• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekonomi industri agro sumatera barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Ekonomi industri agro sumatera barat"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

EKONOMI INDUSTRI

Bahan Kuliah Semester Genap Dosen:

(2)

Definisi dan Ruang Lingkup

Hasibuan mendefinisikan, industri merupakan kumpulan

perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang-barang homogen, atau barang-barang yang mempunyai sifat saling mengganti yang sangat erat. Namun demikian, dari sisi pembentukan pendapatan secara makro industri diartikan sebagai kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai tambah.

Persoalan utama yang dibahas dalam ilmu ekonomi industri adalah

(3)

Perbedaan antara ilmu ekonomi industri dan ilmu ekonomi mikro:

lmu ekonomi mikro kajian mengenai struktur pasar biasanya dibahas secara sederhana, dimana argumentasinya bersifat langsung dan hasilnya lebih mudah diketahui. Membahas kebijakan pemerintah terhadap kegiatan bisnis meliputi kebijakan antitrust, regulasi serta kepemilikan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan.

Sebaliknya, pada ilmu ekonomi industri kajian mengenai perusahaan dan pasar dapat ditelusuri pada kejadian sehari-hari. Bahasan yang terdapat pada ilmu ekonomi industri ditekankan pada kebijakan antitrust.

Ilmu ekonomi industri merupakan ilmu ekonomi terapan. Ilmu ekonomi

(4)

Perkembangan Ilmu Ekonomi Industri

Berbagai teori-teori ekonomi yang berkembang pada masa Adam Smith telah memberikan warna

perkembangan ilmu ekonomi industri pada masa-masa berikutnya. Perkembangan pendekatan ilmu ekonomi industri yang murni adalah berdasarkan teori-teori

ekonomi mikro yang bersifat deduktif mulai dari Adam Smith, Jevons, Edgerworth sampai Chamberlin.

(5)
(6)

Tujuan

Perusahaan

Ilmu ekonomi industri adalah ilmu ekonomi

yang mempelajari mengenai perilaku

perusahaan-perusahaan tertentu

Menurut Stigler (1947), setiap perusahaan

yang berorientasi kepada keuntungan pada

dasarnya selalu memaksimumkan keuntungan

Dalam dunia bisnis keuntungan adalah mesin

(7)

Howe menyatakan bahwa teori perusahaan telah digunakan kedalam 4 cara yang berbeda:

1.Analisis yang berkaitan dengan bagaimana tujuan-tujuan organisasi bisnis ditentukan

2.Menunjukkan perkembangan teknik yanhg digunakan perusahaan dalam usahanya untuk mencapai tujuan tersebut

3.Menguraikan analisis mengenai reaksi perusahaan terhadap perubahan lingkungan

(8)

Secara umum, tujuan perusahaan sebagai berikut:

1.Memaksimumkan keuntungan

2.Apresiasi modal atas investasi harta perusahaan 3.Memaksimumkan penjualan

4.Memaksimumkan pertumbuhan perusahaan 5.Memaksimumkan andil perusahaan

6.Stabilitas harga 7.Stabilitas output 8.Kepuasan

(9)

Struktur Pasar, Perilaku,

Kinerja, dan Industri

(10)

STRUKTUR PASAR

PASAR PERSAINGAN

SEMPURNA / MURNI PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA

(11)

Pasar Persaingan

Sempurna

Dianggap terdapat banyak penjual

Produk yang dijual bersifat homogen

Penjual dianggap sebgai

price taker

Setiap perusahaan sejenis dapat secara bebas

keluar masuk pasar

Pembeli mempunyai pengetahuan yang

(12)

Pasar Monopoli

Hanya ada satu penjual

Tidak ada close substitute. Artinya, penjual

lain tidak mampu mengganti secara baik

produk yang dijual oleh monopolis

Adanya hambatan untuk masuk ke pasar

(barrier to entry)

(13)

Pasar Oligopoli

Di pasar hanya ada sedikit penjual. Keputusan

seorang penjual akan mempengaruhi penjual yang lain.

Produk-produk dapat distandarisasikan.

Pembedaan produk (diferensiasi produk). Semakin

besar tingkat diferensiasi produk, maka produsen semakin tidak tergantung pada aktivitas

perusahaan lainnya.

Memungkinkan perusahaan lain untuk masuk ke

pasar tapi tidak mudah

(14)

Pasar Persaingan

Monopolistis

Terdapat cukup banyak penjual dan pembeli

namun tidak sebanyak pada pasar persaingan

sempurna.

Produk yang dijual tidak homogen atau

heterogen tapi dengan sengaja diperbedakan

(diferensiasi), dimana memiliki ciri-ciri yang

berbeda.

Referensi

Dokumen terkait

Irman Gea: Analisa Pengaruh Perkembangan Industri Kecil Terhadap Perkembangan Ekonomi Sumatera Utara, 2003... Irman Gea: Analisa Pengaruh Perkembangan Industri Kecil

[r]

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran,

Pengembangan 35 Klaster Industri Prioritas yang dipilih berdasarkan kemampuan nasional untuk bersaing di pasar domestik dan internasional.. •

Maka dari itu, perusahaan baru harus memiliki inovasi dalam pembuatan alas kaki agar dapat bersaing dengan industri dan kompetitor yang ada di pasar.. Industri

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran,

Bagi para pelaku industri kreatif di Sumatera Barat, mungkin juga perlu memahami bahwa industri kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi mencerminkan

Penelitian yang berjudul ”Peranan Sektor Industri Agro dalam Perekonomian Jawa Barat: Suatu Pendekatan Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE)” ini bertujuan untuk