• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Kombinasi Jenis Cendawan Entomopatogen dan Frekuensi Aplikasi terhadap Mortalitas Kutu Kebul (Bemisia tabaci)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Kombinasi Jenis Cendawan Entomopatogen dan Frekuensi Aplikasi terhadap Mortalitas Kutu Kebul (Bemisia tabaci)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Tabel mortalitas kutu kebul setelah terinfeksi menggunakan tiga jenis cendawan dengan frekuensi aplikasi  berbeda
Gambar 3. Tingkat mortalitas kutu kebul (%) menggunakan cendawan B. bassiana dengan frekuensi aplikasi berbeda  dengan kerapatan konidia 10 8 /ml

Referensi

Dokumen terkait

Pengabdian kepada masyarakat tentang ”Penerapan penggunaan insektisida biorasional untuk mengendalikan hama kutu kebul,Bemisia tabaci penyebab penyakit virus

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh frekuensi aplikasi jamur Beauveria bassiana terhadap populasi dan mortalitas hama kutudaun ( Aphis glycines Matsumura), dan

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “ Aplikasi Kombinasi Agens Hayati Cendawan Paecilomyces Fumosoroseus Dan Nematoda Patogen Serangga

Berdasarkan data-data grafik hubungan antara tingkat kerusakan daun dengan jumlah butir kutu kebul di atas, menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan antara

Aplikasi dengan kerapatan konidia 5 x 10 7 konidia/ml pada ketiga cendawan entomopatogen memberikan hasil yang berbeda dalam mematikan nimfa kutu daun A.. Aplikasi

Berdasarkan hasil uji Anava pada berat umbi sehat, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada cara aplikasi, frekuensi pemberian, serta interaksi

Hasil percobaan pada musim kemarau dan musim hujan menunjukkan bahwa tiga jenis predator yang digunakan mampu secara nyata menurunkan populasi kutu kebul pada