• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL PROYEK KEUNGGULAN LOKAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MODUL PROYEK KEUNGGULAN LOKAL"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Authored by:

TIM PROYEK P21 SMPN 21

MODUL PROYEK MODUL

KEUNGGULAN LOKAL

EKSPLORASI

EMPON EMPON

JULY ‘22

SMPN 21

Authored by:

TIM PROYEK P21

(2)

MODUL

PROFIL PELAJAR PANCASILA

EKSPLORASI EMPON-EMPON

Kearifan Lokal (Fase D)

Ilustrasi : travel.kompas.com

Popularitas jamu di Indonesia semakin meroket sejak merebaknya pandemi COVID-19. Mulai dari kunyit asam, wedang, hingga empon-empon yang dipopulerkan Presiden RI, semuanya diklaim dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menangkal infeksi coronavirus.

Minuman herbal seperti jamu memang sejak dulu menjadi senjata andalan masyarakat Indonesia untuk melawan penyakit. Bahan-bahannya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga kekebalan tubuh.

Selama masa pandemi ini, empon-empon menjadi salah satu minuman yang paling populer.

Menurut KBBI, empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai bahan ramuan tradisional seperti jahe, temulawak dan jenis lainnya. Empon- empon berasal dari Bahasa Jawa dari kata 'empu' yang berarti rimpang induk atau akar tinggal.

Penggolongan nama empon-empon tidak dilakukan berdasarkan klasifikasi ilmiah tertenu, tetapi merujuk pada penggolongan tanaman yang dilakukan oleh masyarakat Jawa.

Rimpang yang digunakan untuk membuat empon-empon sangat bervariasi, tapi bahan yang paling umum adalah jahe, temulawak, dan serai (sereh). Minuman ini biasanya juga ditambahkan gula merah, gula pasir, atau kayu manis agar rasanya lebih enak. Jika Anda pernah menemukan bumbu masak dalam bentuk bubuk, empon-

(3)

empon pun sekarang tersedia dalam bentuk yang sama. Jadi, Anda tidak perlu merebus semua bahan bakunya. Cukup seduh dan tambahkan bahan lain yang Anda inginkan

Lalu bagaimana tanaman empon-empon ini terus dikembangkan, digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa secara turun-temurun? Bagaimana empon- empon dimanfaatkan menjadi olahan sehat di masa lalu dan dikembangkan di masa sekarang hingga dapat digunakan secara luas dalam masyarakat Indonesia? Yuk lakukan eksplorasi empon-empon yang ada di sekitar kita!

1. PENGARAHAN Waktu : 8 JP

Bahan : Powerpoint dan video, Peran Guru : Penyaji dan Fasilitator Tempat : AULA dan Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan sosialisasi tentang pelaksanaan proyek dan informasi dasar seputar empon-empon.

Pelaksanaan 3 JP (3 X 40 menit)

1. Guru mengkondisikan murid-murid untuk hadir dan duduk di Aula

2. Guru memulai dengan pengetahuan tentang pelaksanaan proyek di kurikulum merdeka, termasuk penyampaian tema topik dan jadwal proyek.

3. Guru mengajak siswa untuk melihat dan menyimak video pengetahuan tentang empon-empon

3 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa Kembali ke kelas masing-masing

2. Guru dengan koordinasi wali kelas membagi siswa kedalam 6 kelompok (nama anggota kelompok ditentukan oleh guru dan wali kelas) untuk berdiskusi bersama.

3. Guru mendampingi siswa dalam diskusi untuk membuat resume tentang video yang sudah ditayangkan.

2 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa mempresentasikan hasil diskusi.

2. Guru menjelaskan tentang tugas pertemuan berikutnya yaitu membawa HP.

3. Guru mereview hasil kegiatan sosialisasi tentang kegiatan proyek

(4)

Hasil capaian pada pada kegiatan ini, siswa:

1. Mendapatkan informasi tentang kegiatan proyek.

2. Mendapatkan gambaran umum tentang empon-empon

3. Menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang membuat rasa ingin tahu

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oy e k ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

2. KENALI EMPON-EMPON Waktu : 9 JP

Bahan : Berita, artikel, video, LK 1.

Peran Guru : Fasilitator Tempat : Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan 2 artikel tentang minuman herbal, empon-empon dan corona

Pelaksanaan 4 JP (4 X 40 menit)

1. Guru menyiapkan dan mengkondisikan siswa dalam kelompoknya masing- masing di kelas.

2. Guru memulai dengan menanyakan kepada siswa apa yang mereka ketahui dengan isu minuman herbal, empon-empon dan hubungannya dengan kondisi pandemi corona. Beberapa pertanyaan pemantik yang dapat diberikan:

a. Apa saja jenis minuman herbal yang pernah diminum selama pandemi?

b. Apa yang menjadi faktor mengkonsumsi minuman herbal?

c. Apa yang dirasakan oleh tubuh ketika mengkonsumsi minuman herbal?

3. Guru mengajak siswa untuk mencari informasi secara pribadi melalui media Internet (HP) dengan kata kunci empon-empon

4. Siswa menuliskan pertanyaan yang membuat rasa ingin tahu (LK.1) 5. Guru memaparkan informasi tentang empon-empon

3 JP (3 X 40 menit)

1. Guru memandu siswa untuk berdiskusi bersama dan mengenal lebih jauh tentang empon-empon.

2. Guru mendampingi siswa selama diskusi berlangsung.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa dalam kelompok diskusi menjawab pertanyaan yang sudah ditulis pada awal pertemuan dan mengemukakan pendapatnya didepan kelas.

(5)

2. Guru memandu jalannya presentasi antar kelompok 3. Guru mengapresiasi kepada setiap kelompok

4. Guru menginstruksikan untuk membawa empon-empon kepada siswa dengan syarat setiap kelompok membawa 4 jenis empon-empon yang berbeda:

a. Kelompok 1: jahe, kunyit, kapulaga, dan temu kunci b. Kelompok 2: cengkeh, kencur, pala, dan daun jeruk

c. Kelompok 3: serai, temulawak, kemiri, dan bunga lawang

d. Kelompok 4: jeruk nipis, asam jawa, jahe merah dan kayu manis e. Kelompok 5: kunyit putih, daun salam, lada hitam, dan jinten hitam f. Kelompok 6: ketumbar, jinten putih, lengkuas, dan lada putih

Hasil capaian pada pada kegiatan ini, siswa:

1. Siswa mengidentifikaasai nama empon-empon melalui bentuk, warna, rasa, bau dll.

2. Menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang membuat rasa ingin tahu 3. Lebih memahami informasi dan pengetahuan seputar empon-empon

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan kepada siswa dalam membuat pertanyaan informasi tentang empon-empon yang belum diketahui. Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir

pertemuan.

3. IDENTIFIKASI EMPON-EMPON Waktu : 9JP

Bahan : Booklet kerja, alat tulis dan alat, LK.2 Peran Guru : Fasilitator

Tempat : Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan identifikasi empon-empon.

2. Guru memastikan masing-masing kelompok telah membawa jenis empon-empon sesuai dengan pembagian pada pertemuan sebelumnya.

3. Guru memberi penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa dari masing-masing kelompok.

Pelaksanaan 4 JP (4 X 40 menit)

1. Setiap siswa yang ada di kelompok awal mulai mengidentifikasi nama empon- empon yang telah dibawa dari rumah melalui bentuk, warna, rasa, bau dan yang lainnya melalui panca indra (LK 2)

(6)

2. Siswa di kelompok awal menuliskan hasil identifikasi pada tabel LK. 2 yang sudah disiapkan.

3. Para siswa saling bertukar dengan kelompok lain untuk mengidentifikasi empon- empon yang telah dibawa dan menuliskan hasil yang didapat.

4. Para siswa melakukan interaksi dengan anggota kelompok lain sampai mengumpulkan hasil dari semua kelompok.

5. Siswa kemudian kembali ke kelompok awal mereka dan menginformasikan hasil yang mereka peroleh dari kelompok lain.

6. Semua siswa dalam kelompok awal telah membaca hasil yang sama dan mereka bertemu serta mendiskusikannya untuk menyamakan pemahaman.

3 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa menyusun laporan hasil kunjungan terhadap kelompok lain.

2. Guru mendampingi siswa dalam membuat laporan.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Kelompok awal menuliskan laporan dari hasil diskusi 2. Guru memandu tiap kelompok untuk presentasi.

3. Guru mengapresiasi kepada setiap kelompok.

4. Guru menginstruksikan untuk membawa lem, gunting, pensil warna dan kertas karton beserta gambar empon-empon untuk dijadikan poster atau madding kelas.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini, siswa:

1. Mendapatkan gambaran umum tentang empon-empon

2. Menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang membuat rasa ingin tahu

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

4. STUDI LITERATUR EMPON-EMPON Waktu : 9 JP

Bahan : Artikel, jurnal, video, buku (disesuaikan), LK.3 Peran guru : fasilitator

Tempat : Perpustakaan dan kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan studi literatur empon-empon.

(7)

Pelaksanaan

4 JP (4 X 40 menit)

1. Guru mengajak siswa untuk berdiskusi dengan memberikan beberapa pertanyaaan pemantik.

a. Apa saja yang termasuk dalam kategori empon-empon berdasarkan hasil interaksi antarkelompok?

b. Apa manfaat dari empon-empon tersebut?

2. Guru mengajak siswa untuk mencari informasi tentang empon-empon dari artikel, jurnal, video, maupun buku.

3. Guru mendampingi siswa untuk menyajikan data berupa poster.

3 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa melanjutkan proses membuat poster

2. Guru mendampingi siswa dalam membuat poster.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa mempresentasikan hasil pembuatan poster.

2. Guru mengapresiasi kepada setiap kelompok

3. Guru menginstruksikan kepada masing-masing kelompok untuk membawa 1 jenis rimpang (Kel 1: jahe, kel 2: kunir, kel 3: temulawak, kel 4: serih, kel 5:

lengkuas dan kel 6: kencur) yang akan ditanam di kebun sekolah.

4. Guru menginstruksikan ke siswa menyiapkan polybag, tanah, pupuk dan alat bercocok tanam.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini, siswa:

1. Mendapatkan sumber informasi mengenai empon-empon di masa lalu dan nilai budaya, serta menghubungkan dengan masa sekarang

2. Melengkapi hasil identifikasi empon-empon

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

Tugas:

Siswa melakukan studi literatur secara mandiri untuk menemukan informasi tambahan dan menyajikan data yang sudah didapat (bisa dalam bentuk tabel atau yang lainnya).

Siswa menyiapkan media tanam 1 paket (polybag, tanah, pupuk) dan alat bercocok tanam untuk menanam setiap jenis empon-empon yang sudah ditugaskan.

(8)

5. BUDIDAYA DAN EVALUASI AROMA DAN RASA DASAR EMPON- EMPON

Waktu : 6 JP

Bahan : Tanaman Rimpang, LK 4 Peran Guru : Fasilitator

Tempat : Halaman Sekolah dan Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan budidaya empon-empon.

Pelaksanaan : 2 JP (2 X 40 menit)

Persiapan:

1. Guru dan siswa menyiapkan rimpang empon-empon (jahe, kunir, temulawak, serih, lengkuas dan kencur)

2. Siswa bergabung dengan kelompoknya masing-masing

3. Guru dan siswa mengumpulkan beragam empon-empon dan memisahkan setiap jenis empon-emponnya.

4. Guru dan siswa menyiapkan tempat, lahan tanah, air, pupuk untuk menanam setiap jenis empon-empon.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Guru mengajak siswa untuk menuju halaman sekolah dan bersiap untuk melakukan penanaman rimpang di lahan yang telah disiapkan.

2. Guru mempersilahkan siswa untuk menyiapkan dan memberi nama label empon-empon

3. Guru melakukan observasi di setiap kelompok.

4. Guru dan siswa mengamati tentang tanaman yang kualitasnya bagus dan yang kurang bagus

2 JP (2 X 40 menit)

1. Guru mengkondisikan kembali para murid untuk kembali kekelas dan bergabung dengan kelompoknya masing-masing.

2. Guru menyiapkan 5 macam jenis empon-empon sebelum memulai permainan.

3. Guru memulai permainan tebak aroma dan rasa dengan menunjuk 1 perwakilan masing-masing kelompok yang akan ditutup matanya dan melakukan tebak rasa dan aroma.

4. Guru mengapresiasi hasil lomba masing-masing kelompok.

5. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk menceritakan kesan pembelajaran hari ini

(9)

6. Guru menginstruksikan untuk membawa alat produksi dan 6 jenis rempah- rempah dalam bentuk serbuk (kunyit, jahe merah, temulawak, kencur, sereh, dan kayu manis) yang telah ditentukan untuk masing-masing kelompok untuk melakukan eksperimen aroma dan rasa dipertemuan selanjutnya.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini siswa:

1. Mendapatkan pengalaman budidaya tentang empon-empon

2. Menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang membuat rasa ingin tahu

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

Tugas:

Guru menginstruksikan untuk membawa alat produksi untuk masing-masing anak (sendok teh, air panas dalam termos, gelas ukur, dan gelas plastik) dan 6 jenis

rempah-rempah dalam bentuk serbuk (kunyit, jahe merah, temulawak, kencur, sereh, dan kayu manis) yang telah ditentukan untuk masing-masing kelompok untuk

melakukan eksperimen aroma dan rasa dipertemuan selanjutnya.

6. EKSPERIMEN AROMA DAN RASA

Waktu : 8 JP

Alat dan Bahan : Macam rempah-rempah, (sendok teh, air panas dalam termos, gelas ukur, dan gelas plastik) LK 5

Peran Guru : Fasilitator dan Moderator

Tempat : Kelas

Persiapan:

1. Guru memberi arahan kepada siswa untuk bergabung ke dalam kelompok sesuai dengan kelompok sebelumnya

2. Guru menyampaikan tujuan kegiatan, siswa akan bercerita akan hasil eksperimen membuat empon-empon

Pelaksanaan 3 JP (3 X 40 menit)

1. Guru sebagai moderator meminta siswa dari masing-masing kelompok untuk mendesain formula rasa dari empon-empon (serbuk kunyit, jahe merah, temulawak, kencur, sereh, dan kayu manis) yang sudah mereka siapkan.

2. Siswa membuat prototype olahan dengan kelompok masing-masing serta saling bertukar serbuk empon-empon agar dihasilkan rasa yang diinginkan.

(10)

3 JP (4 X 40 menit)

1. Guru sebagai moderator meminta siswa untuk berdiskusi dalam kelompok menyusun hasil prototype eksperimen.

2. Guru sebagai penilai rasa memberikan masukan tentang prototype produk yang sudah dibuat.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa bercerita atau mempresentasikan secara bergantian hasil ekspreminen membuat empon-empon dan menceritakan ketertarikan hasil eksperimen membuat empon-empon kelompok lain.

2. Guru sebagai moderator menegaskan kembali hasil capaian yang diperoleh dengan mengkaitkan isu tentang empon-empon.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini siswa:

1. Mendesain formula rasa ramuan empon-empon 2. Membuat prototype olahan empon-empon

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

7. PERBAIKAN RASA Waktu : 9 JP

Bahan : empon-empon dan LK 6 Peran Guru : Fasilitator

Tempat : Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan perbaikan rasa ramuan empon-empon.

Pelaksanaan 4 JP (4 X 40 menit)

1. Siswa bersama kelompok mendengarkan saran-saran yang diberikan oleh expert sehingga dihasilkan rasa yang terbaik.

2. Guru sebagai moderator meminta siswa dari masing-masing kelompok untuk mendesain formula baru dari empon-empon yang sudah mereka siapkan.

3. Siswa bersama kelompok mencoba membuat formula baru berdasarkan saran - saran yang ada.

4. Guru mendampingi siswa dalam proses pembuatan formula baru.

(11)

3 JP (4 X 40 menit)

1. Setiap kelompok memilih satu formula yang menurut mereka paling sesuai untuk diproduksi.

2. Siswa bisa membedakan satu formula yang gagal, dan bisa menunjukkan formula yang empon-empon yang terbaik.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa bercerita atau mempresentasikan secara bergantian hasil ekspreminen terbaik membuat empon-empon dan menceritakan ketertarikan hasil eksperimen membuat empon-empon kelompok lain.

2. Guru sebagai moderator menegaskan kembali hasil capaian terbaik.

3. Guru menjelaskan tentang tugas pertemuan berikutnya yaitu membawa HP, peralatan menggambar dan buku gambar

Hasil capaian pada pada kegiatan ini siswa:

1. Membuat prototype olahan dengan formula baru yang lebih enak 2. Melakukan uji rasa dengan hasil yang terbaik

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

8. DESAINPENGEMASAN Waktu : 9 JP

Bahan : LCD, LK 7

Peran Guru : Penyaji dan Fasilitator Tempat : AULA dan Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan desain pengemasan produksi ramuan empon-empon.

Pelaksanaan

2 JP (2 X 40 menit)

1. Guru mengajak siswa untuk menemukan informasi tentang tahap proses pengemasan (jenis pengemasan yang unik dan menarik serta perlunya penggunaan label dalam sebuah produk)

2. Guru mengajak siswa mengenal beberapa program yang dapat digunakan untuk membuat desain label ( misalnya Canva, Paint, dll)

3. Guru menanyakan kepada siswa program apa saja yang telah diketahui untuk dapat digunakan dalam mendesain label

(12)

4. Guru menjelaskan masing- masing program yang dapat digunakan untuk membuat desain label

2 JP (2 X 40 menit)

1. Guru mempersilahkan siswa untuk mencari referensi desain produk yang unik dan menarik

2. Siswa mulai merancang tema desain label produk dan poster tentang produk olahan yang dibuat

3. Siswa mendiskusikan tema yang akan digunanakan dalam label produk dan poster tentang produk olahan yang dibuat

4. Siswa menggambar rancangan desain label produk dan poster tentang olahan produk pada kertas setiap kelompok

3 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa kembali ke kelas masing-masing untuk mendiskusikan rancangan desain label produk yang telah dibuat kepada guru untuk memperoleh saran perbaikan 2. Guru memberikan saran dan masukan terhadap rancangan desain label produk

setiap kelompok

3. Setelah memperoleh saran dan masukan dari guru , siswa mulai membuat desain label produk menggunakan perangkat hp menggunakan program yang telah mereka kuasai

4. Guru melakukan pendampingan saat siswa membuat desain label produk

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa mempresentasikan hasil desain label produk yang telah dibuat masing- masing kelompok

2. Siswa lain memberikan saran dan masukan terhadap desain label produk yang telah dibuat

3. Guru membimbing jalannya presentasi dan diskusi

4. Siswa melakukan perbaikan pada desain label produk setelah memperoleh saran dan masukan dari teman sebaya

5. Siswa melakukan finishing terhadap desain label produk yang mereka buat.

6. Guru menginstrusikan untuk membawa bahan empon-empon dan formula terbaik untuk persiapan proses produksi yang lebih banyak untuk pertemuan selanjutnya.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini siswa:

1. Mendesain kemasan produk empon-empon

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk

(13)

refleksi akhir pertemuan.

9. PRODUKSI Waktu : 9 JP

Bahan : Peralatan pembuatan Produk LK 8.

Peran Guru : Fasilitator Tempat : Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan produksi ramuan empon-empon.

Pelaksanaan

4 JP (4 X 40 menit)

1. Guru mengajak siswa untuk mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat olahan produk yang akan dibuat

2. Guru menjelaskan cara kerja membuat produk olahan yang baik (hal-hal yang perlu diperhatikan saat bekerja menggunakan api)

3. Guru mempersilahkan setiap kelompok untuk menjelaskan langkah – langkah apa saja yang akan mereka lakukan untuk membuat olah produk

4. Setelah semua kelompok menjelaskan langkah kerja yang akan mereka lakukan, guru mempersilahkan siswa untuk mulai membuat produk olahan mereka

5. Guru mendampingi siswa dalam proses pembuatan olahan produk dan poster.

6. Guru memastikan seluruh siswa melakukan kerja dengan baik dan benar

7. Guru memberikan masukan dan menjawab pertanyaan jika ada kelompok yang mengalami kesulitan dalam proses pembuatan olahan produk

3 JP (3 X 40 menit)

1. Siswa melanjutkan proses membuat olahan produk dan poster.

2. Guru mendampingi siswa dalam proses pembuatan olahan produk dan pembuatan untuk kegiatan pameran produk.

2 JP (2 X 40 menit)

1. Siswa mendiskusikan hasil olahan produk yang mereka buat terhadap guru pendamping

2. Guru memberikan masukan terhadap hasil olahan produk yang telah dibuat oleh siswa

3. Siswa melakukan finishing terhadap hasil olahan produk yang telah mereka buat 4. Setelah hasil olahan produk selesai dibuat, siswa membersihkan alat-alat yang

digunakan dalam proses pembuatan olahan produk

5. Siswa membersihkan tempat dan mengecek kelengkapan alat dan bahan yang mereka gunakan dalam proses pembuatan olahan produk.

(14)

6. Guru menginstruksikan untuk membawa hasil olahan terbaik dari hasil produksi hari ini untuk besok dilakukan selebrasi hasil akhir proyek.

Hasil capaian pada pada kegiatan ini siswa:

1. Membuat produk empon-empon

2. Memproduksi masal ramuan dengan formula terbaik

Tips untuk guru: Guru berperan untuk mengarahkan dan menkondisikan siswa untuk bisa menyimak dengan baik informasi tentang pr oyek ek spl or asi empon-empon.

Guru mencatat hasil pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai bahan untuk refleksi akhir pertemuan.

10. SELEBRASI, REFLEKSI DAN UMPAN BALIK POSITIF Waktu : 6 JP

Bahan : Produk olahan dan LK 9.

Peran guru : Fasilitator

Tempat : Aula, Lapangan dan Kelas

Persiapan

1. Guru menyiapkan siswa dari masing-masing kelompok agar siap melaksanakan kegiatan Selebrasi, Refleksi dan Umpan balik positif

Pelaksanaan 4 JP (4 X 40 menit)

1. Siswa menyiapkan hasil produk yang akan di pamerkan 2. Guru mengecek kesiapan setiap kelompok

3. Seluruh siswa menuju lapangan dan membuat lingkaran besar sambil membawa hasil produk olahan masing-masing dan melakukan kegiatan minum empon- empon bersama untuk mengawali kegiatan selebrasi produksi olahan empon- empon

4. Seluruh siswa kembali ke aula dan siap memulai kegiatan selebrasi dengan melakukan pameran hasil produk olahan

5. Siswa melakukan pameran hasil olahan produk setiap kelompok

6. Setiap kelompok berbagi tugas siapa yang menjaga booth dan siapa yang berkeliling mengunjungi stand kelompok lain

7. Setiap pengunjung boleh bertanya kepada kelompok lain tentang produk yang dibuat oleh kelompok tersebut

2 JP (2 X 40 menit)

1. Setelah kegiatan pameran selesai, siswa kembali ke kelas untuk melakukan refleksi kegiatan

2. Guru melakukan refleksi dan umpan balik positif terhadap rangkaian kegiatan

(15)

proyek eksplorasi empon-empon yang telah dilakukan oleh siswa 3. Guru memberikan memberikan beberapa pertanyaan sebagai berikut :

Keterkaitan dengan empon-empon

a) Apakah siswa menemukan hal menarik dari empon-empon?

b) Apakah produk yang dihasilkan sesuai dengan tujuan awal pembuatan?

c) Apakah siswa berhasil menemukan apa yang ingin diketahui?

d) Setelah mengolah empon-empon, apakah kamu berminat untuk mengkonsumsi empon-empon?

e) Apa pengaruh mengkonsumsi empon-empon dengan pelestarian budaya lokal?

f) Hal menarik apa yang diperoleh selama proses belajar empon-empon?

g) Setelah kegiatan ini, apa yang akan siswa lakukan?

Refleksi Pribadi

1. Kesulitan apa yang diperoleh selama proses pembelajaran?

2. Bagaiaman kesulitan-kesulitan tersebut bisa diatasi?

3. Pembelajaran apa yang paling menarik untuk diri sendiri selama proses pembelajaran?

4. Apa yang perlu ditingkatkan setelah proses pembelajaran ini selesai?

5. Komitmen baik apa yang ingin dilakukan setelah dari proses pembelajaran ini?

(16)

Referensi:

Apa itu Empon-empon?

https://travel.kompas.com/read/2020/03/06/204623027/apa-itu-empon- empon?page=all. Penulis : Yana Gabriella Wijaya

Editor : Yuharrani Aisyah

Empon-empon: Manfaat, Jenis dan Bukti Khasiat

https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/07/110000769/empon-empon- manfaat-jenis-dan- bukti-khasiat?page=all.

Penulis : Arum Sutrisni Putri Editor : Arum Sutrisni Putri

Mengenal Empon-empon, Herbal yang Makin Hits Sejak Pandemi COVID-19, Farah Nabila, https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5345422/mengenal-empon- empon-herbal-yang-makin-hits-sejak-pandemi-covid-19

Referensi

Dokumen terkait

Pertama-tama guru SD dilatih untuk memahami PBL, meningkatkan kemampuan TI nya, berlatih membuat pertanyaan esensial untuk brainstorming pengetahuan siswa, berlatih

Peserta didik diminta untuk membuat problem statement dengan memberikan pertanyaan tentang peta, globe dan atlas dan guru mengarahkan pada pertanyaan yang sesuai dengan

Peserta didik diminta untuk membuat problem statement dengan memberikan pertanyaan tentang mobilitas sosial dan guru mengarahkan pada pertanyaan yang sesuai

Pertanyaan yang dilontarkan guru berperan sebagai stimulus untuk memunculkan atau menumbuhkan jawaban (respon) dari siswa. Pertanyaan tersebut dapat

Peserta didik diminta untuk membuat problem statement dengan memberikan pertanyaan tentang ASEAN dan guru mengarahkan pada pertanyaan yang sesuai dengan

 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara mandiri dengan kelompoknya masing-masing, mengenai :  Guru mengarahkan peserta didik untuk mempresentasikan

Ayo Berdiskusi Pada kegiatan Ayo Berdiskusi: • Guru mengarahkan siswa untuk membentuk kelompok untuk berdiskusi untuk menjawab pertanyaan pada buku siswa berkaitan dengan kegiatan

Pada kegiatan akhir guru memberikan pertanyaan- pertanyaan yang dapat mengarahkan siswa untuk menyimpulkan materi pelajaran, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan soal kuis yang