• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN ANTARA INNOVATIVENESS, ORIENTASI PASAR, TRAINING DENGAN KINERJA PADA PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN ANTARA INNOVATIVENESS, ORIENTASI PASAR, TRAINING DENGAN KINERJA PADA PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

HUBU

P

(Studi pa

Karan

Untuk

P

UNGAN A

PASAR,

TR

PERUSA

ada Pengu

nganyar, K

Memenuhi Pr M

PROGRAM

PR

UNIV

NTARA

I

RAINING

AHAAN K

usaha/ Per

Kabupaten

Sebagian P rogram Stud M Manajemen

YOSEF

S4

M STUDI

ROGRAM

VERSITA

SUR

INNOVAT

G

DENGAN

KECIL DA

rajin Batik

n Sragen,

TESIS

Persyaratan di Magister Minat Utama Sumberday

Oleh:

F KRISNA

411302024

MAGIST

M PASCAS

AS SEBEL

RAKART

2015

TIVENESS

N KINERJ

AN MENE

k di Surak

dan Keca

Mencapai D Manajeme a: ya Manusia

ANDA

4

TER MAN

SARJANA

LAS MAR

TA

(2)

ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA INNOVATIVENESS, ORIENTASI PASAR,

TRAINING DENGAN KINERJA PADA PERUSAHAAN KECIL DAN

MENENGAH

(Studi pada Pengusaha/ Perajin Batik di Surakarta, Kabupaten

Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kecamatan Lasem)

YOSEFKRISNANDA

NIM: S411302024

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara

innovativeness dengan kinerja, menguji hubungan antara innovativeness dengan

kinerja dengan orientasi pasar sebagai pemediasi, serta menguji hubungan antara

training dengan kinerja perusahaan dan dengan innovativeness.

Penelitian ini dilakukan terhadap karyawan pengusaha/pengrajin industri

batik di daerah Surakarta, Karanganyar, Sragen dan Lasem yang terpilih sebagai

responden sejumlah 83 orang. Data tentang innovativeness, orientasi pasar,

training dan kinerja perusahaan diperoleh melalui daftar pertanyaan yang

variabelnya diukur dengan menggunakan skala Likert 4 poin. Teknik analisis

yang digunakan adalah regresi Baron & Kenny untuk mengetahui pengaruh

mediasi orientasi pasar pada hubungan antara innovativeness dan kinerja, dan

regresi sederhanauntuk mengetahui hubungan training dengan kinerja dan

innovativeness.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling,

dengan ketentuan bahwa pengusaha / pengrajin yang dipilih sebagai responden

adalah mereka yang sudah pernah mengikuti pelatihan / training.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Innovativenessberhubungan positif

signifikan dengan Kinerja Perusahaan, dan Orientasi Pasar memediasi hubungan

innovativeness dengan Kinerja Perusahaan.

(3)

ABSTRACT

THE RELATIONSHIP OF INNOVATIVENESS, MARKET

ORIENTATION, AND TRAINING ON SMALL AND MEDIUM

ENTERPRISES

(A study on Batik Entrepreneur in Surakarta, Karanganyar Regency,

Sragen Regency, and Lasem District)

YOSEF KRISNANDA

NIM: S411302024

The purpose of this study is to examine the relationship between

innovativeness and performance, the mediation effect of innovativeness on

performance, and the relationship between training and performance as well as the

relationship between training and innovativeness.

The study was conducted toward 83 batik entrepreneurs in Surakarta,

Karanganyar Regency, Sragen Regency, and Lasem District. The data about

innovativeness, market orientation, training, and performance are collected

through list of questions whose variables were measured by four-point Likert

Scale. This study used Baron& Kenny Hierarchical Regression Analysis

technique in order to determine the mediation effect of market orientation in the

relationship between innovativeness and performance. In addition, the simple

regression technique was used in order to determine the relationship between

training and performance, as well as the relationship between innovativeness and

training. This study used purposive sampling technique under the condition of all

chosen entrepreneurs had to have attended any training.

The results show that innovativeness is significantly and positively related

to performance, while Market Orientation mediates the relationship between

innovativeness and performance.

(4)
(5)
(6)
(7)

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, penulis

dapat menyelesaikan penyusunan tesis sebagai syarat untuk mencapai derajat

Magister Manajemen Program Studi Magister Manajemen Universitas Sebelas

Maret Surakarta dengan judul: HUBUNGAN ANTARA INNOVATIVENESS,

ORIENTASI PASAR, TRAINING DENGAN KINERJA PADA

PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH (Studi pada Pengusaha/ Perajin

Batik di Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan

Kecamatan Lasem). Selama pelaksanaan penelitian sampai terselesaikannya

penyusunan tesis ini banyak pihak yang telah membantu penulis. Oleh sebab itu

penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Hartono, MS. (Alm.) selaku mantan ketua program studi

Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret.

2. Dr. Wisnu Untoro, MS. Selaku dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Universitas Sebelas Maret.

3. Dr. Asri Laksmi Riani, MS. Selaku pembimbing tesis, yang dengan penuh

kesabaran dan keikhlasan telah meluangkan waktu untuk membimbing dan

memberikan arahan yang sangat membantu penulis dalam menyelesaikan

tesis ini.

4. Para penguji, yang telah memberikan kritik, masukan serta saran demi

perbaikan tesis ini.

5. Dan kepada semua pihak, yang telah membantu kelancaran penyelesaian

tesis ini yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu.

Surakarta, 10Februari 2015

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

LEMBAR PENGESAHAN... iii

LEMBAR PERNYATAAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Perumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 4

D. Manfaat Penelitian ... 4

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA... 6

A. Kajian Pustaka... 6

1. Innovativeness ... 6

2. Orientasi Pasar ... 7

3. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ... 8

4. Training ... 9

5. Kinerja Perusahaan ... 11

B. Penelitian Terdahulu ... 11

C. Kerangka Teoritis ... 12

D. Hipotesis Penelitian ... 13

BAB III . METODOLOGI PENELITIAN ... 16

A. Metode Penelitian ... 16

B. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling ... 16

C. Instrumen Penelitian ... 17

(9)

E. Teknik Analisis Data ... 20

1. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 20

2. Uji Asumsi Klasik... 22

3. Uji Hipotesis ... 23

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 28

A. Gambaran Umum Objek Penelitian ... 28

B. Analisis Deskriptif ... 36

1. Karakteristik Responden ... 36

2. Tanggapan Responden ... 38

C. Uji Instrumen Penelitian ... 42

1. Uji Validitas ... 42

2. Uji Reliabilitas ... 44

D. Uji Hipotesis ... 45

1. Uji Asumsi Model ... 45

2. Analisis Regresi Hirarkis ... 46

E. Pembahasan Hasil Penelitian ... 50

BAB V. KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN ... 54

A. Kesimpulan ... 54

B. Keterbatasan ... 55

C. Saran ... 56

DAFTAR PUSTAKA

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Distribusi Data Berdasarkan Lokasi Penelitian ... 17

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 36

Tabel 4.2 Karakteristik Besponden Berdasarkan Pendidikan ... 37

Tabel 4.3 Innovativeness... 38

Tabel 4.4 Tanggapan untuk Orientasi Pasar ... 39

Tabel 4.5 Tanggapan Responden tentang Kinerja ... 40

Tabel 4.6 Tanggapan Responden tentang Training/Pelatihan ... 41

Tabel 4.7 Ringkasan Analisis Faktor Variabel Innovativeness ... 43

Tabel 4.8 Ringkasan Analisis Faktor Variabel Orientasi Pasar ... 43

Tabel 4.9 Ringkasan Analisis Faktor Variabel Kinerja Usaha ... 44

Tabel 4.10 Ringkasan Analisis Faktor Variabel Training ... 44

Tabel 4.11 Ringkasan Uji Reliabilitas ... 45

Tabel 4.12 Ringkasan Uji Normalitas ... 45

Tabel 4.13 Ringkasan Hasil Analisis Regresi ... 47

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini memberikan bukti yang nyata bahwa perusahaan gerabah di Kasongan memiliki orientasi pada pasar (orientasi pada pelanggan, orientasi pada pesaing, dan

Dengan orientasi pasar yang baik, perusahaan dapat melakukan antisipasi pada perubahan strategi pemasaran yang dilakukan oleh pesaing, memahami kebutuhan dan keinginan konsumen

H1b: Perusahaan (cafe) dengan ukuran menegah menerapkan orientasi pasar (orientasi pada konsumen, orientasi pada pesaing, koordinasi antar fungsi) dengan baik dan memiliki

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Orientasi pasar responsif berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran pengusaha

Analisis data untuk mengukur hubungan antara variabel orientasi pasar dengan inovasi produk diperoleh nilai β = 0.237 dan t hitung = 4,467 dengan tingkat

Berdasarkan tujuan penelitian, hasil serta pembahasan yang telah diuraikan mengenai pengaruh orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran

Tujuan dari penelitian ini tanggapan pemilik usaha terhadap orientasi pasar, inovasi produk dan kinerja pemasaran IMKM makanan ringan di Kabupaten Subang serta

Telah banyak riset yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara orientasi kewirausahaan,orientasi pasar, keunggulan bersaing dan kinerja bisnis, diantaranya :