel

Populasi adalah wilayah generasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang di terapkan oleh peneliti untuk di pelajari kemudian di tarik kesimpulannya.32

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS, XII IPS di Madrasah Aliyah Asy-Syafi’iyah Air tiris. yaitu Sedangkan sampelnya itu adalah kelas XI IPS dan kelas XI IPS .

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang akan penulis lakukan dalam penelitian ini adalah :

1. Angket

Metode angket disebut pula metode kuesioner atau dalam bahasa inggris disebut quetionaire(daftar pertanyaan). Metode angket merupakan serangkaian ataudaftar pertanyaanyang disusun secara sistematis, kemudian dikirim untuk diisi oleh responden. Setelah diisi angket dikirim kembali atau dikembalikan kepetugas atau ke peneliti.33

32 Sugiyono,metode penelitian poendidikan,kuantitatif, kualitatif, dan R&D, (Bandung, alfabeta, 2017), h. 80

33Burhan Bungin, Metode Penelitian Kuantitatif, jakarta: kencana, 2005

(47)

2. Dokumentasi

Metode dokumenasi adalah salah satu pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian sosial. Pada intinya metode dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk menelusuri data historis.34

Dokumenasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengmbil data biografi Madrasah Aliyah Asy-syafi’iyah Air Tiris, seperti profil sekolah, keadaan peserta didik, data peserta didik dan lainnya, hal ini dimaksudkan untuk memperoleh data yang berhubungan dengan penelitian ini.

F. Uji Instrumen Penelitian 1. Uji Validitas

Uji validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur benar-benar cocok atau sesuai sebagai alat ukur yang diinginkan. Menurut sugiyono instrumen data (mengukur) itu valid. Valid berarti bahwa instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur.35 Penelitian ini dilakukan dengan cara korelasi product moment. Rumus yang dapat digunakan dengan menggunakan nilai yang asli adalah :

r

xy

Keterangan:

r : Angka indeks korelasi N : Sampel

34 Burhan Bungin, ibid h. 308

35 Sugiyono, Metode Penelitian, PendekatanKuantitatif, Kualitatif, Dan R&B. Bandung:

Alfabeta, 2014

(48)

∑XY : Jumlah hasil perkalian antara skor x dan Y

∑X : Jumlah skor X

∑Y : Jumlah skor Y

Selanjutnya membandingkan nilai rhitung dan rtabel guna menentukan apakah butir soal tersebut valid atau tidak, dengan ketentuan sebagai berikut:36

1) Jika rhitung> rtabel maka butir soal tersebut valid 2) Jika rhitung< rtabel maka butir soal tersebut tidak valid.

Instrumen yang valid bila terdapat kesamaan data yang terkumpul dan data yang sesungguhnya terjadi. Apabila instrumen tersebut valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. Sedangkan apabila instrumen tersebut tidak valid maka instrumen tersebut harus diganti atau dihilangkan.

Angket dikatakan valid jika memiliki nilai rhitung> rtabel (N=40, rtabel taraf signifikan 5% sebesar 0,312) dan dikatakan reliabel jika memiliki nilai cronbach alpha > 0,60, Hasil pengujian validitas angket terangkum pada penjelasan sebagai berikut:

36Ibid, hlm.90

(49)

TABEL III.1

PENGUJIAN VALIDITAS INSTRUMEN PENELITIAN (ANGKET MINAT MEMBACA BUKU EKONOMI)

No Item r hitung r table Kesimpulan Ket

1 0,345 0,312 Valid Digunakan

2 0,626 0,312 Valid Digunakan

3 0,733 0,312 Valid Digunakan

4 0,359 0,312 Valid Digunakan

5 0,531 0,312 Valid Digunakan

6 0,400 0,312 Valid Digunakan

7 0,283 0,312 Tidak Valid dibuang

8 0,767 0,312 Valid Digunakan

9 0,779 0,312 Valid Digunakan

10 0,512 0,312 Valid Digunakan

11 0,861 0,312 Valid Digunakan

12 0,825 0,312 Valid Digunakan

13 0,655 0,312 Valid Digunakan

14 0,843 0,312 Valid Digunakan

15 0,547 0,312 Valid Digunakan

16 0,777 0,312 Valid Digunakan

17 0,729 0,312 Valid Digunakan

18 0,770 0,312 Valid Digunakan

19 0,659 0,312 Valid Digunakan

Sumber: Data Olahan, 2022

Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa dari 19 item pernyataan tentang minat membaca buku ekonomi sehingga terdapat 1 item yang memiliki nilai rhitung < rtabel, sehingga item pernyataan yang tersebut dapat digunakan sebagai item pernyataan dalam pengumpulan data tentang minat membaca buku ekonomi sehinnga jumlah aitm yang digunakan hanya berjumlah sebanyak 18 item.

2. Uji Realibilitas

Pengujian reliabilitas dilakukan untukmengukur ketepatan instrumenatau ketepatan siswa dalammenjawab alat evaluasi tersebut.

Suatu alat evaluasi (instrumen) dilakukan baik bila realibilitas tinggi,

(50)

sedangatau rendah dapat dilihat dari nilai koefisien realibilitasnya dengan rumus.37

Keterangan :

r

11 : Koeisien realibilitas si : Standar deviasi butir ke-i st : Standar deviasi skor total N : Jumlah soal tes yang diberi

Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui keajegan atau konsistensi alat ukur yang biasanya menggunakan kuesioner (maksudnya apakah alat ukur tersebut akan mendapatkan pengukuran yang tetap konsisten jika pengukuran diulang kembali). Metode yang sering digunakan dalam penelitian untuk mengukur skala rentangan (seperti skala likert 1-5) adalah Cronbach Alpha. Uji reliabilitas merupakan kelanjutan dari uji validitas di mana item yang masuk pengujian adalah item yang valid saja. Menggunakan batasan 0,6 dapat ditentukan apakah instrument reliable atau tidak. Menurut Sekaran dalam Duwi Priyatno, reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan di atas 0,7 dapat diterima dan di atas 0,8 adalah baik.38

37Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan,( Jakarta: Bumi Aksara, 2010) h.

90

38Duwi Priyatno, Belajar Cepat Olah Data Statistik SPSS, (Yogyakarta: CV Andi Offset, 2012), hlm. 120

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan perpustakaan dan minat baca siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi

Untuk mengetahui pengaruh minat baca dan interaksi edukatif terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura tahun

Pengaruh Minat Belajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi (Survey Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri Se-Kabupaten Garut)..

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh minat belajar terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Minggir, 2) pengaruh lingkungan

Hasil penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Kualitas Media Pembelajaran dengan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di

Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah minat baca dan motivasi baca siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran IPS pada siswa kelas VII

Penelitian dengan judul” Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih ini bertujuan untuk mengetahui secara signifikan sejauh mana motivasi belajar siswa pada mata

Kegiatan evaluasi formatif yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar kepada peserta didik, karena pada umumnya