PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN EKONOMI SISWA MAN BARUMUN TENGAH
T.P 2013/2014
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan (S-I)
Oleh
HERMAYANI HASIBUAN NIM. 7102141016
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
iii ABSTRAK
Hermayani Hasibuan, NIM. 7102141016. Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014. Skripsi Jenjang S-I. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan 2014.
Permasalahan dalam penelitian ini salah satunya adalah “ Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014.
Penelitian ini dilaksanakan di kelas X MAN Barumun Tengah Tahun Pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN Barumun Tengah Tahun Pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 148 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas X-2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 32 siswa dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Instrumen atau teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk multiple choice sebanyak 20 soal yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan realibilitasnya dan dari hasil perhitungan tes hasil belajar adalah valid dan reliabel. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan rumus “t”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar yang diajarkan dengan model pembelajaran Snowball Throwing lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil uji statistik menunjukkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Snowball Throwing adalah pretes sebesar 45,46 dan postes sebesar 75,46 sedangkan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional adalah pretes sebesar 38,90 dan postes sebesar 64,06. Hasil pengujian hipotesis yang diperoleh thitung > ttabel yaitu 5,140 > 1,66967 pada taraf signifikansi 95% dan α = 0,05. Hal ini berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran ekonomi kelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014.
iv ABSTRACT
Hermayani Hasibuan, NIM. 7102141016. Throwing Snowball Effect Learning Model Results Against Students learn some vital lessons Lesson In Economics Student Class X Central Barumun MAN TP 2013/2014. Thesis Study S-I. Economic Education Programs, Office Administration Studies Program, Faculty of Economics, University of Medan 2014.
Problems in this study one of them is "The low student learning outcomes on economic subjects. The purpose of this study was to determine the effect of Snowball Throwing Against Learning Model Student Results on Economic Subjects Student Class X Central Barumun MAN T.P 2013/2014.
This research was conducted in class X MAN Middle Barumun Academic Year 2012/2013. The population in this study were all students of class X MAN Middle Barumun academic year 2013/2014 which consists of 5 classes with a number of 148 students. The sample used in this study is the class X2 as an experimental class with 32 students and the number of classes X4 as class control the number of 32 students. The sampling technique used is random sampling. Instruments or techniques of data collection in this study is the achievement test in the form of 20 multiple choice questions that have been tested beforehand and realibilitasnya and validity of the results of the calculation of achievement test is valid and reliable. The data analysis technique used is the normality test, homogeneity and test hypotheses using the formula "t".
The results showed that the learning outcomes are taught by learning models of Snowball Throwing higher than that teaches student learning outcomes with conventional learning methods. Statistical test results indicate the learning outcomes of students with learning model is Throwing Snowball at 45.46 pretest and posttest was 75.46 while the student learning outcomes using conventional learning method is pre-test and post-test of 38.90 at 64.06. The results obtained by testing hypotheses obtained t> t table is 5.140> 1.66967 at a significance level of 95% and α = 0.05. This means that the Ha Ho accepted and rejected the claim that there is a significant effect of learning the use of models of Snowball Throwing the student learning outcomes of economic subjects in class X MAN Middle Barumun T.P 2013/2014.
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
ABSTRAK ... iii
ABSTRACK ... iv
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 5
1.3 Pembatasan Masalah ... 5
1.4 Rumusan Masalah ... 6
1.5 Tujuan Penelitian ... 6
1.6 Manfaat Penelitian ... 6
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 8
2.1 Kerangka Teoritis ... 8
2.1.1 Pengertian Belajar ... 8
2.1.3 Pengertian Hasil Belajar Ekonomi ... 19
2.1.4 Pengertian Model Pembelajaran ... 21
2.1.5 Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif ... 22
2.1.6 Pengertian Model Pembelajaran Snowball Throwing 26 2.1.7 Pengertian Model Pembelajaran Konvensional ... 32
2.1.8 Perbedaan Model Pembelajaran Snowball Throwing dan Model Pembelajaran Konvensional……….. 36
2.2 Penelitian Yang Relevan ... 38
2.3 Kerangka Berfikir... 44
2.4 Hipotesis Penelitian ... 48
BAB III METODE PENELITIAN ... 49
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 49
3.2 Populasi dan Sampel ... 49
3.2.1 Populasi ... 49
3.2.2 Sampel ... 49
3.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 50
3.3.1 Variabel Penelitian ... 50
3.3.2 Definisi Operasional... 50
3.4 Rancangan Penelitian ... 51
3.5 Jenis dan Desain Penelitian ... 54
3.5.1 Jenis Penelitian ... 54
3.5.2 Desain Penelitian ... 54
3.7 Teknik Validasi Instrumen ... 57
3.7.1 Uji Validitas Tes ... 57
3.7.2 Uji Reabilitas Tes ... 58
3.7.3 Uji Daya Pembeda Soal ... 58
3.7.4 Uji Tingkat Kesukaran Soal ... 59
3.8 Teknik Analisis Data ... 60
3.8.1 Menghitung Skor Rata-Rata ... 60
3.8.2 Mencari Standar Deviasi ... 61
3.8.3 Uji Normalitas ... 61
3.8.4 Uji Homogenitas ... 62
3.8.5 Uji Hipotesis ... 63
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 64
4.1 Hasil Penelitian ... 64
4.2 Uji Instrumen Penelitian ... 65
4.2.1 Uji Validitas Tes ... 65
4.2.2 Uji Realibilitas Tes ... 68
4.2.3 Uji Tingkat Kesukaran Tes ... 69
4.2.4 Uji Daya Pembeda Tes ... 70
4.3 Analisis Data ... 71
4.3.1 Uji Normalitas ... 72
4.3.2 Uji Homogenitas ... 72
4.3.3 Hipotesis ... 73
BAN V KESIMPULAN DAN SARAN ... 75
5.1 Kesimpulan ... 75
5.2 Saran ... 76
DAFTAR PUSTAKA ... 78
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 83
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Perbedaan Pembelajaran Snowball Throwing dan
Pembelajaran Konvensional ... 37
Table 3.1 Populasi Penelitian ... 49
Table 3.2 Sampel Penelitian ... 50
Table 3.3 Rancangan Penelitian ... 52
Tabel 3.4 Kisi-Kisi Kemampuan Kognitif Siswa ... 56
Tabel 4.1 Rangkuman Data Hasil Penelitian ... 65
Tabel 4.2 Hasil Perhitungan Nilai Validitas Tes ... 67
Tabel 4.3 Tabel Indeks Kesukaran ... 70
Tabel 4.4 Tabel Daya Pembeda Tes ... 71
Tabel 4.5 Uji Normalitas Pre-tes dan Post-tes... 72
Tabel 4.6 Uji Homogenitas ... 73
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Proses Kegiatan Belajar Mengajar dengan Model
Snowball Throwing ... 47
Gambar 3.1 Rancangan Penelitian ... 52
ix DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Silabus Pembelajaran
Lampiran 2 RPP Kelas Eksperimen
Lampiran 3 RPP Kelas Kontrol
Lampiran 4 Materi Pembelajaran
Lampiran 5 Instrumen Tes
Lampiran 6 Kunci Jawaban
Lampiran 7 Lembar Jawaban
Lampiran 8 Uji Validitas Tes
Lampiran 9 Perhitungan Uji Validitas Tes
Lampiran 10 Uji Realibilitas Tes
Lampiran 11 Perhitungan Uji Realibilitas Tes
Lampiran 12 Daya Pembeda dan Tingkat Kesukaran Tes
Lampiran 13 Indeks Kesukaran
Lampiran 14 Uji Daya Beda Soal
Lampiran 15 Perhitungan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode
Pembelajaran Konvensional
Lampiran 16 Perhitungan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model
Pembelajaran Snowball Throwing
Lampiran 17 Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi Dan Varians Dari Data
x
Lampiran 18 Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi Dan Varians Dari Data
Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen
Lampiran 19 Uji Normalitas
Lampiran 20 Uji Homogenitas
Lampiran 21 Hipotesis
Lampiran 22 Dokumentasi Penelitian
Lampiran 23 Tabel Wilayah Luas di bawah Kurva Normal 0 ke Z
Lampiran 24 Table of Product Moment
Lampiran 25 Tabel Uji Lilliefors
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan salah satu wahana yang dapat mewujudkan
peningkatan sumber daya manusia terdidik dan terampil. Pendidikan sangat
penting dalam kehidupan bangsa dan negara, karena maju mundurnya suatu
bangsa dan negara di tentukan oleh pendidikan. Perwujudan masyarakat yang
berkualitas diperlukan pendidikan yang berkualitas. Salah satu faktor yang sangat
mendukung keberhasilan adalah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran,
untuk mencapai kemampuan tersebut guru harus menguasai dan menerapkan
model pembelajaran.
Dalam proses belajar mengajar di kelas, guru mempunyai peranan penting
dalam keberhasilan siswa menerima dan menguasai pelajaran secara optimal.
Guru harus memperhatikan kemampuan siswa yang berbeda dalam menangkap
ilmu yang diberikan guru, dengan demikian seorang guru dituntut untuk
menemukan alternatif yang harus diambil dalam proses belajar mengajar. Oleh
karena itu, sudah selayaknya seorang guru juga harus mampu memilih dan
menggunakan berbagai macam model pembelajaran secara bervariasi sesuai
dengan materi pembelajaran sehingga siswa berpartisipasi aktif dalam proses
belajar mengajar. Namun pada kenyataannya guru cenderung menggunakan
metode pembelajaran konvensional (ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas)
dimana guru menerangkan dan siswa mendengar sekaligus mencatat, sehingga
sering ditemui minimnya keterlibatan siswa dalam belajar di kelas yang
2
menyebabkan siswa bersifat pasif sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar
yang akibatnya menyebabkan hasil belajar siswa rendah.
Model pembelajaran konvensional adalah model pembelajaran interaksi
dengan siswa dalam rangka pengajaran dipandang sebagai yang belum
mengetahui apa-apa dan hanya menerima bahan ilmu pengetahuan yang diberi
guru. Pembelajaran konvensional menekankan pada penghapalan materi daripada
memahami materi dan pembelajaran masih berpusat guru.
Salah satu mata pelajaran yang ada dalam pendidikan disekolah adalah
ekonomi. Ekonomi sudah diajarkan di SMP, kemudian dilanjutkan ke jenjang
SMA terutama yang mengambil jurusan IPS. Ekonomi adalah sebuah ilmu yang
mempelajari tentang bagaimana manusia mencukupi kebutuhan hidupnya. Ini
didasarkan dari asal kata ekonomi yang berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos
dan nomos. Oikos adalah rumah tangga dan nomos berarti ilmu. Dari gabungan
kata tersebut, terbentuklah pengertian ekonomi. Dimana dalam pengertian
tersebut, menunjukkan sebuah kondisi yang merujuk pada pengertian tentang
aktivitas manusia. Khususnya pada usaha untuk bisa mengolah sumber daya yang
ada di lingkungan sekitarnya, sebagai alat pemenuh kebutuhan hidup, Dalam
kajian ilmu pengetahuan, ekonomi dimasukkan ke dalam bagian ilmu-ilmu sosial.
Hal ini karena ekonomi terkait dengan masalah manusia yang merupakan pokok
bahasan dalam kajian ilmu sosial.Namun pelajaran ekonomi sampai saat ini masih
dianggap pelajaran yang sulit dan tidak banyak yang suka.
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru Ekonomi kelas X di
3
Ekonomi masih rendah karena rata-rata nilai formatif dari 32 siswa dalam 1 kelas
hanya 53,12% atau 17 siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM) yang ditetapkan sekolah yakni 70, dan 15 siswa yang lain masih belum
sesuai dengan kriteria ketuntasan. Dapat dikatakan bahwa hal tersebut belum
sesuai dengan yang diharapkan.
Dengan kondisi tersebut peneliti menduga bahwa model pembelajaran
yang digunakan selama ini belum aktif sehingga siswa kesulitan dalam memahami
materi yang diberikan oleh guru. Disisi lain juga ada kecenderungan bahwa
aktifitas belajar siswa dalam pembelajaran Ekonomi masih rendah. Siswa kurang
dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk melakukan aktivitas belajar
dengan baik. Dalam hal ini siswa cenderung hanya menerima pembelajaran,
kurang memiliki keberanian dalam menyampaikan pendapat, enggan untuk
bertanya bila ada materi yang kurang jelas, kurang memiliki kemampuan
merumuskan gagasan sendiri dan siswa belum terbiasa bersaing dalam
menyampikan pendapat kepada orang lain.
Selain itu guru sebagai tenaga pendidik mempunyai peranan penting dalam
kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan, dapat menarik minat dan antusias siswa serta dapat memotivasi
siswa untuk senantiasa belajar yang menyenangkan akan dampak positif dalam
pencapaian hasil belajar yang optimal. Hasil belajar siswa merupakan suatu
indikasi dari perubahan-perubahan yang terjadi pada diri siswa setelah mengalami
4
memahami suatu materi pelajaran dan mampu aktif dalam proses pembelajaran.
Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Fenomena di atas terjadi disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena
kurang kreatifnya guru sebagai pendidik dalam memvariasikan metode-metode
pembelajaran, membuat proses pembelajaran ekonomi yang terjadi hanyalah
berupa penyampaian informasi satu arah dari guru kepada siswa. Dengan kata lain
guru sangat bergantung pada metode ceramah, tanya jawab dan penugasan.
Pembelajaran cenderung membosankan dan kurang menarik minat siswa sehingga
membuat suasana proses belajar mengajar menjadi fakum, pasif, tidak ada
interaksi pada akhirnya siswa hanya termenung, mengantuk dan membuat
keributan di dalam kelas.
Oleh karena itu diperlukan perbaikan dalam pembelajaran agar proses
belajar mengajar terlaksana dengan baik dan hasil belajar meningkat, yaitu dengan
menciptakan suatu proses belajar mengajar yang lebih menarik, menggembirakan
dan mudah dipahami. Salah satu cara untuk meminimalkan masalah tersebut di
atas, sudah seharusnya pada saat pengajaran ekonomi guru harus melakukan suatu
inovasi maupun perubahan dalam mengajar. Guru harus mampu mengubah model
pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru yang profesional dan kreatif
akan memilih model pembelajaran yang tepat setelah menetapkan topik materi
dan tujuan pembelajaran.
Pengetahuan siswa diperoleh dari usaha siswa untuk mengkontruksikan
sendiri pengetahuan yang mereka peroleh dari guru, teman sejawat maupun dari
5
pembelajaran Snowball Throwing merupakan model pembelajaran yang efektif
untuk membuat semua siswa lain untuk memperoleh informasi tersebut
berdasarkan pengetahuan mereka sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa
saat pembelajaran.
Oleh karena itu, peneliti sebagai calon guru tertarik untuk mengadakan
penelitian yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing
Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran EkonomiSiswaKelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014”.
1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka yang menjadi
identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Pendidikan sangat penting dalam kehidupan bangsa dan negara, karena
maju mundurnya suatu bangsa dan negara di tentukan oleh pendidikan.
2. Mata pelajaranekonomidianggapsebagaipelajaran yang
sulitdanmasihbanyak yang tidaksuka.
3. Rendahnyahasilbelajarsiswapadamatapelajaranekonomikarenamasihbanya
ksiswabelummemenuhiKriteriaKetuntasan Minimal (KKM) yang
telahditentukansekolah.
4. Guru belumefektifdalammenggunakan model pembelajaran yang
diterapkan di kelas, dimana yang terjadi guru
6
1.3Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka batasan masalah dalam
penelitian ini adalah “Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing
Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran EkonomiSiswa Kelas X MAN
Barumun Tengah T.P 2013/2014”.
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah diatas, maka yang menjadi rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada pengaruh yang positif dan
signifikan Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil
BelajarEkonomiSiswa Kelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014?”.
1.5 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalahsebagaiberikut:
1. Untuk mengetahuipenggunaanmodel pembelajaran Snowball
Throwingpadamatapelajaranekonomi siswa kelas X MAN Barumun
Tengah T.P 2013/2014.
2. Untukmengetahuihasilbelajarsiswapadamatapelajaranekonomisiswakelas
X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014.
3. Untukmengetahuipengaruhpenggunaan model pembelajaranSnowball
Throwing terhadaphasilbelajarsiswapadamatapelajaranekonomisiswakelas
7
1.6Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yangdiharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagi siswa, membantu siswa dalam proses belajar karena adanya model
pembelajaran dapat mendukung pembelajaran siswa, sehingga siswa akan
lebih tertarik untuk pada materi yang dipelajari akhirnya akan
meningkatkan pemahaman terhadap konsep teori serta memotivasi siswa
untuk lebih memiliki rasa tanggung jawab dalam pembelajaran sehingga
hasil belajar akan lebih baik.
2. Bagi penelitidanpenelitiselanjutnya, mendapatkan informasi yang
bermanfaat guna menambah wawasan, pengetahuan dan kemampuan
peneliti sebagai calon guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
3. Sebagai bahan masukan bagi pihak sekolah dan guru-guru, khususnya guru
bidang studi ekonomi untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran
Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
4. Sebagai bahan referensi dan masukan bagi mahasiswa yang
75
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Sebelum peneliti mengadakan penelitian, peneliti melakukan observasi
mengenai hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan
guru Ekonomi kelas X di sekolah MAN Barumun Tengah, bahwa hasil belajar
siswa pada mata pelajaran Ekonomi masih rendah karena rata-rata nilai
formatif dari 32 siswa dalam 1 kelas hanya 53,12% atau 17 siswa yang
memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah
yakni 70, dan 15 siswa yang lain masih belum sesuai dengan kriteria
ketuntasan.
2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan
model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Ekonomi
meningkat dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan
metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat diketahui ada
peningkatan yang terjadi terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan
model pembelajaran Snowball Throwing. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata
hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Snowball Throwing yang Pre
Test 45,46 dan Post Test 75,46 dan untuk metode pembelajaran konvensional
nilai rata-rata yang Fre Test adalah 38,90 dan Post Test yaitu 64,06. Oleh
76
karena itu nilai mata pelajaran ekonomi kelas eksperimen lebih tinggi daripada
kelas kontrol.
3. Ada pengaruh yang positif dan signifikan Penggunaan Model Pembelajaran
Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi.
Dapat dilihat dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu
5,140 > 1,66967. Hal ini berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang
menyatakan bahwa: “Ada pengaruh yang positif dan signifikan Peggunaan
Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajara Siswa di
Kelas X MAN Barumun Tengah T.P 2013/2014”.
5.1. Saran
Berdasarkan pembahasan dan uraian kesimpulan diatas, maka ada
beberapa saran yang perlu peneliti sampaikan sehubungan dengan penelitian ini
antara lain:
1. Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing memberikan hasil belajar
yang lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional,
sehingga disarankan bagi sekolah khususnya guru agar dapat menerapkan
model pembelajaran tersebut.
2. Kepada peneliti selanjutnya yang ingin meneliti dengan judul yang sama,
disarankan untuk melakukan penelitian ini dengan mata pelajaran yang lain
dan mengembangkan penelitian ini dengan waktu yang lebih lama dan sumber
yang lebih luas agar dapat dijadikan sebagai studi pembanding bagi guru
77
3. Kepada pihak yang berwenang dalam bidang pendidikan, disarankan agar
mensosialisasikan model pembelajaran Snowball Throwing kepada guru-guru
di sekolah, karena hal ini sangat bermanfaat bagi siswa dan guru dan dapat
78
DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman, Mulyono.2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta. Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 2007. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Badjuri (dalam Winataputra 2005:2.5) http://utsurabaya.files.wordpress.com/20 10/08/hariyanto2-data-grafik.pdf (18 Februari 2014)
Cronbach 1954 (dalam Suryabrata
2006 : 231) www. gatotkaca.fkip. uns.ac.id /index.php/ bioarticle/ do wnload/ 18 (16 Februari 2014)
Depdiknas (diakses 18 Februari 2014) http://iyasphunkalfreth.blogspot.com/2010/ 06/perbandingan-metode-pembelajaran.html
Dewi, Yuni, Akhiriyah. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Ips Pada Siswa Kelas V SD N Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang (Aplicating Snowball Throwing Model For Improving The Social Intructional At Fifth, Sdn Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang). Jurnal Kependidikan Dasar. Volume 1, Nomor 2, Februari 2011. Teacher of Primary School Kalibanteng Kidul 1, Semarang
Djamarah dan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta
Entin T. Agustina. (Volume IX No 1 Februari 2013). Implementasi Model
Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Siswa Dalam Membuat Produk Kria Kayu Dengan Peralatan Manual.
Jln. Cijawura Hilir N0. 341 Tel. 022- 7560358 Bandung email :
Gokhale, 1996 (dalam Dzaki 2009) garniwanandang.blogspot. com/2014_02_16_archive.html
Hakim, Thursan. 2005. Pengertian Belajar Menurut Para Ahli. http://herrystw.w ordpress. com/ 2011/05/23/ pengertian- belajar- menurut-para- ahli/ (diakses 16 Februari 2014)
79
Ida Purwati, dkk. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP. (ISSN 2301-9794). Email : [email protected]. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember
Institut of Computer Technologi. 2006. Bandingkan Pembelajaran konvensional dengan Pembelajaran Hypnoteaching. http://iyasphunkalfreth.blogs-pot.com/2006/06/perbandingan-metode-pembelajaran.html (diakses 18 Februari 2014)
Intan Kurnia. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball
Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKN. Jurnal Of
Elementary Education. (ISSN 2252-9047).
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jee
Istarani. 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif/Referensi Guru dalam
Menentukan Model Pembelajaran. Medan. Media Persada
Jasmansyah (dalam jurnal Sembiring, 2011:3) jurnal.unimed.ac.id/index.php/ajs/ article/download/231/105 (16 Februari 2014)
Kisworo (2008:11) http://mukhtaribenk.blogspot.com/2010/10/ bab-1-penerapan-metode-pembelajaran.html (16 Februari 2014)
Kartika, Triana, Santi. (Volume 8 No 22 April 2011). Penggunaan Model
Pembelajaran Snowball Throwing Dalam Mata Kuliah Sistematika
Hewan Vertebrata Mahasiswa Pendidikan Biologi.
LD Oviyanti. 2013. Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Bervisi Sets Terhadap Hasil Belajar Koloid. Semarang.
(ISSN NO 2252-6609).
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined
Lie, Anita 2010. Mempraktikkan Cooperatif Learning di Ruang Kelas. Jakarta. Grasindo (Gramedia Widiasarana Indonesia)
Malik (2012:13) http://repository.upi.edu/operator/upload/s_ pgsd 1007633_chapter2.pdf (16 Februari 2014)
Mudjiono, Dimyati. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. Rineka Cipta
80
Muplihun, N. Dantes, W. Lasmawan (Volume 3 Tahun 2013). Pengaruh
Penerapan Metode Diskusi Dan Snowball Throwing Terhadap Prestasi
Belajar Ips Ditinjau Dari Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas Vii SMP
N 3 Selong. e-mail: [email protected],
[email protected],[email protected].
Muhaedah Rasyid dan Sumiati Side. (Volume 12 Nomor 2 Desember 2011)
“Pengaruh Penerapan Pembelajaran Snowball Throwing terhadap
Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN I Bajeng Kab. Gowa (Studi pada
Materi Pokok Senyawa Hidrokarbon”.
Ngalimun. 2013. Strategi dan Model Pembelajaran.Yogyakarta. Aswaja PressindoS
Nur (2000) http://anggitaata.wordpress.com/2012/08/27/pengertian-model-pembelajaran-kooperatif/
Pamungkas (diakses 16 Februari 2014) http://learning-with-me-blogspot.com/2006/10/pembelajaran.html
Partia Iswanti, Mulyani dan Sukmawati. 2012. Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Pada Siswa Kelas Viii4 Smp Negeri 2 Metro Tahun Pelajaran 2012/2013. (ISSN 2089-8703 Vol 1No 2, Oktober 2012). Program Studi Pendidikan Matematika (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro
Sagala, Syaiful. 2012. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung. Alfabeta
Sanjaya, 2009:177 (dalam jurnal Yulianti 2012:13)
http://reposi-tory.upi.edu/operator/upload/s pkk 0811689_chapter2.pdf (18 Februari 2014)
Saryati, Titi. 2012. Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Pembelajaran IPS Pada Materi Uang. http://repository.upi.edu/oper ator/upload/s pgsd 0804215_chapter2.pdf (diakses 16 Februari 2014) Jurnal Pendidikan
Slameto. 2010. Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta
81
Sudjana, Nana. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung. Remaja Rosdakarya
Sudjana. 2005. Metoda Statistik. Bandung. Tarsito
Sugiyono. 2008. Model Pembelajaran Snowball Throwing. Jakarta : Prestasi Pustaka
Sukandi. 2003. Metode Pembelajaran Konvendional. www.geogle.co.id,http://iya sphunkalfreth.blogspot.com /2010/06/ perbandingan metode pembela-jaran.htlm. (diakses 18 Februari 2014)
Suprijono, Agus. 2010. Cooperatif Learning Teori Aplikasi Paikem. Yogyakarta. Pustaka Belajar
Sukertiasih, Ni Komang. (GaneÇ Swara Vol. 4 No.1 Pebruari 2010).
“Implementasi Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Snowball Throwing Pada Pokok Bahasan Limit Fungsi Untuk Meningkatkan
Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Saraswati
Mataram Tahun Ajaran 2007/2008”
Suryaman, Ade. 2012. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa SMP. http://publikasi.stkipsiliwangi.ac .id/karya-ilmiah-semantik-mahasiswa/pengaruh-penggunaan-model-pembelajaran-kooperatif-tipe-snowball-throwing-terhadap- hasil-belajar-matematika-siswa-smp/. (diakses 23 Februari 2014)
Sutirman. 2013. Media dan Model-model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta. Graha Ilmu
Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta. Rineka Cipta
Trimo. 2008. Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Model Snowball Throwing Kelas IV SD Anjasmoro Semarang. http://researchengines.co m/0408trimo.html. (diakses 23 Februari 2014)
82