• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN TINGGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN TINGGI"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN MODELDESAIN PEMBELAJARAN PEKA GENDER

STRATEGI PENINGKATAN

KUALITAS PENDIDIKAN TINGGI OLEH

BAMBANG WIDAGDO

(2)

FUNGSI PENDIDIKAN TINGGI

(UU No. 12 tahun 2012)

Kemampuan dan membentuk watak serta peradaban

bangsa yg bermartabat dlm rangka mencerdaskan bangsa

Sivitas Akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dan kooperatif melalui pelaksanaan

Tridharma

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai

humaniora.

(3)

TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI

1

• BERKEMBANGNYA POTENSI

MAHASISWA

2

• DIHASILKANNYA LULUSAN YANG

MENGUASAI CABANG IPTEKS

3 • DIHASILKANNYA IPTEKS

(4)

KITA MAU KEMANA …..?

Pengelolaan akademik diarahkan kepada peningkatan daya saing lulusan ……

(5)

If you do not know where you are going,

(6)

TUGAS PERGURUAN TINGGI

UMM

AMENJAGA , MELESTARIKAN, DAN MENGEMBANGKAN IPTEK, SENI DAN

BUDAYA YANG BERDASAR NILAI KEISLAMAN UNTUK KEMASLAHATAN DAN

KEMAKMURAN UMAT MELALUI TRIDARMA

(7)

MOTTO KAMI…

tridarma dalam satu kesatuan

PENDIDIKAN PENGAJARAN BERBASIS RISET, PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASI RISET.

EKSISTENSI PT …BAIK

(8)

“Stakeholders” Lemb Pendi

dikan Pemerintah

Asosiasi Profesi

Dunia usaha & Industri

Staf eduk & adm

Mahasiswa & Keluarganya

(9)

Lateral-civil Education

Lateral-civil Education

Teaching Mode Service Learning Campus Life Acad culture Nas/Internas Exposure Curricul

(10)

10

Kualitas

Akuntabilitas Otonomi Akreditasi Evaluasi diri

PARADIGMA PENGELOLAAN PENDIDIKAN

Organisasi sehat

PENINGKATAN

DAYA SAING

(11)

ARAH TEMA PENGEMBANGAN

PENDIDIKAN

• Relevance • Academic atmosphere • Institutional management • Sustainability • Efficiency • + Kepemimpinan • + Pemerataan

(12)

Relevansi

Suasana akad

Pengelolaan inst Keberlanjutan

Efisiensi

Kepemimpinan

(13)

Teaching-Learning Procces Graduates Incoming Students Staff Library Physical Facilities Laboratories Funding Organization Resources Curriculum Management Leadership Quality Assurance Academic Community Job Market Community Acknowledgement Demand HE SISTEM PENDIDIKAN

Efficiency & Productivity Relevance

Internal Management Sustainability Academic Atmosphere Leadership MUTU = RAISE-LEAP + + Inovation Equity Accessibility Partnership

(14)
(15)

1. BENCHMARKING (Meniru dan lebih baik dari

yang ditiru)

2. DIFFERENSIASI (Unik, berbeda dengan yang lain

dan sulit ditiru)

3. PARTNERSHIP (Kemitraan)

4. NETWORKING (Jaringan kerja) 5. ADDED VALUE (Nilai tambah)

6. OUTSOURCING (Alih daya dari luar) 7. EMPOWERMENT (Pemberdayaan)

STRATEGI MENJADI

PENGELOLA SUKSES

(16)

Training

vs

Experience

Contents

vs

Processes

Know-how

vs

Know-why

(17)

Shared values Structure System Strategy Staff Skill Style Politics Demographic Economic Regulation Social Technology Human Right Government Bureaucracy Globalization McKinsey 7’s Model Organizational Effectiveness

(18)

18

Sifat : subjektif dan nisbi

Standar : berubah-ubah

Upaya : ditinjau ulang

(19)

Kebebasan Akademik:

Kebebasan yang ada pada sivitas akademik dalam

melaksanakan tugas dan kegiatan fungsionalnya yaitu pendidikan dan penelitian ilmiah

Pengertian

Hak atau kewenangan yg diberikan oleh pihak berwenang/pemerintah kepada suatu lingkungan

masyarakat, himpunan ataupun badan resmi lain untuk menyelenggarakan fungsinya secara mandiri selama hal tersebut tidak bertentangan dengan

peraturan-peraturan yang berlaku secara umum dalam masyarakat 2 OTONOMI

(20)

Kesesuaian antara tujuan dgn falsafah, moral, dan etika

Kesesuaian antara tujuan dgn pola kegiatan sivitas akademik, serta hasil dan dampak yang dicapai

Keterbukaan terhadap penilikan dan pemantauan Pertanggungjawaban pemanfaatan sumber daya Aktualisasi asas otonomi & kebebasan akademik

Kesadaran para sivitas akademika bahwa aktualisasi perilakunya tidak akan mengganggu pelaksanaan

kegiatan fungsional lembaga dan juga masyarakat

(21)

Acuan dasar untuk mengembangkan perangkat peraturan, pengaturan, dan kesepakatan yang mengikat bagi seluruh

sivitas akademik untuk mencapai

peningkatan kualitas berkelanjutan yang

serasi dengan tuntutan masyarakat

(22)

•A. keberhasilan

•A. profesional

•A. sistem

(23)

Tahap Kedua:

Evaluasi diri oleh masing-masing perguruan tinggi

Tahap Ketiga:

Validasi sejawat (peer review atau peer evaluation) yang bertujuan untuk menilik kesahihan evaluasi diri

Tahap Pertama:

Evaluasi eksternal menyangkut penilaian terhadap kriteria dan persyaratan untuk memperoleh izin penyelenggaraan dan atau pelaksanaan perguruan tinggi

(24)
(25)

Upaya sistematis untuk menghimpun, menyusun, mengolah data dan informasi

yang handal dan sahih

sebagai landasan tindakan manajemen untuk mengelola kelangsungan lembaga

atau program

(26)

Evaluasi Diri:

Ditujukan untuk pengenalan diri mengenai

kualitas kinerjanya agar dapat merencanakan

kegiatan fungsional yang menuju ke peningkatan kualitas berkelanjutan

Pengenalan diri melalui proses evaluasi diri

merupakan titik tolak yang wajar dan baik untuk melakukan perencanaan program fungsional di perguruan tinggi

(27)

Evaluasi Diri

Model Pencapaian Tujuan

• Sumberdaya • Keterkaitan Lingkungan Pemanfaatan sumberdaya untuk mencapai tujuan Hasil dan dampak

Masukan Proses Keluaran

Persyaratan Ambang Tujuan

Efisiensi Produktivitas Efektivitas

(28)

Tujuan :

• Meningkatkan kesahihan dan kehandalan evaluasi diri. • Memberi komentar dan saran terhadap rencana

pengembangan yang dilandasi oleh evaluasi diri

Peran :

• Menjamin kualitas bagi masyarakat pengguna

keluaran perguruan tinggi

EVALUASI

(29)

RELEVANSI PENDIDIKAN TINGGI

Perancangan, perencanaan, dan pelaksanaan program pendidikan tinggi selalu dikaitkan

dengan kerangka kerjasama pemerintah, industri dan pendidikan tinggi.

PENINGKATAN RELEVANSI DAN KUALITAS

(30)

• Merumuskan tujuan (umum dan khusus)

• Menyajikan materi dengan contoh dan latihan/ praktek/ magang

• Penilaian terhadap proses dan hasil perkuliahan • Melakukan penelitian yang relevan

• Menulis bahan ajar

Implikasi Prinsip Relevansi terhadap Peranan Dosen

(31)

TANTANGAN? Tuntutan akuntabilitas Kinerja dan keberlanjutan PT Globalisasi Liberalisasi pendidikan Tuntutan mutu Stakeholder

TANTANGAN PT

(32)

PENILAI MUTU PT

1

• BADAN AKREDITASI NASIONAL (PT)

(UU No. 12 Tahun 2012, psl 55)

2

• LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI (PRODI)

Psl ( Program Studi) (UU No. 12 Tahun 2012, psl 55)

3

•SPMI -PT

(33)

Mutu seperti apakah

yang

(34)

MASUKAN KELUARAN PROSES MASUKAN INSTRUMENTAL BALIKAN UPAYA PERBAIKAN MASUKAN LINGKUNGAN MAHASISWA LULUSAN

VISI DAN MISI TUJUAN DAN SASARAN

DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG

KURIKULUM

SARANA DAN PRASARANA BIAYA DAN SUMBER DANA

TATA PAMONG (GOVERNANCE)

PROSES PEMBELAJARAN PENGELOLAAN PROGRAM

PENELITIAN & TESIS

SISTEM INFORMASI PENINGKA T AN DAN KE ND AL I MUTU KOMPONNEN-KOMPONEN

PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI DAN ATAU INSTITUSI PERGURUAN TINGGI

SUASANA AKADEMIK

PENGABDIAN KEPADA MASY.

(35)

Faktor Internal

ANALISIS SWOT

K

ekuatan

P

eluang

K

elemahan

A

ncaman Faktor Eksternal lingkungan internal organisasi lingkungan eksternal organisasi

(36)

36 STRATEGI Faktor Eksternal Faktor Internal Peluang [O] Ancaman [T] Kekuatan [S] Kelemahan [W] Strategi SO --- Gunakan “S” untuk memanfaatkan “O” Strategi WO --- Menghilangkan “W” dan memanfaatkan “O”

Strategi ST --- Gunakan “S” untuk menghindarkan “T” Strategi WT --- Minimalkan “W” untuk menghindarkan “T”

Konsolidasi

Perluasa

n

(37)

PENYUSUNAN STRATEGI

• DIARAHKAN PADA PENCAPAIAN VISI, PELAKSANAAN MISI DAN SASARAN

• DIARAHKAN PADA PENCAPAIAN NILAI AKREDITASI

• MEMPERHATIKAN SUMBER DAYA YANG

DIMILIKI.

• MEMPERHATIKAN TANTANGAN KSTERNAL YANG DIHADAPI

(38)

SASARAN

• KUALIFIKASI DOSEN

• JUMLAH PUBLIKASI DALAM JURNAL TERAKREDITASI

• MASA TUNGGU LULUSAN

• EVALUASI PEMBELAJARAN MAHASISWA • GAJI LULUSAN

• RASIO DOSEN MAHASISWA • IPK LULUSAN

(39)

PERAN DOSEN

• MEMBERIKAN MASUKAN TENTANG KEKUATAN PEMBELAJARAN DAN KINERJA DI BIDANG

PENELITIAN DAN ABDIMAS

• MEMBERIKAN MASUKAN TENTANG KETERSERAPAN LULUSAN

• MEMBERIKAN MASUKAN TENTANG MAHASISWA • MEMBERIKAN MASUKAN TENTANG KURIKULUM

(40)

DIKJAR PENELITIAN

PENGABDIAN MASYARAKAT

Menghasilkan Ilmu

Menghasilkan Tenaga Peneliti

Diamalkan di masyarakat Menghasilkan Tenaga Pengabdi

Informasi Kebutuhan Masyarakat ttg Pendidikan

Sumber Inspirasi

PERAN DOSEN DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN TINGGI

(41)
(42)
(43)

S T R A T E G I I M P L E M E N T A S I

Strategi Pengembangan Karakter

Pembelajaran Ekstrakurikuler

Pengembangan budaya perguruan

(44)

10 top skills

(jobs.aol.com)

• 1. Strong Work Ethic

• 2. Positive Attitude

• 3. Good Communication Skills. • 4. Time management abiities. • 5. Problem solving.

• 6. Aacting as team player.

• 7. Self confidence.

• 8. Aibility to accept and learn from cristicism. • 9. flexibility / adaptability.

(45)

The mediocre

teacher tells,

The good teacher

explains,

The superior teacher

demonstrates,

THE GREAT teacher

inspires,

(46)

Referensi

Dokumen terkait

Ruang lingkup kegiatan evaluasi ini ditempuh melalui 2 tahap, yakni: a) Tahap pertama, diadakan orientasi ke Dinas Pendidikan Propinsi DKI, untuk mendapatkan info mengenai

Berdasarkan hasil analisa dan perancangan yang dilakukan pada penelitian tesis yang berjudul “ Rancang Bangun Sistem Informasi Untuk Mengatur Peredaran Stok Terhadap

Hubungan Kamboja-Indonesia adalah hubungan mutualisme yang pada awalnya kedua negara memiliki visi dan misi yang sama, namun semenjak Pangeran Sihanouk tersingkir

Adanya jadwal piket kebersihan dalam tradisi pondok pesantren Daarun Najaah Jrakah akan dapat membentuk pribadi yang memiliki kepedulian terhadap keadaan lingkungan

Dapat kami sampaikan kepada saudar a, bahw a ber dasar kan hasil Evaluasi ter hadap Dokumen Penaw ar an Administr asi, Tekhnis dan Biaya yang telah dilakukan oleh Kelompok Ker ja

Dengan in kami mengundang saudara untuk mengikuti Pembuktian Kualifikasi Pengadaan Jasa Konstruksi dengan Sistem Pemilihan Langsung untuk :. Pengadaan dan Pemasangan Lampu

Menurut PerMenKes Nomor 58 Tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit, pengorganisasian Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) harus mencakup

meningkatkan kondusifitas daerah dan sasaran strategis yaitu penyelesaian konflik sosial di masyarakat meningkat. Baik tujuan dan sasaran memiliki indikator yang