• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku Siswa PAI SMA Kelas 12 Edisi Revisi 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Buku Siswa PAI SMA Kelas 12 Edisi Revisi 2018"

Copied!
314
0
0

Teks penuh

I. Bab 1: Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir

Bab ini membahas pentingnya beriman kepada hari akhir sebagai landasan semangat beribadah. Analisis konten menekankan pada pemahaman mendalam tentang makna iman kepada hari akhir, periode-periode setelah kematian (alam barzakh, yaumul ba'ats, yaumul hisab, dsb.), serta hikmah dan konsekuensi dari keyakinan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Bab ini mengaitkan iman kepada hari akhir dengan perilaku jujur, bertanggung jawab, dan adil, menunjukkan relevansi materi dengan pengembangan karakter peserta didik sesuai Kurikulum 2013. Penggunaan gambar-gambar peristiwa alam (gempa bumi, gunung meletus) dan ilustrasi janin dalam kandungan sebagai metafora menunjukkan usaha untuk menghubungkan konsep keagamaan dengan realitas kehidupan siswa, meningkatkan daya serap dan pemahaman.

1.1 Membuka Relung Kalbu

Bagian ini memulai dengan refleksi tentang hakikat manusia sebagai makhluk berjiwa yang memiliki kebebasan memilih, namun tetap bertanggung jawab atas pilihannya. Ditunjukkan bagaimana keyakinan akan hari akhir menjadi pendorong untuk berbuat baik. Ayat Al-Qur'an dan Hadis dikutip untuk memperkuat argumen. Secara pedagogis, pendekatan ini efektif karena mengaitkan konsep abstrak dengan pengalaman hidup siswa, sekaligus membangun landasan emosional bagi penerimaan materi selanjutnya. Penggunaan ayat Al-Qur'an surat Al-A'raf 7:172 tentang sumpah Allah terhadap jiwa manusia sebelum diciptakan di dunia menunjukkan cara yang efektif untuk memperkenalkan konsep keagamaan secara persuasif.

1.2 Mengkritisi Sekitar Kita

Bagian ini mendorong pemikiran kritis siswa melalui analisis terhadap karya Amru Khalid dan menghubungkannya dengan isu-isu sosial kontemporer. Siswa diajak untuk merefleksikan bagaimana dosa-dosa kecil dapat menumpuk dan berdampak besar, serta bagaimana gempa bumi dapat dimaknai sebagai peringatan dari Allah Swt. Hal ini menunjukkan penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) yang mendorong siswa untuk berpikir analitis dan kritis dalam memahami hubungan antara iman dan realitas sosial. Penggunaan kutipan dari buku "Revolusi Diri" oleh Amru Khalid menunjukkan relevansi materi dengan pemikiran kontemporer dan upaya untuk menarik minat siswa dengan sumber rujukan yang relevan dengan zaman.

1.3 Memperkaya Khasanah

Bagian ini mencakup kegiatan tadarus Al-Qur'an, analisis makna iman kepada hari akhir berdasarkan Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan, serta periode-periode hari akhir. Penekanan diberikan pada pemahaman komprehensif tentang hari kiamat (sugro dan kubro), serta tahapan-tahapan setelah kematian. Secara pedagogis, bagian ini memadukan pendekatan hafalan (tadarus), analisis teks (interpretasi ayat Al-Qur'an), dan diskusi (aktivitas siswa), yang menunjukkan usaha untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar. Pembahasan tentang Kiamat Sugro dan Kubro, dengan rincian tahapan-tahapannya, menunjukkan usaha untuk menghadirkan pemahaman yang sistematis dan komprehensif tentang tema hari akhir.

1.4 Menerapkan Perilaku Mulia

Bagian ini menjabarkan penerapan nilai-nilai iman kepada hari akhir dalam kehidupan sehari-hari, meliputi perilaku jujur, bertanggung jawab, dan adil. Aktivitas kelompok yang dirancang mendorong kolaborasi dan diskusi antar siswa, memperkuat pemahaman dan internalisasi nilai-nilai tersebut. Pendekatan ini menunjukkan kesesuaian dengan pendekatan pembelajaran aktif dan kolaboratif, mendorong siswa untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Aktivitas kelompok dan evaluasi yang diberikan bertujuan untuk mengukur pemahaman dan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan materi dalam kehidupan sehari-hari.

1.5 Rangkuman dan Evaluasi

Rangkuman memberikan ringkasan poin-poin penting dalam bab ini, sementara evaluasi berupa pilihan ganda, isian singkat, dan uraian, menunjukkan usaha untuk mengukur berbagai aspek pemahaman siswa, mulai dari pemahaman faktual hingga kemampuan analisis dan sintesis. Soal evaluasi yang beragam meliputi berbagai level kognitif (pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis), menunjukkan usaha untuk menilai pemahaman siswa secara komprehensif. Penggunaan peta konsep pada halaman evaluasi menunjukkan usaha untuk membantu siswa dalam mengorganisir informasi yang telah dipelajari.

II. Bab 2: Menyakini Qadā dan Qadar Melahirkan Semangat Bekerja

Bab ini mengkaji konsep qada dan qadar dalam Islam dan kaitannya dengan semangat kerja. Analisis konten menunjukkan bahwa pemahaman tentang qada dan qadar tidak hanya terkait dengan takdir, tetapi juga mendorong manusia untuk berikhtiar dan bertawakal. Bab ini mengaitkan konsep keagamaan dengan pengembangan sikap positif dalam bekerja keras, optimis, dan bertanggung jawab. Penggunaan gambar-gambar yang menunjukkan kontras antara kemalasan dan kerja keras, menunjukkan usaha untuk membangun visualisasi dan pemahaman yang lebih efektif.

2.1 Membuka Relung Kalbu

Bagian ini membahas konsep rida dan sabar dalam menghadapi ujian hidup. Ayat Al-Qur'an dan Hadis digunakan untuk menjelaskan bagaimana rida dan sabar dapat membantu seseorang dalam menghadapi cobaan. Secara pedagogis, bagian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kesabaran dalam diri siswa, sekaligus mengajarkan mereka untuk melihat hikmah di balik setiap peristiwa. Penggunaan hadis dari Imam At-Tirmidzi menunjukkan relevansi materi dengan tradisi keilmuan Islam dan pentingnya pembelajaran nilai-nilai moral.

2.2 Mengkritisi Sekitar Kita

Bagian ini menggunakan kisah Nabi Musa a.s. dan Nabi Nuh a.s. sebagai contoh bagaimana keimanan yang teguh kepada qada dan qadar dapat menguatkan seseorang dalam menghadapi tantangan. Siswa didorong untuk menganalisis dan mengaitkan kisah tersebut dengan kondisi sosial saat ini. Hal ini menunjukkan upaya untuk menghubungkan materi dengan konteks kehidupan siswa, meningkatkan pemahaman dan relevansi materi. Analogi kisah Nabi Nuh a.s. yang membuat kapal di padang pasir dengan kondisi kehidupan kontemporer merupakan pendekatan pedagogis yang efektif dan inovatif.

2.3 Memperkaya Khasanah

Bagian ini meliputi kegiatan tadarus Al-Qur'an, analisis makna iman kepada qada dan qadar, dan hikmahnya. Penjelasan tentang qada dan qadar diberikan secara sistematis dan komprehensif, menekankan pada keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Secara pedagogis, bagian ini memadukan berbagai metode pembelajaran, seperti tadarus, diskusi, dan analisis teks. Pembahasan yang mencakup berbagai aspek qada dan qadar, menunjukkan usaha untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan terstruktur.

Gambar

Gambar 3.4    Pusat tsunami
Gambar 3.6   Hujan Petir
Tabel 3:1Tentang Penerapan Tajwid
Tabel 3.2.
+7

Referensi

Dokumen terkait

b) Meminta peserta didik untuk mengerjakan tugas yang ada pada poin c... 17) Guru menuliskan nilai yang diperoleh peserta didik, baik nilai sikap, nilai pengetahuan serta

1) Mendengarkan semua perkataannya dengan penuh rasa hormat dan rendah hati. Orang tua akan sangat bahagia jika anak-anaknya mendengarkan nasihat-nasihatnya untuk

[r]

- Memaparkan hasil pengamatan tentang perilaku orang-orang yang memiliki sikap semangat ukhuwah sebagai implementasi dari pemahaman strategi dakwah Rasulullah SAW

Siswa diberi tugas penelitian untuk mencari informasi dari berbagai sumber (tertulis dan lisan) mengenai dampak positif di berbagai bidang dari kebijakan politik ekonomi

Lingkungan Sahabat Kita, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 kelas V SD/MI; Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

Lingkungan Sahabat Kita, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 kelas V SD/MI; Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

91 Widyabastra, Volume 11, Nomor 2, Des 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dan pembahasan penelitian penggunaan reduplikasi seluruh pada buku guru Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK kelas