Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1190/B/PK/PJK/2016
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam surat Tanggapan tersebut Pemohon PK (semula Penggugat) telah memberitahukan bahwa keputusan Tergugat (sekarang Termohon PK) Nomor: S-00002/WPJ.07/KP.063/2010 tanggal 21 Mei
Bahwa terhadap permasalahan eksportasi yang melampaui tanggal perkiraan ekspor dan barang ekspor dimuat diluar kawasan pabean berdasarkan ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf c dan Pasal
bahwa Keputusan Terbanding Nomor : KEP-1446/WPJ.19/2013 tanggal 23 Oktober 2013 sebesar Rp2.069.668.760 tentang Keberatan Wajib Pajak atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
Bahwa putusan Majelis tersebut tidak sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku yang mengatur bahwa Surat Keterangan Domisili sudah harus dimiliki oleh Termohon Peninjauan
Surat bantahan dari Termohon Peninjauan Kembali (semula Pemohon Banding) Nomor GB-COJF-VEN-L-00444 tanggal 25 Januari 2012 menyatakan “Dengan demikian seharusya Terbanding
Bahwa menurut Pemohon Banding, dalam penjelasan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai dan PPnBM tersebut jelas-jelas disebutkan bahwa yang dimaksud dengan terutangnya pajak pada
Bahwa pokok sengketa banding adalah koreksi Pemohon Peninjauan Kembali (semula Terbanding) atas Pajak Masukan sebesar Rp171.497.554,00 yang digunakan untuk menghasilkan Tandan
Bahwa terkait perbedaan pendapat antara Pemohon Peninjauan Kembali dan Termohon Peninjauan Kembali yaitu apakah Pajak Masukan atas perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak