Pengembangan model pembelajaran sains kontekstual untuk peserta didik difabel netra
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Untuk melihat kualitas refleksi yang dapat mengarah pada peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan analisis terhadap data yang sudah dikumpulkan dengan cara mengelompokkan
Fluida Statis SMA/MA,‖ Pendidikan Fisika Al Biruni 5, no.. peserta didik selanjutnya memahami isinya, karena bahan yang dipelajari menjadi bagian baru dari struktur
Tahap selanjutnya adalah mengadakan refleksi yaitu membahas dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang baru telah dilaksanakan. Refleksi dilakukan untuk
dipelajari oleh siswa. Dalam tahap ini siswa bebas mengambil sumber dari manapun. Misalnya siswa mengambil sumber dari internet, bimbingan guru, atau menggunakan
Refleksi (Reflection) adalah cara berpikir tentang apa yang baru di pelajari atau berpikir ke belakang tentang apa yang sudah dilakukan di masa lalu.
Fase terakhir yaitu fase penilaian (evaluation), fase ini memiliki fungsi untuk penilaian dari data hasil aktivitas siswa, respon siswa selama pembelajaran
anak-anak tidak diberi kesempatan mempelajari keterampilan tertentu, mereka akan memiliki dasar ketermpilan yang telah dipelajari oleh teman-teman sebayanya, dan
Dari model tersebut siswa dapat melakukan penjiplakan (copying), pengadaptasian, baru kemudian mengembangkan keterampilan sendiri. Fase pemodelan dapat dilakukan dengan