• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM PENGATURAN PADA MESIN SWITCHER TY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SISTEM PENGATURAN PADA MESIN SWITCHER TY"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

SISTEM PENGATURAN PADA MESIN SWITCHER TYPE SE 600 DI RODJA TV

Diky Rismana, Sri Marini

[email protected] , [email protected]

Program Studi Teknik Elektro

Fakultas Teknik Universitas Islam “45” (UNISMA)

Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi, Indonesia

Telp. 021-88344436, 021-8802015 Ext. 124

ABSTRAK

Dalam usaha meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dari sumber daya yang

dimiliki suatu perusahaan harus terus melakukan inovasi - inovasi dalam proses produksinya,

switcher

pengontrol sebagai salah satu wujud teknologi yang kerap dipergunakan dalam realita

kehidupan dewasa ini, ternyata mampu menunjukan sumbangsihnya pada kemajuan teknologi dalam

bidang telekomunikasi. Berbagai alat atau penerapan sebagai bentuk pengembangan dari prinsip

kerja

switcher

semakin marak dalam praktek aktivitas

broadcast

pertelevisian. Salah satu di

antaranya adalah penggunaan

switcher

pengontrol untuk mempermudah sistem kerja dan serta

mampu mengatasi permasalahan, contohnya masalah tentang

broadcasting

yang terjadi di tempat

penyiaran lokal di Radio Rodja 756 AM & Rodja TV. Dengan alat

switcher

tersebut dapat

mempermudah proses penyiaran televisi yang dapat mampu mengatasi permasalahan tersebut,

sehingga produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dapat meningkat.

Kata Kunci: switcher, Radio Rodja 756 AM & Rodja TV

PENDAHULUAN

Dunia penyiaran di Indonesia pun berkembang dengan pesat seiring dengan kemajuan teknologi

serta dinamika masyarakat. Untuk memberikan keseimbangan dalam memperoleh informasi pendidikan,

kebudayaan dan hiburan yang sehat pada masyarakat diperlukan lembaga penyiaran publik yang bersifat

independen, netral, tidak komersil, yang semata-mata tidak hanya memproduksi acara siaran radio atau

televisi sesuai dengan selera pasar, tetapi juga berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam usaha meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dari sumber daya yang dimiliki suatu

perusahaan harus terus melakukan inovasi - inovasi dalam proses produksinya, switcher pengontrol sebagai

salah satu wujud teknologi yang kerap dipergunakan dalam realita kehidupan dewasa ini, ternyata mampu

menunjukan sumbangsihnya pada kemajuan teknologi dalam bidang telekomunikasi. Berbagai alat atau

penerapan sebagai bentuk pengembangan dari prinsip kerja switcher semakin marak dalam praktek aktivitas

broadcast pertelevisian. Salah satu di antaranya adalah penggunaan switcher pengontrol untuk mempermudah

sistem kerja dan serta mampu mengatasi permasalahan, contohnya masalah tentang broadcasting yang terjadi

(2)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

mempermudah proses penyiaran televisi yang dapat mampu mengatasi permasalahan tersebut, sehingga

produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dapat meningkat.

Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka dapat di rumuskan masalah sebagai berikut :

a. Bagaimana sistem broadcast yang digunakan oleh Rodja TV?

b. Bagaimana fungsi dan cara pengaturan PIP (Picture In Picture) switcher SE-600 pada Rodja TV?

Tujuan antara lain :

 Mengetahui sistem broadcast pada Rodja TV.

 Mengetahui salah satu fungsi switcher Datavideo SE-600 pada Rodja TV yaitu fungsi PIP (Picture In Picture).

Manfaat antara lain

 Mengetahui cara pengaturan fungsi PIP pada switcher Datavideo SE-600.  Mengetahui alur produksi televisi dari suatu acara pada sebuah stasiun televisi. \

LANDASAN TEORI

Perkembangan era globalisasi dunia yang begitu pesat yang dipengaruhi dengan media komunikasi

saat ini telah melahirkan berbagai permasalahan sosial yang kompleks secara pribadi, keluarga, dan secara

luas dalam sebuah masyarakat, sebagian besar masyarakat sudah kehilangan hakikat tujuan hidupnya didunia

ini, sebagian mereka bersikap berlebih-lebihan terhadap dunia sehingga menghalalkan segala cara agar bisa

bahagia dengan pola pandangnya didunia ini, sebagiannya lagi bersikap berlebih-lebihan terhadap ajaran

agama Islam sehingga muncul berbagai faham yang melahirkan penilaian negatif terhadap ajaran Islam.

Dengan format siaran dakwah, radio Rodja hadir dalam upaya memperjuangkan kebaikan umat Islam

melalui media radio. Perkembangan era globalisasi dunia yang begitu pesat disertai berbagai permasalahan

yang kompleks menimbulkan ketertekanan psikologi yang sangat mempengaruhi ketenangan batin, begitu

pula menimbulkan efek negatif yang meresahkan perkembangan kehidupan moral masyarakat.

Keprihatinan terhadap kondisi tersebut menjadi motivasi bagi radio Rodja untuk menyiarkan

dakwah Islam yang dibangun di atas pondasi pemahaman para salafus shaleh. Mengetahui adanya keberadaan

radio tersebut, kaum muslimin yang tinggal diluar cakupan area Cileungsi sangat berkeinginan untuk bisa

turut mendengarkan siaran dakwah radio Rodja, hal inilah yang mendorong kehadiran Radio Rodja di kanal

AM bulan Mei 2007. Alhamdulillah, cakupan area melalui frekuensi AM bisa mencapai wilayah Jabodetabek

serta sebagian wilayah Sumatera, walaupun dengan kualitas audio yang tidak sebaik radio FM. Migrasi ke

gelombang AM ini, adalah sebuah keputusan yang harus diambil pada saat itu dengan segala konsekuensi

akan kelebihan dan kekurangannya.

Sebagian upaya untuk memperluas cakupan area, dan memanfaatkan berbagai sarana teknologi untuk

(3)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

1. Menyediakan siaran radio streaming yang dapat diakses dimanapun oleh pengguna internet diseluruh

dunia melalui situs www.radiorodja.com

2. Penyebarluasan siaran Radio Rodja melalui satelit palapa D dengan cakupan seluruh wilayah

Indonesia, dan negara Asean dan benua Australia

3. Radio flexi bagi pengguna jaringan flexi dengan no *55*210756

4. Mendirikan jaringan Radio Rodja dikota-kota lain pada kanal FM maupun AM, diantaranya:  Radio Rodja Lampung Timur 95.1 FM Lampung

 Radio Rodja Bandung 1476 AM Jawa Barat  Radio Rodja Pontianak 94.7 FM Kalimantan Barat  Radio Rodja Tanjungpinang 96 FM

 Radio Rodja Berau Kalimantan Timur 95.1 FM  Radio Rodja Bontang 96 FM

 Radio Rodja 756 AM Semarang Jawa Tengah (dalam proses)

Kemajuan teknologi media audio visual mendorong kami untuk menghadirkan siaran dakwah

melalui media TV, hal tersebut diawali dengan siaran Rodja TV melalui streaming pada tahun 2009 kemudian

diperluas cakupannya melalui siaran TV satelit dengan satelit palapa D pada tahun 2012 yang bisa diakses

diseluruh wilayah Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya beserta Australia.

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan yang tersebar membutuhkan media

elektronika yang bisa menjangkau pelosok negeri. Kehadiran siaran Rodja TV melalui satelit semoga bisa

bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sehinggga dengan program dakwah dan edukasi yang disiarkan bisa

memberikan sedikit sumbangsih bagi upaya memperbaiki kualitas iman dan takwa masyarakat Indonesia.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pengertian Sistem Broadcasting

Broadcasting adalah penyebaran konten audio dan video kepada pemirsa yang terpencar melalui

radio, televisi, atau media lainnya. Penerima dapat merupakan publik luas atau sebagian kelompok publik

yang cukup besar. (Tuti Suartini. 2013)

Hal paling umum yang banyak dimanfaatkan dari broadcasting adalah digunakan sebagai alat untuk

penyebaran berita, informasi, atau hiburan. Ditinjau dari prospek kedepannya, broadcasting adalah sebuah

kegiatan yang nampaknya tidak akan pernah padam, bahkan akan semakin berkembang, dengan munculn ya

berbagai media baru untuk penyampaian kontentnya, khususnya dengan datangnya teknologi internet dan

mobile (cellular) device. (Tuti Suartini. 2013)

Ditemukannya sistem televisi adalah dipancarkan atau ditransmisikan sinyal suara (audio) dan

gambar (video). Ada tiga bagian yang saling terkait, yaitu studio TV, pemancar TV, dan penerima TV. Di

(4)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

cahaya menjadi energi listrik (sinyal gambar/video). Sedangkan suara ditangkap oleh mikropon yang

berfungsi sebagai tranduser yaitu merubah energi suara menjadi energi listrik (sinyal audio/suara). Keluaran

(output) dari kamera dan mikropon yaitu sinyal video dan sinyal audio dihubungkan ke VTR (Video Tape

Recorder) untuk direkam dan atau secara langsung disalurkan ke unit pemancar TV. Pada unit pemancar TV,

sinyal video diperkuat oleh rangkaian penguat video dan selanjutnya dimodulasikan dengan gelombang

pembawa video yang diperoleh dari rangkaian pembangkit gelombang pembawa video.

Selanjutnya sinyal modulasi video diperkuat oleh rangkaian penguat daya agar memiliki daya yang

cukup besar. Sedangkan sinyal audio diperkuat oleh rangkaian penguat audio dan dimodulasikan dengan

gelombang pembawa audio yang diperoleh dari rangkaian pembangkit gelombang pembawa audio.

Selanjutnya sinyal modulasi audio diperkuat oleh rangkaian penguat daya audio agar memiliki daya yang

cukup besar. Setelah sinyal modulasi audio dan video memiliki daya yang cukup keduanya digabungkan pada

rangkaian unit penggabung dan diubah menjadi sinyal digital kemudian dipancarkan dengan frekuensi

gelombang mikro ke satelit. Selanjutnya oleh satelit gelombang mikro yang membawa data audio dan video

dengan bentuk sinyal digital diperkuat dan dipancarkan kembali ke stasiun bumi atau ke antene.

Pada penerima TV, sinyal gabungan audio dan video yang dipancarkan oleh satelit dalam bentuk

sinyal digital kemudian ditangkap oleh antena parabola dan diteruskan kepada decoder guna merubah sinyal

digital menjadi sinyal gabungan audio dan video kembali. Selanjutnya diperkuat oleh rangkaian penguat RF

dan di deteksi oleh rangkaian detektor untuk dipisahkan dari frekuensi pembawanya. Sinyal video selanjutnya

diperkuat oleh rangkaian penguat video dan dikirim ke tabung gambar TV yang berfungsi sebagai tranduser

yang merubah energi listrik menjadi energi cahaya (gambar) kembali dengan sistem scaning (perabaan).

Demikian pula sinyal audio diperkuat oleh rangkaian penguat audio dan dikirim ke loadspeaker yang

berfungsi sebagai tranduser yaitu merubah energi listrik menjadi energi audio kembali. Dengan demikian

audio dan gambar kejadian di dalam studio dapat dilihat pada pesawat penerima TV.

Stasiun Broadcasting TV Rodja

Pada saat ini banyak stasiun-stasiun televisi yang menggunakan teknologi canggih untuk

memperbaiki sistem penyiarannya. Otomatisasi penyiaran menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kinerja

dan menghemat biaya serta sumber daya manusia yang dipergunakan. Sistem otomatisasi penyiaran terdiri

dari perengkat-perangkat keras dan lunak yang saling terkait dalam suatu kesatuan, yang dikendalikan oleh

perangkat keras dan perangkat lunak sehingga membentuk sistem otomatisasi penyiaran.

Spesifikasi teknis peralatan Rodja TV :

1. Camera PWM-EX3 XDCAM

PWM-EX3 adalah kamera perekam XDCAM EX yang sangat terpadu dan memiliki kinerja yang

tinggi menggunakan kartu memori SxS, sebagai media perekam. Perangkat pencitraan yang

(5)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

jumlah pixel efektif 1920 X 1080, yang menghasilkan gambar dalam resolusi full HD. (Sony

Corporation. 2008)

Gambar 1.Camera PWM-EX3 XDCAM

2. Intercom (tally) datavideo ITC-100

Hal ini dirancang untuk digunakan dalam berkomunikasi di lingkungan pengolahan acara langsung

dan memungkinkan untuk memudahkan dalam berkomunikasi dua arah antara director dan anggota

lain dari kru. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Gambar 2. Intercom (tally) datavideo ITC-100

3. Digital video switcher SE-600

Datavideo SE-600 adalah standard definition switcher digital delapan input dengan efek dan fungsi

siaran yang baik serta empat channel audio mixer yang sederhana. (Datavideo Technologies Co., Ltd.

2014)

Digital video mixer atau switcher digunakan untuk mencampur 2 buah sinyal video atau memilih salah

satu sinyal video untuk di kirim ke pemancar. (Tuti Suartini. 2013)

(6)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

4. Audio mixer soundcraft EPM12

Mixer ini berfungsi sebagai pencampur suara. Disini audio mixer akan menjadi bagian penting sebagai

titik pengumpul dari masing masing mikropon yang terpasang, mengatur besarnya level suara

sehingga keseimbangan level bunyi baik dari vokal maupun musik akan dapat dicapai sebelum

diperkuat oleh amplifier. (Id.wikipedia.org. 2014)

Gambar 4. Audio mixer soundcraft EPM12

5. Analogue/digital recorder DN-200

DN-200 adalah video recorder / player kecil dan portabel yang memiliki kemampuan untuk merekam

dengan waktu yang sangat panjang. Didalamnya dibuat hard drive berkapasitas besar (HDD) untuk

menyimpan video. Recorder ini dapat merekam video hingga 23 jam tergantung pada format

rekaman, pengaturan drive dan ukuran hard drive. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2012)

Gambar 5. Analogue/digital recorder DN-200

6. Encoder NDS3224 4 in MPEG-4 AVC/H.264 SD Encoder

Encoder dexin NDS 3224 adalah SD audioprofesional & encoding video dan perangkat multiplexing

dengan fungsi yang kuat. Memiliki 4 channel CVBS video dan antarmuka input audio yang seimbang,

mendukung MPEG-4 AVC/H.264 dengan kode format high profile. Perangkat ini secara bersamaan

dapat mengkodekan 4 channel SD audio & video; apalagi, ia memiliki masukan ASI dan dapat

multipleks TS input dengan 4 SPTS dikodekan untuk menghasilkan output MPTS. Juga, informasi

(7)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

Gambar 6. Encoder NDS3224 4 in MPEG-4 AVC/H.264 SD encoder

7. CG (Character Generator) boinx TV

Berfungsi untuk membuat tulisan-tulisan yang berhubungan dengan program yang diproduksi seperti

nama-nama pengisi acara, nama-nama kerabat kerja dan sebagainya.

Boinx TV memiliki fungsi live to disk, live to internet, dan live to stage.

Live to disk (siaran langsung ke disk) berarti berarti anda melakukan semua editing anda saat anda merekam dan akhir video disimpan ke hard drive anda.

Live to internet (siaran langsung ke internet) berarti bahwa selain menyimpan video anda pada

harddisk, output video akhir juga ditampilkan ke layar. Anda dapat pula melakukan streaming ke

internet (dalam waktu saat itu juga).

Live to stage (siaran langsung ke panggung) berarti anda dapat menggunakan boinx TV untuk mengirim video anda ke layar besar atau layar atas yang menggunakan proyektor , dengan banyak

cara yang sama bagi anda untuk menampilkan presentasi keynote.

Boinx TV dirancang untuk penyiaran, podcast video, pendidikan, komunikator perusahaan, dan

penyelenggara acara (untuk konser, khotbah, seminar, acara olahraga, dan lain-lain). (L. Davenport.

2014)

Gambar 7. Boinx TV

8. Playlist deejay system

Software ini mampu menampilkan scrolling text, logo overlay, automation playlist, video transition

(8)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

Gambar 8. Playlist deejay system

9. Server streaming wirecast

Wirecast adalah sebuah software yang digunakan untuk menyiarkan sebuah video (pertunjukkan)

secara live (langsung). Dalam dunia pendidikan, software ini bisa kita manfaatkan untuk siaran

dakwah yang akan disampaikan melalui video streaming dengan bantuan koneksi internet. Dengan

wirecast, streaming kamera dapat menampilkan media seperti film, gambar, dan suara yang bisa kita

tampilkan dan bawakan secara live layaknya presenter-presenter berita professional. (Amiroh Adnan.

2011)

Gambar 9. Wirecast

Studio

Studio merupakan tempat untuk memproduks i dan menyuplai program-program stasiun televisi.

Proses produksi di studio harus terkoneksi dengan master control room. Ketika program acara diproduksi di

studio, master control room menjadi penting untuk mengatur jalannya produksi. Video dan audio akan dikirim

ke master control room. Produksi program di studio dapat secara live (langsung disiarkan ke pemirsa)

misalnya program musik, olahraga, dan berita ataupun secara recording (program acara direkam terlebih

(9)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

(system mixer), video (system camera), pencahayaan (system lighting) dan seni (art design). (Tuti Suartini.

2013)

Gambar 10. Studio virtual set

Gambar 11. Studio hard set

Equipment & Crew Studio

Didalam ruang ini, terdapat berbagai macam SDM dan peralatan untuk menghasilkan sebuah

program, yaitu :

1. Floor Director (FD)

Bertugas untuk meneruskan instruksi program director dan mengatur segala

sesuatu di floor agar berjalan sesuai rundown.

2. Presenter (Anchor)

Bertugas membawakan acara, menggali narasumber sesui dengan rundown.

3. Cameraman

Bertugas mengatur posisi blocking kamera dan mengambil gambar yang dibutuhkan.

4. Lightingman

Bertugas mengatur tata letak pencahayaan.

(10)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

6. Wardrobe

Bertanggung jawab pada persiapan jenis rancangan kostum yang diperlukan aktor/performer sepanjang

kegiatan produksi berlangsung.

7. Set & Property

Beratanggung jawab pada pengadaan pemilihan dan penempatan set property, termasuk benda property

yang digunakan untuk penampilan aktor/ performer. Pada pelaksanaannya tugas property manager diatur

oleh director dan floor manager. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 32 & 38)

Master Control Room

Gambar 12. Master control room Rodja TV

Master control room merupakan ruang khusus untuk mengendalikan pengambilan gambar yang

dilakukan dari berbagai macam sumber (sources). Di dalam master control biasanya terdapat banyak

monitor-monitor TV yang masing- masing memberikan gambar berdasarkan source-nya. Secara umum, sumber

gambar tersebut berasal dari studio yang menggunakan beberapa kamera (multycam), VTR (video tape

recording), CG (character generic), satelit dan sebagainya. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 30)

Equipment & Crew Master Control Room

Didalam ruang master control, terdapat berbagai macam SDM dan peralatan untuk menghasilkan

sebuah program, yaitu :

1. Produser

Produser merupakan pimpinan tertinggi yang bertanggung jawab atas semua aktivitas pembuatan program.

Untuk kebutuhan tertentu, terdapat sebuah komputer dengan system on line seperti new q pro yang

terhubung langsung dengan di tele prompter sehingga producer atau scripwritter dapat melakukan

perubahan atau penambahan script yang muncul yang akan dibacakan oleh anchor. Sistem tersebut juga

(11)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

membatalkan (drop) atau menambah materi didalam segmen agar sesuai dengan durasi dan kebutuhan.

(Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 31)

2. Program director (PD)

Dibawah producer program, terdapat program director (PD) yang bertanggung jawab terhadap teknis

pelaksanaan dan melakukan pemilihan gambar dan suara sesuai rundown. (Tuti Suartini. 2013)

3. Pengoperasi switcher (Switcherman)

Switcherman bertanggungjawab untuk mengoperasikan mesin switcher. Switcher merupakan alat untuk

memilih satu gambar dari berbagai macam source untuk disiarkan atau direkam. Switcher memiliki fitur

yang beraneka ragam tergantung produsennya, diantaranya mampu berperan seperti layaknya software

editing, seperti melakukan chroma key, super impose dan sebagainya. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 31)

4. Penata aksara /character generic (CG)

Penata aksara bertugas menampilkan teks berupa informasi seperti nama presenter, narasumber dan

informasi lainnya. (Tuti Suartini. 2013)

5. Penata suara (audioman)

Penata suara bertugas untuk memilih sumber suara yang akan dimunculkan. Suara (audio) tersebut berasal

dari berbagai macam sumber, seperti: microphone di studio yang digunakan talent, peralatan musik, VTR,

music player hingga audio yang disimpan didalam komputer. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 32)

6. Pengoperasi VTR (VTRman)

Pengoperasi VTR bertugas untuk memutar kaset video sesuai rundown dan

melakukan perekaman. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 32)

7. Pegoperasi virtual set

Pengoperasi virtual set bertugas memunculkan latar belakang virtual yang sebelumnya telah dibuat oleh

virtual set designer dan mengatur posisinya agar sesuai dengan blocking kamera. (Indra Wibawa, Tanpa

Tahun: 31 & 32)

Switcher datavideo SE-600

Digital video mixer atau switcher digunakan untuk mencampur 2 buah sinyal video atau memilih

salah satu sinyal video untuk di kirim ke pemancar. Untuk stasiun TV kecil, cukup dibutuhkan sebuah

switcher saja. (Tuti Suartini. 2013)

Fungsi dasar switcher dalam produksi adalah memilih sumber video yang sesuai, melakukan transisi

dasar antara dua sumber dan menciptakan atau mengakses pengaruh khusus switcher yang bisa secara

otomatis menyambungkan program dengan video. (Damar Adi Nugroho. 2009)

Switcher yang digunakan pada stasiun Rodja TV adalah switcher datavideo 600. Datavideo

SE-600 adalah standard definition (SD) switcher digital delapan input dengan efek dan fungsi siaran yang baik

(12)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

input berbasis komputer DVI-D. Switcher ini juga menawarkan dua fungsi PIP dan luma key yang berguna

sebagai composite, dan hasil program DV dan SDI. Menyediakan keluaran pratinjau multi-gambar dari

gabungan berbagai sumber, layar pratinjau dan program untuk satu monitor. Termasuk fitur lainnya adalah

indikator puncak audio, sebuah clock dan menyediakan logo ganda. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Gambar 13. Switcher datavideo SE-600

3.1 Koneksi & Kontrol

Gambaran umum keyboard (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

(13)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

17 1. Audio peak meter

2. Audio mixer

3. Headphone volume control

4. Aux source selection

5. Main source row

6. Sub source row

7. Headphone socket

8. SD card slot

9. T-Bar

10.Cut button

11.Take button

12.Speed/level selection

13.Transition selection

14.Effects and settings

15.Special effects selection

Panel bagian belakang (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Gambar 15Switcher datavideo SE-600DVI input x 2

1. Composite input x 6

2. Aux 2 composite output x 2

3. Main program output x 4

4. Aux 1 composite output x 2

5. DVI-D multi-viewer output x 2

(14)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

18 7. GPI in/out connector

8. RS-422 connector

9. Power switch on/off

10. DC input socket

11. Analogue audio output

12. Analogue audio input

13. Optional** DV and SDI output board

Pengoperasi switcher biasa disebut dengan switcherman. Switcherman bertanggung jawab untuk

mengoperasikan mesin switcher. Switcher merupakan alat untuk memilih satu gambar dari berbagai macam

source untuk disiarkan atau direkam. Switcher memiliki fitur yang beraneka ragam tergantung produsennnya,

diantaranya mampu berperan seperti layaknya software editing, seperti melakukan chroma key, super impose dan

sebagainya. (Indra Wibawa, Tanpa Tahun: 31)

DVI-D Multi-Image Preview

Gambar 16. DVI-D Multi image preview

SE-600 multi-image preview disediakan dari koneksi DVI-D pada panel belakang. Ketika terhubung ke

monitor DVI-D yang kompatibel seperti di atas tata letak multi-image dapat terlihat. Atau anda bisa menggunakan

DVI-D untuk kabel HDMI dan mengambil ke monitor HDMI sebagai gantinya. Harap dicatat tidak semua monitor

kompatibel, silakan periksa monitor yang anda pilih sebelumnya. Atau anda bisa menggunakan jenis monitor

(15)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

19 Dua baris pertama gambar di preview ini menunjukkan sumber acara langsung dari 1-8 yang masuk ke

mixer dan juga memberikan output tambahan AUX1, AUX2. Di bawah ini dua baris gambar yang merupakan dua

gambar yang lebih besar. Satu untuk preview(PST_SUB) dan satu untuk program(PGM_MAIN) keluaran.

Di antara gambar PST dan PGM adalah status tampilan dari SE-600 dan di bawahnya pengaturan layar.

Ketika pengaturan menu tidak digunakan anda akan melihat audio meter puncak di sini bukan seperti yang

ditunjukkan di atas.

SE-600multi-image preview juga menyediakan dasar informasi tally dengan menyoroti sumber program

acara langsung dengan garis batas merah, dan sumber berikutnya memberi tanda dengan garis batas kuning. Jika

BG (warna latar belakang), PIP(Picture In Picture) atau luma Key diaktifkan maka indikator merah atau kuning

tally mungkin tidak akan ditampilkan. Dalam situasi ini layar status di bagian tengah multi image preview akan

mengkonfirmasi apakah gambar akan dikirim ke preview (PST) dan program (PGM). Pada contoh di atas

masukan 4 tersebut dikirimkan kepada PGM dan PST yang sedang diumpankan dengan gambar PIP, sehingga

hanya gambar 4 disorot dengan garis batas warna merah. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

3.2 Kontrol Keyboard - Switching Video

Baris sumber utama dan sub sumber

Tombol pada baris sumber utama adalah saluran aktif, ini adalah keluaran acara secara langsung.

Saluran aktif akan ditampilkan sebagai keluaran program (PGM). Anda dapat mengganti atau cut dari satu

sumber ke sumber yang lain secara langsung pada baris sumber utama. Anda akan melihat perubahan keluaran

PGM setelah anda menekan tombol yang berbeda sepanjang tombol dari baris ini.

Gambar 17. Tombol main source dan sub source

Baris sub source adalah saluran yang akan ditandai, saluran ini akan muncul di jendela PST atau

preview. Pemilihan sub sumber menentukan masukan yang akan dialihkan ketika menggunakan salah satu kontrol

transisi.

N.B. Tombol pada rel main (utama) dan sub sumber akan tidak aktif sedangkan T-Bar aktif. Hanya ketika T-Bar

sepenuhnya naik atau turun secara penuh tombol akan merespon.  BG

Background - menampilkan warna latar belakang yang dipilih untuk digunakan pada rel main (utama) dan sub

(16)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

20  PIP

Picture In Picture - Dapat diatur secara manual diatur ke posisi yang dipilih dalam area video.  FZ

Freeze - saat ini PST atau PGM gambar yang ditampilkan dibekukan sampai berubah menjadi off.  FTB

Fade To Black - Ini terletak di sumber utama rel saja. Menekan FTB akan memudar keluaran PGM menjadi

hitam. Untuk memudar kembali video anda harus menekan tombol FTB lagi.  PVW

Preview - Ini ada pada rel sub sumber saja. Ketika anda menekan tombol PVW anda akan melihat transisi aktif

atau efek pratinjau pada jendela PST dari layar multi-image.  CUT

melakukan pergantian secara sederhana dari sumber utama saat ini ke sub sumber yang dipilih. Transisi wipe

atau dissolve yang dipilih tidak digunakan.

Gambar 18. Tombol cut & take

TAKE, Melakukan sebuah saklar secara otomatis dari sumber utama saat ini ke sub sumber yang d ipilih.

Transisi wipe atau dissolve yang telah dipilih tersebut juga akan digunakan. Waktu transisi diatur oleh tombol

speed / level yang dipilih.

T-Bar

Melakukan switch yang dikendalikan secara manual dari sumber utama saat ini ke sub sumber yang telah

dipilih. Transisi wipe atau dissolve yang telah dipilih tersebut juga akan digunakan. Ketika T-Bar telah

melakukan perjalanan sejauh itu bisa pergi dengan transisi diantara sumber telah selesai. T-Bar akan

terindikasi di layar status jika T-Bar sedang digunakan. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

(17)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

21 Kontrol Keyboard - Video Transisi

Pemilihan transisi

Gambar 3.22 Tombol transisi

Fitur dari SE-600 adalah diprogram 14 pola transisi yaitu wipe (menghapus) dan A / B dissolve

(membubarkan) atau fade (memudar). Semua transisi wipe memiliki batas warna opsional yang diterapkan, dan

dapat diatur untuk salah satu dari lima kecepatan ditentukan sebelumnya. Transisi yang aktif, kecepatan, lebar

pembatas dan warna dikonfirmasi di multi status penampil display. Transisi dapat dilakukan secara manual

dengan menggunakan T-Bar atau secara otomatis menggunakan tombol take.

Berikut penjelasan mengenai tombol transisi:

Wipe secara vertikal dari kiri ke kanan

Wipe secara vertikal dari kanan ke kiri

(18)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

22 Wipe secara horisontal dari atas ke bawah

Wipe dua arah secara horisontal dari tengah menuju atas dan bawah

Wipe dua arah secara horisontal dari atas dan bawah menuju tengah

Wipe dua arah secara vertikal dari tengah menuju sisi kiri dan kanan

Wipe dua arah secara vertikal dari sisi kiri dan kanan menuju tengah

Wipe secara sudut dari atas kiri menuju bawah kanan

(19)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

23 Wipe secara sudut dari bawah kiri menuju atas kanan

Wipe secara sudut dari atas kanan menuju bawah kiri

Wipe kotak dari tengah menuju tepi luar

Wipe kotak dari tepi luar menuju tengah

dissolve (membubarkan) atau fade(memudar) A/B

Menambahkan tepi batas untuk efek tertentu seperti wipe.

Anda dapat memilih antara tiga luas tepi batas, N (Narrow) kecil, M (Medium) sedang dan W (Wide) besar, hanya

dengan menekan tombol BDR berulang kali. Luas dan warna yang diaktifkan akan ditunjukkan pada layar

penampil status multi gambar.

Memilih kecepatan/level

Gambar 20. Tombol speed/level

Pengguna dapat memilih salah satu dari lima kecepatan yang berbeda atau untuk tingkat efek transisi.

Nilai waktu setiap tombol dapat diprogram oleh pengguna terlebih dahulu dengan menggunakan pengaturan menu

(20)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

24 Kontrol Keyboard - Efek Khusus

Gambar 21. Tombol special effects

PIP 1 enable & PIP 2 enable :

Langkah.1: Tekan tombol PIP pada baris tombol sub source.

Langkah.2: Tekan tombol PIP 1 enable dan PIP 1 sekarang ditampilkan di tampilan

PST.

Langkah.3: Tekan tombol PIP setting pada effects dan sesuaikan pengaturan PIP dalam

area layar status multi-penampil.

Langkah.4: Jika PIP 2 diperlukan tekan PIP 2 enable dan sesuaikan (lihat langkah.3).

Langkah.5: Ketika puas dengan tata letak PIP pada tampilan PST kemudian untuk

transisi ke PGM menggunakan T-Bar, tombol take atau tombol cut.

PIP Fungsi Picture In Picture

Fungsi picture in picture pada SE-600 memungkinkan anda untuk menempatkan satu atau dua gambar

PIP yang lebih kecil atau lebih pada sebuah gambar latar belakang berukuran penuh yang anda pilih. Gambar

PIP yang lebih kecil dapat diatur untuk salah satu dari dua ukuran standar dan dapat diposisikan hampir di mana

saja selama dalam area layar preview / program. Jendela PIP juga dapat memiliki diberikan batas tepi yang diberi

warna, dan dapat dijadikan ke dalam produksi acara dengan pilihan transisi wipe, cut atau dissolve. (Datavideo

Technologies Co., Ltd. 2014)

(21)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

25 Pengaturan Menu

Gambar 23. Tampilan pengaturan menu pada multi preview image

SE-600 diatur untuk memiliki beberapa tingkatan menu. Setelah pengaturan dasar telah dipilih

pengaturan tersebut tersimpan didalam sistem, sehingga memungkinkan untuk melakukan perubahan ini sewaktu

waktu saat diperlukan. Bagian ini berisi urutan menu pengaturan dalam SE-600 yang muncul pada peninjau

multi-gambar. Ketika tombol pengaturan ditekan pada daftar menu utama, ia tidak ditampilkan di sini, akan tetapi

ditampilkan diantara gambar PST dan PGM pada output DVI-D peninjau multi-gambar.

Berikut penjelasan mengenai menu PIP pada multi preview image:

2: PIP

Opsi menu ini memungkinkan pengguna untuk mengatur fungsi picture in picture (PIP) sebelum ditayangkan di

gambar PST pada multi-image preview. Pengguna dapat menentukan latar belakang PIP yang akan menjadi lebih

dan sumber mana yang akan menjadi lebih kecil gambar PIP_1 dan PIP_2. Pengguna dapat menentukan akan

seberapa besar gambar PIP_1 dan PIP_2 dan posisi di depan tersebut menjadi sumber latar belakang yang dipilih.

Pengguna juga memiliki kemampuan untuk menetapkan tepi batas yang berwarna atau tepi untuk gambar PIP_1

dan PIP_2 yang lebih kecil.

 Tekan tombol setting kemudian gunakan tombol panah untuk menyorot item PIP.  Tekan tombol enter untuk mengkonfirmasi pilihan.

Anda juga dapat menggunakan tombol PIP Setting sebagai jalan pintas untuk sampai ke menu ini dengan cepat.

(22)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

26 Gambar 24. Tombol kontrol pada SE-600

Pengaturan PIP

Sebelum anda mencoba untuk mengaktifkan fungsi PIP sebaiknya anda memahami bagaimana cara

mengatur atau memilih pilihan yang tepat untuk produksi acara anda. Tekan tombol PIPsetting di daerah effect

pada keyboard SE-600. Ini adalah tombol pintas yang memungkinkan anda untuk mendapatkan pengaturan menu

PIP dengan cepat. Ketika tombol ini ditekan anda akan melihat menu PIP Setting muncul dalam multi-image

preview antara gambar PST dan PGM. Pilihan PIP yang disediakan di sini adalah (Datavideo Technologies Co.,

Ltd. 2014):

Gambar 25. Tampilan menu PIP setting

Memilih Sumber PIP

Dengan menggunakan empat tombol panah pada daerah Efek pada keyboard SE-600 untuk menyorot

pilihan menu PIP setting yang bersangkutan dan tekan tombol enter untuk memilihnya. Tombol panah kemudian

akan memungkinkan anda untuk mengubah nilai yang disorot dari opsi yang dipilih. Tekan tombol enter untuk

menyimpan nilai yang anda pilih.

Anda dapat memilih salah satu dari sumber video langsung dari input 1 sampai 8 atau sumber yang saat ini

(23)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

27 Dalam contoh di atas kita telah memilih untuk dua gambar PIP atau lebih untuk gambar latar belakangnya:

PIP_1 source ditetapkan sebagai CH_1

PIP_2 source ditetapkan sebagai CH_2

PIP background ditetapkan sebagai CH_3 (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Mengatur ukuran setiap gambar PIP

Dengan menggunakan empat tombol panah dan enter dan tombol menavigasi untuk mengubah opsi 2 dan 6.

Ukuran PIP yang tersedia adalah besar atau kecil. Hal ini tidak mungkin untuk menentukan ukuran lain dari

image/jendela PIP.

Pengaturan posisi

Dengan menggunakan empat tombol panah dan enter dan tombol navigasi untuk mengubah opsi 4 dan 8.

Ketika nilai-nilai X dan Y yang disorot tombol panah atas dan bawah mengubah nilai posisi Y dan tombol

panah kiri dan kanan mengubah nilai posisi X.  Pengaturan boder (batas tepi)

Untuk membantu jendela PIP yang ditampilkan anda dapat menambahkan batas tepi yang berwarna. Batas tepi

dapat diatur untuk salah satu dari tiga jenis ukuran luas, dan anda juga memberikan pilihan dari delapan

pilihan warna. Batas tepi luas PIP dan warna ditunjukkan dalam pilihan 3 dan 7.

Pada contoh di atas - m, green berarti hijau, luas batas tepi ukuran medium (sedang).

Anda dapat mengatur luas batas tepi PIP dengan menggunakan tombol panah atas dan bawah.

N = Narrow (sempit), M = Medium (sedang), W = Wide (luas) dan tidak ada nilai yang ditampilkan berarti

opsi batas tepi PIP saat ini sedang dimatikan.

Anda dapat mengatur warna batas tepi PIP dengan menggunakan tombol panah kiri dan kanan.

black - blue - red - magenta - green - cyan - yellow white (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Mempersiapkan Output PIP Dalam Jendela PST_SUB

Ketika mempersiapkan output display PIP anda akan melihatnya di keluaran multi-gambar penampil

PST_Sub. Untuk mencapai ini, anda perlu menekan tombol PIP pada baris bawah dari sub sumber tombol

pertama.

(24)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

28 Mengirim PIP Yang Telah Dipersiapkan Untuk Output Program

Pada contoh ini, kami telah menyiapkan gambar picture in picture pada jendela penampil multi-gambar

PST_sub agar kita mengetahui seperti apa bentuknya dan kita telah merasa puas saat ini dengan tata letaknya. Kita

sekarang ingin menggunakan ini dalam produksi acara kita pada outputprogram PGM_main. Untuk melakukan

hal ini kita dapat menggunakan transisi sederhana dissolve atau wipe dengan menggunakan T-Bar atau tombol

take. Atau kita bisa melakukan switch bersamaan dengan tombol cut. (Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014)

Gambar27. PIP pada multi preview ima

SIMPULAN

Berdasarkan hasil uraian di atas dan kegiatan kerja praktek yang telah penulis laksanakan di Radio Rodja dan

Rodja TV, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Pengaturan fungsi PIP pada SE-600 dapat dilakukan dengan menekan tombol PIPsetting di daerah effect pada

keyboard SE-600. Ini adalah tombol pintas yang memungkinkan kita untuk mendapatkan pengaturan menu

PIP dengan cepat. Kemudian tekan tombol PIP enable 1 atau 2 dan tombol PIP pada sub source untuk

ditampilkan pada PST atau tombol PIP pada main source untuk ditampilkan pada PGM.

2. Kelebihan switcher SE-600 dibanding dengan produk switcher datavideo sebelumnya SE-500 yaitu memiliki

delapan input video digital dan empat inputaudio serta memiliki dua fungsi PIP dan luma key. Dan hasil

output video berformat SDI(Standard Definition Image). Sementara switcher SE-500 hanya memiliki empat

input video dan tiga input audio serta satu fungsi PIP dengan hasil output video berformat analog.

SARAN

Berdasarkan pengalaman pelaksanaan di lapangan, penulis dapat memberikan sedikit saran terhadap Rodja TV,

(25)

JREC

Journal of Electrical and Electronics Vol 2. No.1

29 1. Perlu adanya penambahan mesin switcher yang menghasilkan kualitas gambar siaran HD (High Definition)

pada MCR Rodja TV agar mempunyai kualitas yang lebih baik dari SDTV (Standard Definition Television).

2. Diharapkan agar memperbaiki jaringan internet yang ada untuk siaran jarak jauh atau saat siaran dilapangan.

3. Perlu adanya intensitas bagi produser pelaksana dengan kerabat kerja produksi acara pada Rodja TV untuk

mengevaluasi secara detail apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dalam penayangan acara, terutama

untuk mengangkat rating pemirsa stasiun Rodja TV. Dimulai dari evaluasi judul acara, tema acara, dan

produksi acara.

4. Meningkatkan kreativitas terus-menerus dalam pengemasan acara pada Rodja TV, hal ini dapat menarik

perhatian pemirsa secara massif guna meningkatkan rating Rodja TV dalam proses pengembangan dan

peningkatan mutu stasiun televisi itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA

Sony Corporation. 2008. Solid-state memory camcorder PMX-EX3 operating instructions. Tokyo, Japan.

Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014. 8 way intercom talk back system ITC-100 instruction manual. Elmer

Avenue, U.S.A.

Datavideo Technologies Co., Ltd. 2014. Digital video switcher SE-600 instruction manual. Elmer Avenue, U.S.A.

Datavideo Technologies Co., Ltd. 2012. Analogue/digital recorder DN-200 instruction manual. Elmer Avenue,

U.S.A.

Id.wikipedia.org. 2014. Audio mixer. [http://id.wikipedia.org/wiki/Audio_Mixer].

Dexin Digital Technologies Co., Ltd. 2008. Encoder series NDS3224 4 in MPEG-4 AVC/H.264 SD encoder.

Chengdu,Shicuan, PR China.

L. Davenport. Modul boinx TV. 2014. U.S.A: Boinx Software, Ltd.

www.deejaysystem.com. deejaysystem professional DJ tools. [http://www.deejaysystem.com/]

Adnan, Amiroh. 2011. Wirecast –desktop presenter : Pembelajaran via video streaming.

[http://amiroh.web.id/wirecast-pembelajaran-via-video-streaming/]. 08 Aug 2011.

Wibawa, Indra. “Dasar-dasar produksi televisi”. Fakultas ilmu komunikasi, UMB.

Suartini, Tuti. 2013. Teknik broadcasting. Universitas Pendidikan Indonesia.

Adi Nugroho, Damar. 2009. Tugas seorang pemandu gambar (switcher) di acara kabar awan PT. Terang Abadi

Televisi. Tugas akhir. Program diploma III komunikasi terapan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Gambar

Gambar 1. Camera PWM-EX3 XDCAM
Gambar 5.  Analogue/digital recorder DN-200
Gambar 7.  Boinx TV
Gambar 9.  Wirecast
+7

Referensi

Dokumen terkait

Bila Anda menggunakan tipe data ini untuk sebuah field, Anda bisa memilih sebuah nilai dari tabel lain atau dari sebuah daftar nilai yang ditampilkan dalam sebuah

Menampilkan pesan konfirmasi “Apakah anda yakin akan menghapus barang dari daftar barang yang dibeli ?”, jika memilih yes maka data akan dihapus dari daftar barang yang

Berdasarkan analisa data yang ada selama 10 tahun mulai tahun 1999 sampai dengan 2008 volume ketersediaan sumber daya air Waduk Sermo bulan April, Mei, Juni, Juli, dan Agustus

 Ketika fle diOpen, sistem operasi mencari directorynya sampai ditemukan nama fle ybs, kemudian mengekstrak atribut dan alamat disk langsung dari daftar directory

Ketika tombol diklik maka akan muncul animasi shape dari tak tampak menjadi Nampak dengan background warna putih yang disertai tulisan informasi status gizi. Terdapat

Input dari sistem deteksi jatuh ini adalah data video yang telah direkam pada kamera CCTV sebelumnya, data jatuh maupun tidak jatuh akan dimasukkan secara bergantian pada

Sebelumnya media promosi yang digunakan adalah seperti website, pameran dan media video contoh dari CCTV secara langsung (demo video) yang di-upload di social

Pada halaman submenu “Permintaan Masuk” terdapat daftar permintaan barang dari karyawan termasuk status dari permintaan tersebut untuk melihat detail permintaan barang anda dapat