DIVERSI DALAM UPAYA MEMBERIKAN PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN RESTORATIF
Teks penuh
Dokumen terkait
Pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana dengan cara musyawarah yang melibatkan anak, orang tua anak dan
Diversi menurut Pasal 1 angka 7 Undang-Undang nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak merupakan proses penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum,
Pelaksanaan diversi melalui pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum, oleh aparat penegak hukum ditiap tingkatan
11 Tahun 2011 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang telah menggantikan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak, sedangkan tujuan diterapkannya diversi yaitu
Pasal 1 ayat (6) UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menyatakan bahwa keadilan restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan
Konsep diversi sebagai sarana perwujudan keadilan restoratif berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak adalah pengalihan penyelesaian perkara
Pasal ini memberikan pembatasan bahwa kewajiban diversi hanya untuk perkara pidana yang memiliki ancaman pidana di bawah 7 (tujuh) tahun, artinya, untuk perkara
Ketika perkara tindak pidana yang dilakukan oleh anak tidak dapat atau tidak bisa dilakukan upaya diversi ssehingga perkara tersebut dilakukan proses peradilan,