• Tidak ada hasil yang ditemukan

10 Sosialisasi kebijakan UN 2014 Singkat BSNP10 Maret 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "10 Sosialisasi kebijakan UN 2014 Singkat BSNP10 Maret 2014"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIALISASI

SOSIALISASI

KEBIJAKAN

KEBIJAKAN

UJIAN

UJIAN

NASIONAL

NASIONAL

TAHUN

TAHUN

PELAJARAN

PELAJARAN

201

201

3

3

/201

/201

4

4

BAGI KASI PENDMA SE-JAWA

BAGI KASI PENDMA SE-JAWA

TIMUR

TIMUR

Surabaya, 20 Maret 2014

(2)

ISI KEBIJAKAN

1.

1. Dasar HukumDasar Hukum 2.

2. Perbandingan UN 2013 dan UN 2014Perbandingan UN 2013 dan UN 2014 3.

3. Tujuan dan Manfaat Ujian NasionalTujuan dan Manfaat Ujian Nasional 4.

4. Kriteria KelulusanKriteria Kelulusan 5.

5. Persyaratan Peserta UNPersyaratan Peserta UN 6.

6. Penyelenggara dan Pelaksana UNPenyelenggara dan Pelaksana UN 7.

7. Peran Perguruan Tinggi Peran Perguruan Tinggi 8.

8. Pelaksanaan UNPelaksanaan UN a.

a. Kisi-Kisi UN Kisi-Kisi UN b.

b. Jadwal UN Jadwal UN c.

c. Ujian Kompetensi SMK/MAKUjian Kompetensi SMK/MAK d.

d. Penggandaan dan Pendistribusian Penggandaan dan Pendistribusian Bahan UN

Bahan UN

e.

e. Biaya Pelaksanaan UNBiaya Pelaksanaan UN f.

f. Pelanggaran dan SanksiPelanggaran dan Sanksi g.

g. Penjaminan Kredibilitas UNPenjaminan Kredibilitas UN 9.

(3)
(4)

DASAR HUKUM

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005

tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/

Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional

(5)
(6)

N

o Aspek 2013 2014 Ket

1. Kriteria Kelulusa n

Formula Gabungan antara nilai UN (60%) dan Nilai Sekolah/

Madrasah (40%).

Kriteria kelulusan UN dengan rata-rata ≥ 5,50 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.

Formula Gabungan antara nilai UN (60%) dan Nilai Sekolah/

Madrasah (40%).

Kriteria kelulusan UN dengan rata-rata ≥ 5,50 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.

Sama

2 Kisi-Kisi

UN Sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan BSNP

Nomor 009/P/BSNP/XI/ 2012

Sebagaimana

ditetapkan dalam

Peraturan BSNP Nomor 009/P/BSNP/XI/2012

Sama

3 Jumlah Paket Soal

Setiap peserta

menerima paket soal yang berbeda

Setiap peserta

menerima paket soal yang berbeda

Sama

4 Komposi si nilai sekolah

Komposisi nilai sekolah terdiri atas 40% nilai rata-rata rapor, dan 60% nilai ujian sekolah.

Komposisi nilai sekolah terdiri atas 70% nilai rata-rata

Penyelenggara dan Pelaksana

Penyelenggara Beda

(7)

No Aspek 2013 2014 Ket 6 Peran

Pergurua n Tinggi

Berperan dalam

pelaksanaan &

Pengawasan UN khusus untuk SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan

Tidak berperan dalam pelaksanaan UN, tetapi

berperan dalam

Pengawasan UN SMA/ MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan

ditingkatkan

Beda

7 Peran

LPMP Tidak terlibat dalam pelaksanaan/ pengawasan UN

Dilibatkan dalam

pengawasan UN SMP dan SMA sederajat

Beda

8 Pencetak an bahan UN

Dilaksanakan dengan

sistem terpusat

Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 1-2-1-2 setiap hari

Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan dua

mata pelajaran setiap hari.

Beda

10 Jadwal UN Paket C Tahap I

Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-2-2-1 setiap hari

Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-2-3

setiap hari

Beda

Perbedaan dan Persamaan UN Tahun

(8)

No Aspek 2013 2014 Ket 11 Pemanfaa

tan hasil UN

Belum sepenuhnya dijadikan

pertimbangan masuk PTN

Sepenuhnya dijadikan pertimbangan masuk PTN

Beda

12 UN SD/MI Dilaksanakan oleh

BSNP Dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam bentuk Ujian Sekolah/Madrasah

Satu orang

pengawas setiap satuan pendidikan

Jumlah pengawas

satuan pendidikan dari peguruan tinggi atau LPMP diatur sebagai berikut: ruang, sebanyak 3

orang.

Beda

(9)

No Aspek 2013 2014 Ket

14 Peran

Pengawas Satuan Pendidika n

Belum sepenuhnya diberikan

kewenangan masuk ruangan ujian

Sepenuhnya bisa masuk ke ruang ujian bila ada masalah di ruangan

Beda

(10)
(11)

Tujuan & Manfaat Ujian

Nasional

PP19/2005 Pasal 68

TUJUAN: Menilai pencapaian standar kompetensi

lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu.

Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

pemetaan

mutu program dan/atau satuan

pendidikan;

dasar

seleksi

masuk jenjang pendidikan

berikutnya;

•penentuan

kelulusan

peserta didik dari

program dan/atau satuan pendidikan;

pembinaan

dan pemberian bantuan kepada

satuan pendidikan dalam upayanya untuk

(12)
(13)

Kriteria Kelulusan

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan

pendidikan setelah:

1.menyelesaikan seluruh program

pembelajaran;

2.memperoleh nilai minimal baik pada

penilaian akhir untuk seluruh mata

pelajaran;

3.lulus Ujian S/M/PK; dan

(14)

Lulus Ujian Sekolah

• Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian S/M/PK untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M/PK. Kriteria mencakup mínimum rata-rata nilai dan mínimum nilai setiap mata

pelajaran.

Nilai S/M/PK diperoleh dari gabungan:

a) Rata-rata nilai rapor dengan bobot 70% :

• Semester I s.d. semester V pada SMP/MTs, SMPLB, dan Paket B/Wustha, SMK/MAK, dan Paket C Kejuruan;

• Semester III s.d. semester V pada SMA/MA, SMALB dan Paket C;

• Semester I s.d. semester V pada SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK yang menerapkan SKS.

(15)

Lulus UN

1. Kriteria kelulusan peserta didik untuk

Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB,

SMA/MA/SMALB/SMK, Program Paket B/

Wustha, Program Paket C, dan Program

Paket C Kejuruan adalah:

a) Nilai Akhir (NA) setiap mata pelajaran yang

diujinasionalkan paling rendah 4,0 (empat koma nol) dan

b) Rata-rata NA untuk semua mata pelajaran paling rendah 5,5 (lima koma lima)

2. NA merupakan gabungan Nilai S/M/PK

dan Nilai Ujian Nasional dengan bobot

(16)

KELULUSAN DARI SATUAN

PENDIDIKAN

Kelulusan peserta didik dari satuan

pendidikan:

SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK

ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang bersangkutan dalam rapat dewan guru.

Program Paket B/Wustha, Program Paket C,

dan Program Paket C Kejuruan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang

(17)
(18)

Persyaratan Peserta

• Persyaratan peserta didik mengikuti Ujian S/M/PK dan UN:

telah atau pernah berada pada tahun terakhir pada

suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu;

memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada

suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu mulai semester I tahun pertama sampai dengan

semester I tahun terakhir; dan

memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada

Pendidikan Kesetaraan.

• Persyaratan peserta didik mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan

(19)

Persyaratan Peserta

Kelompok belajar sejenis adalah pendidikan

kesetaraan yang diselenggarakan oleh

lembaga selain PKBM, SKB, dan Pesantren.

Untuk mengikuti UN, peserta didiknya harus

mendaftarkan ke PKBM/SKB/Pesantren.

Peserta didik yang memenuhi syarat

berhak

mengikuti Ujian S/M/PK dan UN.

Peserta didik tunanetra, tunarungu,

tunadaksa ringan, dan tunalaras yang

(20)

Persyaratan Peserta

Peserta didik yang karena alasan tertentu

dengan disertai bukti yang sah

berhalangan mengikuti UN

dapat

mengikuti UN Susulan

sesuai jadwal

yang ditentukan dalam POS UN yang

ditetapkan oleh BSNP.

Peserta didik yang tidak lulus

dapat

(21)

Nilai Sekolah/Madrasah/

Pendidikan Kesetaraan

Nilai S/M/PK diserahkan oleh setiap satuan

pendidikan kepada Pelaksana UN Tingkat

Pusat.

Nilai S/M/PK sebagaimana dimaksud pada

ayat (1) untuk SMP/MTs/SMPLB, Program

Paket B/Wustha, SMA/MA, SMALB, SMK/

MAK, Program Paket C, dan Program Paket

C Kejuruan diterima oleh Pelaksana UN

Tingkat Pusat

paling lambat 7 (tujuh)

(22)
(23)

Penyelenggara UN

1. BSNP menyelenggarakan UN bekerja sama

dengan instansi terkait di lingkungan

Pemerintah, Pemerintah Provinsi,

Pemerintah Kabupaten/Kota, dan satuan

pendidikan.

2. BSNP sebagai Penyelenggara UN bertugas:

menyusun POS pelaksanaan UN;

memberi rekomendasi kepada Menteri tentang pembentukan Pelaksana UN Tingkat Pusat; dan – melakukan evaluasi dan menyusun

(24)

Pelaksanaa

Pelaksana UN Tingkat Provinsi

Pelaksana UN Tingkat Provinsi

Pelaksana UN Tingkat

Kabupaten/Kota

Pelaksana UN Tingkat

Pelaksana UN Tingkat Satuan

Pendidikan

Pelaksana UN Tingkat Satuan

Pendidikan

Ka Dinas

Pendidikan Tanggung jawab

POS UN

Skema Pelaksanaan UN

2013/2014

(25)

Pelaksana UN Tingkat

Provinsi

Melaksanakan dan mengawasi

UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan

Program Paket B/Wustha.

Melaksanakan UN SMA/MA, SMK/

MAK, Program Paket C, dan

Program Paket C Kejuruan.

Melakukan pemindaian

LJUN SMP/

(26)

Pelaksana UN Tingkat Kab/

Kota

Pelaksana UN Tingkat Kabupaten/Kota

ditetapkan dengan

keputusan Bupati/

Walikota

, terdiri atas unsur-unsur:

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;

Kantor Kementerian Agama Kabupaten/

Kota (Seksi yang menangani pendidikan

madrasah dan seksi yang menangani

(27)

Pelaksana UN Tingkat Kab/

Kota

Mempunyai tugas tanggung jawab,

di antaranya

:

1. menetapkan satuan pendidikan yang

berhak melaksanakan UN ;

2. mengoordinasikan pengumpulan dan

mengelola

database

peserta UN;

3. Menetapkan

titik transit

yang aman

sebelum bahan UN didistribusikan ke

satuan pendidikan

4. menetapkan pengawas ruang UN

5. menetapkan penanggungjawab ruang ujian

dari salah seorang pengawas ruang UN.

(28)

Pelaksana UN

Tingkat Satuan Pendidikan

Satuan Pendidikan yang dapat melaksanakan UN adalah:

sekolah/madrasah yang memiliki peserta UN

minimal 20 orang (SMPLB dan SMALB tidak ada batas minimal jumlah peserta UN), terakreditasi, dan memenuhi persyaratan lainnya yang

ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota;

pondok pesantren, PKBM, dan SKB Pelaksana

pendidikan kesetaraan yang memiliki peserta UN

minimal 20 orang serta memenuhi persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Pelaksana UN Tingkat Kabupaten/Kota;

institusi yang ditetapkan oleh Atase Pendidikan dan/

(29)
(30)

Peran Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi

berperan serta dalam

penyiapan soal UN, dan mengawasi

penggandaan, pendistribusian, pelaksanaan

UN SMA/MA, SMK/MAK, Program Paket C,

dan Program Paket C Kejuruan, serta

pengembalian LJUN ke tempat pemindaian

dengan berkoordinasi dengan pemerintah

daerah.

Perguruan Tinggi

melakukan pemindaian

(31)

Peran Perguruan Tinggi

Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMA/MA, SMK/MAK, Paket C dan Paket C Kejuruan, di

antaranya:

1.melakukan pengawasan pelaksanaan UN bersama LPMP

2.menetapkan koordinator pengawas UN kabupaten/kota 3.menetapkan pengawas satuan pendidikan

4.melakukan pengawasan penggandaan dan

pendistribusian bahan UN bersama Panitia Regional, LPMP, dan Polri;

5.menjamin keamanan penyimpanan bahan UN di titik simpan terakhir bersama Pelaksana UN Tingkat

Kabupaten/Kota dan Polri

6.menjamin keamanan dan kerahasiaan LJUN yang sudah diisi oleh peserta UN sampai ke tempat

(32)

Peran Perguruan Tinggi

Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMA/ MA, SMK/MAK, Paket C dan Paket C Kejuruan, di antaranya:

7.mengawasi penerimaan LJUN dari satuan

pendidikan atau rayon dan memastikan amplop LJUN sudah dilem/dilak, ditandatangani oleh

pengawas ruang, dan dibubuhi stempel satuan pendidikan;

8.memindai LJUN dengan menggunakan software

yang ditentukan oleh Pelaksana UN Tingkat Pusat; 9.menjamin keamanan proses pemindaian LJUN; 10.menyampaikan hasil pemindaian LJUN ke

Pelaksana UN Tingkat Pusat.

(33)

Peran LPMP

Melakukan pengawasan pelaksanaan

UN SMP/MTs, SMPLB, dan Program

Paket B/Wustha.

Melakukan pengawasan

penggandaan dan pendistribusian

bahan UN SMA/MA, SMK/MAK,

Program Paket C dan Program Paket

C Kejuruan, bersama Perguruan

(34)

LPMP

Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha, di antaranya:

1.melakukan pengawasan pelaksanaan UN; 2.menetapkan koordinator pengawas UN kab/ kota;

3.melakukan pengawasan penggandaan dan distribusi bahan UN bersama Panitia Regional penggandaan dan distribusi, dan Polri;

4.menjamin keamanan penyimpanan bahan UN di titik simpan terakhir bersama Pelaksana UN

(35)

LPMP

Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha, di antaranya:

5.menjamin keamanan dan kerahasiaan LJUN

yang sudah diisi oleh peserta UN serta bahan

pendukungnya;

6.mengawasi penerimaan LJUN dari satuan

pendidikan atau rayon dan memastikan amplop

LJUN sudah dilem/dilak, ditandatangani oleh

pengawas ruang, dan dibubuhi stempel satuan

pendidikan.

(36)
(37)

IV. PELAKSANAAN

DES JAN FEB MAR APR

Peserta III. PENCETAKAN DAN PENGIRIMAN NASKAH NOV

DNT = Daftar Nominal Tetap US/M = Ujian Sekolah/Madrasah

Time Line Penyelenggaraan UN

(38)

KPA BALITBANG

2 Regional3

Regional

4 Regional5

Regional

Setiap Region Melaksanakan Proses Pengadaan

PEMENANG LELANG

Pelaksanaan Pengadaan Bahan

UN 2014

8 Kontr

(39)

KISI KISI UN

1. Kisi-kisi soal UN disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai

dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006

tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2007 tentang Standar Isi untuk

Program Paket A, Program Paket B, dan Program Paket C.

2. Kisi-kisi soal UN sebagaimana dimaksud di atas menggunakan kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 sebagaimana ditetapkan dalam

(40)

Pelaksanaan UN

Peserta UN:

8.341.885

siswa dengan

rincian:

a) SMP/MTs dan SMPLB : 2,9 juta b) SMA/MA dan SMALB : 1,6 juta

c) SMK/MAK : 1,1 juta

Sisanya berasal dari peserta Program

(41)

Pengumuman Kelulusan

Sekolah/madrasah/Pusat Kegiatan Belajar

Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar /

Pesantren mengumumkan kelulusan

peserta didik dari satuan pendidikan paling

lambat:

20 Mei 2014

untuk SMA/MA, SMK/MAK,

Program Paket C, dan Program Paket C

Kejuruan; dan

14 Juni 2014

untuk SMP/MTs, SMPLB,

SMALB, dan Paket B/Wustha.

22 September 2014

untuk UN

(42)
(43)

JADWAL UN

No Hari dan Tanggal Jam Mata pelajaran

1

UN:Senin, 14 April 2014

07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia UN Susulan:Selasa, 22 April

2014

2

UN:Selasa, 15 April 2014

07.30 – 09.30 Matematika UN Susulan: Rabu, 23 April Ujian Teori Kejuruan UN Susulan: Kamis, 24 April

2014

(44)
(45)
(46)
(47)

PENGGANDAAN &

PENDISTRIBUSIAN

1. Penggandaan dan pendistribusian

bahan UN

SMP/MTs, SMPLB dan Program

Paket B/Wustha, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB,

Program Paket C, dan Program Paket C

Kejuruan dilakukan oleh

Pelaksana UN

Tingkat Provinsi secara regional

.

2. Pendistribusian bahan UN

sampai ke titik

simpan terakhir

yang terletak di ibu kota

provinsi atau kota lain yang ditetapkan.

(48)

PENGGANDAAN &

PENDISTRIBUSIAN

3. Pengawasan penggandaan dan pendistribusian

bahan UN SMA/MA, SMK/MAK, SMALB, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan dari provinsi ke

kabupaten/kota, dari kabupaten/kota ke satuan pendidikan melibatkan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta, LPMP, dan Polri.

4. Pengawasan penggandaan dan pendistribusian bahan UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha dari provinsi ke kabupaten/kota, dari

kabupaten/kota ke satuan pendidikan melibatkan

LPMP dan Polri.

5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pengaturan

(49)

PENYIMPANAN &

PEMANFAATAN

SOAL UN

(50)

BIAYA PELAKSANAAN

1. Biaya pelaksanaan Ujian S/M/PK

menjadi tanggungjawab Pemerintah

Daerah dan satuan pendidikan yang

bersangkutan.

2. Biaya penyelenggaraan dan

pelaksanaan UN menjadi

(51)

SANKSI

1. Orang perseorangan, kelompok, dan/

atau lembaga yang terbukti secara

sah melakukan pelanggaran

sebagaimana dimaksud dalam Pasal

19, akan diproses dan dikenakan

sanksi sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan.

2. Ketentuan lebih lanjut mengenai

(52)

Penjaminan Kredibilitas

Hasil UN

N

o PERIHAL

1 Ada Tanda “Dilarang Masuk Selain Peserta Ujian dan Pengawas, Serta Tidak Diperkenankan

Membawa Alat Komunikasi”

2 Pengawas ruang ujian mengumpulkan tas dan

alat komunikasi elektronik seperti HP peserta UN dan pengawas ruang UN serta menempatkan di tempat yang aman

3 Tiap pengawas menerima lembar rincian tugas 4 Petugas presensi mengedarkan daftar hadir

pengawas ruang ujian sebelum UN berlangsung atau setelah UN selesai

(53)

Penjaminan Kredibilitas

Hasil UN

N

o PERIHAL

1 Khusus untuk UN SMA sederajat, jumlah

pengawas satuan pendidikan dari peguruan tinggi atau yang ditugaskan perguruan tinggi sebagai berikut:

a. 1 orang untuk jumlah ruang UN: 1 s.d 4. b. 2 orang untuk jumlah ruang UN: 5 s.d 10 c. 3 orang untuk jumlah ruang UN > 10.

2 LJUN dimasukkan ke dalam amplop LJUN dan dilem /dilak di ruang ujian dan ditandatangani oleh penanggung jawab ruang UN di amplop tempat pengeleman.

(54)

Penjaminan Kredibilitas

Hasil UN

N

o PERIHAL

4 Pengawas satuan pendidikan harus memastikan bahwa semua LJUN masuk dalam amplop yang telah dilem dan ditandatangani pengawas ruang UN

5 Pengawas satuan pendidikan mengawasi

perjalanan LJUN dari pelaksana UN ke rayon, dan dari rayon tempat pemindaian di perguruan

tinggi negeri.

(55)
(56)

PUSAT INFORMASI UN

1. BSNP

Telepon: 021-7668590, Fax: 021-7668591,

HP: 081519157000, Email: [email protected]

2. PIH Kemdikbud

Call Center: 177, HP: 0816979177, SMS: 0811976929, Telepon: 021-5703303, Fax: 021-57331245, Email:

[email protected]

3. PUSPENDIK

Telepon: 021-3853000. Email: [email protected]

SMS: 082112342020

4. Inspektorat Jenderal Kemdikbud

Telepon: 021-5736943, Fax: 021-5736943 SMS : 081380477779

5. Bidang Pendma Kanwil Kemenag Jatim

(57)

Mari kita bangun bersama

Ujian Nasional

yang

Bermutu,

Bermanfaat,

dan

Bermartabat

Referensi

Dokumen terkait

• Peserta didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah (US) apabila memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh sekolah berdasarkan perolehan Nilai Sekolah (NS). • Nilai Sekolah

• Kriteria kelulusan Ujian Sekolah/Madrasah untuk SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai Sekolah/Madrasah (S/M) untuk

• SATUAN PENDIDIKAN MELAKSANAKAN UJIAN SEKOLAH UNTUK SEMUA MATA PELAJARAN YANG TIDAK DIUJIKAN DALAM USBN SESUAI DENGAN KURIKULUM YANG BERLAKU PADA MASING- MASING SATUAN PENDIDIKAN.

• Kriteria kelulusan Ujian Sekolah/Madrasah untuk SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai Sekolah/Madrasah (S/M) untuk

Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian Sekolah untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing berdasarkan perolehan Nilai Sekolah (Nilai

Kedua : Kriteria Standar Kelulusan Ujian Sekolah satuan pendidikan dan US / M tahun 2016 , seperti terlampir dalam keputusan I keputusan ini. Ketiga : Rata-rata nilai ujian

• UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan untuk semua mata pelajaran

Kriteria kelulusan perserta didik dari Ujian PK untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi melalui rapat bersama dengan Dinas Pendidikan