Keterangan Ref KK Per Klien 31/12/2007 Per Audit 31/12/2007
Dr Cr
Philips MCD 139 B Rp 530,550,000 Rp - Rp - Rp 530,550,000 Sony Portable Audio Rp 267,750,000 Rp - Rp - Rp 267,750,000 Sony Micro HIFI CMT-NET33 Rp 129,675,000 Rp - Rp 71,250,000 Rp 58,425,000 Philips PET 702 Rp 204,000,000 Rp 24,000,000 Rp - Rp 228,000,000 Philips MCM 149 Rp 141,600,000 Rp - Rp - Rp 141,600,000 Sony Micro HIFI CMT-BX3 Rp 231,000,000 Rp - Rp 15,000,000 Rp 216,000,000 Philips AZ 1037 Boombox Rp 247,500,000 Rp - Rp - Rp 247,500,000 Philips DVP 4050 Rp 21,000,000 Rp - Rp - Rp 21,000,000
1,773,075,000
Rp Rp 24,000,000 Rp 86,250,000 Rp 1,710,825,000
^ ^ ^ ^
Skedul:
Persediaan Klien
PT ETSA Izkia Deri Syafitra
Tanggal: Tanggal:
1/1/2008 1/1/2008
PARE
Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
Fisik Kartu Selisih
Philips MCD 139 B 272 262 10 Barang konsinyasi
Sony Portable Audio 170 170 0
Sony Micro HIFI CMT-NET33 41 91 50 Beli barang baru
Philips PET 702 95 85 10 Cacat
Philips MCM 149 118 118 0
Sony Micro HIFI CMT-BX3 72 77 5 Belum ada memo
Philips AZ 1037 Boombox 275 275 0
Philips DVP 4050 28 28 0
Kesimpulan:
Pembelian dicatat secara wajar
Diperiksa oleh: Indeks:
Skedul: Tanggal: Tanggal:
Perhitungan Fisik Persediaan 1/1/2008 1/1/2008
Jumlah
Unit Catatan
Klien Dibuat oleh:
1/1/2008
Pengambilan persediaan pada tanggal: Untuk lokasi di:
Deri Syafitra
PT ETSA Izkia FF 1
Tanggal:
Nama Barang
Keterangan Ref KK Per Klien 31/12/2007 Per Audit 31/12/2007
Dr Cr
PT Moon Rp 279,750,000 Rp - Rp - Rp 279,750,000 PT Sunny Rp 151,500,000 Rp - Rp - Rp 151,500,000
431,250,000
Rp Rp - Rp - Rp 431,250,000
^ ^ ^ ^
Skedul:
Utang usaha
PARE
Klien Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
PT ETSA Izkia Deri Syafitra
Tanggal: Tanggal:
1/1/2008 1/1/2008
Nama Pelanggan No Alamat Jumlah per Klien Hasil Konfirmasi Perbedaan
PT Moon 1 Jl Mangga No 3 Jakarta Rp 279,750,000 CB Rp -
PT Sunny 2 Jl Pisang No 2 Jakarta Rp 151,500,000 RD Rp 56,250,000
Skedul:
Daftar Konfirmasi dan pengeluaran
Klien Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
PT ETSA Izkia Deri Syafitra
Tanggal: Tanggal:
1/1/2008 1/1/2008
Per Audit 31/12/2006 487,500,000 Rp
225,000,000
Rp Jurnal yang disusun adalah:
121,500,000 Rp
197,625,000
Rp (I) Beban lain-lain Rp 15,000,000
135,000,000
Rp Persediaan Rp 15,000,000
231,000,000 Rp
232,875,000
Rp (II) Utang Usaha Rp 78,375,000
73,500,000
Rp Pajak Masukan Rp 7,125,000
1,704,000,000
Rp Persediaan Rp 71,250,000
^
(III) Persediaan Rp 24,000,000
Harga Pokok Penjualan Rp 24,000,000
Indeks:
Indeks:
Tanggal:
1/1/2008 Tanggal:
1/1/2008
F
Skedul:
Persediaan
Catatan Pemeriksaan:
Klien Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
PT ETSA Izkia Deri Syafitra F
Tanggal: Tanggal:
1/1/2008 1/1/2008
Tanggal No OP Nama Pelanggan Jumlah A B C
10/19/2007 00061 PT SUNNY Rp 172,475,000 √ √ √
11/16/2007 00069 PT MOON Rp 132,825,000 √ √ √
11/22/2007 00071 PT SANSAN Rp 4,125,000 √ √ √
12/11/2007 00081 PT WAWA Rp 16,500,000 √ √ √
12/31/2007 00085 PT SUNNY Rp 78,375,000 √ √ √
Catatan pemeriksaan:
Sample dipilih secara acak
Kesimpulan transaksi pembelian telah dilaksanakan dan disajikan secara wajar
A Akurasi Matematika
B Bukti Pendukung
C Otorisasi
D Posting kartu stok
E Posting buku besar
F Posting buku pembantu
Skedul:
Uji Transaksi Pembelian Klien
TOC 3
Tanggal:
Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
PT ETSA Izkia Deri Syafitra
1/1/2008 Indeks:
Tanggal: Tanggal:
1/1/2008 1/1/2008
Per Audit 31/12/2006 255,943,509 Rp
375,945,000
Rp Pencatatan yang dilakukan telah sesuai dengan Prinsip akuntansi yang berlaku umum.
631,888,509 Rp
^
Indeks:
Indeks:
Tanggal:
1/1/2008 Tanggal:
1/1/2008
M1
Catatan Pemeriksaan:
Klien Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
PT ETSA Izkia Deri Syafitra M1
Skedul: Tanggal: Tanggal:
Persediaan 1/1/2008 1/1/2008
Pengeluaran setelah tgl neraca Tanggal pengiriman konfirmasi:
279,750,000
Rp Jlh Konfirm Jumlah (Rp) Persentase (%) Persentase lalu (%)
30,000,000
Rp Saldo menurut konfirm 1 Rp 279,750,000 64.86% 44.90%
Selisih yang dilaporkan
Hasil konfirmasi: 1 Rp 223,500,000 51.82% 66.95%
Selisih dengan catatan klien Rp (56,250,000) -13.04 -10.85 Kembali melalui pos 0 Rp -
Tidak kembali 0 Rp - Total utang usaha Rp 431,250,000 Total yang optimis 2 Rp - Persentase yang dikirimkan terkadap total usaha.
Indeks:
Tanggal:
1/1/2008
Skedul: Tanggal: Tanggal: Tanggal:
Ringkasan konfirmasi positif utang 1/1/2008 1/1/2008 1/1/2008
MM1.1
PT ETSA Izkia Deri S MM1.2
D E F
√ √ √
√ √ √
√ √ √
√ √ √
√ √ √
TOC 3
Tanggal:
1/1/2008 Indeks:
1 Salah satu cara untuk meyakinkan nilai persediaan per tanggal neraca adalah dengan melakukan pengambilan persediaan (inventory taking) . Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan persediaan:
◦ Pelajari instruksi perhitungan persediaan perusahaan dan nilai kelayakannya.
◦ Minta daftar posisi persediaan yang mencakup nama barang, lokasi, kualitas, dan harga per tanggal pengambilan persediaan.
◦ Sebelum kegiatan perhitungan dilakukan, periksa ketelitian pelaksanaan prosedur pisah batar (cut-off) untuk penerimaan dan pengiriman barang dengan mencatat.
nomor terakhir dari Laporan Penerimaan Barang, Surat Jalan, dan Faktur Penjualan.
◦ Apabila selama pengambilan persediaan aktivitas berlangsung terus, pisahkan persediaan yang mungkin akan dikirim hari itu.
◦ Pastikan bahwa tidak ada pengiriman dan penerimaan setelah tanggal pisah batas berikut sertakan dalam penghitungan persediaan perusahaan tersebut.
◦ Lakukan observasi atas kegiatan penghitungan di seluruh gudang. Penghitungan dapat dilakukan secara sampling terutama untuk barang yang pokok (material) dan mahal.
◦ Waspada dengan penumpukan barang, kemungkinan adanya lubang dalam tumpukan, dan persediaan yang terlihat sudah rusak, tidak laku, atau kurang baik.
Di samping itu, waspada juga terhadap barang-barang yang tidak termasuk dalam kategori persediaan.
◦ Bandingkan barang-barang yang dihitung /dilihat dengan saldo kartu gudang dan daftar persediaan menurut akuntansi.
◦ Pastikan bahwa semua instruksi dalam pengambilan persediaan telah dilaksanakan dengan baik.
◦ Apabila pengambilan persediaan dilakukan sebelum tanggal neraca, lakukan prosedur penarikan maju (trace forward) ke tanggal neraca, sedangkan apabila pengambilan persediaan dilakukan setelah tanggal neraca maka lakukan prosedur penarikan mundur (trace back) ke tanggal neraca dan buat kertas kerjanya.
2 Uji penilaian harga persediaan dengan membandingkan pada faktur atau data lain dari pelanggan. Untuk itu, pilih barang yang bernilai material dalam daftar persediaan.
3 Perhatikan kemungkinan perubahan sistem dari metode tahun lalu.
4 Periksa semua penjumlahan dan perkalian dari daftar persediaan.
5 Siapkan skedul utama.
6 Minta daftar persediaan yang mencakup nama barang, kualitas, dan harga per tanggal neraca serta cocokkan dengan buku besar.
7 Lakukan penelaah analitis (analytical review) untuk melihat kewajaran dari nilai persediaan, misalnya dengan adanya kelebihan persediaan yang disebabkan pembelian yang berlebihan, barang yang penjualannya lambat (slow moving) , atau usang (obsolete) . 8 Pastikan bahwa barang dalam perjalanan telah dibukukan sesuai dengan statusnya
yaitu syarat pembelian seperti pembelian franko gudang si penjual (FOB shipping point) atau pemebelian franko gudang si pembeli (FOB destination point) .
9 Dapatkan konfirmasi untuk persediaan di luar kompleks perusahaan; pastikan juga No. Prosedur Audit
apakah ada bagian dari persediaan yang dijaminkan.
10 Pelajari kecukupan pertanggungan asuransi.
11 Yakinkan bahwa perusahaan telah mengadakan penyisihan yang cukup untuk barang- barang yang penjualannya lambat, usang, atau sisa (scrap) .
12 Pelajari semua perjanjian pinjaman dengan kreditor. Perhatikan apakah ada persediaan yang dijadikan jaminan dalam rangka mendapatkan pinjaman dari kreditor.
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) - MASUKAN
1 Minta daftar pajak pertambahan nilai-masukan (VAT-in) yang meliputi informasi tanggal faktur pajak, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Pengusaha Kena Pajak (PKP), Dasar Pengenaan Pajak (DPP), dan besarnya PPN yang dipungut.
2 Yakinkan bahwa semua pajak masukan telah didukung dengan bukti pajak, yang semuanya merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan sesuai dengan peraturan perpajakan.
3 Pastikan bahwa pajak masukan tersebut telah dilaporkan/dikreditkan secara teratur dalam SPT Masa dan dikompensasikan dengan pajak keluaran.
Apabila pajak keluaran lebih besar dari pajak masukan, pastikan bahwa kekurangan pembayaran tersebut telah dilunasi sesuai batas waktunya.
4 Apabila ada perbedaan saldo bersih/pajak masukan dikurangi pajak keluaran antara buku besar dengan SPT masa, pelajarilah sebab-sebabnya terutama untuk saldo per tangga neraca.
5 Pelajari semua surat koresponden dengan kantor pajak terutama untuk permohonan restitusi karena kelebihan pembayaran pajak masukan. Pastikan apakah semua permohonan tersebut disetujui dan bila ada faktur pajak yang tidak disetujui oleh kantor pajak pelajari sebab-sebabnya.
Klien
PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang
Indeks Salah satu cara untuk meyakinkan nilai persediaan per tanggal neraca adalah
dengan melakukan pengambilan persediaan (inventory taking) . Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan persediaan:
Pelajari instruksi perhitungan persediaan perusahaan dan nilai kelayakannya. ✓ Minta daftar posisi persediaan yang mencakup nama barang, lokasi, kualitas, dan
harga per tanggal pengambilan persediaan.
Sebelum kegiatan perhitungan dilakukan, periksa ketelitian pelaksanaan prosedur pisah batar (cut-off) untuk penerimaan dan pengiriman barang dengan mencatat.
nomor terakhir dari Laporan Penerimaan Barang, Surat Jalan, dan Faktur Penjualan.
Apabila selama pengambilan persediaan aktivitas berlangsung terus, pisahkan persediaan yang mungkin akan dikirim hari itu.
Pastikan bahwa tidak ada pengiriman dan penerimaan setelah tanggal pisah batas berikut sertakan dalam penghitungan persediaan perusahaan tersebut.
Lakukan observasi atas kegiatan penghitungan di seluruh gudang. Penghitungan dapat dilakukan secara sampling terutama untuk barang yang pokok (material) dan Waspada dengan penumpukan barang, kemungkinan adanya lubang dalam
tumpukan, dan persediaan yang terlihat sudah rusak, tidak laku, atau kurang baik.
Di samping itu, waspada juga terhadap barang-barang yang tidak termasuk dalam kategori persediaan.
Bandingkan barang-barang yang dihitung /dilihat dengan saldo kartu gudang dan daftar persediaan menurut akuntansi.
Pastikan bahwa semua instruksi dalam pengambilan persediaan telah dilaksanakan dengan baik.
Apabila pengambilan persediaan dilakukan sebelum tanggal neraca, lakukan prosedur penarikan maju (trace forward) ke tanggal neraca, sedangkan apabila pengambilan persediaan dilakukan setelah tanggal neraca maka lakukan prosedur penarikan mundur (trace back) ke tanggal neraca dan buat kertas kerjanya.
Uji penilaian harga persediaan dengan membandingkan pada faktur atau data lain dari pelanggan. Untuk itu, pilih barang yang bernilai material dalam daftar persediaan.
Perhatikan kemungkinan perubahan sistem dari metode tahun lalu.
Periksa semua penjumlahan dan perkalian dari daftar persediaan. ✓
F Minta daftar persediaan yang mencakup nama barang, kualitas, dan harga per tanggal
neraca serta cocokkan dengan buku besar.
Lakukan penelaah analitis (analytical review) untuk melihat kewajaran dari nilai persediaan, misalnya dengan adanya kelebihan persediaan yang disebabkan pembelian yang berlebihan, barang yang penjualannya lambat (slow moving) , atau usang (obsolete) . Pastikan bahwa barang dalam perjalanan telah dibukukan sesuai dengan statusnya yaitu syarat pembelian seperti pembelian franko gudang si penjual (FOB shipping point) atau pemebelian franko gudang si pembeli (FOB destination point) .
Dapatkan konfirmasi untuk persediaan di luar kompleks perusahaan; pastikan juga
Dikerjakan Oleh
FF1
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
apakah ada bagian dari persediaan yang dijaminkan.
Pelajari kecukupan pertanggungan asuransi.
Yakinkan bahwa perusahaan telah mengadakan penyisihan yang cukup untuk barang- barang yang penjualannya lambat, usang, atau sisa (scrap) .
Pelajari semua perjanjian pinjaman dengan kreditor. Perhatikan apakah ada persediaan yang dijadikan jaminan dalam rangka mendapatkan pinjaman dari kreditor.
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) - MASUKAN
Minta daftar pajak pertambahan nilai-masukan (VAT-in) yang meliputi informasi tanggal faktur pajak, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Pengusaha Kena Pajak (PKP), Dasar Pengenaan Pajak (DPP), dan besarnya PPN yang dipungut.
Yakinkan bahwa semua pajak masukan telah didukung dengan bukti pajak, yang semuanya merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan sesuai dengan peraturan Pastikan bahwa pajak masukan tersebut telah dilaporkan/dikreditkan secara teratur dalam SPT Masa dan dikompensasikan dengan pajak keluaran.
Apabila pajak keluaran lebih besar dari pajak masukan, pastikan bahwa kekurangan pembayaran tersebut telah dilunasi sesuai batas waktunya.
Apabila ada perbedaan saldo bersih/pajak masukan dikurangi pajak keluaran antara buku besar dengan SPT masa, pelajarilah sebab-sebabnya terutama untuk saldo per Pelajari semua surat koresponden dengan kantor pajak terutama untuk permohonan restitusi karena kelebihan pembayaran pajak masukan. Pastikan apakah semua permohonan tersebut disetujui dan bila ada faktur pajak yang tidak disetujui oleh kantor pajak pelajari sebab-sebabnya.
Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
Izkia
Tanggal: 31/12/2007 31/12/2007
✓
✓
✓
No Paraf
1 2 3
4 5 6 7
8 9 10
11 12 Dikerjakan Oleh
Klien
PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang
Indeks - Periode:
Prosedur Audit
Beban Pokok Penjualan
Lakukan perbandingan setiap jenis dan struktur beban yang termasuk COGS dalam tahun yang diperiksa dengan tahun lalu. Analisis sebab naik turun yang mencolok, perhatikan klaifikasi beban yang dilakukan oleh perusahaan dan minta penjelasan bila ada perubahan yang material
Hitung rasio dari COGS dan bandingkan dengan tahun lalu serta tulis kesimpulannya Yakinkan bahwa COGM dicatat berdasar perhitungan yang didukung bukti - bukti Pemeriksaan Pembelian
Bandingkan pembelian tahun berjalan dengan tahun lalu serta dapatkan penjelasan bila terdapat perbedaan yang material Lakukan pemeriksaan kebijakan dan prosedur pembelian dan retur pembelian, apakah ada penyimpangan (compliance test)
lakukan pemeriksaan terhadap pembelian dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa terutama untuk penetapan harga beli dan jumlah transaksi untuk tahun berjalan Lakukan pemeriksaan pembelian secara acak pada tahun berjalan dengan memperhatikan faktur pembelian baik jumlah, harga, syarat pembelian dengan mencocokkan pesanan pembelian (purchase order) dan laporan penerimaan barang (Delivery Order)
Sedangkan untuk retur pembelian, perhatikan memo debit baik jumlah maupun harga dengan mencocokkan pada pesanan pembelian, laporan penerimaaan dan faktur pembelian Periksa kebenaran perhitungan matematis pada faktur pembelian dan memo debit
Periksa kebenaran PPN masukan atas pembelian barang/jasa kena pajak
Lakukan pisah batas atas pembelian dan retur pembelian selama tujuh hari sebelum dan sesudah tanggal neraca dan yakinkan bahwa transaksi telah dicatat pada periode yang tepat
> Catat nomor dan tanggal dari Laporan penerimaan barang dan bandingkan dengan yang tercatat di buku pembelian
> Catat nomor dan tanggal dari Laporan pengiriman barang retur dan bandingkan dengan yang tercatat di buku retur pembelian Apabila pembelian telah dicatat untuk barang yang masih berada pada gudang penjual maka periksa kontrak pembeliannya Buat kesimpulan dan komentar hasil pemeriksaan
Klien
PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang
Dikerjakan oleh Indeks Paraf ARP 1.3
ARP 1.3
ARP 1.3 TOC 3
lakukan pemeriksaan terhadap pembelian dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa terutama untuk penetapan harga beli dan jumlah transaksi untuk tahun berjalan TOC 3
v v
Lakukan pisah batas atas pembelian dan retur pembelian selama tujuh hari sebelum dan sesudah tanggal neraca dan yakinkan bahwa transaksi telah dicatat pada periode yang tepat
> Catat nomor dan tanggal dari Laporan penerimaan barang dan bandingkan dengan yang tercatat di buku pembelian
> Catat nomor dan tanggal dari Laporan pengiriman barang retur dan bandingkan dengan yang tercatat di buku retur pembelian Apabila pembelian telah dicatat untuk barang yang masih berada pada gudang penjual maka periksa kontrak pembeliannya
F
Dibuat oleh: Diperiksa oleh: Indeks
Izkia -
Tanggal: 31/12/2007 31/12/2007 Periode:
Klien
PT ETSA
Skedul: Persediaan dan Utang
Margaret dan Rekan Y = Ya ORDER PEMBELIAN
1 Apakah pembelian
dilakukan:
1.1. Oleh pejabat/bagian
khusus? ✓
Bagian Administrasi Pembelian
1.2. Yang terpisah dari Bagian:
a. Akuntansi? ✓ b. Pembayaran? ✓ c. Penerimaan
Barang? ✓
d. Penyimpanan? ✓ e. Pencatatan
persediaan? ✓
1.3. Dengan syarat yang menguntungkan
(misalnya tender, pemasok terseleksi)?
2
Apakah order pembelian (purchase order):
2.1. Dibuat untuk semua
pembelian? ✓
2.2. Diotorisasi pejabat
tertentu? ✓
2.3. Diberi nomor urut
tercetak? ✓
2.4. Tersimpan lengkap, termasuk yang
dibatalkan? ✓
2.5. Blanko tersimpan
dengan baik? ✓
2.6. Tembusan dikirimkan kepada:
a. Bagian Akuntansi untuk dicocokkan dengan laporan penerimaan
barang dan faktur? ✓
b. Bagian penerimaan barang sebagai otorisasi
untuk menerima barang? ✓
3 Apakah pembelian
dikoordinasi dengan:
3.1. Program Produksi? ✓ 3.2. Anggaran penjualan?
3.3. Batas persediaan minimum dan
maksimum? ✓
4
Apakah kebijaksanaan pembelian tidak dilakukan dengan
memberikan keuntungan luar biasa kepada:
4.1. Penjual tertentu?
4.2. Relasi staf pembelian atau lainnya?
4.3. Suatu perusahaan di mana seorang staf mempunyai kepentingan?
4.4. Perusahaan afiliasi 5
Apakah harga penawaran penjual yang terdaftar (approved) ditinjau secara berkala, untuk memastikan bahwa selalu merupakan harga bersaing?
PENERIMAAN BARANG
6
Apakah terdapat bagian penerimaan barang yang terpisah dari:
a. Bagian Pembelian? ✓
b. Bagian akuntansi? ✓
c. Bagian pembayaran? ✓ d. Bagian penyimpanan?
e. Bagian pencatatan
persediaan? ✓
7
Apakah barang yang diterima disertai:
a. Surat jalan atau faktur dari
pemasok? ✓
b. Surat Ketetapan Pengangkut?
8
Apakah barang yang diterima diperiksa mengenali:
a. Kuantitas? ✓
b. Keadaan? ✓
c. Spesifikasi pembelian
lainnya? ✓
d. Kecocokkan dengan order
pembelian? ✓
Klien
Dibuat Oleh: Diperiksa Oleh:
PT ETSA
Micha Sunarno
Skedul
Tanggal: Tanggal
Pembelian dan Utang
14/12/2007 18/12/2007
A. Kelemahan-kelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas:
B. Catatan lain:
C. Kesimpulan penilaian (Baik,
Sedang, Buruk)?
D. Revisi kesimpulan penilaian
(lampirkan alasannya).
a. Rencana kebutuhan?
d. Barang yang rusak?
g. Barang kemasan?
h. Per produk (by-product )?
a. Pesanan (job order costing )? b. Produksi massa (process costing )?
a. Biaya:
- Masuk pertama keluar pertama (FIFO) - Masuk terakhir keluar pertama (LIFO)
Rata-rata bergerak (moving average )
c. Harga jual Klien PT ETSA Skedul Persediaan
A.
B. C.
D.
T = Tidak TR = Tidak Relevan Margaret dan Rekan
Penyimpanan dan Pengawasan Fisik
1. Apakah persediaan :
a. Dipisahkan atas kelompok
:
1) Bahan baku?
2) Barang dalam
proses?
3) Barang jadi/dagang?
4) Bahan pembantu
(supplies) dan suku cadang (sparepart)?
b. Diatur secara rapi dan
tertib?
c. Tercegah dari :
✓
1) Pencurian ?
2) Kerusakan?
3) Kebakaran, banjir dan
risiko lainnya?
d. Secara berkala dicocokan
dengan kartu gudang ?
2. Apakah persediaan di
bawah pengawasan seorang penjaga gudang atau orang tertentu lainnya ?
3. Apakah kecuali petugas gudang dilarang masuk ke gudang?
4. Apakah setiap
pengeluaran barang jadi berdasarkan bukti penjualan tertulis?
5. Apakah setiap
pengeluaran barang jadi/
barang dagang harus berdasarkan surant jalan (delivery order-DO) atau sejenisnya yang diotorisasi pejabat perusahaan yang berwenang?
✓
6. Apakah terdapat pos-pos
penjagaan yang mengawasi arus keluar masuk barang dengan efektif?
Pembukuan persediaan
✓
7. Bila klien menggunakan
sistem persediaan perpetual (perpetual inventory system):
✓
a. Apakah dibuat kartu
persediaan untuk:
✓
1) Bahan baku
✓
2) Barang dalam
proses?
✓
3) Barang jadi/dagang?
4) BAhan pembantu dan
suku cadang?
b. Apakah kartu persediann
tersebut dipegang oleh staf yang tidak menguasai persediaan secara fisik?
c. Apakah total jumlah
menurut kartu persediaan tersebut secara berkala
dicocokan dengan akun control (buku besar persediaan)?
d. Apakah saldo kartu
persediaan dicocokan dengan
e. Bila terdapat selisih, apakh
diinvestigasi oleh orang yang tidak menguasai persediaan secara fisik atau pemegang kartu persediaan?
f. Apakah penyesuaian
(adjustment) atau selisih diotorisasi oleh petugas berwenag?
✓
8. Bila digunakan sistem
berkala periodic (periodic system), sebutkan prosedur
Stock Opname
✓
9. Apakah yang
mengawasi/melakukan perhitungan atau menyusun ikhtisar hasil perhitungan
a) Penguasaa secara
fisik atas barang (penjaga gudang dan sebagainya) ?
b) Pencatatan kartu
persediaan?
10. Apakah dibuat instruksi tertulis untuk pelaksanaan stock opname dan dijelaskan kepada pelaksana stock opname?
11. Apakah dilakukan pisah batas (cut-off) atas
penerimaan dan pengeluaran barang selama stock opname?
12. Apakah barang yang penjualan lambat (slow
moving), using (obsolete), atau rusak telah dipisahkan?
13. Apakah hasil stock opname dicocokan dengan buku besar?
14. Apakah persediaan akhir dinilai secara konsisten dengan tahun sebelumnya?
Sistem Pembiayaan Indeks
Periode:
31/12/2007
15. Apabila terdapat sistem perhitungan biaya (costing sistem), apakah:
a. Sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia?
b. Cocok dengan
produk?
c. Terancang untuk
mencegah pemborosan?
d. Dicocokkan dengan
laporan keuangan?
e. Menggunakan biaya
standar/kalkulasi di muka untuk disesuaikan dengan biaya yang sebenarnya?
f. Varians yang timbul
dibuat analisisnya?
16. Apakah hal-hal sebagai berikut dilaporkan segera kepada manajemen (untuk perbaikan/diambil keputusan) :
a. Rencana kebutuhan?
b. Barang-barang yang
penjualannya lambat?
c. Barang yang using
(obsolete)?
d. Barang yang rusak?
e. Kelebihan
persediaan?
f. Persediaan sisa
(scrab)?
17. Apakah untuk persediaan berikut dikendalikan dengan baik dan dibukukan sebagaimana mestinya?
a. Barang konsinyasi keluar (milik klien)?
b. Barang konsinyasi yang diterima (milik perusahaan lain untuk dijualkan)?
c. Barang dalam customer bounded warehouse atau broker's warehouse ? d. Barang pada
kontraktor/subkontraktor?
e. Bahan baku yang disediakan oleh pelanggan/pemesan (customer- supplied materials )?
f. Barang kemasan perusahaan yang dapat dikembalikan (returnable containers )?
g. Barang kemasan?
h. Per produk (by-product )?
18. Apakah barang-barang tersebut pada butir 16 secara fisik dipisahkan (bila mungkin dilakukan)?
19. Apakah jumlah rata-rata persediaan cukup dapat diterima untuk jenis usaha dan besarnya perusahaan?
20.Apakah produksi dilakukan berdasarkan:
a. Pesanan (job order costing )?
b. Produksi massa (process costing )?
21. Jika berdasarkan pesanan, apakah dibuat lembar pesanan (job order cost sheet) untuk setiap pesanan?
22. Apakah metode penilaian persediaan berdasarkan:
a. Biaya:
- Masuk pertama keluar pertama (FIFO) - Masuk terakhir keluar pertama (LIFO)
Rata-rata bergerak (moving average ) Rata-rata tertimbang (weighted average )
b. Biaya atau harga pasar yang lebih rendah (lower of cost or market ) c. Harga jual
Klien PT ETSA Skedul Persediaan
A.
B.
C.
D.
Y=ya T=Tidak TR= Tidak Relevan
V V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V V V
V
V V V V
V
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓
Dibuat Oleh: Diperiksa Oleh: Indeks
Micha Sunarno Periode:
Tanggal: Tanggal
14/12/2007 18/12/2007 31/12/2007
Kelemahan-
kelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas:
Catatan lain:
Kesimpulan penilaian (Baik, Sedang, Buruk)?
Revisi kesimpulan penilaian (lampirkan alasannya).