PENGARUH AKRUAL DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP RISIKO LITIGASI
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan pemikiran bahwa manajer yang sekaligus pemegang saham akan melakukan dan mengambil keputusan bisnis yang berbeda dengan manajer yang bukan sekaligus pemegang saham
Adanya kepemilikan saham yang dimiliki oleh pihak manajer maka tindakan manajer akan selaras dengan pemegang saham sehingga dengan hubungan selaras tersebut maka
Dengan adanya kepemilikan saham yang besar oleh manajemen dapat mensejajarkan kepentingan manajer dan pemegang saham sehingga dapat mengurangi konflik keagenan,
Dengan demikian dapat disimpulkan kepemilikan saham oleh pihak manajemen merupakan insentif bagi para manajer untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan manajer
Teori yang mendukung adalah Agency theory yang memiliki pengertian bahwa adanya hubungan antara pemegang saham ( principal ) dan manajer ( agent ) maka jika dikaitkan
“Kepemilikan manajerial adalah situasi dimana manajer memiliki saham perusahaan atau dengan kata lain manajer tersebut sekaligus sebagai pemegang saham”.
Kepemilikan manajerial diharapkan mampu menyelaraskan tujuan antara principal dengan agent , karena selain sebagai pengendali perusahaan, manajer juga diposisikan sebagai
Pada perusahaan yang tidak mempunyai masalah keuangan, manajer tidak menghadapi tekanan pelanggaran kontrak, sehingga manajer menerapkan akuntansi konservatif untuk