Kontribusi kadin dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten
Sumbangan pemikiran dalam menghadapi ASEAN Economic Community - 2015
MAJU BERSAMA KADIN JAWA TENGAH
Oleh :
Iskandar Sanoesi [email protected]
Asean economic community
1992 Indonesia bersama Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Philipina menanda tangani “The ASEAN Free Trade Area” (AFTA)
1997 Indonesia ikut menyepakati ASEAN Vision 2020
2003 Indonesia ikut mendeklarasikan ASEAN Economic Community (AEC) pada 2020
2007 Indonesia menyetujui pemberlakuan ASEAN Economic Community pada 2015
AEC akan berlaku 2015 ...!!!
... yaitu wilayah regional dengan “free movement” untuk perdagangan barang, investasi dan permodalan, jasa dan tenaga terampil.
MUSIBAH (loss of opportunities)
Kita akan menjadi sasaran
empuk importir PELUANG
(land of opportunities) Kita akan menjadi
produsen yang banyak mengekspor
Asean economic community
Masalah kita pada tenaga terampil yang „tidak terakui‟
sehingga tidak dapat bersaing secara regional
Issue dulu
Link and Match pendidikan dan industri tidak pernah terwujud secara nyata, walaupun sudah dicanangkan sejak tahun 1990 an
Ketertinggalan Indonesia dalam menyiapkan SDM berbasis kompetensi (selama ini berbasis portfolio / ijasah)
Ketidak siapan lulusan untuk diterjunkan di dunia kerja (belum mampu memenuhi tuntutan kebutuhan dunia
industri serta persyaratan profesi)
✓
SEJAKISSUE KINI
1. Arus Globalisasi World Trade Organization
2. Indonesia menyetujui pemberlakuan ASEAN Economic Community pada 2015
3. Fenomena “bonus demografi” (rasio penduduk yang produktif lebih banyak daripada penduduk yang tak
produktif), diperkirakan mencapai 68,1% pada tahun 2028 dan puncaknya tahun 2035
4. Tahun 2035 jumlah penduduk Indonesia mencapai 305,6 juta jiwa (ke 5 terbanyak di dunia)
………. bonus demografi akan meningkatkan kesejahteraan bila memenuhi persyaratan : berkualitas dan terserap di pasar kerja.
(Sumber : Bappenas – 2013)
ANGKATAN KERJA
Bekerja;
15.970.000 Pengangguran;
1.020.000
Pertanian 31%
Industri 19%
Konstruksi 6%
Perdagangan 22%
Transport, pergudangan,& komunikasi 4%
Lembaga keuangan, real estate, usaha persewaan 2%
Jasa kemasyarakatan, sosial & perorangan 15%
Lainnya 1%
http://jateng.bps.go.id Pendidikan SD
54,4%
Pendidikan menengah 39.1%
Pendididkan tinggi 6,5%
Smk
vsindustri
JUMLAH SMK
SMK Negeri 218
SMK Swasta 1.206
Jumlah 1.424
http://datapokok.ditpsmk.net
JUMLAH DUNIA USAHA
INDUSTRI PERUSAHAAN
Besar 534 835
Kecil & menengah 316.052 645.005
Jumlah 316.052 645.840
Sumber : Disperindag Jateng - 2012
PROGRAM STUDI
Teknologi & Rekayasa 737 TI & Komunikasi 610
Kesehatan 105
Seni kerajinan & Pariwisata 216 Agribisnis & Agroindustri 59 Bisnis & manajemen 482
Jumlah 2.209
Tidak semua
perusahaan memiliki kualifikasi untuk
mendukung program
„link & match‟
MYANMAR
LAOS
VIETNAM THAILAND
CAMBODIA
MALAYSIA
SINGAPORE
PHILIPINES
BRUNEI
INDONESIA
EAST TIMOR
38
24 26
2
59
37 70
88
138 139
81
Efisiensi SDM Ranking 103/148
DAYA SAING KITA
http://www.weforum.org/reports/global- competitiveness-report-2013-2014
PERIKANAN PERKEBUNAN KEHUTANAN PETERNAKAN PERTANIAN
PARIWISATA KERAJINAN
TEKSTIL
MANUFAKTUR
KEUANGAN KESEHATAN JASA-JASA
KREATIF
“pasar besar paling potensial”
yang diperebutkan di kawasan Asean
sudah siapkah kita …... ???
Koridor ekonomi indonesia
Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia
PEMBANGUNAN SDM KOMPETEN
SUMBER DAYA MANUSIA YANG
KOMPETEN DI BIDANGNYA
Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia
PENGAKUAN KOMPETENSI
PILAR UTAMA
sertifikasi kompetensi
LDP
DIKLAT PROFESI
(CBT)
SERTIFIKASI KOMPETENSI
KKNI SKKNI
SMK
http://binalattas.depnakertrans.go.id/datin/reportSKKNI
kendala & hambatan
Dalam proses sosialisasi standarisasi dan sertifikasi tenaga kerja, BNSP butuh waktu cukup lama untuk menjangkau seluruh bidang dan wilayah Indonesia
Masing-masing sektor menetapkan standard tenaga kerja untuk keperluan internalnya sendiri
Antar instansi pemerintah kurang/tidak integrated dalam satu alur masalah (Contoh : Tenaga kerja, Pendidikan, Industri )
Persepsi atas otonomi daerah (UU No. 32 Th. 2004) yang berbeda pada tiap - tiap daerah.
Issues yang berkembang di lingkungan dunia pendidikan, sistem sertifikasi yang telah berjalan sekarang ini biayanya mahal.
Kesiapan dunia usaha/industri atas persyaratan standarisasi tenaga kerja
Sertifikasi Tenaga Kependidikan (Guru / Dosen)
UU-20 tahun 2003 Tentang Sisdiknas
Sertifikasi Tenaga Kesehatan
(Perawat, Bidan, Analis Laborat) UU-36 tahun 2009 Tentang Kesehatan
Sertifikasi Tenaga Jasa
Konstruksi (hanya untuk proyek Pemerintah)
UU-18 tahun 1999
Tentang Jasa Konstruksi
Sertifikasi Tenaga Teknologi Informatika
Vendor Internasional
Cisco, Microsoft, Oracle, Sun Microsystem dsb.
Sertifikasi Kompetensi PP-23 tahun 2004 cq UU-13 tahun 2003
Tentang Ketenagakerjaan
SERTIFIKAT KELULUSAN PENDIDIKAN FORMAL SEBAGAI PENGAKUAN KETUNTASAN STUDI
BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PADA BIDANG ILMU YANG DIPELAJARI
DAN DITEKUNINYA
SERTIFIKAT KOMPETENSI KERJANASIONAL DARI BNSP
SEBAGAI PENGAKUAN KEPEMILIKAN KOMPETENSI SESUAI STANDAR INDUSTRI DAN
DIAKUI SECARA NASIONAL MAUPUN INTERNASIONAL
SERTIFIKAT KOMPETENSI IJASAH
COMPETENCIES DEVELOPMENT
ENSURE & MAINTAIN COMPETENCIES Pengembangan
Kompetensi Terpadu
Pendidikan Pelatihan
Belajar Mandiri Pengalaman
KOMPETENSI GURU vs KOMPETENSI INDUSTRI
ASOSIASI PROFESI LSP
SKKNI
SERTIFIKASI
PBM
KURIKULUM
Skill
Knowledge Attitude
KOMPETENSI
DUNIA KERJA BNSP
KOMPETENSI PROFESIONAL
KOMPETENSI SOSIAL
KOMPETENSI KEPRIBADIAN
KOMPETENSI PEDAGOGIK
KOMPETENSI SESUAI BIDANG KEAHLIAN
STANDAR KOMPETENSI GURU
GURU
KOMPETEN ASSESSMEN
KOMPETENSI SESUAI
BIDANGNYA
ASSESSMEN KOMPETENSI BSNP
Dasar Hukum :
- UU No.20 Th.2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional - UU No. 14 Th.2005 tentang Guru dan Dosen
Dasar Hukum :
- UU No.13 Th.2003 tentang Ketenagakerjaan
- UU No. 39 Th.2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI ke MEDIASI
S2
S1 S3
Sekolah Menengah
Umum 1
2 3 4 5 7 8 9
6 Profesi
Spesialis
D I D IV
D III D II
Sekolah Menegah Kejuruan
Subspesialis
AHLI
TEKNISI / ANALIS
OPERATOR (Peraturan Presiden No.8/ 2012)
manfaat sertifikasi kompetensi
UNTUK INDUSTRI:
Membantu industri meyakinkan kepada kliennya bahwa produk / jasanya telah dibuat oleh
tenaga-tenaga yang kompeten.
Membantu industri dalam rekruitmen dan
mengembangkan tenaga berbasis kompetensi
Memastikan industri mendapatkan tenaga yang kompeten.
Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan renumerasi tenaga berbasis kompetensi
http://www.bnsp.go.id/
manfaat sertifikasi kompetensi
UNTUK TENAGA KERJA:
Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada industri bahwa dirinya kompeten dalam bekerja
Membantu memastikan dan memelihara kompetensi profesionalnya
Membantu tenaga profesi dalam merencanakan karirnya.
Membatu tenaga profesi dalam mengukur tingkat
pencapaian kompetensi dalam proses pengembangan
Membantu tenaga profesi dalam memenuhi persyaratan regulasi
Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara
Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya dipasar tenaga kerja.
http://www.bnsp.go.id/
manfaat sertifikasi kompetensi
UNTUK LEMDIKLAT
Membantu memastikan link and match
Membantu memastikan tercapainya efisiensi dalam pengembangan program diklat
Membantu memastikan pencapain hasil diklat yang tinggi
Membantu Lemdiklat dalam sistem asesmen yang dapat memastikan dan memelihara kompetensi siswa
http://www.bnsp.go.id/
1. PENGEMBANGAN BUSSINESS CENTER
2. PENGEMBANGAN TEACHING FACTORY
3. PENGEMBANGAN
KEWIRAUSAHAAN SISWA 4. PENGEMBANGAN UNIT
1. REKAYASA TEKNOLOGI
2. INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA 3. PENGOLAHAN LIMBAH
1. PENGEMBANGAN TUK
2. RE-ENGINEERING, PEMBUKAAN PROGRAM KEAHLIAN BARU 3. PENGEMBANGAN CAREER
CENTER K
E R J A
&
W I R A U S A H A
. Pusat Pendidikan & pelatihan
Pengembangan sain & teknologi
Pusat produksi & pemasaran
Peran diklat profesi
SIAP
SIAP
SIAP
Akselerasi
SERTIFIKASI KOMPETENSI
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Pihak - 1
membentuk
INDUSTRI
LEMBAGA DIKLAT PROFESI
+
Mempersiapkan Asesor Kompetensi
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Pihak - 1
ASESOR KOMPETENSI Direkrut
Mengembangkan Jejaring TUK
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Pihak - 1
…..
TEMPAT UJI KOMPETENSI #1 TEMPAT UJI KOMPETENSI #2 TEMPAT UJI KOMPETENSI #3 TEMPAT UJI KOMPETENSI #N
Lisensi ke BNSP
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Pihak - 1 MANAJEMEN
TEMPAT UJI KOMPETENSI
ASESOR KOMPETENSI
INDUSTRI atau LDP
mengajukan
permohonan lisensi
Siklus kompetensi
INDUSTRI
Uji Kompetensi
SKKNI
Magang
Diklat profesi SDM kompeten
Kurikulum