PENGEMBANGAN DESAIN KURSI DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
Disusun sebagai salah satu syarat untuk memenuhi Tugas Akhir Desain Produk
Semester I 2007/2008
Disusun Oleh Jeffry Oktavius Greedian
17503019 Nama Pembimbing:
Dra. Nedina Sari ,Msn
PROGRAM STUDI DESAIN PRODUK FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2008
PENGEMBANGAN DESAIN KURSI DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
Disusun Oleh Jeffry Oktavius Greedian
17503019
Laporan ini telah diperiksa dan disetujui sebagai bagian karya Tugas Akhir Desain Produk
Meengetahui,
Pembimbing Tugas Akhir Koordinator Tugas Akhir
Dra. Nedina Sari ,Msn Dr. Achmad Syarief, MSD
Ketua Program Studi Desain Produk
Drs. Imam Damar Djati, Msn
ABSTRAK
Produk yang dihasilkan oleh industri pengolahan karet di tanah air, belum memaksimalkan potensi desain yang ada. Sebagian besar produk yang dihasilkan hanya berupa part-part mesin yang tidak membutuhkan aspek desain tertentu. Berangkat dari masalah ini, dimulailah pencari material karet yang akan diolah untuk dapat memaksimalkan potensi desain dalam produk dari karet. Karena pertimbangan material karet lembaran yang telah memiliki nilai tersendiri bagi industri karet, maka dicari alternatif lain untuk dapat mengolah material karet tersebut. hasilnya ditemukan limbah karet industri sepatu yang merupakan karet mati serta belum pernah dimanfaatkan.
Material tersebut hanya dibuang serta dikumpulkan ole LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) untuk selanjutnya disalurkan ke pabrik tekstil. Di pabrik tekstil, material limbah karet tersebut dicampur dengan limbah kering lainnya untuk dibakar. Campuran limbah tadi dibakar untuk proses pemanasan mesin uap yang digunakan untuk pembuatan sol sepatu dan proses pencelupan kain. Limbah yang dibakar adalah 5 sampai 6 kg sekali masuk. Hal tersebut sudah mendapat izin dari DEPNAKER. Tetapi berdasarkan survey, asap hasil pembakaran tersebut tetaplah berakibat buruk bagi lingkungan. Hal tersebut didukung oleh lamanya pembakaran yang dilakukan, yaitu selama jam kerja sesuai dengan permintaan pihak produksi.
Tujuan pemanfaatan limbah karet industri sepatu tersebut menjadi produk pakai adalah agar dapat berguna selain untuk meningkatkan nilai dari limbah tersebut. Melalui eksperimen yang dilakukan, didapatkan hasil eksperimen anyaman yang dapat menahan beban. Hal tersebut dimanfaatkan untuk pembuatan rubber furniture untukkan restoran dan cafe yang memiliki pengunjung berkelas menengah kebawah. Dengan memanfaatkan sifat material dari eksperimen anyaman, yaitu material tersebut tahan lama, tahan terhadap cuaca, mudah dibersihkan serta memiliki sifat proteksinya, material tersebut cocok digunakan sebagai kursi restoran dan cafe mengingat minimnya perawatan terhadap kursi restoran dan cafe yang ada di pasaran menyebabkan kursi tersebut mudah rusak. Adanya anyaman karet sebagai pengganti alas kursi yang rusak, diharapkan dapat membantu para pemilik restoran dan cafe dalam mengembangkan usahanya.
Aplikasi yang ditawarkan dari eksperimen limbah karet sepatu yang akhirnya dijadikan anyaman antara lain:
1. Memanfaatkan rangka kursi yang memiliki alas yang sudah rusak untuk digabungkan dengan material limbah karet yang telah dianyam, sehingga menghasilkan kursi baru dengan pengeluaran biaya yang relatif murah.
2. Memberikan alternatif kursi baru dengan sistem alas yang dapat dilepas dari rangka kursinya, hal tersebut memudahkan pemilik restoran dan cafe dalam perawatan kursi serta memudahkan proses penggantian alas duduk yang sudah rusak.
Untuk proses produksi dari rubber furniture tersebut, dilakukan kerjasama antara industri kecil dengan pembuatan anyaman dari limbah karet industri sepatu dengan industri furniture yang telah berkembang untuk pembuatan rangka kursi yang terbuat dari kayu.
Program ini diharapkan dapat memajukan industri kecil di tanah air sekaligus menunjang perkembangan industri furniture di indonesia.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, karena atas Kuasanya yang besar laporan akhir Tugas akhir dengan judul ”Pengembangan Desain Kursi Dengan Memenfaatkan Limbah Karet Industr Sepatu” ini dapat diselesaikan dengan baik.
Limbah karet industri sepatu merupakan karet sisa yang terdapat di bagian pinggir sol sepatu hasil dari proses pengepresan sol sepatu. Setelah dipress, karet sisa yang terdapat di bagian sisinya dibersihkan. Material ini memiliki nilai yang rendah karena hanya dibuang oleh produsen sepatu. Material ini dibuang karena dinilai sebagai karet mati yang tidak dapat didaur ulang serta belum ada yang memanfaatkan. Hasil buangan tersebut digunakan oleh pabrik tekstil sebagai pengganti bahan bakar solar dan batu bara untuk mesin uapnya. Aktivitas pembakaran tersebut dapat berpengaruh buruk bagi lingkungan sekitar kita.
Ucapan terima kasih juga lupa penulis haturkan kepada pihak-pihak yang turut membantu terselesaikannya laporan ini, diantaranya adalah : Keluarga saya, Mama yang turut memberi dukungan moral maupun materiil yang dibutuhkan, Grace, Steven, serta tante ria yang turut membantu dalam proses pembuatan produk akhir saya. Kepada Lidya yang tercinta atas dukungan moral yang sangat besar dalam tugas akhir saya. PMK dan LPKM yang turut memberikan bantuan materiil sebagai penunjang tugas akhir saya. Dra Nedina Sari ,Msn selaku dosen pembimbing yang telah sabar membimbing dan memberikan masukan untuk tugas akhir ini, pak Bram, pak Umar, Pak Imam Dj serta mas Ito yang juga membantu memberikan masukan-masukan yang penting. Kepada para nara sumber dari PT. Primarindo, yaitu Pak Godi, bu Ratna selaku kepala LPM, serta Pak dadang selaku bagian mesin PT.ADETEX, Kang Endan untuk pembuatan model, teman-teman Desain Produk 2003 yang turut memberikan dukungan yang besar, khususnya anak-anak eksperimen, Felis, Amel, Dan Apit. Rhino dan Yadi untuk kesediaannya mengantarkan saya membeli bahan, serta semua pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu, saya ucapkan terima kasih terima kasih banyak.
Bandung, 23 januari 2008 Jefrry O.G
DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK... i-ii KATA PENGANTAR ... iii DAFTAR GAMBAR ... vi-vii DAFTAR BAGAN... viii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR LAMPIRAN... x
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah ... 1-3 1.2 Pernyataan Masalah... 3-4 1.3 Batasan Masalah... ... 4-5 1.4 Tujuan... ... 5-6 1.5 Metode dan Pendekatan yang digunakan……… 6 1.6 Alternatif Gagasan Yang Ditawarkan………. 7
BAB II LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
2.1. Proses Terjadinya Limbah Karet... 7-8 2.2. Spesifikasi Limbah Karet ... 8-10 2.3. Alur Pembuangan Limbah Karet... 10-13
BAB III EKSPERIMEN LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
3.1 Pengertian Eksperimen……….…... 14 3.2 Proses Eksperimen Limbah Karet Industri Sepatu
3.2.1 Eksperimen Awal………. 15-21 3.2.2 Eksperimen Lanjutan……… 21-23 3.2.3 Pembobotan……….. 24-25
BAB IV APLIKASI LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
4.1 Problem Desain... 26 4.2 Konsep Desain ……….. 27-30 4.3 Studi Aspek Desain
4.3.1 Studi Material ………. 31-32 4.3.2 Studi Anyaman……… 32-35 4.3.3 Studi Bingkai Anyaman………... 35-37 4.3.4 Studi Beban………. 37-38 4.3.5 Maintenance / pemeliharaan………... 38 4.3.6 Lingkungan……….. 38 4.3.7 Ergonomi……….. 38-39 4.3.8 Target Pasar………. 39
BAB V DESAIN KURSI MENGGUNAKAN LIMBAH KARET INDUSTRI SEPATU
5.1 Pemecahan Yang Dipilih... 340 5.2. Inovasi Produk... 41-42 5.3 Proses Desain……….. 43 5.4 Studi model………. 44-45 5.5 Teknik Produksi……….. 46-47 5.6. Studi Operasional/Skenario Kerja Produk………. 48
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan ... 49 5.2. Saran ... 49 LAMPIRAN... 50-59
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1.1 Karet Sintetis Lembaran 4
Gambar 1.2 Karet Alam Lembaran 4
Gambar 1.3 Limbah Karet Industri Sepatu 5 Gambar 2.1 Limbah Karet Industri Sepatu 7
Gambar 2.2 Proses Pengepresan 8
Gambar 2.3 Hasil Pengepresan 8
Gambar 2.4 Bentuk Melebar 9
Gambar 2.5 Bentuk Yang Beraturan 9
Gambar 2.6 Klasifikasi Warna 9
Gambar 2.7 Tumpukan Limbah Karet 10
Gambar 2.8 Suasana Di Tempat PembuanganDi Tempat Penampungan 10 Gambar 2.9 Proses Pembakaran Limbah 12
Gambar 2.10 Proses Penyiraman Air 12
Gambar 2.11 Mesin Uap 12
Gambar 2.12 Tumpukan Limbah yang akan dibakar 12 Gambar 2.13 Serbuk Pasir Hasil Pembakaran Limbah 12
Gambar 4.1 Bagan Problem Desain 26
Gambar 4.2 Bahan Jok Dan Busa 28
Gambar 4.3 Bahan Plastik 28
Gambar 4.4 Bahan Kayu dan rotan 29
Gambar 4.5 Warna Material Karet 31
Gambar 4.6 Anyaman 1 32
Gambar 4.7 Anyaman 2 33
Gambar 4.8 Anyaman 3 33
Gambar 4.9 Anyaman 4 34
Gambar 4.10 Sistem Sambungan Paku 35
Gambar 4.11 Sistem Sambungan Figura 36 Gambar 4.12 Hasil penganyaman dengan system sambungan figura 36 Gambar 4.13 Sistem Sambungan Menumpuk 36
Gambar 4.14 Eksperimen Manual 38
Gambar 4.14 Posisi Makan 39
Gambar 5.1 Sambungan Pada Bingkai Anyaman 41 Gambar 5.2 Sistem Kuncian Anyaman Pada Bingkai Anyaman 41 Gambar 5.3 Inovasi Pemasangan Alas Pada Rangka Kursi 42 Gambar 5.4 Studi Model Bentuk Silinder 43
Gambar 5.5 Studi Model Bentuk Kotak 44
Gambar 5.6 Proses Pemilihan Karet 46 Gambar 5.7 Proses Pengguntingan Karet 46 Gambar 5.8 Proses Pemasangan Karet Pada Bingkai 46
Gambar 5.9 Hasil Akhir Anyaman 46
Gambar 5.10 Proses Pemasangan Anyaman 46 Gambar 5.11 Posisi Pengerjaan Anyaman 46
Gambar 5.12 Teknik Pemasangan Alas Pada Rangka Kursi 47 Gambar 5.13 Teknik Pemasangan Alas Pada Rangka Kursi 47
DAFTAR BAGAN
halaman
Bagan 1.1 Proses Produksi Karet 3
Bagan 1.2 Proses Pengolahan Latex Menjadi Karet 4 Bagan 2.1 Komposisi Campuran Karet Dengan Bahan Kimia Untuk
menghasilkan Sol Sepatu 7
Bagan 2.2 Bagan Alur Perjalanan Limbah Karet 11 Bagan 3.1 Bagan Eksperimen Limbah Karet Industri Sepatu 15
Bagan 4.1 Bagan Problem Desain 26
Bagan 4.2 Bagan Pengukuran Beban Secara Akurat 37
Bagan 5.1 Bagan Proses Desan 43
DATAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Daftar Pemasukan Limbah Bulan Oktober 2007 13
Tabel 3.1 Eksperimen Kimiawi 16-17
Tabel 3.2 Eksperimen Penempelan 17-18
Tabel 3.3 Eksperimen Pemanasan 19
Tabel 3.4 Eksperimen Fisis 20-21
Tabel 3.5 Eksperimen Lanjutan 22-23
Tabel 3.6 Tabel Pembobotan 24
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Sketsa Desain 50-51
Alternatif Desain 52
Gambar Rendering Produk 53
Gambar Tampak Kursi 54
Gambar Tampak Anyaman 55
Gambar Potongan 56
Gambar Detail 57
Gambar ungkah dan detail 58
Gambar Operasional 59