Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Tambak Ikan Nila
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pengelolaan usaha tambak polikultur kepiting-ikan nila ini dilakukan dengan menggunakan sistem semi intensif dengan metode campur
Selisih dari skor peluang dan skor ancaman diperoleh nilai sebesar 0,45 (positif). Artinya pengusaha ikan memiliki peluang untuk mengembangkan usaha budidaya ikan nila
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengidentifikasi biaya dan keuntungan yang diperoleh dalam melakukan usaha budidaya ikan nila di Kecamatan Lingsar Kabupaten
Langkah strategi untuk pengembangan usaha budidaya ikan di Kecamatan Dimembe yaitu meningkatkan produksi ikan nila dan mas, memberikan pelatihan mengenai
549.590.395/petani dan rata-rata curahan Tenaga kerja usaha tambak polikultur kepiting-ikan nila yaitu sebesar 837,99/petani maka, produktivitas tenaga kerja usaha
Berdasarkan penilaian AHP, terdapat 3 alternatif strategi teratas yang sesuai untuk diterapkan dalam rangka pengembangan usaha budidaya Salina, yaitu meningkatkan
Fluktuasi Kekeruhan di Tambak Budidaya Ikan Nila Selama Penelitian Berdasarkan hasil pengukuran parameter kekeruhan air di lapangan pada tiga stasiun selama penelitian
549.590.395/petani dan rata-rata curahan Tenaga kerja usaha tambak polikultur kepiting-ikan nila yaitu sebesar 837,99/petani maka, produktivitas tenaga kerja usaha