• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih nyata, maka pada bab ini akan di berikan contoh - contoh permasalahan pembagian warisan berdasarkan ketentuan – ketentuan yang telah ditetapkan.

3.1 Ketentuan Bagian Masing – Masing Ahli Waris Sesuai dengan QS : Annisa : 7,11 dan 12

                   

7. Bagi orang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan.

                                                             

11. Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan[272]; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua[273], Maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, Maka ia memperoleh separo harta. dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu

(2)

mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), Maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, Maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.

                                                                                        

12. Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, Maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) seduah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. jika kamu mempunyai anak, Maka Para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), Maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, Maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris)[274]. (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Penyantun.

Untuk lebih jelas, berikut ini disajikan suatu daftar pembagian harta waris meliputi : daftar ahli waris, ashobah, dan hijab.

(3)

Tabel 1 Ketentuan Pembagian Harta Waris

NO BAGIAN AHLI WARIS KETERANGAN

1.

½

( setengah )

a. Suami

b. 1 Anak Perempuan (kandung)

c. Cucu perempuan dari anak laki – laki d. Saudara Kandung

perempuan

e. Saudara perempuan seayah

a. Jika tidak memiliki keturunan/anak b. Anak tunggal / tidak memiliki saudara

c.1. tidak memiliki anak

c.2. tidak memiliki anak perempuan / laki d.1. Cucu tunggal

d.2. Hanya Seorang diri

d.3. Pewaris tidak memiliki Ayah / kakek dan tidak memiliki keturunan.

d.4. Pewaris tidak memiliki Ayah/ kakek dan tidak memiliki keturunan e.1. Hanya Seorang diri

e.2. Tidak bersama Ayah/ kakek tidak memiliki keturunan

e.3. tidak memiliki saudara kandung perempuan/ laki – laki.

2.

¼

( seperempat)

a. Suami

b. Istri

a. Jika memiliki anak / cucu laki – laki dari anak laki – laki

b. Jika tidak memiliki anak / cucu

(4)

4

( duapertiga )

a. dua anak perempuan (kandung) atau lebih b. dua cucu perempuan dari keturunan anak laki – laki

c. dua saudara kandung perempuan atau lebih

d. 2 saudara perempuan seayah

a. Pewaris tidak memiliki anak laki - laki b.1. Pewaris tidak memiliki anak kandung

b.2. 2 cucu perempuan tsb tidak memiliki saudara laki – laki

c.1. Pewaris tidak memiliki anak Ayah dan kakek.

c.2. 2 saudara kandung perempuan atau lebih tidak memiliki saudara laki – laki

c.3. pewaris tidak memiliki anak perempuan, cucu perempuan dari keturunan laki – laki

d.1. Pewaris tidak memiliki anak, Ayah, atau kakek

d.2. kedua saudara perempuan seayah itu tidak memiliki anak – laki seayah

5

( Sepertiga )

a. Ibu

b. 2 saudara laki – laki / perpempuan seibu atau lebih

a.1. Pewaris tidak memiliki anak / cucu laki – laki dari keturunan anak laki – laki

a.2. Pewaris tidak memiliki 2 orang saudara / lebih (laki–laki/perempuan; baik saudara itu sekandung, seayah, seibu )

b.1. Pewaris tidak meiliki anak ( laki – laki / perempuan , juga tidak punya ayah / kakek )

b.2. Jumlah saudara seibu itu ada dua orang atau lebih.

(5)

6

( seperenam )

a. ayah

b. Kakek ( bapak dari Ayah )

c. Ibu

d. cucu perempuan dari anak laki – laki seorang / lebih e. saudara perempuan seayah

f. saudara laki – laki / perempuan seibu g. Nenek Asli

a. Pewaris memiliki anak ( laki - laki / perempuan )

b. Pewaris memiliki anak ( laki – laki / perempuan ) atau cucu laki – laki dari keturunan anak dengan syarat ayah tidak ada.

c.1. Pewaris punya anak laki- laki / perempuan, cucu laki – laki dari keturunan anak laki –laki c.2. Pewaris punya 2 orang saudara / lebih ( baik laki – lkai maupun perempuan ); baik sekandung; seayah; seibu.

d.. Pewaris memiliki satu anak perempuan

e. Pewaris memiliki satu saudara kandung perempuan

f. Pewaris tidak punya kakek; anak ( laki – laki / perempuan ).

(6)

Gambar 15. Halaman Depan 3.2 Contoh – contoh permasalahan Sesuai dengan table I

1. Seorang suami meninggal dunia dengan meninggalkan ahli waris, seorang Ayah, Ibu dan seorang istri harta warisan sebesar Rp. 200.000.000,- setelah dikeluarkan hak – haknya, seperti biaya pemakaman Zakat maka masing – masing ahli waris baginya adalah :

Jawab :

Istri = ¼ x Rp. 200.000.000,- = Rp. 50.000.000,- Ibu = 1/3 x Rp.200.000.000,- = Rp. 66.666.666,67,- Sisa = Rp. 200.000.000,- - Rp.116.666.666,67

= Rp. 83.333.333,33

Maka bagian Bapak sebesar = Rp. 83.333.333,33

(7)

Gambar 16. Input Suami Wafat

(8)

Gambar 18. Input Suami Wafat Memiliki Anak

2. Seorang suami meninggal dengan meninggalkan ahli waris, Ayah, Ibu, Istri, anak laki – laki dan anak perempuan dan meninggalkan harta warisan setelah di keluarkan hak – haknya adalah sebesar Rp. 200.000.000,- Tentukan bagian masing – masing ahli waris

Jawab :

Ayah = ¼ x Rp. 200.000.000,- = Rp. 50.000.000,- Ibu = 1/6 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 33.333.333,33,- Istri = 1/8 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 25.000.000,-

Sisa = Rp. 200.000.000,- - Rp. 108.333.333,33 = Rp. 91.666.666.67 Anak laki – laki = 2/3 x Rp. 91.666.666.67 = Rp. 61.111.111,11 Anak Perempuan = 1/3 x Rp. 91.666.666.67 = Rp. 30.555.555,56

(9)

Gambar 19. Output Suami Wafat Memiliki Anak

3. Seorang Istri meninggal dunia ia dengan meninggalkan ahli waris seorang suami, Ibu, Ayah tanpa meninggalkan anak dengan harta warisan setelah di keluarkan hak – haknya seperti biaya pengurusan jenazah, hutang, dan zakat adalah sebesar Rp. 200.000.000,-. Tentukan bagiannya masing – masing ahli waris. Jawab : Suami = ½ x Rp. 200.000.000,- = Rp. 100.000.000,- Ibu = 1/3 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 66.666.666.67- Sisa Rp. 200.000.000,- - Rp. 166.666.666.67,- = Rp. 33.333.333,33,- Bapak = sisa ( Rp. 33.333.333,33 )

(10)

Gambar 20. Input Istri Wafat

Gambar 21. Output Istri Wafat Tanpa Anak ]

(11)

Gambar 22. Input Harta Suami Wafat

4. Seorang Suami meninggal dunia dengan meninggalkan ahli waris seorang Ayah, Ibu, Istri, dan seorang anak laki – laki jumlah harta yang ditinggalkan setelah dikurang hak – haknya adalah sebesar Rp. 200.000.000,- maka tentukan bagian masing – masing ahli waris

Jawab :

Istri = 1/8 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 25.000.000,- Ibu = 1/6 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 33.333.333,33,- Ayah = 1/6 x Rp. 200.000.000,- = Rp. 33.333.333,33,-

Sisa = Rp. 200.000.000,- - Rp. 91.666.666.66 = Rp. 108.333.333,34 Anak Laki – laki = Rp. 108.333.333.34 ( sisa )

(12)

Gambar 24. Output Suami Wafat Punya 1 anak Gambar 23. Input Suami Wafat Punya 1 anak

(13)

“ Tabel 2. Permisalan Output Hasil Program ”

Jumlah Kewajiban Keterangan Warisan Pewaris

Warisan Pewaris Anak Ahli Waris Diterima

Suami

Memiliki 2

anak Ibu

Laki -laki Ayah

Anak Laki - Laki

Suami Biaya Pemakaman Memiliki 1 anak Ibu

100.000,- Laki - laki dan Ayah

1.950.000,-Istri 12.000.000,- Beban Hutang 2 perempuan Anak Laki - Laki

100.000,- Anak Perempuan

Wasiat Pewaris Suami

100.000,- Memilki 2 anak Ibu

Perempuan Ayah

Anak Perempuan

Suami

Tidak memiliki Ibu

(14)

1.950.000,-Jumlah Kewajiban Keterangan Warisan Pewaris

Warisan Pewaris Anak Ahli Waris Diterima

Istri

Memiliki 2

anak Ibu

Laki -laki Ayah

Anak Laki - Laki

Istri Biaya Pemakaman Memiliki 1 anak Ibu

100.000,- Laki - laki dan Ayah

1.950.000,-Suami 12.000.000,- Beban Hutang 2 perempuan Anak Laki - Laki

100.000,- Anak Perempuan

Wasiat Pewaris Istri

100.000,- Memilki 2 anak Ibu

Perempuan Ayah

Anak Perempuan

Istri

Tidak memiliki Ibu

Anak Ayah

(15)

Tidak Ya Ya Tidak 3.3 FlowChart Start Login Nama No.KTP Istri Wafat Suami Wafat Selesai Istri A Suami B Stop

(16)

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Suami = ½ x Harta Waris Bersih Ibu = 1/3 x harta waris bersih

Bapak = harta waris bersih – ( Suami + Ibu ) Ya Tidak Harta Waris, Biaya Pemakaman Beban Hutang Wasiat Pewaris Memiliki Anak Stop

Harta Waris Bersih, Suami, Ibu,bapak

C Jumlah Anak Laki

Jumlah Anak Perempuan

(17)

C

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Suami = ¼ x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih

Warisan Anak seluruhnya = Harta Waris Bersih – ( Suami + Ibu + Bapak ).

Warisan Masing – masing anak laki – laki = Anak Seluruhnya / Jumlah anak laki – laki Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Suami = ¼ x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih Bapak = 1/6 x Harta Waris Bersih Warisan Anak seluruhnya = Harta Waris Bersih – ( Suami + Ibu + Bapak ).

Warisan Masing – masing anak laki – laki = (2/3 x anak seluruhnya ) / Jumlah anak laki. Warisan Masing – masing anak Perempuan = (1/3 x anak seluruhnya ) / Jumlah anak

perempuan.

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Suami = ¼ x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih

Warisan Anak seluruhnya = 2/3 x ( Harta Waris Bersih – ( Suami + Ibu)).

Warisan masing – masing anak perempuan = warisan anak seluruhnya/ jumlah anak perempuan,

Bapak = Harta waris bersih – (suami + Ibu + Anak seluruhnya ).

Harta Waris Bersih, Suami, Ibu, Bapak, Warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak laki – laki

Harta Waris Bersih, Suami, Ibu, Bapak, Warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak laki – laki, Warisan masing – masing anak perempuan

Harta Waris Bersih, Suami, Ibu, Warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak perempuan, bapak

STOP

Gambar 27. Flow Chart Istri Wafat Memiliki Anak

(18)

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Istri = ¼ x Harta Waris Bersih Ibu = 1/3 x Harta Waris Bersih

Bapak = Harta Waris Bersih- (Istri+Ibu) Harta Waris, Biaya Pemakaman, Beban Utang Wasiat Pewaris Memiliki Anak D Jumlah Anak Laki

Jumlah Anak Perempuan

STOP

Harta Waris Bersih, Istri , Ibu,bapak

(19)

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Istri = 1/8 x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih Bapak = 1/6 x Harta Waris Bersih Warisan Anak seluruhnya = Harta Waris Bersih – ( Istri + Ibu+Bapak).

Warisan masing – masing anak Laki – laki = warisan anak seluruhnya/ jumlah anak laki – laki

Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Istri = 1/8 x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih Bapak = 1/6 x Harta Waris Bersih Warisan Anak seluruhnya = Harta Waris Bersih – ( Istri + Ibu+Bapak).

Warisan masing – masing anak Laki – laki = (2/3x anak seluruhnya)/Jumlah anak laki Warisan masing – masing anak perempuan = (1/3 x anak seluruhnya)/Jumlah anak perempuan Harta Waris Bersih = Jumlah Harta Warisan – ( Biaya Pemakaman + Beban Hutang + Wasiat Pewaris ).

Istri = 1/8 x Harta Waris Bersih Ibu = 1/6 x Harta Waris Bersih

Warisan Anak seluruhnya = 2/3x(Harta waris Bersih ) – Istri+Ibu)

Warisan masing – masing anak Perempuan = Warisan anak seluruhnya – Jumlah anak perempuan.

Bapak = Harta Waris Bersih-(istri+Ibu+Anak Selruhnya)

STOP

Harta Waris Bersih, Istri , Ibu,bapak, warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak laki- laki Harta Waris Bersih, Istri , Ibu,bapak, warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak laki- laki, warisan masing – masing anak perempuan

Harta Waris Bersih, Istri , Ibu,bapak, warisan anak seluruhnya, warisan masing – masing anak perempuan, bapak

Gambar 29. Flow Chart Suami Wafat Memiliki Anak

(20)

3.4 Algoritma Program

Algoritma program adalah prosedur atau langkah – langkah dari jalannya program aras penjelasan program untuk memecahkan suatu masalah dalam hal ini pada perhitungan warisan menurut hokum Islam.

a. Mendefinisikan form terlebih dahulu yang telah ditentukan. b. Masukan dalam form login.

c. Memilih menu utama yang telah ditentukan . d. Memasukan nama pewaris dan no. ktp.

e. Jika memiliih nomor satu (istri wafat), program akan menuju pada form istri wafat.

f. Jika memilih nomor dua ( Suami wafat ), program akan menuju pada form Suami wafat.

g. Jika memilih nomor tiga akan menuju keluar / selesai.

h. Pada form istri wafat terdapat inputan jumlah harta warisan, biaya pemakaman, beban hutang, wasiat pewaris dan pilihan : anak laki – laki, anak laki dan perempuan, anak perempuan, dan tidak memiliki anak. Jika pilihan “anak laki – laki ”, program akan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Suami = 1 / 4 x harta waris bersih. 3. Ibu = 1 / 6 x harta waris bersih

(21)

4. Bapak = 1 / 6 x harta bersih

5. Warisan anak seluruhnya = harta waris bersih – ( suami + ibu + bapak ).

6. Warisan masing – masing anak laki – laki = warisan anak seluruhnya / jumlah anak laki – laki.

i. Kemudian dicetak pada report istri tersebut.

j. Jika pilihan “ anak laki – laki dan perempuan ”, program akan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Suami = 1 / 4 x harta waris bersih. 3. Ibu = 1 / 6 x harta waris bersih 4. Bapak = 1 / 6 x harta waris bersih.

5. Warisan anak seluruhnya = harta waris bersih – ( suami + ibu + bapak ).

6. Warisan masing – masing anak laki – laki = ( 2/3 x warisan anak seluruhnya ) / jumlah anak laki – laki.

7. Warisan masing – masing anak perempuan = ( 2/3 x warisan anak seluruhnya ) / jumlah anak perempuan.

k. kemudian dicetak dalam report istri tersebut.

l. Jika pilihan “ anak perempuan “, programkan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

(22)

1. Harta Waris Bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Suami = ¼ x harta waris bersih. 3. Ibu = 1/6 x harta waris bersih.

4. Warisan anak seluruhnya = 2/3 x ( harta waris bersih – (suami + ibu)).

5. Warisan masing – masing anak perempuan = warisan anak seluruhnya / jumlah anak perempuan.

6. Bapak = harta waris bersih – ( Suami + ibu + anak seluruhnya ). m. Kemudian dicetak dalam report istri tersebut.

n. Jika pilihan “ tidak punya anak ”, program akan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Suami = ½ x harta waris bersih 3. Ibu = 1/3 x harta waris bersih.

4. Bapak = harta waris bersih – ( suami + ibu ). o. Kemudian dicetak dalam report istri tersebut.

p. Pada report istri jika memilih tombol simpan, maka data akan tersimpan dalam database dengan no. ktp sebagai primary key nya.

q. Jika memilih hapus, maka data yang tampak pada report istri akan terhapus dari file database.

(23)

r. Jika memilih edit, maka data yang tampak pada report istri akan dapat diganti dengan data baru

s. Pada form suami wafat terdapat inputan jmlah harta warisan, biaya pemakaman, beban hutang, wasita pewaris dan pilihan : anak laki – laki, anak laki dan perempuan, anak perempuan dan tidak memiliki anak. Jika pilihan “ anak laki – laki ” , program akan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Istri = 1/8 x harta waris bersih. 3. Ibu = 1/6 x harta waris bersih. 4. Bapak = 1/6 x harta waris bersih.

5. Warisan anak seluruhnya = harta waris bersih – (istri+ibu+bapak). 6. Warisan masing – masing anak laki – laki = warisan anak

seluruhnya / jumlah anak laki – laki. t. Kemudian dicetak dalam report suami tersebut.

u. Jika pilihan “ anak laki – laki dan anak perempuan ”, program akan memproses perhitungan sebagai berikut :>

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Istri = 1/8 x harta waris bersih. 3. Ibu = 1/6 x harta waris bersih.

(24)

4. Bapak = 1/6 x harta waris bersih.

5. Warisan anak seluruhnya = harta waris bersih – (istri+ibu+bapak). 6. Warisan masing – masing anak laki – laki = (2/3 x warisan anak

seluruhnya)/ jumlah anak laki – laki.

7. Warisan masing – masing anak Perempuan = (1/3 x warisan anak seluruhnya)/ jumlah anak Perempuan.

v. Kemudian dicetak dalam report suami tersebut.

w. Jika pilihan “ anak perempuan”, program akan langsung memproses perhitungan sebagai berikut :

1. Harta waris bersih = jumlah harta waris – (biaya pemakaman + Beban hutang + wasiat pewaris ).

2. Istri = 1/8 x harta waris bersih. 3. Ibu = 1/6 x harta waris bersih

4. Warisan anak seluruhnya = 2/3 x ( harta waris bersih – ( istri + ibu) 5. Warisan masing – masing anak perempuan = warisan anak

seluruhnya / jumlah anak perempuan.

6. Bapak = harta waris bersih – (istri + ibu + anak seluruhnya ). 7. kemudian dicetak dalam form suami tersebut.

8. Jika pilihan “ tidak punya anak ”, program akan langsung memroses perhitungan sebagai berikut :

9. harta waris bersih = jumlah harta waris – ( biaya pemakaman + beban hutang + wasiat pewaris ).

(25)

10. Istri = ¼ x harta waris bersih. 11. Ibu = 1/3 x harta waris bersih.

12. Bapak = harta waris bersih – ( istri + ibu ).. x. Kemudian dicetak dalam report suami tersebut.

y. Pada report suami jika memilih tombol simpan, maka data akan tersimpan dalam database dengan no. ktp sebagai primary key nya.

z. Jika memilih hapus, maka data yang tampak pada report suami akan terhapus dari file database.

aa. Jika memilih edit, maka data yang tampak pada report suami akan dapat diganti dengan data baru.

3.5 Struktur File

No Nama Field Type Width Description

1 ktp* String 18 No. KTP

2 Nama String .25 Nama Pewaris

3 harta_bersih Long - Jumlah Harta Bersih

4 suami Long - Jumlah bag suami

5 istri Long - Jumlah bag istri

6 Ibu Long - Jumlah bag ibu

7 Ayah Long - Jumlah bag ayah

8 Anak Long - Bag anak seluruhnya

9 pria Long - Jumlah bag anak laki

Gambar

Tabel 1 Ketentuan Pembagian Harta Waris
Gambar 15. Halaman Depan  3.2    Contoh – contoh permasalahan Sesuai dengan table I
Gambar 16. Input Suami Wafat
Gambar 18. Input Suami Wafat  Memiliki Anak
+7

Referensi

Dokumen terkait

a. Meja gambar atau teken plank yang dapat difungsikan sebagai meja gambar. Mesin gambar manual atau hidrolik dengan sepasang satu set segi tiga minimal no 12. Pensil

Peneliti berasumsi bahwa imunisasi merupakan pemberian kekebalan buatan terhadap tubuh anak dengan memasukkan kuman lemah yang berfungsi untuk memberi kekebalan terhadap tubuh dari

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 22 ayat (4) Peraturan Daerah Kabupaten Pacitan Nomor 21 Tahun 2007 tentang Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten

BAB 4 KARAKTERISTIK DAS DAN HIDROGRAF BANJIR 4.1 Deskripsi Umum DAS di Daerah Penelitian 4.2 Karkateristik Morfometri DAS 4.3 Karkateristik Fraktal DAS 4.4 Karkateristik

kebun yang dijadikan lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa paket teknologi pengendalian PBK yang diintroduksikan mampu menurunkan tingkat dan intensitas

a. berupa wilayah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan industri; b. memberikan nilai tambah pada komoditas unggulan wilayah; c. tidak mengganggu kelestarian fungsi lingkungan

Syarat ini terkait dengan para pihak yang berakad, objek akad dan upah. syarat sah ijārah diantaranya sebagai berikut:.. 1) Adanya unsur kerelaan dari kedua belah pihak yang

Hal yang menarik untuk diteliti adalah bagaimana pandangan Michael Cook terhadap fenomena Common Link serta bagaimana Cook mengaplikasikan teori The Spread of Isna>d