• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indofood Sukses Makmur (INDF) Bloomberg: INDF.IJ Reuters: INDF.JK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Indofood Sukses Makmur (INDF) Bloomberg: INDF.IJ Reuters: INDF.JK"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

30 March 2016

Samuel Equity Research

Company Update

Indofood Sukses Makmur (INDF)

Bloomberg: INDF.IJ | Reuters: INDF.JK

Performance expected to improve this year

Tidak jauh berbeda dengan kinerja 9M15, INDF pada FY15 membukukan total

pendapatan dan EBIT yang relatif flat dibandingkan dengan tahun

sebelumnya, sementara laba bersihnya menurun siknifikan akibat forex loss.

Laba tersebut mencerminkan 10% di atas ekspektasi kami seiring forex loss

yang lebih baik dari perkiraan atau 4% di bawah ekspektasi konsensus. Di

tahun ini, kinerja INDF diperkirakan akan lebih baik karena penguatan harga

CPO, perbaikan kondisi makro termasuk kenaikan nilai tukar rupiah, dan

potensi penurunan beban bunga dari hasil divestasi Minzhong. Buy dengan

target price dinaikkan menjadi Rp 8.000 (18,7x PE 2016F).

Laba bersih FY15 ditopang oleh Divisi CBP. INDF mencatatkan pertumbuhan

pendapatan bersih 0,7% yoy menjadi Rp 64,1 triliun ditopang oleh kenaikan

pendapatan Divisi CBP yang sebesar 6,1%, sementara Divisi Bogasari dan

Agribusiness mencatatkan penurunan masing-masing 3,8% dan 7,7%. Dari sisi

EBIT, Divisi CBP mampu tumbuh 24,6% sementara divisi lainnya mengalami

pelemahan. Laba bersih FY15 tercatat turun 24,7% menjadi Rp 3,0 triliun

(4Q15vs4Q14:+47,6%). Laba tersebut mencerminkan 10% di atas ekspektasi kami

karena forex loss yang lebih kecil dari perkiraan. Dibandingkan konsensus, laba

tersebut berada 4% di bawah ekspektasi.

Divisi Bogasari di tengah-tengah kompetisi ketat. Kami melihat kompetisi di

pasar terigu semakin ketat, dimana manajemen mencatat akan ada sejumlah

pemain baru di pasar. Walaupun harga gandum masih dalam tren menurun,

marjin diperkirakan tidak akan banyak meningkat karena kompetisi akan

membatasi

besar

marjin.

Kami

menilai

strategi

perusahaan

untuk

mempertahankan konsumen saat ini dan bertumbuh bersama merupakan hal

positif.

Harga CPO membaik pada 1Q16. Harga CPO yang melemah sepanjang tahun

lalu mendorong pelemahan Divisi Agribusiness dimana pendapatan dan EBIT

turun masing-masing 7,7% dan 32,6%. Sejalan dengan ekspektasi kami, pada

1Q16 kami melihat ada perbaikan pada harga CPO yang dapat berimpas positif

bagi divisi ini.

Divestasi Minzhong masih sesuai rencana. Kami masih percaya bahwa

transaksi divestasi Minzhong akan berjalan sesuai rencana, menyusul diterimanya

pembayaran uang muka pada akhir tahun lalu. Sesuai rencana manajemen, kami

mengasumsikan penggunaan dana hasil divestasi tersebut untuk membayar

sebagian hutang valas, sehingga dapat berujung pada penurunan beban bunga

dan eksposur ke valas.

Kinerja 2016 diperkirakan membaik; Buy. Kami memperkirakan kinerja INDF di

tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu didorong oleh peningkatan harga CPO,

perbaikan kondisi makro termasuk penguatan nilai tukar rupiah, dan transaksi

divestasi Minzhong. Berdasarkan pencapaian kinerja 2015, situasi terkini, dan

guidance dari manajemen, kami merevisi ke atas forecast kami. Pendapatan

bersih dan laba bersih diperkirakan meningkat 8,3% dan 26,4% pada 2016. Kami

menaikkan target price menjadi Rp 8.000 (18,7x PE 2016). Buy.

Andy Ferdinand, CFA

+62 21 2854 8148

[email protected]

Forecast and Valuation (at closing price Rp7,000 per share)

Y/E Dec (Rp Bn) 14A 15A 16E 17E

Revenue 63,594 64,062 69,374 77,130 EBIT 7,320 7,363 8,214 9,176 EBITDA 9,580 9,542 10,662 11,684 Net Profit 3,942 2,968 3,750 4,576 EPS (Rp) 449 338 427 521 BV per Share (Rp) 2,859 3,106 3,387 3,718 DPS (Rp) 142 220 166 209 EV/EBITDA (x) 7.7 8.0 6.7 6.0 P/E Ratio (x) 15.6 20.7 16.4 13.4 P/BV Ratio (x) 2.4 2.3 2.1 1.9 Dividend Yield (%) 2.0 3.1 2.4 3.0 Target Price Rp 8,000 Last Price Rp 7,000 Potential Upside 14.3% JCI Index 4,790 Share Issued (m n) 8,780 Market Cap. (Rp bn) 61,463 52-Weeks High/Low 7,575/4,560

Avg Daily Vol (m n) 9.4

Free Float 50%

Nom inal Value 100

EPS 2016 Rp 427

Relative to JCI Chart

Com pany Background

Shareholder Structure

CAB Holdings Limited 50.1%

Others 0.0%

Public 49.9%

BUY (Maintain)

PT Indofood Sukses Makmur Tbk w as established in 1990 under the name of PT Panganjaya Intikusuma. Currently, the company operates in such as processed food, seasoning, beverages, packaging, cooking oil, and w heat grain mills.

-40% -30% -20% -10% 0% 10% 20%

Dec-14 Mar-15 Jun-15 Sep-15 Dec-15

INDF JCI

(2)

www.samuel.co.id

Page 2 of 5

Table 1. Quarterly Results

Source: Company, SSI Research

Figure 1. Segment Contribution

Source: Company, SSI Research

Rpbn FY14 FY15 Net Sales* 16,712 14,929 16,498 10.5% -1.3% 63,594 64,062 0.7% CBP 7,488 7,546 7,897 4.6% 5.5% 29,921 31,736 6.1% Bogasari 5,175 4,372 5,167 18.2% -0.2% 19,926 19,177 -3.8% Agribusiness 4,396 3,274 3,752 14.6% -14.6% 14,947 13,803 -7.7% Distribution 1,134 1,171 1,174 0.2% 3.5% 4,865 4,978 2.3% EBIT** 1,950 1,574 1,938 23.1% -0.6% 7,320 7,363 0.6% CBP 582 873 849 -2.8% 45.9% 3,096 3,856 24.6% Bogasari 394 151 434 188.0% 10.2% 1,457 1,341 -7.9% Agribusiness 711 386 469 21.5% -34.0% 2,235 1,506 -32.6% Distribution 46 42 43 3.1% -6.1% 197 172 -12.7%

Net Incom e*** 870 (47) 1,284 NA 47.6% 3,942 2,968 -24.7%

EBIT Margin 11.7% 10.5% 11.7% 120bps 8bps 11.5% 11.5% -2bps CBP 7.8% 11.6% 10.8% -82bps 298bps 10.3% 12.2% 180bps Bogasari 7.6% 3.4% 8.4% 495bps 79bps 7.3% 7.0% -32bps Agribusiness 16.2% 11.8% 12.5% 71bps -367bps 15.0% 10.9% -404bps Distribution 4.0% 3.6% 3.7% 10bps -38bps 4.0% 3.5% -59bps Net Margin 5.2% -0.3% 7.8% 810bps 258bps 6.2% 4.6% -157bps

* Net sales: after eliminatio n; Co mpo nents: befo re eliminatio n. ** EB IT: after eliminatio n and with unallo cated inco me/expenses;

Co mpo nents: befo re eliminatio n and witho ut unallo cated inco me/expenses. *** attributed to the equity ho lders o f the parent entity.

4Q14 3Q15 4Q15 QoQ YoY YoY

49.3% 56.1% 24.1% 19.5% 18.8% 21.9% 7.8% 2.5% 0.0% 20.0% 40.0% 60.0% 80.0% 100.0% 120.0%

External Sales EBIT

FY15 Segment Contribution

Distribusi Agribisnis Bogasari CBP

(3)

Figure 2. Net Sales Growth

Source: Company, SSI Research

Figure 3. Profitability Margin

Source: Company, SSI Research

Figure 4. CPO Price

Source: Bloomberg, SSI Research

Figure 5. Wheat Price

Source: Bloomberg, SSI Research

Figure 6. USD/IDR

Source: Bloomberg, SSI Research

Figure 7. Rolling 12M Forward PE

Source: Bloomberg, SSI Research

-5.0% 0.0% 5.0% 10.0% 15.0% 20.0% 25.0% 30.0% -2,000 4,000 6,000 8,000 10,000 12,000 14,000 16,000 18,000 20,000 1Q11 3Q11 1Q12 3Q12 1Q13 3Q13 1Q14 3Q14 1Q15 3Q15 Net Sales (Rp bn) Net Sales yoy Growth

-5% 0% 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 1Q11 3Q11 1Q12 3Q12 1Q13 3Q13 1Q14 3Q14 1Q15 3Q15

Series1 Series2 Series3

1,400 1,600 1,800 2,000 2,200 2,400 2,600 2,800

Dec-14 Mar-15 Jun-15 Sep-15 Dec-15 Mar-16

CPO Price (MYR/MT)

400 450 500 550 600 650 700

Dec-14 Mar-15 Jun-15 Sep-15 Dec-15 Mar-16

Wheat Price (USD/Bu)

11,000 12,000 13,000 14,000 15,000

Dec-14 Mar-15 Jun-15 Sep-15 Dec-15 Mar-16

USD/IDR

1.5 6.5 11.5 16.5 21.5 26.5

Jan-11 Jan-12 Jan-13 Jan-14 Jan-15 Jan-16

Average ST dev +1 ST dev -1

(4)

www.samuel.co.id

Page 4 of 5

Key Financials

Profit and Loss Cash Flow

(Rp bn) 14A 15A 16E 17E (Rp bn) 14A 15A 16E 17E

Revenue 63,594 64,062 69,374 77,130 Net Profit 3,942 2,968 3,750 4,576

EBIT 7,320 7,363 8,214 9,176 Depr. and Amort. 2,260 2,179 2,448 2,509

EBITDA 9,580 9,542 10,662 11,684 Chg in Working Capital (536) 31 3,714 811

Net Profit 3,942 2,968 3,750 4,576 Chg in Others 3,603 (964) (180) (765)

CFO 9,269 4,214 9,733 7,132

Capex (2,728) (5,786) (3,462) (4,712)

Balance Sheet Others (7,434) 120 -

-Yr-end (Rp bn) 14A 15A 16E 17E CFI (10,162) (5,666) (3,462) (4,712)

Cash 14,158 13,076 13,124 10,629 Chg in Debt (423) 673 (4,940) (3,249) Receivables 3,555 4,256 4,609 5,124 Dividend Payment (1,247) (1,932) (1,454) (1,838)

Inventories 8,446 7,627 8,227 9,141 Others 3,073 1,118 172 172

Other CA 14,855 17,858 10,575 11,104 CFF 1,403 (141) (6,223) (4,915)

Current Assets 41,014 42,817 36,535 35,998 Chg in Cash 510 (1,593) 48 (2,495) Fixed Assets 21,982 25,096 25,758 27,594 Adjustment (inc. fx effect) (18) 511 -

-Other Non-CA 23,081 23,919 24,450 25,581

Non-current Assets 45,063 49,015 50,208 53,176 Ratio

Total Assets 86,077 91,832 86,743 89,174 14A 15A 16E 17E

Payables 3,818 3,584 3,866 4,295 EBIT Margin 11.5% 11.5% 11.8% 11.9%

Debt 26,933 27,606 22,666 19,417 EBITDA Margin 15.1% 14.9% 15.4% 15.1%

Others 15,052 17,520 13,512 14,665 NPM 6.2% 4.6% 5.4% 5.9%

Total Liabilities 45,803 48,710 40,044 38,377 ROE 15.7% 10.9% 12.6% 14.0%

Total Equity 25,104 27,269 29,737 32,647 ROA 4.6% 3.2% 4.3% 5.1%

Minority Interest 15,170 15,852 16,962 18,149 Revenue Grow th 14.3% 0.7% 8.3% 11.2%

EBIT Grow th 19.8% 0.6% 11.6% 11.7%

Net Profit Grow th 57.4% -24.7% 26.4% 22.0%

Interest Coverage (x) 4.7 2.8 6.1 8.0

Macro Assum ption Net Debt to Equity 50.9% 53.3% 32.1% 26.9%

14A 15A 16E 17E RCP (days) 20.4 24.2 24.2 24.2

GDP Grow th (yoy) 5.0% 4.7% 5.1% 5.4% IRP (days) 54.8 49.1 49.1 49.1

CPI (yoy) 8.4% 3.4% 4.5% 5.5% PPP (days) 24.8 23.1 23.1 23.1

(5)

Gambar

Figure 1. Segment Contribution
Figure 2. Net Sales Growth

Referensi

Dokumen terkait

Pusat : - Kebijakan Perkesmas (Kepmen 279) - Pedoman Kegiatan Perkesmas di Puskesmas - Pedoman Peningkatan Kinerja Perawat Perkesmas di Puskesmas - Pedoman promkes

[r]

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam penyusunan anggaran telah mengacu pada Permendagri Nomor 21 Tahun 2011

perpindahan leukosit melintasi endotelium seperti PECAM, yang kerjanya bersama dengan molekul kemokontraktan yang diproduksi oleh endotel, otot polos, dan monosit

Setelah melewati tahapan demi tahapan sampai pada penentuan parameter SVM dan Forward Selection serta Backward Elimination membandingkan BPNN dan Forward Selection serta

Dari ke empat online shop di Instagram yang sudah menjadi pilihan banyak konsumen, Retailthrpy merupakan usaha online shop yang paling banyak.. direkomendasikan oleh

Jumlah dan kepadatan nyamuk Anopheles yang ditangkap berdasarkan tempat pada malam hari di Buayan dan Ayah, Kabupatem Kebumen, Jawa Tengah pada bulan April – Nopember Tahun

Sementara itu domba pada kelompok IIB tidak ada satu pun yang mengalami kematian sebelum pengamatan berakhir dan pada saat nekropsi (15 minggu setelah uji tantang) cacing