• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM (12). docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM (12). docx"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

Ika Cahyani

Departemen Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra

[email protected]

Landasan pengembangan kurikulum memiliki peranan yang sangat penting. Jika kurikulum diibaratkan dengan sebuah rumah yang tidak pondasi yang kuat, maka ketika diterpa angina atau terjadi goncangan yang kencang, rumah tersebut akan roboh dengan mudahnya. Begitu pun dengan kurikulum, apabila apabila tidak memiliki dasar pijakan yang kuat, maka kurikulum tersebut akan mudah terombang- ambing dan yang menjadi taruhannya adalah manusia sebagai peserta didik.

Ada beberapa landasan utama dalam pengembangan suatu kurikulum. Robert S. Zais mengemukakan ada empat landasan pengembangan kurikulum, yaitu: Philosopy and nature of knowledge, society and culture, the individual, dan learning theory. Secara sederhana yaitu sama dengan landasan filosofis, landasan psikologis, landasan sosiologis dan budaya.

Landasan filosofis yaitu, pendidikan berintikan interaksi antar manusia, terutama antara pendidik dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan, atau proses berpikir agar peerta didik tahu siapa dirinya dan tahu siapa pendidik. Kemudian landasan psikologis yaitu, proses pendidikan terjadi interaksi antar individu dengan individu yang lainnya atau lingkungannya. Selanjutnya landasan sosiologis dan budaya yaitu, asumsi- asumsi yang berasal dari sosiologi yang dijadikan titik tolak dalam pengembangan kurikulum.

Daftar Pustaka:

http://ifasyifasyarifah14.blogspot.co.id/2013/03/landasan-pengembangan-kurikulum.html?m=1

Referensi

Dokumen terkait

Tyler (1988) mengemukakan pandangan yang erat kaitannya dengan beberapa aspek yang melandasi suatu kurikulum (school purposes), yaitu: “Use of philosophy, studies of

Adapun yang dimaksud dengan landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum adalah asumsi-asumsi atau rumusan yang didapatkan dari hasil berfikir yang sangat mendalam,

Nana Syaodih Sukmadinata (1997) mengemukakan empat landasan utama dalam pengembagan kurikulum, yaitu landasan filosofis, landasan psikologis, landasan sosial-budaya, dan landasan

Secara umum dapat disimpulkan bahwa landasan pokok dalam pengembangan kurikulum dikelompokkan ke dalam empat jenis, yaitu: landasan filosofis, landasan psikologis,

Di samping itu, penerapan teknologi di dalam pendidikan, khususnya kurikulum meliputi dua bentuk, yakni penggunaan perangkat keras (hardware) yang menekankan pada penggunaan

Dalam kurikulum terdapat berbagai komponen yang dalam pengembangannya harus didasari pada asumsi atau landasan pikiran yang mendalam, logis, sistematis, dan menyeluruh

Landasan Pengembangan Kurikulum memiliku peran yang sangat penting bagi pendidikan, sehingga apabila kurikulum diibaratkan sebagai bangunan gedung yang tidak menggunakan landasan

Penggunaan landasan yang tepat dan kuat dalam mengembangkan kurikulum tidak hanya diperlukan oleh para penyusun kurikulum ditingkat pusat (makro), akan tetapi terutama