• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKPAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKPAT"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKPAT

PENINGKATAN PEMBERDAYAAN KREATIFITAS KOMUNITAS

ADAT TERPENCIL

( KAT)

SUKU AKIT DIDESA BARAN MELINTANG

KECAMATAN PULAU MERBAU

KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU

OLEH:

1.Dra. RD. HJ. SITI SOFRO SIDIQ, M.Si 2.ADIANTO, S.Sos, MSi

3.Drs. ENDANG SUTRISNA, M.Si 4.MARYATI IBRAHIM, S.Sos., M.Si 5. Dra. ENDANG SULISTIANINGSIH

LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

UNIVERSITAS RIAU

PEKANBARU

2012

(2)

LEMBARAN INDETITAS DAN PENGESAHAN

LAPORAN PENGABDIAN

1. Judul : Peningkatan Pemberdayaan Kreatifitas Komunitas Adat Terpencil (KAT)Suku Akit Di Desa Barang Melintang Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.

2. Ketua Tim Pelaksana

Nama : Dra.Rd.Hj.Siti Sofro Sidiq, M.Si

NIP : 195810111998803 2 003

Pangkat/Jabatan/Gol : Letkol Kepala / Ivb Bidang Keilmuan : Sosiologi-Antropologi 3. Anggota Pelaksana I

Nama / NIP : Adianto,S.Sos,M.Si / IIIb / 19800531200812 1 003 Bidang Keahlian : Adminitrasi Publik

4. Anggota Pelaksana II

Nama / NIP : Drs.Endang Sutrisna,M.Si / 19660908 199703 1 001 Bidang Keahlian : Adminitrasi Bisnis

5. Anggota Pelaksana III

Nama / NIP : Maryati Ibrahim / 19691220 19980 2 001 Bidang Keahlian : Adminitrasi Bisnis

6. Pelaksana IV

Nama / NIP : Dra. Endang Sulistianingsih

7. Lama Kegiatan : 3(Bulan) Juni,Juli Dan Agustus 2012

8. Lokasi Pengabdian : Desa Barang Melintang Kec Pulau Merbau Kab.Kep Meranti Provinsi Riau

9. Sumber Biata : Dana Rutin Universitas Riau Tahun 2012 Pekanbaru, 31 Agustus 2012 Mengetahui,

Dekan FISIP Universitas Riau Ketua Pelaksana

Drs. Ali Yusri,MS Dra.Rd.Hj.Siti Sofro Sidiq, M.Si NIP: 19600807 198601 1 002 NIP: 195810111998803 2 003

Menyetujui,

Ketua LPM Universitas Riau

Dr.Ir.Zurkarnaini,M.Si NIP: 19611024 198803 1 002

(3)

KATA PENGANTAR

Dengan Mengucapkan Syukur Alhamdulilah kehadirat Allah SAW, atas Rahmat dan Hidayah Nya, bahwa Laporan Pengabdian Pada Masyarakat “ Sosialisasi Sadar Wisata di Desa Sokop ini, dapat diselesaikan tepat pada waktunya, walaupun masih banyak kelemahan dan kekurangan.

Kegiatan Pengabidian dengan sifatnya sosialisasi, dan diskusi dengan warga..Desa Sokop Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.,Pelaksanaan Sosialisasi ini harapan, bahwa warga akan dapat memanfaatkan hasil dari lahan atau kebun yang mereka miliki, dan menumbuhkan/ meningkatkan kreatifitas warga, pada akhirnya warga desa mendapatkan pengetahuan dalam pengembangan potensi lingkungan pemukiman tersebut.

Penulis mengucapkan banyak terimaksih kepada Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau yang telah memberikan dukungan secara adminstrasi, dan khususnya pimpinan Fisip dan jajarannya , yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan penulis sangat mengharapkan masukan/ infut atas segala kelemahan dan kekurangan, dengan melalui kritik dan saran untuk menyempurnakan dalam pembuatan laporan, maupun pelaksanaan kegiatan berikutntnya. Laporan Pengabdian ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Pekanbaru, 11 Oktober 2012 Ketua Pelaksana

(4)

RINGKASAN

AJudul : Peningkatan Pemberdayaan Kreatifitas Komunitas Adat Terpencil ( KAT) Suku Akit Di Desa Baran Melintang Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau

B. Pelaksana : Dra. Rd. Siti Sofro Sidiq, MSi

Adianto, S.Sos, MSi Drs. Endang Sutrisna, MSi Mariaty Ibrahim, S.Sos, MSi

Dra. Endang Sulistianingsih C. Permasalahan :

Kecamatan Kepulauan Merbau merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Meranti yang mempunyai luas areal 681 Km pesegi. Dan memiliki 13 desa / kelurahan. Salah satu sasaran pengabdian di Desa Baran Melintang yang mempunyai areal sekitar 40 Km persegi, dan posisinya terjauh dari pusat ibu kota kecamatan ( Tanjung Samak). Sumber Daya manusia dan Sumber daya Alam sangat mendukung untuk dapat dikembangkan dalam bidang Kapariwisataan. Jumlah Penduduk Desa Sokop sekitar 675 Laki-laki, Perempuan 585 Jiwa. Usia produksi lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produksi sekitar 322 keluarga. Dengan potensi Usia produksi,maka warga yang ada Didesa Sokop perlu adanya mempersiapkan untuk dapat mengembangkan desa wisata, yang pada akhirnya akan menunjang peningkatan dalam kehidupan keluarga.Permasalahan yang terjadi di warga desa Sokop adalah kurangnya / minim pengetahuan tentang kepariwisataan, dan kurangnya mengembangkan kreatifitas warga untuk menanfaatkan hasil daya alam.

D. Tujuan Kegiatan dan Manfaat

a) Untuk memberikan motivasi dan pengetahuan tentang sadar wisata warga desa. Karena dengan adanya sadar wisata, cenderung menghasilkan untuk kehidupan warga menjadi lebih baik. Untuk memenuhi para pengunjung ke daerah desa tersebut.

(5)

b) Dengan mendapatkan pengetahuan dan motivasi, maka akan diperoleh pengetahuan kepariwisataan dalam mempersiapkan dan memanfaatkan hasil lahan, khususnya akan membuat keterampilan dari hasil perkebunan warga yang ada disekitar.

E. Kerangka Pemecahan Masalah

Untuk mengatasi masalah dalam meningkatkan sadar wisata warga desa Sokop, maka warga harus mendapatkan sosialisasi atau mempunyai pengetahuan dalam konsep sadar wisata. Dengan adanya pengetahuan sadar wisata, akan mempengaruhi untuk lebih giat mempersiapkan kegiatan yang bersifat peningkatan ekonomi keluarga dan hasilnya akan dipasarkan ke yang lebih luas lagi, termasuk dilingkungan desa setempat.

F. Pelaksanaan dan Hasil

Kegiatan ini , dilaksanakan di Desa Sokop Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau mulai bulan juni Akhir sampai bulan Agustus Akhir 2012. Perjalanan menuju tempat Pengabdian Pada Masyaakat. Dari Pekanbaru melalui Buton menggunakan jalan darat sekitar 3 Jam, dari Buton menuju Pelabuhan Selat Panjang sekitar 3 Jam menggunakan Speed Boat, dari Pelabuhan Selat panjang menggunakan pompong menuju Pelabuhan Desa Sokop.dari pelabuhan Desa Sokop menggunakan Ojeg sekitar 8 Km menuju halaman lingkungan pemukiman. Warga yang menghadiri sekitar 25 Orang terdiri dari bapak-bapak dan Ibu Ibu Rumah Tangga.

Pelaksanaan pengabdian lancar, dan warga cukup semangat, terlihat dari yang hadir banyak memberikan pertanyaan dan memberikan informasi, bahwa dilingkungannnya banyak yang bisa untuk dapat dikembangkan.Warga setempat menerima informasikan dan diberikan contoh hasil dari lingkungan alam sekitar pemukiman, tentang kerajinan yang dari Kelapa.Warga mengatakan kerajinan yang telah dilaksanakan adalah dari pohon rumbia untuk atap, namun tidak bisa dipasarkan ke daerah luar, karena hanya cukup untuk pemukiman sekitarnya. Dari Pohon kelapa belum bisa diolah,.padahal dari pohon kelapa, banyak yang bisa

(6)

dilakukan untuk kerajianan, termasuk ada beberapa pohon rotan, dapat lebih banyak untuk dikembangkan, sehingga warga tumbuh kreatif daripotensi tersebut.

G. Kesimpulan dan Saran

a) Kesimpulan

Kegiatan Sosialisasi Sadar Wisata dalam Kreatifitas warga Suku Akit telah berhasil dilaksanakan sesuai rencana yang ditetapkan , dan warga terlihat memberiakn respon/ semangat untuk mengikuti acara penyampaian dari pemberi materi.

b) Saran

Supaya Pemberdayaan melalui peninngkatan kreatifitas ini, optimal, maka semestinya kegiatan dilaluktan dengan pembinaan pelaksanaan keterampilan dari instansi yang terkait, sehingga akan menambah peningkatan penghasilan keluarga meningkat, dan dapat dipasarkan ke yang lebih luas.

(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

A. Analisa Situasi ... 1

B. Perumusan Madsalah ... 2

BAB II. TUJUAN DAN MANFAAT ... 3

A. Tujuan ... 3

B. Manfaat ... 3

BAB III. KERANGKA PEMECAHAN MASALAH ... ` 5

BAB IV. PELAKSANAAN KEGIATAN ... 6

A. Realisasi Pemecahan Masalah ... 6

B. Khalayak sasaran ... 6

C. Metoda yang Digunakan ... 7

D. Kegiatan Evaluasi ... 7

E. Jadwal Pelatihan ... 7

BAB V HASIL KEGIATAN ... 9

A. Hasil Evaluasi Perubahan Pengetahuan ... 9

B. Hasil Evaluasi Perubahan Kreatifitas ... 9

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 11

A. Kesimpulan ... 11

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Sosialisasi Sadar Wisata Warga Desa Sokop . .... Tabel 2. Hasil Evaluasi Perubahan Pengetahuan Warga Desa Sokop...

(9)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Analisa Situasi

Kecamatan Rangsang mempunyai 9 desa diantaranya Desa Teluk Ketapang,Desa Semukut,Desa Centai,Desa Padang Kamal Desa Tanjung Bunga,Desa Kuala Merbau,Desa Renak Dungun, Desa Baran Melintang, desa Pangkalan Balai.Dengan luas wilyah 37500 Km2. Penduduk sekitar 16.860 jiwa (data kantor camat P. Merbau 2011). Sasaran pelksaan pengabdian adalah di Desa Baran Melintang. Untuk menuju ke Desa tersebut dari Ibu Kota Provinsi sekitar 750 Km, dari Ibukota Kabupaten sekitar 150 Km, dari Ibu Kota Kecamatan sekitar 20 Km (total 8 jam perjalanan).

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat yang terkait peningkatan kreatifitas warga khususnya dalam pemberdayaan. Desa tersebut lebih dominan warga Suku Akit, dan dalam lingkungan pemukiman berpotensi kebun kelapa, kebun sagu dan ada sebagian rotan, karet serta terdapatnya pohon-pohon rumbia. Dalam kehidupan sehari-hari dari perkebunan tersebut ternyata tidak terkelola dengan baik, padahal dengan adanya potensi perkebunan banyak yang dapat dikembangkan (Hasil Kajian Depsos, 2006). Dan Pada tahun 2007 Depsos telah melaksanakan pemberdayaan diberbagai aspek, namun mempunyai keterbatasan, sehingga dalam pemberdayaan terlihat masih belum optimal. Melaui Peran Perguruan tinggi, maka berperran untuk meningkatkan pemberdayaan melalui sosialisasi tentang kreatifitas warga,mendapatkan motivasi, sehingga pada akhirnya warga menerima pengetahuan dan menjadi lebih terampil untuk memanfaatkan hasil perkebunannya. Dengan memanfaatkan lahan perkebunan, maka akan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

B. Perumusan Masalah

Kementrian Sosial telah melaksanakan pemberdayaan dari semua aspek melalui Dinas Sosial Provinsi dan Dinas Sosial Kabupaten, khususnya Suku Akit yang ada di Desa Baran

(10)

Melintang Sejumlah 48 KK dan kondisi Suku Akit saat ini telah mencapai penambahan 55 KK. Pemberdayaan dari Kemensos belum terlaksana dengan optimal. Ada beberapa hal yang masih dan kurang terlaksana seperti:

1. Potensi perkebunan belum diberdayakan, karena warga belum memahami , dan kurangnya kreatifitas.

(11)

BAB II

TUJUAN DAN MANFAAT

A. Tujuan

Secara umum tujuan pelaksanaan pengabdian ini dengan melalui peningkatan kreatifitas (pemberdayaan). Secara khusus memberikan pengetahuan kepada warga untuk dapat mengembangkan dari hasil kebun, dan menumbuhkan kreatifitas warga. Pada dasarnya pelaksaannya adalah :

1. Memberikan pengetahuan kepada warga Suku Akit untuk dapat mengetahui tentang kreatifitas dari kondisi lingkungan pemukiman

2. Dengan memiliki pengetahuan, maka akan mempengaruhi perubahan kehidupan keluarga dan khususnya akan meningkatkan perekonomian keluarga.

B. Manfaat

Dengan adanya sosialisasi tentang kreatifitas memenfaatkan kondisi lingkungan pemukiman diharapokan mendapatkan manfaat bagi :

1. Bagi Warga Suku Akit

a) Menambah ilmu dalam memanfaatkan kondisi lingkungan pemukiman.

b) Dengan mendapatkan pengetahuan hasil dari sosialisasi tentang kreatifitas, maka warga akan melaksanakan dan memanfatkan hasil dari kondisi lingkungan pemukiman (membuat keterampilan yang pada akhirnya akan menambah income keluarga.

2. Bagi Tim Pelaksana

Melaksanakan Tri Darma yang ketiga, yaitu melaksanakan pengabdian pada masyarakat, yang merupakan tugas dan tanggung jawab dalam civitas akademika.

(12)

3. Bagi Perguruan Tinggi

a) Peranan Perguruan Tinggi sebagai salah satu lembaga yang mengkoordinir program pengabdian pada masyarakat.

b) Perguruan Tinggi salah satu tanggung jawab di tengah-tengah masyarakat, untuk membantu masyarakat yang memerlukannya.

4. Bagi Pemerintah

a) Membantu pemerintah khususnya dalam pengembangan daerah.

b) Membantu pemerintah dalam menginformasikan peningkatan kreatifitas yang memanfaatkan dari lingkungan pemukiman.

(13)

BAB III

KERANGKA PEMECAHAN MASALAH

Untuk mengatasi masalah yang kreatifitas warga Suku Akit yang masih rendah, maka harusdibeikan bekal ilmu pengetahuan tentang konsep kreatifitas, dan menginfentarisir potensi yang ada dilingkungan pemukimna, serta pemilihan kerajinan yang akan ditingkatkan.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara : 1. Ceramah,

2. Diskusi dalam hal menginfentarisir potensi yang ada di lingkungan pemukiman, 3. Tanya jawab yang berkaitan dengan kreatifitas warga.

(14)

BAB IV

PELAKSANAA KEGIATAN

A. Realisasi Pemecahan Masalah

Pelaksanaan Pengabdian ini pada mulanya memberikan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan warga Suku Akit. Khususnya menggunakan ceramah, diskusi dalam menginfentarisir potensi hasil perkebunan yang ada dilingkungan pemukiman, sehingga menjadi manfaat. Secara garis besar dalam pelaksaaan adalah diberkan tentang konsep konsep kreatifitas atau penggalian nilai nilai yang dapat dimanfaatkan. Kemudian menginfentarisi, serta memberikan contoh dalam pembuatan kerajinan yang ada diseputaran lingkungan pemukiman (pembuatan lidi dari tempurung, dsb), sehingga yang ada di lingkungan pemukiman akan bermanfaat bagi kehidupan warga Suku Akit.

B. Sasaran

Sasaran dalam kegiatan ini adalah warga Suku Akit dan yang ada di Desa Baran Melintang. Dari Sejumlah warga Suku Akit 55 KK, yang hadir adalah 25 orang. Terdiri dari perempuan dan laki-laki yang berusia produktif. Warga yang hadir dalam bentuk sosialisasi, diharapkan dapat menginformasikan kepada warga lain untuk melaksanakan memanfaatkan hasil perkebunan yang ada di lingkungan pemukiman.

C. Metode Yang Digunakan

Digunakan metode ceramah, diskusi, serta salah satu warga untuk menjelaskan bagaimana cara untuk membuat dari pohon rumbia, dan yang lainnya diinformasikan dari hasil perkeunan kelapa, banyak yang bisa dimanfaatkan (memotivasi).

(15)

D. Kegiatan Evaluasi

Kegiatan evaluasi dilaksanakan dalam beberapa bentuk diantaranya:

1. Dalam bentuk pertanyaan secara lisan, sebelum memberikan materi, dengan tujuan sejauh mana pengetahuan kreatifitasnya warga yang memanfaatkan lingkungan pemukiman. 2. Dalam Pelaksaan menyajikan tentang menumbuhkan kreatifitas dalam memanfaatkan hasil

dari perkebunan, bentuknya ceramah.

3. Untuk mengukur seberapa jauh daya serap warga tentang kreatifitas, maka penyaji menanyakan kembali kepada warga untuk menyebutkan tentang konsep kreatifitas.

E. Jadwal Pelaksaan Pengabdian Pada Masyarakat

Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan di Desa Baran Melintang, khususnya pada warga Suku Akit. Desa tersebut termasuk Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Pihak Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat telah menyetui, sehingga tim melaksanakan lihat dalam tabel berikut ini :

Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat Di Desa Baran Melintang Suku Akit ” Sosialisasi Kreatifitas Warga”

No Materi Waktu Tempat Pelaksanaan

1 Persiapan - Persiapan - Penyusunan - Penyusunan Peserta - Observasi Lapangan UNRI Kecamatan dan di Desa 1 minggu bersama tim 1 minggu 1 minggu 2 Pelasanaan - Ceramah konsep kreatifitas

- Ceramah tentang infentarisir potensi-potensi Lokal (nilai-nilai) hasil perkebunan

- Ceramah tentang bentuk-bentuk program Kreatifitas hasil dari seputaran pemukiman

di Halaman Pemukiman

1 minggu

3 Praktek - Memberikan contoh kongkrit kerjiana yang akan

dikembangkan sesuai dengan potensi Lingkungan Pemukiman, dan warga dievaluasi bagaimana cara untuk membuat kerajinan.

di dalam Rumah Warga

1 warga

(16)

BAB V

HASIL KEGIATAN

A. Hasil Evaluasi Perubahan Pengetahuan

Hasil yang diperoleh dari perubahan pengetahuna dengan membandingkan jawabannya dari warga yang hadir terhadap pertanyaan atau permasalahan-permasalahan tentang potensi yang terkait dengan kreatifitas sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi adalah sebagai berikut

Tabel 2. Hasil Evaluasi Perubahan Pengtahuan Warga Tetnang Kreatifitas dari Pemanfaatan Potensi Lingkungan Pemukiman

No Warga Penguasaan Nilai Predikat 1 10 81 - 100 A Sangat Baik 2 11 71 - 80 B Baik 3 4 61-70 C Cukup 4 0 51 – 60 D Kurang 5 0 < 51 E Sangat Kurang

B. Hasil Evaluasi dalam Infentarisis Potensi

Berhasilnya kegiatan Pengabdian ini dalam bentuk Sosialisasi peningkatan kreatifitas disebabkan, sangat mempunyai motivasi yang tinggi untuk memperoleh pengetahuan dalam peningkatan kreatifitas dan penggalian potensi lingkungan dilingkungn pemukiman, dan sangat didukung oleh pemerintah setempat khususnya dari pihak kecamatan dan desa.

Berdasarkan hal tersebut diatas , dapat dinyatakan, bahwa sosialisasi yang terkait dengan peningkatan kreatifitas warga Suku Akit dinyatakan telah berhasil dan mencapai sasaran yang diharapkan semua pihak, dan sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan.

(17)

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Kegiatan Sosialisasi dalam peningkatan kreatifitas Warga Suku Akit ini telah terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan sebelumnnya.

2. Warga telah mengikuti anjuran dalam sosialisasi, untuk menumbuhkan dan meningkatkan kreatifitas serta menerima pengetahuan yang diberikan dalam hal konsep kreatifitas, dan bentuk-bentuk pelaksanaan kreatifitas dari hasil potensi lingkungan pemukiman.

B. Saran

1. Kegiatan untuk memotivasi warga Suku Akit, sebainya dilanjutkan kepada instansi terkait untuk menumbuhkan peningkatan kreatifitas dan harus diwujudkan dengan praktek, sehingga warga Suku Akit akan meningkatnya sumber mata pencaharian keluarganya.

2. Pemerintah yang terkait, khususnya dalam pembinaan Sumber Daya Manusia, dan mendapatkan bantuan dalam finansial, yang diarahkan ke Kredit Usaha Kecil yang ada ditingkat pedesaan.

(18)

FOTO

Pengabdian Pada Masyarakat di Desa Baran Melintang

Depan Halaman Kecamatan Pulau Merbau

(19)
(20)

Potensi Alam Desa baran Melintang

(21)

Warga Sedang Mendengarkan Sosialisasi

(22)

Diskusi Di Rumah Warga

Gambar

Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat Di Desa Baran Melintang Suku Akit

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian pengolahan citra menggunakan metode transformasi curvelet telah banyak dilakukan sebelumnya dengan berbagai macam klasifikasi yang digunakan, salah

Diakhir games, pemain perlu diberikan ringkasan informasi (providing information) mengenai kemajuan dan proses yang telah dilakukan oleh pemain. Tambahan informasi mengenai

Pengaturan basic configurasi router ini adalah administrator melakukan konfigu- rasi router yang meliputi hostname penamaan dari router itu sendiri, interface Memberikan

Telah diketahui bahwa IP (internet protocol) sebagai protokol jaringan internet yang mengkomunikasikan dua titik jaringan serta secara spesifik semua aplikasi dan layanan

Berdasarkan tabel 3.4 di atas dapat disimpulkan bahwa lokasi yang memenuhi kriteria untuk Hotel Resor Berbasis Agrowisata Stroberi di Tawangmangu, Karanganyar adalah Site I

Secara umum, struktur menu yang akan dibuat pada aplikasi layanan medis ini adalah sebagai berikut : Menu Utama registrasi Sign Up Login Input data Diagnosa Input

Riwayat obstetri (kehamilan, persalinan, nifas yang lalu). Untuk mengantisipasi adanya masalah kebidanan pada kehailan yang sedang berlangsung. Misalnya persalinan

Apapun juga, pemanfaatan citra ALOS PALSAR untuk informasi sumberdaya alam, khususnya bidang pertanian cukup menjanjikan, karena pada hasil klasifikasi Wishart terselia