Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kajian Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Atas Perkara No. 40/Pdt.G/1992/PT. PDG T1 312006016 BAB IV
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Pertimbangan hakim dalam penyelesaian perkara aborsi di Pengadilan Negeri Klaten adalah pertimbangan hukum, pertimbangan
Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial tingkat 1 tentang Pemberian Upah Proses Pada Putusan Nomor 12/G/2013/PHI.Smg. Putusan Majelis Hakim
Menimbang, bahwa Majelis Hakim tingkat banding sependapat dengan pertimbangan dan putusan Majelis Hakim tingkat pertama yang menyatakan gugatan para penggugat
Oleh karena itu Pengadilan Tinggi sependapat dengan pertimbangan Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya bahwa Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah
Menimbang, bahwa Majelis Hakim Tingkat Banding sependapat dengan alasan dan pertimbangan hukum yang telah diambil oleh Majelis Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya
serta semua surat – surat yang yang berhubungan dengan perkara ini Hakim Majelis Pengadilan Tinggi Medan berpendapat bahwa pertimbangan Hukum Hakim Majelis Tingkat
Jaksa Penuntut Umum dan kontra memori banding dari Penasehat hukum Terdakwa, Pengadilan Tinggi sependapat dengan pertimbangan Majelis Hakim tingkat pertama yang menyatakan
putusan Pengadilan Negeri Medan tanggal 15 Januari 2015 nomor 1/Pid.C/2015/PN.Mdn, pada dasarnya sependapat dengan pertimbangan- pertimbangan hukum Hakim tingkat