SOSIALISASI
SOSIALISASI
KEBIJAKAN
KEBIJAKAN
UJIAN
UJIAN
NASIONAL
NASIONAL
TAHUN
TAHUN
PELAJARAN
PELAJARAN
201
201
3
3
/201
/201
4
4
BAGI KASI PENDMA SE-JAWA
BAGI KASI PENDMA SE-JAWA
TIMUR
TIMUR
Surabaya, 20 Maret 2014
ISI KEBIJAKAN
1.
1. Dasar HukumDasar Hukum 2.
2. Perbandingan UN 2013 dan UN 2014Perbandingan UN 2013 dan UN 2014 3.
3. Tujuan dan Manfaat Ujian NasionalTujuan dan Manfaat Ujian Nasional 4.
4. Kriteria KelulusanKriteria Kelulusan 5.
5. Persyaratan Peserta UNPersyaratan Peserta UN 6.
6. Penyelenggara dan Pelaksana UNPenyelenggara dan Pelaksana UN 7.
7. Peran Perguruan Tinggi Peran Perguruan Tinggi 8.
8. Pelaksanaan UNPelaksanaan UN a.
a. Kisi-Kisi UN Kisi-Kisi UN b.
b. Jadwal UN Jadwal UN c.
c. Ujian Kompetensi SMK/MAKUjian Kompetensi SMK/MAK d.
d. Penggandaan dan Pendistribusian Penggandaan dan Pendistribusian Bahan UN
Bahan UN
e.
e. Biaya Pelaksanaan UNBiaya Pelaksanaan UN f.
f. Pelanggaran dan SanksiPelanggaran dan Sanksi g.
g. Penjaminan Kredibilitas UNPenjaminan Kredibilitas UN 9.
DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/
Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional
N
o Aspek 2013 2014 Ket
1. Kriteria Kelulusa n
Formula Gabungan antara nilai UN (60%) dan Nilai Sekolah/
Madrasah (40%).
Kriteria kelulusan UN dengan rata-rata ≥ 5,50 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.
Formula Gabungan antara nilai UN (60%) dan Nilai Sekolah/
Madrasah (40%).
Kriteria kelulusan UN dengan rata-rata ≥ 5,50 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.
Sama
2 Kisi-Kisi
UN Sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan BSNP
Nomor 009/P/BSNP/XI/ 2012
Sebagaimana
ditetapkan dalam
Peraturan BSNP Nomor 009/P/BSNP/XI/2012
Sama
3 Jumlah Paket Soal
Setiap peserta
menerima paket soal yang berbeda
Setiap peserta
menerima paket soal yang berbeda
Sama
4 Komposi si nilai sekolah
Komposisi nilai sekolah terdiri atas 40% nilai rata-rata rapor, dan 60% nilai ujian sekolah.
Komposisi nilai sekolah terdiri atas 70% nilai rata-rata
Penyelenggara dan Pelaksana
Penyelenggara Beda
No Aspek 2013 2014 Ket 6 Peran
Pergurua n Tinggi
Berperan dalam
pelaksanaan &
Pengawasan UN khusus untuk SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan
Tidak berperan dalam pelaksanaan UN, tetapi
berperan dalam
Pengawasan UN SMA/ MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan
ditingkatkan
Beda
7 Peran
LPMP Tidak terlibat dalam pelaksanaan/ pengawasan UN
Dilibatkan dalam
pengawasan UN SMP dan SMA sederajat
Beda
8 Pencetak an bahan UN
Dilaksanakan dengan
sistem terpusat
Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 1-2-1-2 setiap hari
Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan dua
mata pelajaran setiap hari.
Beda
10 Jadwal UN Paket C Tahap I
Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-2-2-1 setiap hari
Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-2-3
setiap hari
Beda
Perbedaan dan Persamaan UN Tahun
No Aspek 2013 2014 Ket 11 Pemanfaa
tan hasil UN
Belum sepenuhnya dijadikan
pertimbangan masuk PTN
Sepenuhnya dijadikan pertimbangan masuk PTN
Beda
12 UN SD/MI Dilaksanakan oleh
BSNP Dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam bentuk Ujian Sekolah/Madrasah
Satu orang
pengawas setiap satuan pendidikan
Jumlah pengawas
satuan pendidikan dari peguruan tinggi atau LPMP diatur sebagai berikut: ruang, sebanyak 3
orang.
Beda
No Aspek 2013 2014 Ket
14 Peran
Pengawas Satuan Pendidika n
Belum sepenuhnya diberikan
kewenangan masuk ruangan ujian
Sepenuhnya bisa masuk ke ruang ujian bila ada masalah di ruangan
Beda
Tujuan & Manfaat Ujian
Nasional
PP19/2005 Pasal 68
TUJUAN: Menilai pencapaian standar kompetensi
lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu.
Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
•
pemetaan
mutu program dan/atau satuan
pendidikan;
•
dasar
seleksi
masuk jenjang pendidikan
berikutnya;
•penentuan
kelulusan
peserta didik dari
program dan/atau satuan pendidikan;
•
pembinaan
dan pemberian bantuan kepada
satuan pendidikan dalam upayanya untuk
Kriteria Kelulusan
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan
pendidikan setelah:
1.menyelesaikan seluruh program
pembelajaran;
2.memperoleh nilai minimal baik pada
penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran;
3.lulus Ujian S/M/PK; dan
Lulus Ujian Sekolah
• Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian S/M/PK untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M/PK. Kriteria mencakup mínimum rata-rata nilai dan mínimum nilai setiap mata
pelajaran.
• Nilai S/M/PK diperoleh dari gabungan:
a) Rata-rata nilai rapor dengan bobot 70% :
• Semester I s.d. semester V pada SMP/MTs, SMPLB, dan Paket B/Wustha, SMK/MAK, dan Paket C Kejuruan;
• Semester III s.d. semester V pada SMA/MA, SMALB dan Paket C;
• Semester I s.d. semester V pada SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK yang menerapkan SKS.
Lulus UN
1. Kriteria kelulusan peserta didik untuk
Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB,
SMA/MA/SMALB/SMK, Program Paket B/
Wustha, Program Paket C, dan Program
Paket C Kejuruan adalah:
a) Nilai Akhir (NA) setiap mata pelajaran yang
diujinasionalkan paling rendah 4,0 (empat koma nol) dan
b) Rata-rata NA untuk semua mata pelajaran paling rendah 5,5 (lima koma lima)
2. NA merupakan gabungan Nilai S/M/PK
dan Nilai Ujian Nasional dengan bobot
KELULUSAN DARI SATUAN
PENDIDIKAN
•
Kelulusan peserta didik dari satuan
pendidikan:
– SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK
ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang bersangkutan dalam rapat dewan guru.
– Program Paket B/Wustha, Program Paket C,
dan Program Paket C Kejuruan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang
Persyaratan Peserta
• Persyaratan peserta didik mengikuti Ujian S/M/PK dan UN:
– telah atau pernah berada pada tahun terakhir pada
suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu;
– memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada
suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu mulai semester I tahun pertama sampai dengan
semester I tahun terakhir; dan
– memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada
Pendidikan Kesetaraan.
• Persyaratan peserta didik mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan
Persyaratan Peserta
•
Kelompok belajar sejenis adalah pendidikan
kesetaraan yang diselenggarakan oleh
lembaga selain PKBM, SKB, dan Pesantren.
Untuk mengikuti UN, peserta didiknya harus
mendaftarkan ke PKBM/SKB/Pesantren.
•
Peserta didik yang memenuhi syarat
berhak
mengikuti Ujian S/M/PK dan UN.
•
Peserta didik tunanetra, tunarungu,
tunadaksa ringan, dan tunalaras yang
Persyaratan Peserta
•
Peserta didik yang karena alasan tertentu
dengan disertai bukti yang sah
berhalangan mengikuti UN
dapat
mengikuti UN Susulan
sesuai jadwal
yang ditentukan dalam POS UN yang
ditetapkan oleh BSNP.
•
Peserta didik yang tidak lulus
dapat
Nilai Sekolah/Madrasah/
Pendidikan Kesetaraan
•
Nilai S/M/PK diserahkan oleh setiap satuan
pendidikan kepada Pelaksana UN Tingkat
Pusat.
•
Nilai S/M/PK sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) untuk SMP/MTs/SMPLB, Program
Paket B/Wustha, SMA/MA, SMALB, SMK/
MAK, Program Paket C, dan Program Paket
C Kejuruan diterima oleh Pelaksana UN
Tingkat Pusat
paling lambat 7 (tujuh)
Penyelenggara UN
1. BSNP menyelenggarakan UN bekerja sama
dengan instansi terkait di lingkungan
Pemerintah, Pemerintah Provinsi,
Pemerintah Kabupaten/Kota, dan satuan
pendidikan.
2. BSNP sebagai Penyelenggara UN bertugas:
– menyusun POS pelaksanaan UN;
– memberi rekomendasi kepada Menteri tentang pembentukan Pelaksana UN Tingkat Pusat; dan – melakukan evaluasi dan menyusun
Pelaksanaa
Pelaksana UN Tingkat Provinsi
Pelaksana UN Tingkat Provinsi
Pelaksana UN Tingkat
Kabupaten/Kota
Pelaksana UN Tingkat
Pelaksana UN Tingkat Satuan
Pendidikan
Pelaksana UN Tingkat Satuan
Pendidikan
Ka Dinas
Pendidikan Tanggung jawab
POS UN
Skema Pelaksanaan UN
2013/2014
Pelaksana UN Tingkat
Provinsi
•
Melaksanakan dan mengawasi
UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan
Program Paket B/Wustha.
•
Melaksanakan UN SMA/MA, SMK/
MAK, Program Paket C, dan
Program Paket C Kejuruan.
•
Melakukan pemindaian
LJUN SMP/
Pelaksana UN Tingkat Kab/
Kota
Pelaksana UN Tingkat Kabupaten/Kota
ditetapkan dengan
keputusan Bupati/
Walikota
, terdiri atas unsur-unsur:
–
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
–
Kantor Kementerian Agama Kabupaten/
Kota (Seksi yang menangani pendidikan
madrasah dan seksi yang menangani
Pelaksana UN Tingkat Kab/
Kota
Mempunyai tugas tanggung jawab,
di antaranya
:
1. menetapkan satuan pendidikan yang
berhak melaksanakan UN ;
2. mengoordinasikan pengumpulan dan
mengelola
database
peserta UN;
3. Menetapkan
titik transit
yang aman
sebelum bahan UN didistribusikan ke
satuan pendidikan
4. menetapkan pengawas ruang UN
5. menetapkan penanggungjawab ruang ujian
dari salah seorang pengawas ruang UN.
Pelaksana UN
Tingkat Satuan Pendidikan
Satuan Pendidikan yang dapat melaksanakan UN adalah:
– sekolah/madrasah yang memiliki peserta UN
minimal 20 orang (SMPLB dan SMALB tidak ada batas minimal jumlah peserta UN), terakreditasi, dan memenuhi persyaratan lainnya yang
ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota;
– pondok pesantren, PKBM, dan SKB Pelaksana
pendidikan kesetaraan yang memiliki peserta UN
minimal 20 orang serta memenuhi persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Pelaksana UN Tingkat Kabupaten/Kota;
– institusi yang ditetapkan oleh Atase Pendidikan dan/
Peran Perguruan Tinggi
•
Perguruan Tinggi
berperan serta dalam
penyiapan soal UN, dan mengawasi
penggandaan, pendistribusian, pelaksanaan
UN SMA/MA, SMK/MAK, Program Paket C,
dan Program Paket C Kejuruan, serta
pengembalian LJUN ke tempat pemindaian
dengan berkoordinasi dengan pemerintah
daerah.
•
Perguruan Tinggi
melakukan pemindaian
Peran Perguruan Tinggi
Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMA/MA, SMK/MAK, Paket C dan Paket C Kejuruan, di
antaranya:
1.melakukan pengawasan pelaksanaan UN bersama LPMP
2.menetapkan koordinator pengawas UN kabupaten/kota 3.menetapkan pengawas satuan pendidikan
4.melakukan pengawasan penggandaan dan
pendistribusian bahan UN bersama Panitia Regional, LPMP, dan Polri;
5.menjamin keamanan penyimpanan bahan UN di titik simpan terakhir bersama Pelaksana UN Tingkat
Kabupaten/Kota dan Polri
6.menjamin keamanan dan kerahasiaan LJUN yang sudah diisi oleh peserta UN sampai ke tempat
Peran Perguruan Tinggi
Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMA/ MA, SMK/MAK, Paket C dan Paket C Kejuruan, di antaranya:
7.mengawasi penerimaan LJUN dari satuan
pendidikan atau rayon dan memastikan amplop LJUN sudah dilem/dilak, ditandatangani oleh
pengawas ruang, dan dibubuhi stempel satuan pendidikan;
8.memindai LJUN dengan menggunakan software
yang ditentukan oleh Pelaksana UN Tingkat Pusat; 9.menjamin keamanan proses pemindaian LJUN; 10.menyampaikan hasil pemindaian LJUN ke
Pelaksana UN Tingkat Pusat.
Peran LPMP
•
Melakukan pengawasan pelaksanaan
UN SMP/MTs, SMPLB, dan Program
Paket B/Wustha.
•
Melakukan pengawasan
penggandaan dan pendistribusian
bahan UN SMA/MA, SMK/MAK,
Program Paket C dan Program Paket
C Kejuruan, bersama Perguruan
LPMP
Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha, di antaranya:
1.melakukan pengawasan pelaksanaan UN; 2.menetapkan koordinator pengawas UN kab/ kota;
3.melakukan pengawasan penggandaan dan distribusi bahan UN bersama Panitia Regional penggandaan dan distribusi, dan Polri;
4.menjamin keamanan penyimpanan bahan UN di titik simpan terakhir bersama Pelaksana UN
LPMP
Memiliki tugas dan tanggung jawab dalam UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha, di antaranya:
5.menjamin keamanan dan kerahasiaan LJUN
yang sudah diisi oleh peserta UN serta bahan
pendukungnya;
6.mengawasi penerimaan LJUN dari satuan
pendidikan atau rayon dan memastikan amplop
LJUN sudah dilem/dilak, ditandatangani oleh
pengawas ruang, dan dibubuhi stempel satuan
pendidikan.
IV. PELAKSANAAN
DES JAN FEB MAR APR
Peserta III. PENCETAKAN DAN PENGIRIMAN NASKAH NOV
DNT = Daftar Nominal Tetap US/M = Ujian Sekolah/Madrasah
Time Line Penyelenggaraan UN
KPA BALITBANG
2 Regional3
Regional
4 Regional5
Regional
Setiap Region Melaksanakan Proses Pengadaan
PEMENANG LELANG
Pelaksanaan Pengadaan Bahan
UN 2014
8 Kontr
KISI KISI UN
1. Kisi-kisi soal UN disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai
dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006
tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2007 tentang Standar Isi untuk
Program Paket A, Program Paket B, dan Program Paket C.
2. Kisi-kisi soal UN sebagaimana dimaksud di atas menggunakan kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 sebagaimana ditetapkan dalam
Pelaksanaan UN
Peserta UN:
8.341.885
siswa dengan
rincian:
a) SMP/MTs dan SMPLB : 2,9 juta b) SMA/MA dan SMALB : 1,6 juta
c) SMK/MAK : 1,1 juta
Sisanya berasal dari peserta Program
Pengumuman Kelulusan
Sekolah/madrasah/Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar /
Pesantren mengumumkan kelulusan
peserta didik dari satuan pendidikan paling
lambat:
•
20 Mei 2014
untuk SMA/MA, SMK/MAK,
Program Paket C, dan Program Paket C
Kejuruan; dan
•
14 Juni 2014
untuk SMP/MTs, SMPLB,
SMALB, dan Paket B/Wustha.
•
22 September 2014
untuk UN
JADWAL UN
No Hari dan Tanggal Jam Mata pelajaran
1
UN:Senin, 14 April 2014
07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia UN Susulan:Selasa, 22 April
2014
2
UN:Selasa, 15 April 2014
07.30 – 09.30 Matematika UN Susulan: Rabu, 23 April Ujian Teori Kejuruan UN Susulan: Kamis, 24 April
2014
PENGGANDAAN &
PENDISTRIBUSIAN
1. Penggandaan dan pendistribusian
bahan UN
SMP/MTs, SMPLB dan Program
Paket B/Wustha, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB,
Program Paket C, dan Program Paket C
Kejuruan dilakukan oleh
Pelaksana UN
Tingkat Provinsi secara regional
.
2. Pendistribusian bahan UN
sampai ke titik
simpan terakhir
yang terletak di ibu kota
provinsi atau kota lain yang ditetapkan.
PENGGANDAAN &
PENDISTRIBUSIAN
3. Pengawasan penggandaan dan pendistribusian
bahan UN SMA/MA, SMK/MAK, SMALB, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan dari provinsi ke
kabupaten/kota, dari kabupaten/kota ke satuan pendidikan melibatkan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta, LPMP, dan Polri.
4. Pengawasan penggandaan dan pendistribusian bahan UN SMP/MTs, SMPLB dan Program Paket B/ Wustha dari provinsi ke kabupaten/kota, dari
kabupaten/kota ke satuan pendidikan melibatkan
LPMP dan Polri.
5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pengaturan
PENYIMPANAN &
PEMANFAATAN
SOAL UN
BIAYA PELAKSANAAN
1. Biaya pelaksanaan Ujian S/M/PK
menjadi tanggungjawab Pemerintah
Daerah dan satuan pendidikan yang
bersangkutan.
2. Biaya penyelenggaraan dan
pelaksanaan UN menjadi
SANKSI
1. Orang perseorangan, kelompok, dan/
atau lembaga yang terbukti secara
sah melakukan pelanggaran
sebagaimana dimaksud dalam Pasal
19, akan diproses dan dikenakan
sanksi sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
2. Ketentuan lebih lanjut mengenai
Penjaminan Kredibilitas
Hasil UN
N
o PERIHAL
1 Ada Tanda “Dilarang Masuk Selain Peserta Ujian dan Pengawas, Serta Tidak Diperkenankan
Membawa Alat Komunikasi”
2 Pengawas ruang ujian mengumpulkan tas dan
alat komunikasi elektronik seperti HP peserta UN dan pengawas ruang UN serta menempatkan di tempat yang aman
3 Tiap pengawas menerima lembar rincian tugas 4 Petugas presensi mengedarkan daftar hadir
pengawas ruang ujian sebelum UN berlangsung atau setelah UN selesai
Penjaminan Kredibilitas
Hasil UN
N
o PERIHAL
1 Khusus untuk UN SMA sederajat, jumlah
pengawas satuan pendidikan dari peguruan tinggi atau yang ditugaskan perguruan tinggi sebagai berikut:
a. 1 orang untuk jumlah ruang UN: 1 s.d 4. b. 2 orang untuk jumlah ruang UN: 5 s.d 10 c. 3 orang untuk jumlah ruang UN > 10.
2 LJUN dimasukkan ke dalam amplop LJUN dan dilem /dilak di ruang ujian dan ditandatangani oleh penanggung jawab ruang UN di amplop tempat pengeleman.
Penjaminan Kredibilitas
Hasil UN
N
o PERIHAL
4 Pengawas satuan pendidikan harus memastikan bahwa semua LJUN masuk dalam amplop yang telah dilem dan ditandatangani pengawas ruang UN
5 Pengawas satuan pendidikan mengawasi
perjalanan LJUN dari pelaksana UN ke rayon, dan dari rayon tempat pemindaian di perguruan
tinggi negeri.
PUSAT INFORMASI UN
1. BSNP
Telepon: 021-7668590, Fax: 021-7668591,
HP: 081519157000, Email: [email protected]
2. PIH Kemdikbud
Call Center: 177, HP: 0816979177, SMS: 0811976929, Telepon: 021-5703303, Fax: 021-57331245, Email:
3. PUSPENDIK
Telepon: 021-3853000. Email: [email protected]
SMS: 082112342020
4. Inspektorat Jenderal Kemdikbud
Telepon: 021-5736943, Fax: 021-5736943 SMS : 081380477779
5. Bidang Pendma Kanwil Kemenag Jatim