Single Acting Cylinder dan Double Acting Cylinder Single Acting Cylinder dan Double Acting Cylinder
a.
a. SiSingngle le AActctining g CyCylilindnder er (S(SACAC), ), gegerarakakan n kekeluluar ar dadari ri babatantang g pipistston on didilklkukukan an ololeh eh ududaraara bertekanan, sedangkan gerakan balik dilakukan oleh p
bertekanan, sedangkan gerakan balik dilakukan oleh pegas.egas. Simbol Single Acting Cylinder (SAC) adalah sebagai berikut : Simbol Single Acting Cylinder (SAC) adalah sebagai berikut :
Gambar 1 Gambar 1
Prinsip kera dari Single Acting Cylinder (SAC) dapat dielaskan sebagai berikut : Prinsip kera dari Single Acting Cylinder (SAC) dapat dielaskan sebagai berikut :
Pada kondisi normal posisi silinder seprti pada gambar di atas, yaitu batang piston selalu berada pada Pada kondisi normal posisi silinder seprti pada gambar di atas, yaitu batang piston selalu berada pada posisi !"! karena adan
posisi !"! karena adanya gaya dorong dari pegas. Apabila udara bertekanan ya gaya dorong dari pegas. Apabila udara bertekanan dimasukkan ke lubang Pdimasukkan ke lubang P maka gaya tekan udara akan mengalahkan gaya dorong pegas, sehingga batang piston akan bergerak maka gaya tekan udara akan mengalahkan gaya dorong pegas, sehingga batang piston akan bergerak dari posisi !"! ke posisi !1!
dari posisi !"! ke posisi !1!
#emudian apabila aliran udara bertekanan pada lubang Pdihentikan, maka posisi silinder kembali #emudian apabila aliran udara bertekanan pada lubang Pdihentikan, maka posisi silinder kembali seperti gambar 1 karena mendapat gaya dorong dari pegas.
seperti gambar 1 karena mendapat gaya dorong dari pegas. b.
b. $ouble $ouble Acting Acting Cylinder Cylinder ($AC), ($AC), gerakan gerakan keluar keluar maupun maupun gerakan gerakan balik balik dari dari batang batang pistonpiston dilakukan oleh udara bertekanan.
dilakukan oleh udara bertekanan.
Simbol $ouble Acting Cylinder ($AC) adalah sebagai berikut : Simbol $ouble Acting Cylinder ($AC) adalah sebagai berikut :
Prinsip kera dari $ouble Acting Cylinder ($AC) dapat dielaskan sebagai berikut :
Pada kondisi normal silinder, batang piston terletak pada posisi !"! seperti gambar % bagian atas atau terletak pada posisi !1! seperti gambar % bagian ba&ah.
#emudian apabila udara betekanan dimasukkan ke lubang P maka piston akan bergerak dari posisi !"! ke posisi !1! dan ika dalam keadaan normal piston akan berada pada posisi !"! (gambar % atas). Sedanhkan apabila udara betekanan dimasukkan ke lubang P' maka piston akan bergerak dari posisi !1! ke posisi !"! dan ika dalam keadaan normal piston akan berada pada posisi !1! (gambar % ba&ah)
Pengertian elay dan ungsinya * elay adalah Saklar (S&itch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen +lectromechanical (+lektromekanikal) yang terdiri dari bagian utama yakni +lektromagnet (Coil) dan -ekanikal (seperangkat #ontak SaklarS&itch). elay menggunakan Prinsip +lektromagnetik untuk menggerakkan #ontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (lo& po&er) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan elay yang menggunakan +lektromagnet /0 dan /" mA mampu menggerakan Armature elay (yang berungsi sebagai saklarnya) untuk menghantarkan listrik "0 A.
Gambar 2entuk dan Simbol elay
$iba&ah ini adalah gambar bentuk elay dan Simbol elay yang sering ditemukan di angkaian +lektronika.
Prinsip #era elay
Pada dasarnya, elay terdiri dari % komponen dasar yaitu : 1. +lectromagnet (Coil)
. Armature
3. S&itch Contact Point (Saklar) %. Spring
2erikut ini merupakan gambar dari bagian4bagian elay :
#ontak Poin (Contact Point) elay terdiri dari enis yaitu :
Normally Close (NC) yaitu kondisi awal sebelum diaktifkan akan selalu berada di posisi CLOSE
(tertutup)
Normally Open (NO) yaitu kondisi awal sebelum diaktifkan akan selalu berada di posisi OEN (terbuka)
2erdasarkan gambar diatas, sebuah 2esi (5ron Core) yang dililit oleh sebuah kumparan Coil yang berungsi untuk mengendalikan 2esi tersebut. Apabila #umparan Coil diberikan arus listrik, maka akan timbul gaya +lektromagnet yang kemudian menarik Armature untuk berpindah dari Posisi sebelumnya (6C) ke posisi baru (67) sehingga menadi Saklar yang dapat menghantarkan aru listrik di posisi barunya (67). Posisi dimana Armature tersebut berada sebelumnya (6C) akan menad 7P+6 atau tidak terhubung. Pada saat tidak dialiri arus listrik, Armature akan kembali lagi ke posisi A&al (6C). Coil yang digunakan oleh elay untuk menarik Contact Poin ke Posisi Close pada
rinsip !er"a #otor AC dan DC P56S5P #+8A -797 AC
-otor arus bolak4balik (motor AC) ialah suatu mesin yang berungsi mengubah tenaga listrik arus bolak4 balik (listrik AC) menadi tenaga gerak atau tenaga mekanik berupa putaran daripada rotor. -otor listrik arus bolak4balik dapat dibedakan atas beberapa enis
Seper pada motor $C pada motor AC, arus dile&atkan melalui kumparan, menghasilkan torsi pada kumparan. Seak saat itu bolak, motor akan beralan lancar hanya pada rekuensi gelombang sinus.al ini disebut motor sinkron. ;ebih umum adalah motor induksi, di mana arus listrik induksi dalam kumparan berputar daripada yang diberikan kepada mereka secara langsung.
Salah satu kelemahan dari enis motor AC adalah arus tinggi yang harus mengalir melalui kontak berputar. -emicu dan pemanasan pada kontak4kontak dapat menghabiskan energi dan memperpendek masa pakai motor. $alam motor AC umum medan magnet yang dihasilkan oleh elektromagnet didukung oleh tegangan AC sama dengan kumparan motor. #umparan yang menghasilkan medan magnet yang kadang4kadang disebut sebagai !stator!, sedangkan kumparan dan inti padat yang berputar disebut !dinamo!. $alam motor AC medan magnet sinusoidal ber<ariasi, seperti arus dalam kumparan ber<ariasi.
P56S5P #+8A -797 $C
-otor arus searah merupakan salah satu mesinlistrik yang mengubah energi listrik searah menadi energi gerak,-otor arus searah banyaksekali dipakai, motor4 motor kecil untuk aplikai elektronik menggunakan motor arus searah seperti:pemutar kaset, pemutar piringan magnetik di harddisk komputer, kipas pendingin komputer,dan tentusaa mainan legendaris =tamiya> menggunakan motor arus searah. 9entu saa untuk keperluan4keperluan yang berdaya besar, motor arus searah masih dipakai pada aplikasi tertentu.
Gerak atau putaran yang dihasilkan oleh motor arus searah diperoleh dari interaksi dua buah medan yang dihasilkan oleh bagian =angkar= (armature) dan bagian =medan= (ield) dari motor arus searah. Pada gambar ilustrasi diatas, bagian medan berbentuk suatu kumparan yang terhubung ke sumber arus searah. Sedangkan bagian angkar ditunukkan sebagai magnet permanen (?4S), bagian angkar ini tidak harus berbentuk magnet permanen, bisa uga berbentuk belitan yang akan menadi elektro4magnet apabila mendapatkan sumber arus searah. Sehingga apabila motor arus searah kita berenis angkar belitan, maka kita harus menyediakan dua sumber arus searah, satu untuk bagian angkarnya, satu lagi untuk bagian medannya. 2agian lain yang tidak kalah penting pada motor arus searah adalah adanya =komutator> (comutator). #omutator merupakan suatu kon<erter mekanik yang membuat arus dari sumber mengalir pada arah yang tetap &alaupun belitan medan berputar. #omutator berpasangan dengan =cincin belah= (slip4rings) untuk menalankan tugas yang saya sebut baru saa. Pada gambar ilustrasi diatas, gambar lingkaran yang dibagi menadi dua buah dan terhubung ke bagian belitan medan merupakan cincin belah yang saya maksud. 2agian yang digambarkan berbentuk kotak menempel pada cincin belah tersebut yang dinamakan komutator. 9entu saa pada aplikasi yang sebenarnya, umlah cincin belah tidak hanya dua dan terhubung ke seumlah banyak belitan medan.
?ntuk mena&ab ini, tentu saa kita harus ingat aturan tangan kanan bah&a gaya, medan magnet, dan arus membentuk suatu sumbu tiga dimensi seperti ditunukkan di gambar sebelumnya.
gambar yang atas seharusnya ada medan magnet yang berarah dari 6 ke S. 5nteraksi adanya arus dan medan magnet dengan menggunakan aturan tangan kanan mengakibatkan munculnya gaya. Pada gambar yang atas, dapat dicoba sendiri, di konduktor yang dekat dengan kutub S.
engertian Sinyal dan !arakteristiknya
Sinyal adalah suatu besaran isis yang berubah terhadap &aktu, ruang, ataupun dapat berubah terhadap <ariabel bebas lainnya, yang dimaksud dengan <ariabel bebas disini adalah sinyal dapat dikatakan sebagai sinyal kontinyu (dinyatakan dengan @(n)), sinyal diskrit (dinyatakan dengan @(t)), dan lain4lain
Sinyal Analog adalah sinyal kontinyu yang mempunyai puncak positi dan puncak negati dimana karakteristik dari sinyal tersebut akan berubah4ubah sesuai dengan inormasi yang diba&anya. #arakteristik yang akan berubah4ubah adalah amplitudo dan rekuensi. Pada umumnya sinyal analog digambarkan dalam bentuk gelombang sinus dimana mempunyai tiga <ariabel, yaitu:
1. Amplitudo: -enggambarkan tinggi gelombang
. rekuensi: 8umlah gelombang yang dihasilkan per detik 3. asa: 2esarnya sudut yang terbentuk pada gelombang
Gelombang sinus memiliki rekuensi tunggal, dimana gelombang sinus dapat dideskripsikan memiliki rekuensi a&al nol dan amplitudo a&al nol. #emudian amplitudo tersebut akan berubah4 ubah sehingga berpindah ke amplitudo maksimum positi.
Sinyal digital adalah sinyal tak kontinyu yang memiliki dua kemungkinan keadaan yaitu logika " dan logika 1. 5nilah alasan mengapa disebut sinyal tak kontinyu. Selain itu sinyal digital uga mempunyai istilah tepi naik dan tepi turun. 9epi naik merupakan transisi dari negati ke positi, sedangkan tepi turun merupakan transisi dari positi ke negati.
$alam prakteknya sinyal digital lebih mempunyai kelebihan dibandingkan dengan sinyal analog. Salah satunya adalah sinyal digital lebih tahan terhadap noise.