Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)
Kode : DIK 3069
Bobot SKS : 2 SKS
Jurusan : Semua Jurusan Program Studi : Semua Program Studi Semester : II (Dua)/Genap Mata Kuliah Prasyarat : --
Pengajar : Wahdi Sayuti, MA
Standar Kompetensi : Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) ini bertujuan untuk membentuk warganegera yang cerdas dan berkeadaban (smart & civilized), yang memiliki 3 (tiga) kompetensi utama, yakni (1) kecakapan dan kemampuan terhadap pengetahuan kewargaan (civic knowledge), (2) kecakapan dan kemampuan terhadap sikap kewargaan (civic disposition), seperti pengakuan kesetaraan, pluralisme, toleransi, dan kebersamaan, serta (3) kecakapan dan kemampuan mengartikulasikan keterampilan kewargaan (civic skills), seperti kemampuan berpartisipasi dalam proses demokrasi, penegakan HAM, dan mampu melakukan kontrol terhadap pelaksanaan kebijakan publik oleh penyelenggara negara atau pemerintahan.
Kompetensi Dasar : 1. Menjelaskan konsep dara Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) di perguruan tinggi;
2. Menganalisis konsep negara berkeadaban Indonesia;
3. Menganalisis konsep dasar konstitusi dan tata perundangan di Indonesia;
4. Membedakan identitas kebangsaan, Pancasila dan perubahan masyarakat serta globalisasi versus nasionalisme;
5. Memadukan konsep dasar demokrasi dan demokrasi Indonesia; 6. Merespon konsep otonomi daerah, prinsip pelaksanaan
otonomi daerah serta menghubungkannya dengan fenomena kesalahpahaman dalam memaknai otonomi daerah;
7. Menganalisis penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good & clean governance) di Indonesia;
8. Mengamati proses penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), di Indonesia;
9. Mendeskripsikan masyarakat madani dan perwujudannya di Indonesia.
Indikator : Setelah menyelesaikan seluruh materi perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan:
1. Mengidentifikasi kompetensi dasar Pendidikan Kewarganegaraan (civic education);
2. Menyebutkan materi pokok dalam perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education);
3. Menganalisis teknis perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education);
4. Menganalisis teknis penilaian dalam perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education);
5. Mengidentifikasi rencana perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education);
Kewarganegaraan;
8. Menguraikan urgensi Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi;
9. Menyebutkan pengertian negara;
10. Meguraikan konsep hubungan agama dan negara;
11. Menganlisis sejarah hubungan Islam dan negara di Indonesia; 12. Menyebutkan pengertian konstitusi;
13. Menguraikan pentingya konstitusi dalam sebuah negara; 14. Menganalisis sejarah lahirnya konstitusi di Indonesia;
15. Menguraikan perubahan konstitusi (amandemen) di Indonesia; 16. Menyebutkan tata perundangan di Indonesia;
17. Menganalisis lembaga-lembaga negara pasca amanemen UUD 1945;
18. Menganalisis kinerja dan tanggung jawab Mahkamah Konstitusi di Indonesia;
19. Menyebutkan pengertian identitas nasional; 20. Menguraikan unsur pembentuk identitas nasional;
21. Mensintesiskan nilai-nilai Pancasila dengan pembentukan nasionalisme;
22. Menganalisis fenomena globalisasi dan glokalisasi serta hubungannya dengan nasionalisme;
23. Menganalisis konsep multikulturalisme dan hubungannya dengan nasionalisme;
24. Menyebutkan makna dan hakikat demokrasi; 25. Mengurutkan unsur penegak demokrasi; 26. Menyebutkan prinsip dan parameter demokrasi;
27. Menganalisis sejarah perkembangan demokrasi di Barat; 28. Menguraikan sejarah perkembangan demokrasi di Indonesia; 29. Membandingkan nilai-nilai demokrasi dengan Islam; 30. Menyebutkan pengertian otonomo daerah;
31. Membedakan otonomi daerah dan desentralisasi; 32. Menganalisis penerapan otonomi daerah di Indonesia; 33. Menguraikan prinsip-prinsip pelaksanaan otonomi daerah; 34. Menyebutkan sektor-sektor yang diotonomikan;
35. Menganalisis kekeliruan dalam memahami otoda;
36. Menanalisis strategi penguatan otonomi daerah di Indonesia; 37. Menyebutkan pengertian good & clean governance;
38. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar good governance; 39. Mengkritisi penerapan good governance di Indonesia; 40. Menganalisis fenomena dan dampak korupsi di Indonesia 41. Menganalisis kinerja birokrasi dalam perwujudan good & clean
governance;
42. Menganalisis kontribusi masyarakat dan NGOs dalam perwujudan good and clean governance di Indonesia;
43. Menyebutkan pengertian Hak Asasi Manusia;
44. Menganalisis sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia; 45. Menguraikan bentuk-bentuk Hak Asasi Manusia;
46. Menganalisis universalitas dan partikularitasn nilai-nilai HAM 47. Menganalisis hubungan dan kesesuaian HAM dengan
nilai-nilai Islam;
48. Mengkrtisi isu kesetaraan dan keadilan jender dalam HAM dan Islam;
49. Menyebutkan piranti hukum dan perundangan di Indonesia yang melindungi HAM;
51. Menyebutkan pengertian masyarakat madani;
52. Menjelaskan sejarah perkembangan masyarakat madani; 53. Menguraikan karakteristik masyarakat madani;
54. Menganalisis hubungan masyarakat madani dan demokrasi; 55. Menganalisis perwujudan Masyarakat Madani di Indonesia; 56. Menganalisis kontirbusi dan strategi gerakan sosial dalam
perwujudan masyarakat madani;
57. Menyebutkan tipologi gerakan sosial (social movements); 58. Menganalisis peran dan fungsi NGOs dalam perwujudan
masyarakat madani di Indonesia;
Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang secara substantif memiliki 3 (tiga) cakupan materi pokok (core materials), yakni Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Masyarakat Madani (civil society)
Materi dan Rencana Perkuliahan:
Pertemuan ke
Rencana
Tanggal Materi Perkuliahan
I Kontrak Perkuliahan
II Pendahuluan III Negara Berkeadaban
IV Konstitusi dan Tata Perundangan
V Identitas Nasional dan Globalisasi
VI Demokrasi: Teori dan Aksi I VII Ujian Tengah Semester (UTS)
VIII Demokrasi: Teori dan Aksi I
IX Otonomi Daerah dalam Kerangka NKRI
X Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih
XI Hak Asasi Manusia I
XII Hak Asasi Manusia II
XIII Membangun Masyarakat Madani I
XIV Membangun Masyarakat Madani II
XV Review Perkuliahan
XVI Ujian Akhir Semester (UAS)
Pendekatan dan Metode Pembelajaran
: Perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education), menggunakan pendekatan andragogy dan students active learning, yakni proses pembelajaran bagi orang dewasa yang mengutamakan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, beberapa metode/teknik pembelajaran yang akan digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) ini adalah sebagai berikut;
3. Brainstorming 4. Active Debate
5. Small Group Disucussion 6. Power of Two
7. Jigsaw
8. Problem Solving 9. Inquiry Learning 10. Card Sort
11. Everyone is a Teacher Here 12. Concept Map
13. Resitasi
14. Metode pembelajaran lain yang disesuaikan dengan materi dan kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa
Penilaian : Penilaian diperoleh dari aspek-aspek: 1. Formatif
a. Kehadiran : 5% b. Tugas Terstruktur : 10% c. Partisipasi dalam Proses Pembelajaran : 15% 2. Ujian Tengah Semester : 30% 3. Ujian Akhir Semester : 40% Jumlah 100%
Buku Sumber Utama : 1. Tim ICCE UIN Jakarta, Pendidikan Kewargaan; Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Jakarta: Prenada Media, 2003 edisi revisi
2. Tim ICCE UIN Jakarta, Pendidikan Kewargaan; Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Jakarta: ICCE Press, 2005
Buku Sumber Anjuran : 1. Abdillah, Masykuri, Demokrasi di Persimpangan Makna: Respon Intelektual Muslim Indonesia terhadap Konsep demokrasi (1966-1993), Yogyakarta: Tiara Wacana, 1999 2. Abdullah, Rozali, Perkembangan HAM dan Keberadaan
Peradilan di Indonesia, Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002 3. An-Naim, Abdullahi Ahmed, Dekonstruksi Syari’ah,
Yogyakarta: LKiS, 2001
4. Azra, Azyumardi, Menuju Masyarakat Madani, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1999 cet. ke-1
5. Bahar, Safroeddin, Konteks Kenegaraan Hak Asasi Manusia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2002
6. Baehr, Peter (et.al), Instrumen Internasional Pokok Hak-Hak Asasi Manusia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2001 7. Buchori, Mochtar, Peranan Pendidikan dalam Pembentukan
Pendidikan Budaya Politik di Indonesia, dalam buku
Menggagas Paradigma Baru Pendidikan: Demokratisasi, Otonomi, Civil Society, Globalisasi, Kanisius, Yogyakarta, 2000
8. El Muhtaj, Majda, Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi di Indonesia; dari UUD 1945 sampai dengan Amandemen UUD 1945 Tahun 2002, Jakarta, Prenada Media, 2005, edisi I 9. Effendy, Bahtiar, Islam, Demokrasi dan HAM dalam Ahmad
Suaedy, Pergulatan Pesantren dan Demokratisasi, Yogyakarta: 2000
Politik Islam, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001
11. Hikam, Muhammad AS., Demokrasi dan Civil Society,
Jakarta: LP3ES, 1999, cet.ke-2
12. Howard, Rhoda E, HAM Penjelajahan dalih Relativisme Budaya, Jakarta: PT. Grafiti, 2000
13. John Stone & Stephen Mennell, Alexis de Tocqueville tentang Revolusi, Demokrasi dan Masyarakat, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005
14. Kamil, Sukron, Islam dan Demokrasi: Telaah Konseptual dan Historis, Jakarta, Gaya Media Pratama, 2002
15. Mahfud MD, Moh., Hukum dan Pilar-Pilar Demokrasi, Yogyakarta: Gema Media, 1999
16. Rasyid, Muhammad Ryaas, Kajian Awal Birokrasi Pemerintahan dan Politik Orde Baru, Jakarta: Yayasan Watampone, 1997
17. R. Wiyono, Pengadilan Hak Asasi Manusia di Indonesia,
Jakarta: Prenada Media, 2006, cet. ke-1
18. Shapiro, Ian, Evolusi Hak dalam Teori Liberal, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2006
19. Sirry, Mun’im, Dilema Islam Dilema Demokrasi: Pengalaman Baru Muslim dalam Transisi Indonesia, Bekasi: Gugus Press, 2002
20. Sorensen, Georg, Demokrasi dan Demokratisasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003
21. Usman, Widodo, dkk., (ed.) Membongkar Mitos Masyarakat Madani, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2000 cet. ke-1
22. Zamroni, Pendidikan Untuk Demokrasi Tantangan Menuju Civil Society, BIGRAF Publishing, Yogyakarta, 2001
Jakarta, September 2015 Mengetahui;
Ketua Program Studi Dosen Pengampu Mata Kuliah