1
T A T A T E R T I B S I S W A SMA ISLAM AL-AZHAR 22 CIKARANG
Tahun Pelajaran 2018/2019
P A S A L
MATERI TATA TERTIB SANKSI
P O I N T 1 Persiapan
Belajar dan Mengajar
1. Murid harus hadir di sekolah 5 menit sebelum bel
masuk dibunyikan.
2. Pukul 06.55 semua murid masuk kelas, kecuali hari upacara atau apel.
3. Pukul 06.55 – 07.00 murid mengucapkan ikrar yang dipimpin oleh petugas kelas.
4. Pukul 07.00 – 07.10 murid bertadarus dibimbing guru kelas.
5. Setiap pergantian pelajaran, murid wajib menjawab salam guru tanpa berdiri.
6. Papan tulis, papan absen, buku kemajuan kelas, daftar hadir murid dan alat-alat tulis harus siap sebelum pelajaran dimulai.
7. Murid dinyatakan terlambat apabila hadir di atas pukul 07.00 WIB.
7.1. Terlambat datang ( pukul 07.01– 07.15), murid ikrar dan menulis perjanjian yang sudah ditentukan oleh sekolah sebanyak 1 lembar di koridor luar ( meja piket ) sampai dengan maksimal pukul 08.00 / menjalankan sanksi lain yang ditentukan oleh pihak sekolah, pembinaan wali kelas.
7.2. Terlambat datang (pukul 07.01 – 07.15) dan selesai menulis perjanjian di atas pukul 08.00, surat peringatan wali kelas.
7.3. Terlambat datang (pukul 07.01 – 07.15) sebanyak 3 kali dalam sebulan atau terlambat datang setelah pukul 07.15.
Murid ikrar, Surat Perjanjian I, dan .
15
20
25
2
belajar di rumah untuk mengerjakan tugas pelajaran hari tersebut.
2 Murid Alpa atau Membolos
Murid Alpa :
1. Murid meninggalkan kelas tanpa izin (membolos) dan kembali ke sekolah
2. Murid meninggalkan kelas setelah shalat dzhuhur dan tidak kembali ke sekolah
3. Murid membolos, baik kembali ke sekolah atau tidak kembali ke sekolah dan tidak melaksanakan Shalat Dzuhur / Ashar/ Shalat Jumat berjamaah yang ditentukan sekolah
4. Murid berangkat ke sekolah (berseragam) tetapi tidak sampai ke dalam gedung SMA
5. Murid tidak hadir di sekolah tanpa keterangan
1.1 Murid berada di ring I (di dalam gedung sekolah) :
Pembinaan Wali Kelas
1.2 Murid berada di ring II (halaman sekolah dan sekitarnya) :
Surat Peringatan Wali Kelas
1.3 Murid Berada di Ring III( diluar Kampus dan lingkungan Cikarang ) :
Surat Perjanjian I
2.1. Surat Perjanjian II
3.1. Skorsing 2 (dua) hari
4.1. Skorsing 1 (satu) hari
5.1. Alpa 1 hari : Pembinaan Wali Kelas 5.2. Alpa 2 hari dalam 1 minggu : Surat Peringatan Wali Kelas 5.3. Alpa 3 hari dalam 1 Minggu : Surat Perjanjian I
5.4. Alpa 4-5 hari dalam 1 minggu : Surat Perjanjian II
5.6. Murid tidak tatap muka lebih dari 75 % dalam 1 tahun :
Rapat Dewan Guru
15
20
25
50
100
75
15 20 25
50
1000 3 Proses
Belajar Mengajar (PBM)
1. Murid harus mengamalkan 8K (Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan, Kekeluargaan, Kerindangan, Keimanan dan Kesopanan)
2. Murid dilarang mencoret-coret, 2.1. Membersihkan coretan dan tempelan 10
3
menempel stiker pada sarana sekolah
3. Murid dilarang membuang sampah (tidak pada tempatnya)
4. Murid dilarang terlambat masuk kelas saat pergantian jam, dan setelah istirahat, atau setelah shalat dzuhur sekurang-kurangnya 5 (lima) menit
5. Murid dilarang ke luar kelas pada saat pembelajaran di kelas tanpa seizin guru mata pelajaran
6. Murid yang sakit saat jam pelajaran diizinkan untuk beristirahat di ruang UKS maksimal 2 jam pelajaran atau pulang sesuai dengan kondisi Murid tersebut dengan menyertakan surat izin dari walas.
7. Murid yang mengalami kesulitan belajar akan memperoleh bimbingan dari Wali Kelas atau guru BK atau mendapat layanan
Pendalaman Materi
8. Saat terdengar adzan, PBM dihentikan sementara
9. Jam pelajaran terakhir ditutup dengan berdoa atau membaca surat Al Ashr
10. Murid dilarang mempergunakan fasilitas olah raga pada saat PBM, kecuali pada saat PBM Penjaskes
11. Pengambilan Laporan Pendidikan (Rapor) PTS/PAS/PAT wajib diambil
tersebut
3.1. Membersihkan sampah tersebut
4.1 Teguran lisan dari guru bersangkutan /wali kelas
4.2 Tidak diizinkan mengikuti pembelajaran di kelas
4.3 Surat Peringatan Wali Kelas 4.4 Surat Perjanjian I
5.1. Teguran lisan dari guru bersangkutan/Wali Kelas
5.2. Surat Peringatan Wali Kelas apabila melakukan untuk kedua kali 5.3. Surat Perjanjian I
10.1 Teguran lisan 10.2 Pembinaan Wali kelas 10.3 Surat Peringatan Wali Kelas 10.4 Surat Perjanjian I
11.1 Surat Perjanjian I,
Tidak diperbolehkan mengikuti PBM (1 minggu rapor tidak diambil), apabila
10
10 15 20 25
10 20 25
10 15 20 25
4
oleh Orangtua / Wali Murid
12. Rapor dapat diambil apabila murid telah meyelesaikan seluruh kewajibannya seperti : Waqaf pembangunan / Infaq pendidikan, SPP, Iuran OSIS dan administrasi keuangan lainnya sesuai dengan ketentuan sekolah.
13. Murid yang belum dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar diwajibkan mengikuti pembinaan iqra’
oleh bidang agama.
14. Murid wajib mengikuti Tata Tertib Sekolah selama kegiatan ekstrakurikuler
15. Murid wajib mengerjakan tugas, mengikuti ulangan harian, ulangan umum semester, tes praktik, Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UAN).
16. Murid dilarang menyontek atau menanyakan jawaban soal kepada peserta lain, bekerja sama dengan peserta lain, memberi dan menerima bantuan dalam menjawab soal,
memperlihatkan pekerjaan sendiri /orang lain kepada peserta lain atau melihat pekerjaan lain serta mempergunakan hand phone (HP), kalkulator kamus, dan alat elektronik atau dengan menggunakan media lainnya
17. Murid dilarang membuat catatan apapun di tempat atau sarana selain yang disediakan dari panitia, dan atau guru pada saat ujian berlangsung ( meja / kursi, dll)
tanpa keterangan orang tua
12.1 Pembinaan Wali Kelas 12.2 Surat Peringatan wali kelas
13.1. Pembinaan Wali Kelas 13.2. Surat Peringatan wali kelas 13.3. Surat Perjanjian I
14.1. Pembinaan Wali Kelas 14.2. Surat Peringatan wali kelas 14.3. Surat Perjanjian I 15.1. Tidak mengikuti : Nilai Nol
16.1. Ulangan Harian :
Surat Perjanjian I dan Nilai Nol 16.2. PTS/PAS/PAT/USBN :
1. Nilai nol dan Skorsing 1 hari 2. Nilai nol dan Skorsing 2 hari
3. Nilai nol dan Skorsing 3 hari
17.1. Surat Perjanjian I
25
15 20
15 20 25
15 20 25
25 75 100 150
25
5
18. Murid dilarang membawa catatan dalam bentuk apa pun pada saat ujian berlangsung
19. Murid dilarang
membocorkan soal ulangan harian, PTS, PAS, PAT, tes praktik, USBN dan UN
20. Murid dilarang membocorkan hal- hal/sesuatu yang bersifat rahasia bagi sekolah
21. Murid tidak diperkenankan les privat dengan guru pengajar di kelas tersebut
22. Murid dilarang meninggalkan alat-alat belajar dan buku pelajaran di kelas.
23. Murid dilarang memutar Film / Game / Video yang tidak
berhubungan dengan materi pembelajaran
24. Setiap murid yang telah memperoleh point 500 dipertimbangkan untuk tidak naik kelas dalam rapat pleno kenaikan kelas
18.1 Surat Perjanjian I 18.2 Surat Perjanjian II 18.3 Skorsing 1 hari 19.1.Ulangan Harian :
▪ Surat Skorsing 2 hari
▪ Nilai nol
19.2. (PTS/PAS/PAT) / USBN :
▪ Surat Bersegel / Bermaterai
▪ Nilai nol 20.1. Surat Perjanjian I
21.1. Surat Perjanjian I
22.1. Pembinaan Wali kelas 22.2. Surat Peringatan Wali kelas 22.3. Surat Perjanjian I 23.1. Surat Perjanjian I
24.1 Rapat pleno kenaikan kelas
25 50 75
100 500
25
25
15 20 25 25
4 Shalat Dzuhur dan Ashar Berjamaah serta Shalat Jumat
1 . Murid wajib melaksanakan shalat Dzuhur dan/atau Ashar berjamaah/ keputrian di tempat yang telah ditetapkan oleh sekolah
.
2 . Murid putra wajib melaksanakan shalat Jumat
1.1 Tidak melaksanakan Shalat Dzuhur dan/atau Ashar berjamaah di tempat yang telah ditetapkan oleh Sekolah, dan ybs belum melaksanakan shalat dzuhur dan/atau ashar di tempat lain: Skorsing 2 hari dan menyampaikan Kultum di depan ruang guru.
1.2 Tidak melaksanakan Shalat Dzuhur dan/atau Ashar berjamaan di tempat yang telah ditetapkan oleh Sekolah, tetapi ybs. Telah melaksanakan Shalat Dzuhur dan/atau Ashar : Surat Perjanjian II
2.1 Tidak melaksanakan Shalat Jumat berjamaah (putra) / keputrian jumat
100
50
100
6
dan murid putri wajib melaksanakan keputrian jumat di tempat yang telah ditentukan oleh sekolah.
3 . Murid tidak boleh jajan sebelum kegiatan shalat berjamaah berlangsung
4 . Murid putri yang berhalangan harus mengikuti kegiatan keputrian dengan diabsen dan dikoordinir guru piket
5 . Murid putri harus membawa perlengkapan shalat sendiri
6 . Murid harus tertib selama berada di masjid / tempat shalat yang telah ditetapkan oleh sekolah
7 . Murid dilarang membawa dan/atau mengoperasikan mengaktifkan, oprasikan Handphone saat kegiatan shalat berjama’ah
8 . Murid dilarang membawa barang atau sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan shalat berjamaah
9 . Murid dianjurkan menjawab kalimat adzan
1 0 . Murid dianjurkan menunaikan shalat qabliyah dan badiyah Dzuhur dilanjutkan membaca surat-surat pendek
(putri) di tempat yang ditentukan oleh Sekolah, dan ybs belum melaksanakan shalat jumat (putra) / shalat dzuhur (putri) di tempat lain : Skorsing 2 hari dan menyampaikan Kultum di ruang guru.
2.2. Tidak melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah (putra) /keputrian jumat (putri) di tempat yang ditentukan Sekolah, tetapi ybs telah melaksanakan Shalat Jumat (putra) / shalat dzuhur (putri) di tempat lain :
Surat Perjanjian II
3.1 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 3.2 Surat Peringatan Wali Kelas
3.3 Surat Perjanjian I
4.1 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 4.2 Surat Peringatan Wali Kelas
4.3 Surat Perjanjian I
5.1 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 5.2 Surat Peringatan Wali Kelas
5.3 Surat Perjanjian I
6.1 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 6.2 Surat Peringatan Wali Kelas
6.3 Surat Perjanjian I
7.1 Diambil setelah 1 hari, Pembinaan Wali Kelas
7.2 Surat Peringatan Wali Kelas 7.3 Surat Perjanjian I
8.1 Diambil selama 1 hari, Pembinaan Wali Kelas
8.2 Surat Peringatan Wali Kelas 8.3 Surat Perjanjian I
50
15 20 25
15 20 25
15 20 25 15 20 25
15 20 25
15 20 25
7
1 1 . Murid harus segera membuat shaf yang lurus, rapat dan rapih sesuai dengan posisi yang telah ditentukan oleh sekolah
1 2 . Murid (makmum) bersama imam mengucapkan istighfar, tasbih, tahmid, takbir dan berdoa dipimpin imam setelah shalat
1 3 . Murid harus mendengarkan dan menyimak kultum
1 4 . Murid yang haid tidak boleh jajan pada waktu shalat berjamaah berlangsung
1 5 . Murid Putra harus mengenakan peci dan murid putri harus mengenakan mukena pada saat shalat 1 6 . Murid wajib membawa
Juz’Ama dan/atau Al Quran dan/atau Alma Surat setiap Shalat Berjamaah
1 7 . Murid dilarang meminjam, mengenakan sandal orang lain tanpa izin pemiliknya
1 8 . Murid wajib datang shalat dzhuhur / ashar / jumat berjamaah tepat waktu
11.1 Menempati barisan / Shaff khusus bagi yang terlambat
11.2 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 11.3 Surat Peringatan Wali Kelas
11.4 Surat Perjanjian I
13.1. Mengulas Kultum, Pembinaan Walikelas 13.2. Surat Peringatan Wali Kelas
14.1. Pembinaan Wali Kelas 14.2. Surat Peringatan Wali Kelas 14.3. Surat Perjanjian I
15.1. Harus membeli dan/atau memakai peci saat itu juga
15.2. Surat Peringatan Wali Kelas
16.1. Teguran Lisan, Murid berdiri selama kegiatan berlangsung
16.2. Pembinaan Wali Kelas 16.3.Surat Peringatan Wali Kelas
17.1. Teguran Lisan 17.2. Pembinaan Wali Kelas 17.3. Surat Peringatan Wali Kelas 17.4. Surat Perjanjian I
18.1 Menempati barisan / Shaff khusus bagi yang terlambat (Teguran Lisan) 18.2 Pembinaan Wali Kelas / Bidang Agama 18.3 Surat Peringatan Wali Kelas
18.4 Surat Perjanjian I
(menjalankan sanksi sekolah tambahan)
10 15 20 25
15 20
15 20 25 15 20
10 15 20 10 15 20 25 10 15 20 25 5 Pembudaya
an Puasa senin dan Anjuran Puasa Kamis
1. Murid dianjurkan berpuasa sunnah senin dan kamis
2. Bagi murid yang tidak berpuasa senin, murid tidak diizinkan membeli / memesan makanan dan/atau minuman di dalam / luar sekolah, baik
2.1 Teguran lisan 2.2 Pembinaan Wali Kelas 2.3 Peringatan Wali Kelas 2.4 Surat Perjanjian 1
10 15 20 25
8
secara langsung ataupun online (delivery)
3. Murid dilarang berjualan makanan jenis apa pun di hari senin
4. Murid yang tidak berpuasa senin harus menghormati yang sedang berpuasa
3.1 Teguran lisan 3.2 Pembinaan Wali Kelas 3.3 Peringatan Wali Kelas 3.4 Surat Perjanjian 1 4.1 Teguran lisan 4.2 Pembinaan Wali Kelas 4.3 Peringatan Wali Kelas 4.4 Surat Perjanjian 1
10 15 20 25 10 15 20 25 6 Istirahat
dan Olah Raga
1. Pergantian seragam olahraga dilakukan di ruang kelas (laki- laki) atau toilet.
2. Murid harus menggunakan seragam olah raga milik sendiri dan selama olah raga bagi putri wajib mengenakan jilbab.
3. Setiap murid harus meninggalkan barang atau hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan praktik olah raga di loker masing- masing
4. Setelah praktik olah raga atau istirahat, murid tidak boleh terlambat masuk kelas
5. Murid hanya boleh makan di kantin pada jam istirahat atau setelah olah raga
2.1. Teguran lisan dari guru Penjaskes 2.2. Tidak boleh ikut olah raga/Pembinaan
Wali kelas
2.3. Surat Peringatan Wali Kelas
3.1 Teguran lisan dari guru Penjaskes 3.2 Pembinaan Wali kelas
3.3 Surat Peringatan Wali Kelas
4.1 Teguran lisan 4.2 Pembinaan Wali kelas 4.3 Surat Peringatan Wali Kelas
5.1. Pembinaan Wali Kelas 5.2. Surat Peringatan Wali Kelas 5.3. Surat Perjanjian
10 15 20
10 15 20
10 15 20 15 20 25
7 Seragam Sekolah
1. Seragam murid adalah pakaian yang model, bahan, ukuran serta atributnya sesuai dengan ketentuan Yayasan Pesantren Islam Al- Azhar
2. Pakaian seragam terdiri dari:
a. Putih-putih (berjilbab putih bagi Murid putri) dipakai hari Senin b. Putih Abu-Abu
(berjilbab putih bagi Putri) dipakai hari Selasa
2.1. Teguran lisan oleh guru ybs. / Wali Kelas
2.2. Pembinaan Wali Kelas 2.3 Surat Peringatan Wali Kelas 2.4 Surat Perjanjian I
10 15 20 25
9
c. Pramuka dipakai hari Rabu (berjilbab coklat bagi putri)
d. Batik-Putih dipakai hari Kamis
e. Busana Muslim (model Al-Azhar) dipakai hari Jumat
f. Pakaian olah raga, dipakai pada saat praktik olah raga
3. kaos dalam dan kaos kaki : a. Setiap hari senin, selasa,
kamis dan jumat murid wajib memakai kaos dalam berwarna putih polos, dan setiap hari rabu murid wajib memakai kaos dalam berwarna hitam.
b. Murid harus memakai sepatu dan berkaos kaki warna putih kecuali pada saat berseragam pramuka memakai kaos kaki warna hitam c. Panjang kaos kaki putra
harus menutupi mata kaki, dan panjang kaos kaki putri harus menutupi betis.
d. Murid putri wajib memakai kaos dalam
4. Sepatu :
a. Murid harus menggunakan sepatu sebagaimana fungsinya (tidak boleh diinjak belakangnya atau di corat- coret)
b. Murid tidak boleh memakai sepatu sandal c. Murid tidak boleh
mengenakan sepatu yang memiliki hak
5. Murid tidak diperkenankan memotong,memendekan, mengecilkan, melipat, menggulung serta mengubah model seragam sekolah
3.1. Teguran lisan oleh guru ybs. / Wali Kelas
3.2. Pembinaan Wali Kelas 3.3 Surat Peringatan Wali Kelas 3.4 Surat Perjanjian I
4.1. Teguran lisan oleh guru ybs. / Wali Kelas
4.2. Pembinaan Wali Kelas 4.3. Surat Peringatan Wali Kelas 4.4. Surat Perjanjian I
5.1. Teguran lisan oleh guru /Wali Kelas 5.2. Pembinaan Walas, Pakaian disilang /
dicoret dengan spidol permanen
10 15 20 25
10 15 20 25
10 15
10
5.3. Surat Peringatan Wali Kelas, pakaian digunting bagian bawah / tepi 5.4. Surat Perjanjian I, pakaian disita dan
tidak dikembalikan oleh pihak sekolah (membeli yang baru)
20 25 8 Penampila
n
1. Murid wajib berpenampilan rapi, sopan dan Islami dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Baju / kemeja dimasukkan dan tidak sempit
b. Lengan baju tidak digulung, celana, rok tidak robek dan tidak ketat, sepatu dipakai semestinya
c. Murid dilarang menggunakan jilbab transparan dan pendek (tidak menutupi bagian dada)
d. Murid dilarang memakai sandal kecuali pada saat akan shalat
e. Murid dilarang memakai jaket kecuali sakit atas izin wali kelas
2. Murid dilarang mengenakan cat rambut
3. Murid putra dilarang berambut gondrong dan meniru model rambut yang tidak Islami, dan berjambang.
• Depan : rambut tidak menyentuh alis
• Samping : tidak menyentuh telinga
• Belakang : tidak menyentuh / melewati kerah baju
4. Murid putra dilarang memakai kalung, gelang, anting, rambut palsu dan
1.1.Teguran Lisan oleh guru ybs./ Wali Kelas
1.2. Pembinaan Wali Kelas 1.3. Surat Peringatan Wali Kelas 1.4. Surat Perjanjian I
2.1. Diberi tenggang waktu 1 minggu untuk menghilangkan cat rambut
2.2. Pembinaan Wali Kelas 2.3. Surat Peringatan Wali Kelas 2.4. Surat Perjanjian I
3.1. Diberi tenggang waktu 2 hari untuk memotong rambut
3.2. Dipotong di sekolah (Wali Kelas) 3.3. Surat Peringatan Wali Kelas 3.4. Surat Perjanjian I
4.1. Benda-benda tersebut diambil pihak sekolah
10 15 20 25
10 15 20 25 10 15 20 25
15
11
topi (kecuali peci pada saat shalat)
5. Murid putri dilarang mengenakan :
1. Perhiasan berlebihan (termasuk gelang kaki) 2. Make up (dan membawanya)
6. Murid dilarang berkuku panjang, dan berkutek
7. Murid putri wajib mengenakan Jilbab yang panjangnya menutupi dada dan dilarang
memperlihatkan bagian rambut baik sebagian atau seluruhnya, serta dianjurkan memakai ciput.
Jika menggunakan jilbab bertali (bergo) maka tali harus dipakai / diikatkan sebagaimana mestinya
8. Murid harus berseragam sekolah bila berhubungan dengan / atau yang menyangkut kepentingan sekolah
9. Murid dilarang bertato baik permanen atau tidak permanen, bertindik di bagian ataupun di seluruh anggota badan 10. Murid dilarang mencukur alis
dan membuat alis palsu, serta berbulu mata palsu / extensi bulu mata dan/atau rambut.
5.1. Melepaskan perhiasan dan/atau menghapus make up (teguran) 5.2. Menyita alat make up dan perhiasan
(pembinaan wali kelas) 5.3. Surat Peringatan Wali Kelas
6.1 Dipotong langsung, menghapus cat kuku
6.2. Pembinaan Wali Kelas
7.1. Surat Pembinaan Wali Kelas 7.2. Surat Peringatan Wali Kelas 7.2. Surat Perjanjian I
8.1 Tidak dilayani oleh pihak sekolah , teguran wali kelas / guru yang bersangkutan
8.2 Pembinaan Wali Kelas / tidak diizinkan masuk ke sekolah
9.1 pembinaan bidang agama, diberi kesempatan untuk menghapus tato 9.2 Surat PeringatanWali kelas 9.3 Surat Perjanjian I
10.1 pembinaan bidang agama, diberi kesempatan untuk menghilangkan alis palsu / menumbuhkan alis
10.2 Surat Peringatan Wali Kelas 10.3 Surat Perjanjian I
10 15 20 10 15 15 20 25
10 15
15 20 25 15
20 25 9 Kendaraan
Bermotor
1. Murid yang tidak
mempunyai SIM (Surat Ijin Mengemudi) tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor (sepeda motor), kecuali menyertakan
surat pernyatan dari orang tua dan sudah memilikin SIM C
2. Murid dilarang:
1. Membawa kendaraan bermotor melebihi 125cc, kecuali matic/
1.1 Pembinaan Wali Kelas 1.2 Surat Peringatan Wali Kelas 1.3 Surat Perjanjian I dan Motor ditahan
selama 1 hari
2.1 Pembinaan Wali Kelas 2.2 Surat Peringatan Wali Kelas 2.3 Surat Perjanjian I dan Motor ditahan
selama 1 hari
15 20 25
15 20 25
12
skuter maksimal 150cc 2. Membawa kendaraan
bermotor yang
menimbulkan kebisingan suara
3. Membawa kendaraan bermotor tanpa stiker yang sudah ditetapkan oleh sekolah
3. Murid tidak diperkenankan membawa kendaraan beroda
empat (mobil).
3.1 Surat Peringatan Wali Kelas 3.2 Surat Perjanjian I dan Mobil ditahan
selama 1 hari
20 25
10 Pergaulan Islami
1. Murid harus menghormati dan mengucapkan salam bila berpapasan dengan Orang Tua / Wali, Guru /
Karyawan, Orang yang lebih tua / muda, rekan, tamu, Pengurus Yayasan dan siapapun yang berkunjung ke Sekolah.
2. Murid dilarang berkelahi
3. Murid dilarang menganiaya Murid lain baik sendiri- sendiri, maupun bersama- sama
4. Murid dilarang mengancam (intimidasi) atau bullying
terhadap murid lain, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama
5. Murid dilarang berpacaran (merusak kesopanan baik secara sendiri-sendiri atau di muka umum)
2.1. Skorsing 3 hari dan membuat Surat Perjanjian, tidak akan mengulangi lagi ( Dibina oleh BK, Wali kelas, Tanse, dan Korbid Agama)
3.1. Tidak menyebabkan luka :Skorsing 3hari
3.2. Menyebabkan luka luar tidak permanen : Surat Peringatan Bersegel
3.3. Menyebabkan luka dalam tidak permanen : Pembinaan oleh kepala sekolah
3.4. Menyebabkan luka luar permanen : Surat Perjanjian Bersegel
3.5. Menyebabkan luka dalam permanen : Pleno Dewan Guru
4.1.Skorsing 3 hari
5.1. Pembinaan oleh BK / Wali Kelas / Bidang Agama, memanggil orang Tua dan membuat Surat Perjanjian.
5.2. Surat Perjanjian I
150
150 200 300
500 1000
150
20
25
13
6. Murid dilarang membonceng lawan jenis (bukan muhrim) yang melanggar etika pergaulan islami
7. Murid dilarang Membuat / membawa tulisan atau gambar yang melanggar kesopanan (vandalisme)
8. Murid dilarang menyimpan, membawa, memperbanyak barang, foto, gambar, video ataupun sejenisnya yang menodai kesantunan (pornografi / pornoaksi) baik langsung maupun melalui media cetak ataupun media sosial.
9. Murid dilarang upload foto, gambar, video yang menodai kesopanan dan melanggar norma yang berlaku baik melalui media jejaring sosial maupun media lainnya
10. Murid dilarang menampilkan perilaku pornografi dan pornoaksi, baik langsung, maupun melaui media informasi / sosial dan
sejenisnya.
11. Murid dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada perzinaan (berpegangan tangan dengan lawan jenis, berpelukan, berciuman atau hal lain yang mengarah pada perzinaan), baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah
5.3. Surat Perjanjian II
6.1 Pembinaan oleh BK / Wali Kelas / Bidang Agama
6.2 Surat Perjanjian I 6.3 Surat Perjanjian II
7.1 Surat Perjanjian I; gambar / tulisan disita dan tidak dikembalikan
8.1 Skorsing 3 hari
Mengupload foto / video / gambar tentang 9.1. Murid lain yang sedang merokok /
bermain yang merusak citra sekolah / mengatakan kata2 atau kalimat yang menodai kesopanan : skorsing 1 hari 9.2. Tarian / pakaian / kegiatan /
permainan yang menodai kesopanan dan/atau tidak sesuai syariat islam yang dilakukan oleh murid / orang lain: skorsing 2 hari
10.1. Pornoaksi / Pornografi : Rapat Dewan Guru
11.1. Berpegangan / bergandengan tangan : skorsing 1 hari
11.2. Berangkulan (salah satu atau keduanya) : skorsing 2 hari 11.3. Berpelukan : skorsing 3 hari 11.4. Mencium/dicium dengan sengaja dan
sadar (selain bibir) : surat peringatan bersegel
11.5. Berciuman (bibir) dengan sengaja dan sadar : pembinaan kepala sekolah 11.6. Meraba / menyentuh / diraba bagian –
50
20 25 50
25
150
75
100
1000
75 100 150 200
300
14
12. Murid dilarang melakukan penghinaan terhadap murid lain (merusak kehormatan atau nama baik seseorang)
13. Murid dilarang melakukan tindakan yang dapat mempengaruhi, menimbulkan, mengakibatkan perkelahian /permusuhan
14. Murid wajib bersikap santun, hormat dan tidak melakukan penghinaan secara fisik atau non fisik, dan/atau / ancaman yang merendahkan martabat guru dan karyawan baik langsung maupun tidak langsung, lisan maupun tertulis baik melalui media cetak maupun elektronik
15. Murid dilarang membentuk kelompok-kelompok yang dapat menggangu PBM, mengganggu ketertiban sekolah, lingkungan merusak dan/atau menodai citra sekolah.
16. Murid wajib menaati norma hukum (hukum positif) dan norma-norma masyarakat lainnya
17. Murid dilarang mengundi nasib, berjudi, bertaruhan
bagian terlarang, dengan sengaja dan sadar : surat perjanjian bersegel 11.7. Berhubungan badan : dikembalikan ke
orang tua
12.1. Surat Perjanjian I 12.2. Surat Perjanjian II
13.1. Surat Perjanjian I
14.1. Berlaku dan/atau berkata tidak sopan / membantah terhadap guru / karyawan : Surat Perjanjian I
14.2. Menghina guru / karyawan : skorsing 1 hari
14.3. Melecehkan guru / karyawan : skorsing 2 hari
14.4. Melawan guru / karyawan : skorsing 3 hari
14.5. Menantang guru / karyawan : surat peringatan bersegel
14.6. Mengancam guru / karyawan : Pembinaan kepala sekolah 14.7. Memukul guru / karyawan (tidak
menyebabkan luka) : surat perjanjian bersegel
14.8. Melukai guru / karyawan : Rapat Pleno Dewan Guru
15.1. Bergabung dengan kelompok2 yang merusak / menodai citra sekolah 15.2. Membentuk kelompok2 yang
mengganggu PBM di kelas 15.3. Membentuk kelompok2 yang
mengganggu ketertiban di lingkungan sekolah
15.4. Membentuk kelompok2 di luar lingkungan sekolah yang merusak dan/atau menodai citra sekolah
16.1. Dilakukan tindakan kepolisian sekurang-kurangnya 1 X 24 jam / atau lebih, rapat pleno dewan guru
17.1. Memainkan kartu / permainan yang 500
1000
25 50
25
25
75 100 150 200
300 500
1000
20 25 50
75
1000
15
dan perbuatan sejenisnya baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah baik mengenakan seragam maupun tidak
18. Murid dilarang mengadakan perayaan hari ulang tahun / syukuran / pesta yang tidak islami (tidak sesuai dengan syariat islam)
19. Murid dilarang bercanda / bermain berlebihan yang mengakibatkan kerugian dari salah satu atau kedua belah pihak atau pihak lainnya yang tidak terlibat dalam permainan
mengarah ke perjudian : surat peringatan wali kelas 17.2. Memainkan dan mempertaruhkan
permainan untuk memperoleh traktiran : SP I
17.3. Memainkan permainan fisik (contoh : futsal) dengan tujuan bertaruh uang / barang berharga di luar sekolah. : skorsing 1 hari
17.4. Memainkan permainan fisik (contoh : futsal) dengan tujuan bertaruh uang / barang berharga di dalam sekolah ; skorsing 2 hari
17.5. Menonton pertandingan secara tidak langsung (contoh : piala dunia di tv) dengan tujuan bertaruh uang / barang berharga : skorsing 3 hari
17.6. Menonton pertandingan secara langsung (contoh : sepakbola) dengan tujuan bertaruh uang / barang berharga. : surat peringatan bersegel 17.7. Mengundi nasib melalui media online
atau sejenisnya (contoh : lotre) : surat peringatan kepala sekolah
17.8. Memainkan permainan judi secara berkelompok2 baik di sekolah maupun di luar sekolah :surat perjanjian bersegel
17.9. Memainkan judi di tempat perjudian umum / profesional : pleno dewan guru
18.1 Surat Perjanjian I
19.1. Pembinaan guru BK / Walas 19.2. Surat Perjanjian I
20
25
75
100
150
200
300
500
1000
25
20 25 11 Membawa
barang tidak berhubung an dengan PBM
1. Murid dilarang membawa headset / earphone, speaker aktif, CD, I-Pod, Laptop, PS, powerbank, dan alat elektronik lainnya, Alat kosmetik / make up, Majalah, Novel Komik, Kartu remi senjata tajam/api dan/atau sejenisnya yang tidak
Barang – barang yang tidak berhubungan dengan PBM disita sesuai waktu yang ditentukan dan diambil atas izin wali kelas : 1.1. Pembinaan wali kelas, disita selama satu
hari
1.2. Surat Peringatan Wali Kelas, disita selama tiga hari
1.3. Surat Perjanjian I, disita selama 1
15 20 25
16
ada hubungannya dengan PBM. (Murid diizinkan membawa barang-barang tersebut apabila untuk kepentingan PMB atas seizin guru yang bersangkutan.
Contoh : Novel untuk pelajaran Bahasa Indonesia)
2. Murid dilarang membawa hand phone dan alat komunikasi lainnya pada saat PBM ke dalam kelas. Hp dan alat komunikasi lainnya disimpan di loker masing- masing pada saat PBM berlangsung.
minggu.
HP / alat komunikasi lainnya disita sesuai waktu yang ditentukan dan diambil atas izin wali kelas :
2.1. Pembinaan wali kelas, disita selama satu hari
2.2. Surat Peringatan Wali Kelas, disita selama tiga hari
2.3. Surat Perjanjian I, disita selama 1 minggu.
15 20 25
12 Merusak
Sarana 1. Murid dilarang merusak/
menghilangkan fungsi alat/benda inventaris sekolah
2. Murid dilarang merusak sarana dan prasarana sekolah
1.1. Surat Perjanjian I, Mengganti / memperbaiki barang-barang yang dirusak / hilang sekurang – kurang nya dalam waktu satu minggu setelah alat tersebut hilang / rusak
2.1. Surat Perjanjian II, Apabila Belum mengganti / memperbaiki setelah satu minggu Surat
Perjanjian I
2.2. Memperbaiki fasilitas yang dirusak sekurang – kurang nya dalam waktu satu minggu setelah rusak.
Surat Perjanjian II
2.3. Apabila Belum memperbaiki setelah satu minggu
25
50
25
50 13 Merokok 1. Murid dilarang membawa
Rokok dan/atau sejenisnya ke dalam lingkungan sekolah
2. Murid dilarang merokok, baik tertangkap tangan ataupun melalui bukti lainnya.
1.1. Surat Perjanjian I
2.4. Murid merokok di Ring III (di luar lingkungan sekolah) : skorsing 2 hari 2.5. Murid merokok di Ring II (di luar
gedung sekolah, tetapi masih di sekitar lingkungan sekolah) : skorsing 3 hari 2.6. Murid merokok di Ring I (di dalam
lingkungan sekolah) : Surat Peringatan Bersegel
25
100 150
200 14 Pencurian,
Pemalsuan dan Penyalahg unaan Hak Orang Lain
1. Murid WAJIB mengembalikan barang milik orang lain yang dipinjam.
2. Murid dilarang mencuri / mengambil hak, dan/atau barang milik orang lain
3. Murid dilarang memalsukan
1.1. Pembinaan Wali Kelas 1.2. Surat Peringatan Wali Kelas 1.3. Surat Perjanjian I
2.1. Surat perjanjian bersegel 2.2. Pleno Dewan Guru
3.1. Dikembalikan kepada orang tua
15 20 25 500 1000
1000
17
surat-surat / dokumen penting milik sekolah dan sejenisnya
4. Murid dilarang memalsukan identitas diri yang berkaitan dengan tugas-tugas sekolah, surat izin, dan sejenisnya
5. Murid dilarang mengadakan kegiatan tanpa izin tertulis dari pihak sekolah.
6. Murid dilarang membuat pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta atau kesaksian palsu yang berkaitan dengan pengungkapan kasus pelanggaran tata tertib
4.1 Surat Perjanjian I dan nilai 0 serta tidak ada remedial
4.2 Surat Perjanjian II
5.1 Surat Perjanjian I 5.2 Surat Perjanjian II
6.1 Surat Perjanjian I 6.2 Surat Perjanjian II
25 50
25 50
25 50
15 Obat Terlarang / Miras dan Sejenisnya
1 . Murid diharuskan
melaksanakan tes urine yang dilakukan sekolah pada saat tertentu.
2 . Murid dilarang membawa, memakai, dan / atau mengedarkan obat terlarang /minuman keras dan sejenisnya di dalam / di luar sekolah
1.1. Apabila ditemukan hasil positif pada test : Surat Perjanjian Bersegel
2.1 Dikembalikan ke orang tua
500
1000
16 Peraturan Peralihan
1. Tata tertib ini berlaku dan wajib dipenuhi oleh semua murid serta yang terkait dalam kegiatan di SMA Islam Al- Azhar 22 Cikarang
2. Setiap murid wajib menaati tata tertib ini baik tertulis maupun tidak tertulis 3. Setiap murid berhak mendapat
”remisi” bila menunjukan perilaku positif terhadap citra sekolah setiap tiga bulan serta menunjukkan prestasi akademik dan non akademik yang lebih baik dan/atau pada saat pleno kenaikan kelas (Ketentuan tentang remisi diatur dengan keputusan Kepala Sekolah), kecuali
Urutan / Hierarki Sanksi : 1. Teguran lisan guru ybs.
2. Pembinaan Wali Kelas
3. Surat Peringatan Wali kelas
4. Surat Perjanjian I
5. Surat Perjanjian II
6. Surat Skorsing Satu Hari 7. Surat Skorsing Dua Hari
8. Surat Skorsing Tiga Hari
9. Surat Peringatan Bersegel / Bermaterai
10. Pembinaan oleh Kepala Sekolah
10 15 20 25 50 75 100 150 200
18
murid yang jenjang sanksinya sudah sampai Pleno Dewan Guru.
4. Sanksi yang diterapkan pada setiap pelanggaran berlaku secara berkesinambungan dan dihitung secara kumulatif.
5. Setiap pelanggaran Tata Tertib Sekolah setelah sanksi Skorsing akan naik ke jenjang pelanggraan berikutnya, bila pelanggaran yang dilakukan sekurang-kurang setingkat Surat Perjanjian I atau II
6. Hal-hal yang belum diatur dalam Tata Tertib ini akan dimusyawarahkan oleh Bidang Tanse dan, atau Wali Kelas, BK, Dewan Guru dan Kepala Sekolah untuk diatur kemudian
11. Surat Perjanjian Bersegel/
Bermaterai 12. Pleno Dewan Guru
300 500
1000
Ditetapkan di Cikarang Pada tanggal 27 Juli 2018 Kepala SMA I Al Azhar 22
Rizal Pahlefi, S.S Catatan :
1. Pelanggaran setiap murid dihitung secara kumulatif.
2. Apabila sudah berjumlah 1000 Point maka berlaku Hirarki Terakhir (Dewan Guru), artinya Kepala Sekolah beserta Dewan Guru mengadakan rapat untuk memutuskan kebijakan sekolah
3. Dalam pelaksaan tata tertib dibuat kartu/surat pelanggaran tata tertib yang dipegang oleh setiap Guru
4. Di buat data setiap murid dengan program komputerisasi
5. Setiap Wali Kelas memiliki buku catatan pemantauan pelanggaran murid yang bersangkutan 6. Batas akhir poin sanksi bagi murid adalah mencapai 1000.
19
KETENTUAN PEMBERIAN “REMISI”
(PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI PELANGGARAN TATA TERTIB MURID)
Pasal 1 Pengertian Remisi
Yang dimaksud remisi sebagai mana pasal 15 (3) Tata Tertib Murid adalah pengurangan atau penghapusan atas sanksi pelanggaran tata tertib Murid yang telah diputuskan oleh sekolah
terhadap Murid SMA Islam Al Azhar 22
Pasal 2 Syarat-Syarat Remisi
Murid dapat memperoleh remisi bila ia memenuhi kriteria sebagai berikut:
(1) Menunjukkan i’tikad dan perilaku yang lebih baik yang ditunjukkan dengan absensi kehadiran, kesantunan dan tidak adanya pelanggaran tata tertib sekolah setingkat SP I (point 25) (2) Menunjukkan prestasi akademik dan non akademik yang lebih baik
Pasal 3 Tata Cara Pemberian Remisi
(1) Murid yang memiliki pelanggaran tingkat SP I atau SP II akan otomatis mendapat remisi berupa nol point apabila tidak melakukan pelanggaran apapun selama 3 bulan.
(2) Murid yang memiliki pelanggaran tingkat skorsing atau lebih tinggi akan mendapat remisi berupa turun setingkat apabila tidak melakukan pelanggaran apapun selama 3 bulan.
(3) Pemberian remisi dapat diajukan oleh Wali Kelas dengan terlebih dahulu melampirkan daftar pembinaan dari BK
(4) Pengajuan remisi tersebut diajukan kepada Ketahanan Sekolah untuk selanjutnya direkomendasikan kepada Kepala Sekolah
(5) Kepala Sekolah membuat surat keputusan atau keterangan remisi (6) Surat keputusan tersebut dibuat rangkap 4 (empat)
Pasal 4
Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib dan surat keputusan ini akan diatur kemudian, dan bila terdapat kesalahan dalam surat keputusan ini akan ditinjau dan diperbaiki
Ditetapkan di Cikarang
Pada tanggal 27 Juli 2018 Kepala SMA Islam Al Azhar 22
20
Rizal Pahlefi, S.S