EKONOMI INDUSTRI
Bahan Kuliah Semester Genap Dosen:
Definisi dan Ruang Lingkup
Hasibuan mendefinisikan, industri merupakan kumpulan
perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang-barang homogen, atau barang-barang yang mempunyai sifat saling mengganti yang sangat erat. Namun demikian, dari sisi pembentukan pendapatan secara makro industri diartikan sebagai kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai tambah.
Persoalan utama yang dibahas dalam ilmu ekonomi industri adalah
Perbedaan antara ilmu ekonomi industri dan ilmu ekonomi mikro:
– lmu ekonomi mikro kajian mengenai struktur pasar biasanya dibahas secara sederhana, dimana argumentasinya bersifat langsung dan hasilnya lebih mudah diketahui. Membahas kebijakan pemerintah terhadap kegiatan bisnis meliputi kebijakan antitrust, regulasi serta kepemilikan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan.
– Sebaliknya, pada ilmu ekonomi industri kajian mengenai perusahaan dan pasar dapat ditelusuri pada kejadian sehari-hari. Bahasan yang terdapat pada ilmu ekonomi industri ditekankan pada kebijakan antitrust.
Ilmu ekonomi industri merupakan ilmu ekonomi terapan. Ilmu ekonomi
Perkembangan Ilmu Ekonomi Industri
Berbagai teori-teori ekonomi yang berkembang pada masa Adam Smith telah memberikan warna
perkembangan ilmu ekonomi industri pada masa-masa berikutnya. Perkembangan pendekatan ilmu ekonomi industri yang murni adalah berdasarkan teori-teori
ekonomi mikro yang bersifat deduktif mulai dari Adam Smith, Jevons, Edgerworth sampai Chamberlin.
Tujuan
Perusahaan
•
Ilmu ekonomi industri adalah ilmu ekonomi
yang mempelajari mengenai perilaku
perusahaan-perusahaan tertentu
•
Menurut Stigler (1947), setiap perusahaan
yang berorientasi kepada keuntungan pada
dasarnya selalu memaksimumkan keuntungan
•
Dalam dunia bisnis keuntungan adalah mesin
Howe menyatakan bahwa teori perusahaan telah digunakan kedalam 4 cara yang berbeda:
1.Analisis yang berkaitan dengan bagaimana tujuan-tujuan organisasi bisnis ditentukan
2.Menunjukkan perkembangan teknik yanhg digunakan perusahaan dalam usahanya untuk mencapai tujuan tersebut
3.Menguraikan analisis mengenai reaksi perusahaan terhadap perubahan lingkungan
Secara umum, tujuan perusahaan sebagai berikut:
1.Memaksimumkan keuntungan
2.Apresiasi modal atas investasi harta perusahaan 3.Memaksimumkan penjualan
4.Memaksimumkan pertumbuhan perusahaan 5.Memaksimumkan andil perusahaan
6.Stabilitas harga 7.Stabilitas output 8.Kepuasan
Struktur Pasar, Perilaku,
Kinerja, dan Industri
STRUKTUR PASAR
PASAR PERSAINGAN
SEMPURNA / MURNI PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Pasar Persaingan
Sempurna
•
Dianggap terdapat banyak penjual
•
Produk yang dijual bersifat homogen
•
Penjual dianggap sebgai
price taker
•
Setiap perusahaan sejenis dapat secara bebas
keluar masuk pasar
•
Pembeli mempunyai pengetahuan yang
Pasar Monopoli
•
Hanya ada satu penjual
•
Tidak ada close substitute. Artinya, penjual
lain tidak mampu mengganti secara baik
produk yang dijual oleh monopolis
•
Adanya hambatan untuk masuk ke pasar
(barrier to entry)
Pasar Oligopoli
• Di pasar hanya ada sedikit penjual. Keputusan
seorang penjual akan mempengaruhi penjual yang lain.
• Produk-produk dapat distandarisasikan.
• Pembedaan produk (diferensiasi produk). Semakin
besar tingkat diferensiasi produk, maka produsen semakin tidak tergantung pada aktivitas
perusahaan lainnya.
• Memungkinkan perusahaan lain untuk masuk ke
pasar tapi tidak mudah