PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
PENDAHULUAN
Lulusan Perguruan Tinggi : (1) Academic Knowledge (2) Skill Of Thinking
(3) Management Skill (4) Communication Skill
Kreativitas merupakan penjelmaan integratif dari tiga faktor utama dalam diri manusia, yaitu: pikiran, perasaan, dan keterampilan. Dalam faktor pikiran terdapat imajinasi, persepsi dan nalar. Faktor perasaan terdiri dari emosi, estetika dan harmonisasi.
Sedangkan faktor keterampilan mengandung bakat, faal tubuh dan pengalaman.
Agar mahasiswa dapat mencapai level kreatif, ketiga faktor termaksud diupayakan agar optimal dalam sebuah kegiatan yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Sinergis Cepat menemukan solusi yang
konstruktif dan realistis
TUJUAN PKM
Mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap, tanggungjawab, membangun kerjasama tim
Mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni.
Mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi.
Mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan.
Mempersiapkan diri menjadi wirausahawan yang berjiwa mandiri dan arif.
DIKTI
• PKM dialokasikan di Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat bagi seluruh
Perguruan Tinggi melalui penyediaan dana yang bersifat kompetitif, akuntabel dan transparan.
• Awal : 5 jenis PKM, yaitu PKM Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T) dan PKM-Penulisan Ilmiah (PKM-I).
• 2009 : Ditlitabmas mengelola 6 (enam) PKM. Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang semula menjadi tugas Direktorat Akademik dalam pengelolaannya, dilimpahkan kepada Ditlitabmas. Karena sifatnya yang identik dengan PKM-I, KKTM selanjutnya dikelola bersama-sama PKM-I dalam PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Dengan demikian, di dalam PKM-KT terkandung dua program penulisan, yaitu: PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT). PKM-I atau selanjutnya disebut PKM-AI yang merupakan artikel hasil kegiatan, tidak lagi ditampilkan dalam PIMNAS, namun dimuarakan pada e-journal. Sedangkan PKM-GT yang berpeluang didiskusikan dalam forum terbuka, diposisikan sebagai pengganti PKM-AI di PIMNAS.
• Tahun 2011 : ditambah PKM-Karsacipta.
5
KREATIVITAS MAHASISWA
JENIS BIDANG PKM
•PKM-P
•PKM-K
•PKM-T
•PKM-M
•PKM-KC
•PKM-GT PKM-AI
PIMNAS
E-JOURNAL
JURNAL ILMIAH TERAKREDITASI E-PROCEEDING
Bidang PKM dan Muara Kegiatannya
KEIKUTSERTAAN POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA ADA PROGRAM KREATIVITAS
MAHASISWA DISELENGGARAKAN
KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN DIKTI
MEKANISME
Pengajuan di Tingkat Jurusan Pengajuan di Tingkat Poltekkes
Pengajuan DIKTI Kelompok Mahasiswa
Seleksi dan Pembinaan Seleksi dan Pembinaan Seleksi dan Pembinaan
Pengumuman Hibah Pelaksanaan dan Pembinaan Laporan Pelaksanaan PKM
Pengumuman PIMNAS/E-Jurnal
Tahun
Jenis Judul Penerima Hibah
Usulan Terima
2008 2009 PKMM Dekontaminasi Antibiotik Hati Ayam segar bagi Pedagang Daging Ayam Pelatihan Sterilisasi Ruang Rawat Inap bagi Petugas Sanitasi Puskesmas di Daerah Istimewa Yogyakarta
Produksi Kasting dan Tepung Lumbricus dengan pemanfaatan Garbage dari Pedagang Sayur Pasar Tlaga Reja Yogyakarta
2009 2010 PKMM Obat Nyamuk Bakar Tepung Gergajian Batang Buah Kelapa dari Industri Gergajian Kayu
Pemanfaatan Talas sebagai Alternatif Pangan Rendah Gluten bagi Anak Autism
Pengaruh Pemberian Brangkas Physalis Angulata Linn (Ceplukan) Terhadap kadar Gula Darah Tikus
Teknologi Tepat Guna Pembuatan Serbuk Kristal Brangkas Physalis Angulata Linn (Ceplukan)
2010 2011 PKMP Formulasi Uw-Flakes Berbahan Dasar Tepung Uwi dan Tepung Ekcipir sebagai Inovasi Makanan Sarapan Yang Bergizi
2011 2012 Tidak dapat akses (karena belum ada kode PT)
2012 2013 Tidak dapat akses (karena dosen pembimbing tidak memiliki NIDN & mahasiswa tidak ada data di PDPT )
2013 2014 PKM GT Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana) sebagai Obat Kumur Pada Gingivitis
PKM AI Stop TB Paru Dengan Pencahayaan di Wilayah Kerja Puskesmas Magelang Tahun 2013
PKM AI Mat Serbuk Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) sebagai Anti Nyamuk Elektrik PKM Karsa Cipt GAME SOPPER (Game Standar Operasional Prosedur Keperawatan)
PKM Kewirausahaan Penyediaan Reagent Siap Pakai untuk Memenuhi Kebutuhan Praktikum Kimia Sekolah Menengah Atas
PKM Kewirausahaan Produksi Tas Pinus (Tas Pintar untuk Ners) sebagai inovasi Art Edukasi Keperawatan di Yogyakarta
PKM Kewirausahaan Permen "IMUNIRAN" untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh
PKM Kewirausahaan Usaha MiKe KoBe (Mie Kering Koro Benguk) Bumbu Basah untuk Meningkatkan Konsumsi Protein di Masyarakat
PKM Pengabdian Kepada Masyarakat
Flowchart Milina : Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengambilan Keputusan Kegawatdaruratan Ibu Hamil, Bersalin Dan Nifas Di Kelurahan Sumberharjo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman
PKM Pengabdian Kepada Masyarakat
Model Pemberdayaan Masyarakat KAPTEN SEHAT (Kader Penyakit
Degeneratif)untuk Meningkatkan Kesehatan Usia Lanjut di Dusun Poko, Sidorejo, Ponjong,Gunung Kidul.
PKM Pengabdian Kepada Masyarakat
SMS Gateway sebagai Media Pendidikan Kesehatan bagi Perempuan ODHA di Yogyakarta
2014 2015 Ditolak sistem (Bukan PT dibawah Dikti)
(Di tingkat Poltekkes, pengajuan tetap dilakukan.
Menghasilkan 17 PKM yang siap diusulkan di tingkat nasional)
2015 (Ditutup Oktober 2015)
usulan 2016 Ditolak sistem (Bukan PT dibawah Dikti)
Besaran dana insentif/hibah yang diterima mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bervariasi, berkisar antara 3 juta – 10 juta - PKM-AI dan PKM-GT maksimal Rp. 3juta
- PKM lainnya maksimal Rp.10juta
PKM
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
• Pasca ditolaknya usulan PKM mahasiswa pada SIMLITABMAS Dikti, dilakukan beberapa upaya namun tidak berhasil
• Revisi RKAKL 2015 Pelaksanaan PKM didanai Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, pendanaan untuk 1 PKM maksimal Rp.8.000.000,-
• PKM di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menawarkan tujuh jenis yaitu:
1. PKM Penelitian (PKM-P)
2. PKM Kewirausahaan (PKM-K)
3. PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) 4. PKM Teknologi (PKM-T)
5. PKM Karsa Cipta (PKM-KC) 6. PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI)
7. PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT)
DITERBITKAN
PEDOMAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES
YOGYAKARTA
NO KRITERIA Bidang Kegiatan
PKMP PKMK PKMM PKMT PKMKC PKMAI PKMGT
1. Inti kegiatan Karya kreatif, inovatif dalam penelitian
Karya kreatif, inovatif dalam membuka peluang usaha bagi mahasiswa
Karya kreatif, inovatif
dalam membantu masyarakat
Bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Program
penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa
Pemikiran dan hasil-hasil
kegiatan ilmiah dalam bentuk sebuah artikel ilmiah
Wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif
2. Materi Kegiatan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan
Semua bidang ilmu
atau yang relevan 3. Strata
pendidikan
DIII/
DIV
DIII/
DIV
DIII/
DIV
DIII/
DIV
DIII/
DIV
DIII/
DIV
DIII/
DIV 4. Jumlah
anggota
3-5 orang 3-5 orang 3-5 orang 3-5 orang 3-5 orang 3-5 orang 3-5 orang
5. Alokasi pendanaan
8 juta 8 juta 8 juta 8 juta 8 juta 8 juta 8 juta
6. Laporan akhir
Hasil Kerja Hasil Kerja Hasil Kerja Hasil Kerja Hasil Kerja Hasil Kerja Hasil Kerja 7. Luaran Artikel, paten
Barang dan jasa komersial dan artikel
Jasa, desain, barang dan artikel
Paten, model, desain, piranti lunak, jasa, dan artikel
Sistem, desain, barang,
prototipe,dan artikel.
Artikel ilmiah Gagasan kreatif yang tertulis dan artikel
JADWAL KEGIATAN
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA TAHUN 2015
NO. TANGGAL KEGIATAN
1. 1 Juli – 18 September Pengajuan proposal kelompok mahasiswa dan seleksi di tingkat jurusan
2. 22 September 2015 Proposal PKM diterima di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 3. 24 – 28 September 2015 Presentasi proposal PKM
4. 30 September 2015 Pengumuman proposal PKM yang dapat didanai 5. 1 - 30 Oktober 2015 Pelaksanaan program PKM
6. 13 Oktober 2015 27 Oktober 2015
Monev I pelaksanaan program PKM Monev II pelaksanaan program PKM
7. 2 November 2015 Laporan hasil kegiatan PKM diterima di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
8. 4-5 November 2015 Presentasi hasil PKM
9. 6 November 2015 Presentasi akhir PKM di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
10 13 Noveber 2015 Batas akhir pengumpulan laporan dan pertanggungjawaban PKM
PKM-P
(Penelitian)
Merupakan program penelitian yang dimaksudkan untuk mampu menjawab berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan isu terkini, misalnya mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, pengembangan metode pembelajaran, inventarisasi atau eksplorasi sumber daya, modifikasi produk, identifikasi dan pengujian khasiat senyawa kimia bahan alam, atau merumuskan teknik pemasaran.
PKM-P juga dapat berbentuk upaya pemecahan masalah humaniora, misalnya, survei kesehatan anak jalanan, metode pembelajaran aksara daerah di siswa sekolah dasar, laju pertumbuhan ekonomi di sentra kerajinan, atau faktor penyebab tahayul yang mewarnai perilaku masyarakat daerah dan hal-hal yang berkaitan dengan kearifan lokal.
PKM-K
(Kewirausaha an)
Merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam
berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan
dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu
modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar. Jadi pemeran
utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan masyarakat,
ataupun mitra lainnya.
PKM-M
(Pengabdian Masyarakat)
Merupakan program penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman aspek hukum adat, upaya
penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non- formal, yang sementara ini dinilai kurang produktif. Disyaratkan dalam Proposal program ini adanya komitmen bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan dibantu/menjadi khalayak sasaran.
PKM-T
(Teknologi)
Program Kreativitas MahasiswaPenerapan Teknologi (PKM-T) merupakan program
bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi (mutu bahan baku, prototip, model, peralatan
atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain-lain) atau
manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri
berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan menengah
bahkan berskala besar yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan sesuai dengan
kebutuhan calon mitra program. Mitra program yangdimaksud dalam hal ini adalah
kelompok masyarakat yang dinilai produktif. PKM-T mewajibkan mahasiswa bertukar
pikiran dengan mitra terlebih dahulu, karena produk PKM-T merupakan solusi atas
persoalan prioritas mitra. Dengan demikian, di dalam usul programharus dilampirkan Surat
Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra.
PKM-AI (Artikel Ilmiah)
PKM-AI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menuangkan pemikiran dan hasil-hasil kegiatan ilmiah yang telah dilakukan ke dalam bentuk sebuah artikel ilmiah sesuai kriteria standar penulisan jurnal ilmiah. Dengan demikian,program ini diharapkan mampu mengantarkan mahasiswa kepada keterampilan atau kemahiran menulis. Melalui kemahiran tersebut mahasiswa secara runut mampu menguraikan suatu permasalahan sehingga mendorong perlunya usaha penyelesaianatau pencarian solusi dengan tujuan tertentu, kaitannya dengan usaha-usahayang mungkin telah dilakukan orang lain. Disamping itu mahasiswa juga mampu memilih teknik dan landasan metode penyelesaian masalah disertai dengan kemampuan menguraikan landasan teori yang terkait dengan permasalahan yang dibahas, serta ketajaman pembahasan dan menganalisis hasil yang diperoleh, yang akhirnya bermuara pada penyimpulan upaya penyelesaian masalah yang telah dilakukan. Ada tiga karakter utama PKM-AI, yaitu:a) tidak ada usulan pembiayaan; b)usulan berupa artikel ilmiah siap terbit yang mengikuti kelaziman kaidah penulisan suatu jurnal ilmiah; c) sumber penulisan artikel ilmiah tersebut adalah kegiatan yang telah selesai dilakukan kelompok mahasiswa penulisan artikel.
Karakterterakhir ini sekaligus menunjukkan bahwa sumber penulisan merupakan kegiatan, bukan laporan. Dalam PKM, kreativitas dan kerja sama tim merupakan dua unsur yang diprioritaskan.
Oleh karena itu,sejak dimulainya implementasi PKM-I tahun 2006 dan PKM-AI 2009, penulisan mahasiswa tunggal dalam KTI atau Tugas Akhir tidak diperkenankan lagi karena tidak adanya unsur kerjasama tim. Demikian pula hasil praktikum tidak diperkenankan dijadikan sumber artikel PKM-AI karena tidak ada unsur kreativitas. Sebagaimana pembidangan dalam 5 (lima) PKM lain, PKM-AI menganut pembagian bidang yang sama.
PKM-KC (Karsa Cipta)
Merupakan program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa. Program ini bersifat konstruktif dan harus mampu menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau prototip dan sejenisnya. KC mungkin belum memberikan nilai kemanfaatan langsung bagi pihak lain
PKM-GT (Gagasan Tertulis)
PKM-GT merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide
kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan aktual yang dihadapi
masyarakat. Ide tersebut seyogyanya unik, kreatif dan bermanfaat sehingga
idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Sebagai
intelektual muda, mahasiswa umumnya cenderung pandai mengungkapkan
fakta sosial, namun melalui PKM-GT, level nalar mahasiswa tidak
hanyadituntutsampai sebatas mengeksposfaktatetapi justruharus mampu
memberi atau menawarkan solusi.
TAHAPAN KEGIATAN PKM
1. Pengusulan kelompok mahasiswa di Jurusan Seleksi I
2. Pengusulan proposal dari Jurusan ke Direktorat Seleksi II 3. Pesentasi proposal pada tim pakar
4. Desk Evaluasi dan Penetapan Proposal Yang Didanai 5. Pelaksanaan
6. Pelaporan (Presentasi Hasil, Presentasi Akhir, Pengiriman Berkas Laporan) 7. Monitoring Dan Evaluasi.
17 POSOSAL
YANG DIDANAI
1. PKM-GT Pemanfaatan Kulit Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dalam pembuatan MEDALI (Marmalade Dragon Lava Inovation)
2. PKM-P CARBIN (Catur Bintang) sebagai Media Pembelajaran Catur Usia Dini
3. PKM-K Upaya Meningkatkan Konsumsi Bayam (Amaranthus sp) pada anak Usia 4-12 Tahun dengan Konsumsi Permen Bayam
4. PKM-K Krupuk Walang Enak dan Bergizi 5. PKM-KC Kartu Hati
6. PKM-K Pembuatan Mie Beton Sehat Berkhasiat
7. PKM-K Pembuatan Lollipop berbahan Dasar Pare (Parepop) 8. PKM-P Selai Kulit Pisang Ambon sebagai Antioksidan Alami
9. PKM-P Brownies Ketan Hitam (Oryza sativa glutinosa) Makanan Pengganti pada Pnderita Diabetes Melitus 10. PKM-K Pembuatan “Si Dulong” Si Kerudung Bolong
11. PKM-K Kue Cubit Labil "Kue Cubit Pelangi Tepung Gembili” Makanan Lezat Kaya Zat Gizi 12. PKM-K Nasi Goreng Tela “NASGOTEL”
13. PKM-K Aroma Tahan Gigitan
14. PKM-P Pengaruh Cuci Tangan Terhadap Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pondok Pesantren
15. PKM-P Slefatomi (Snakes and Ladders for Anatomi’s education) : Inovasi media pembelajaran mata kuliah anatomi berbasis Games Education
16. PKM-T Keramik Zeolit Filter Air Minum Rumah Tangga
17. PKM-P Tirai dari Arang Aktif, Tanaman Sirih Belanda dan Lidah Mertua (Tirang Sibelim) untuk menurunkan tingkat kebisingan Kadar CO dan Debu dalam rumah
PRESENTASI PROPOSAL
PRESENTASI HASIL
PRESENTASI AKHIR
PENYELESAIAN LAPORAN
28