• Tidak ada hasil yang ditemukan

Optimalisasi Peran Pendamping Desa terhadap Pencegahan Fraud Pemerintah Desa di Kabupaten Demak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Optimalisasi Peran Pendamping Desa terhadap Pencegahan Fraud Pemerintah Desa di Kabupaten Demak"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Model Penelitian
Tabel  1  menunjukkan  karakteristik  dari  sampel  pengabdian.  Sebagian  besar  sampel  adalah laki-laki (72,5%), berumur 25-35 tahun (52,9%), memiliki tingkat pendidikan S1  (90,2%)
Tabel 2 menunjukkan bahwa pencegahan fraud (Y) memiliki total skor berkisar  antara 28-45 dengan standar deviasi 4,078 dan rata-rata sebesar 39,35 yang  jika dibagi  dengan  9  indikator  diperoleh  nilai  4,4  yang  artinya  responden  setuju  atas  perny
Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas
+3

Referensi

Dokumen terkait

berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Hendriani (2013) yang menemukan bahwa tidak ada pengaruh kompetensi terhadap

Hasil penelitian ini mendukug penelitian sebelumnya (wibowo,2009) dan reinsren et al (1991) yang membuktikan bahwa adanya penerapan fraud warning system dengan

Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan pengendalian berpengaruh terhadap pencegahan fraud dapat meyakinkan bahwa sistem pengendalian intern dengan lingkungan

Penjelasan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dewi et al 2021 dimana kompetensi mempunyai pengaruh terhadap pengelolaan dana desa karena apatur desa yang memiliki

vi PENCEGAHAN FRAUD PADA APARATUR SIPIL NEGARA ASN DI KABUPATEN BENGKALIS Nama Penulis : Nurlaili NIM : 5304171103 Dosen Pembimbing : Rosmida, S.E., M.Si ABSTRAK Penelitian ini

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Hipotesis keenam yang mengatakan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa

SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwasannya nilai thitung dari pelaksanaan audit internal terhadap pencegahan fraud adalah sebesar 3,740..

HASIL Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat 2 strategi pencegahan fraud yang telah diterapkan oleh pelabuhan Indonesia, antara lain: Pertama adalah Penguatan Tata Kelola di