• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KELAS EKSPERIMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KELAS EKSPERIMEN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) KELAS EKSPERIMEN

Sekolah : MAN KOTA SOLOK Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam Kelas / Semester : 1 (satu) / Ganjil

Materi Pokok : Sejarah Perkembangan Islam Pada Masa Khullafaurrasyidin

Pertemuan ke : 1 - 3

Alokasi Waktu : 6 X 45 Menit

A. KOMPETENSI INTI

KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata.

KI 4 Mencoba,mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. KOMPETENSI DASAR

1. Menceritakan berbagai prestasi yang dicapai oleh khullafaurrasyidin 2. Mengambil hikmah dari prestasi khullafaurrasyidin

(2)

3. Kisah kepemimpinan khullafaurrasyidin C. INDIKATOR

Setelah mempelajari bab ini peserta didik dapat :

1. Menjelaskan model pemilihan Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali sebagai khalifah

2. Menjelaskan prestasi yang diraih oleh khullafaurrasyidin 3. Meneladani prestasi yang diraih oleh khullafaurrasyidin

4. Merangkum hikmah apa saja dari prestasi yang dicapai oleh khullafaurrasyidin

5. Menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Abu Bakar 6. Menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Umar bin khattab 7. Menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Usman bin Affan 8. Menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Ali bin Abi Thalib D. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah melakukan pengamatan, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik dapat : 1. Siswa dapat menjelaskan model pemilihan Khullafaurrasyidin 2. Siswa dapat menjelaskan prestasi yang diraih khullafaurrasyidin 3. Siswa dapat meneladani prestasi khullafaurrasyidin

4. Siswa merangkum hikmah apa saja dari prestasi yang dicapai oleh khullafaurrasyidin

5. Siswa menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Abu Bakar 6. Siswa menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Umar bin khattab 7. Siswa menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Usman bin Affan 8. Siswa menjelaskan strategi kepemimpinan khalifah Ali bin Abi Thalib E. MATERI PEMBELAJARAN

1. Model Pemilihan Khullafaurrasyidin

a. Pengangkatan Abu Bakar sebagai Khalifah Pertama

Pemilihan khalifah pertama ini dilakukan di pendopo kaum Anshar Bani Sa'idah (Saqifah Bani Sa'idah ), yang di pimpin oleh

(3)

Sa'ad bin Ubbadah kepala suku Khazradj.walaupun Abu Bakar sendiri pada mulanya menolak, tetapi beliau mengajukan dua calon khalifah yaitu Umar bin Khattab dan Ubaidah Amir bin Djarrah.

Namun Umar bin Khattab dan Abu Ubaidah menolaknya, dengan mengatakan "tidak mungkin jadi, selama tuan (Abu Bakar) masih berada di tengah-tengah kami".

Kemudian mereka sepakat untuk mengangkat Abu Bakar sebagai khalifah, lalu umar bin khattab maju ke depan langsung memberikan baiatnya atas pengangkatan Abu Bakar. Besok harinya di panggillah seluruh rakyat ke Masjid Nabi untuk melakukan baiat atas pemilihan dan pelantikan Abu Bakar sebagai khalifah. Dalam baiat itu yang tidak hadir ada 4 tokoh utama, yaitu Ali bin Abi Talib,Abbas bin Abdul Mutthalib, fatimah putri Nabi, dan Sa'ad bin Ubbadah. Beberapa hari Abu Bakar berikhtiar untuk memperoleh baiatnya dari mereka. Disini dapat dilihat dengan jelas bahwa pemilihan khalifah pertama adalah dipilih oleh para utusan ulil amri walaupun tidak lengkap dan langsung semua rakyat melakukan baiatnya.

b. Pemilihan dan pengangkatan Khalifah Umar bin Khattab

Pemilihan khalifah kedua yaitu Umar bin khattab dilakukan sedikit lebih teratur. Sebelum khalifah Abu bakar meninggal, dilakukan terlebih dahulu perundingan dengan beberapa anggota ulil amri, diantaranya Abdur Rahman bin Auf tentang kepala negara yang akan menggantikannya. Dalam sidang ulil amri ini, Abu Bakar mengajukan calon khalifah yaitu Umar bin Khattab, kemudian sudang ulil amri menyetujui akan pencalonan Umar bin Khattab untuk menjadi khalifah. Pada waktu itu juga, Abu bakar menandatangani suatu surat baiat atas pengangkatan khalifah kedua ini. Disini pun kita lihat khalifah Abu Bakar sebelum meninggal merundingkan dahulu dengan para ulil amri untuk membicarakan siapa yang akan menjadi khalifah sepeninggalnya.

(4)

Bukan melakukannya dengan paksaan, mengangkat begitu saja umar bin khattab menjadi khalifah.

c. Pemilihan dan pengangkatan Khalifah Usman bin Affan

Pemilihan khalifah ketiga, yaitu Usman bin affan di lakukan lebih sempurna lagi. Dimana dicalonkan enam orang calon khalifah yaitu usman bin affan, Ali bin abi talib, Zubet bin awwam, Sa'ad bin abi waqqash, Thalhah bin ubaidillah, dan Abdur Rahman bin auf. Keenam calon khalifah ini di ajukan oleh khalifah umar bin khattab. Dari enam calon ini dua yang tinggal, Usman bin affan dan Alib bin Abi Talib. Keduanya siap menggantikan khalifah Umar bin Khattab. Namun dalam sidang ulil amri yang dipimpin oleh Abdur Rahman bin Auf, dipilih Usman bin Affan sebagai khalifah. Sedangkan Ali bin Abi Talib yang tidak terpilih, dia menerima dengan perasaan dan jiwa yang besar dan melakukan baiat atas pengangkatan Usman bin Affan sebagai khalifah ketiga.

d. Pemilihan Khalifah Keempat,Ali bn Abi Talib

Dalam pemilihan khalifah ini diajukan tiga calon yaitu, Ali bin Abi Talib, Thalhah bin Ubaidillah, dan Zubair bin Awwam.

Pemilihan khalifah ini di serahkan sepenuhnya kepada ulil amri, karena khalifah Usman bin Affan tidak sempat mengajukan pencalonannya, dikarenakan telah dibunuhnya oleh para pemberontak. Disini pun Ali bin Abi Talib tidak menerima pencalonannya. Namun setelah kedua calon lainnya yang mengundurkan diri dan dan memilih Ali bin Abi Talib sebagai khalifah keempat maka dipilihlah Ali bin Abi Talib sebagai khalifah yang keempat.

2. Prestasi khullafaurrasyidin yang menonjol

a. Adapun prestasi-prestasi Abu Bakar As-Sidiq sebagai berikut:

1) Perbaikan sosial

2) Pengumpulan Mushaf Al-Qur'an 3) Perluasan Wilayah

(5)

b. Prestasi-prestasi Umar bin Khattab : 1) Perluasan Wilayah Islam

2) Menata sistem administrasi dan keuangan negara ( baitul Mal) 3) Pembangunan Kota Baru

4) Penetapan Kalender Hijriah( Islam) c. Prestasi-prestasi Usman bin Affan

1) Pembukuan Mushaf Al-Qur'an 2) Renovasi Masjid Nabawi 3) Pembentukan Angkatan Laut 4) Membangun gedung Pengadilan 5) Perluasan Wilayah

d. Prestasi-prestasi Khalifah Ali bin Abi Thalib 1) Menumpas kaum pemberontak

Pemberontakan Muawiyah bin Abi Sufyan sehingga terjadi perang yang bernama Perang Siffin. Perlawanan Aisyah bin Abu Bakar yang mengakibatkan perang Jamal. Pemberontakan kaum khawarij

2) Mengganti pejabat yang kurang cakap 3) Membenahi keuangan negara ( Baitul Mal) 4) Memajukan ilmu bahasa

5) Memajukan bidang pembangunan 3. Kisah kepemimpinan khullafaurrasyidin

1) Stretegi kepemimpinan Abu Bakar As-shidiq

a. Menerapkan cara memimpin sebagaimana yang diterapkan oleh Rasulullah SAW.

b. Mengutamakan agama sebagaimana beliau memberantas kaum musyrik dan orang yang ingkar terhadap zakat.

c. Memecahkan masalah internal yang terdapat di dalam kubu umat Islam pada masa itu.

(6)

d. Setelah permasalahan ummat terselesaikan barulah beliau meningkatkan pada lingkup yang lebih luas yaitu permasalahan di dalam negeri.

e. Dan pada akhirnya setelah permasalahan di dalam negeri terselesaikan maka beliau memulai langkahnya ke luar negeri dengan membebaskan beberapa daerah dengan tujuan penyiaran Islam dalam ruang lingkup yang lebih luas.

2) Strategi kepemimpinan Umar bin Khattab

a. Meneruskan perjuangan khalifah Abu Bakar dengan memperluas wilayah Islam melalui ekspansi militer.

b. Menertibkan administrasi Negara dengan membentuk Baitul Mal.

c. Menyusun kepala-kepala daerah karena ketika itu wilayah Islam sudah sangat luas.

d. Membentuk beberapa dawan dan organisasi untuk mempermudah pemerintahan dan efektifitas tanggung jawab.

3) Strategi kepemimpinan Usman bin Affan

a. Membangun bendungan agar terhindarnya banjir dikota-kota.

b. Membangun jembatan-jembatan, jalan-jalan serta berbagai infrasruktur yang memudahkan masyarakat ketika itu.

c. Memperluas mesjid nabawi.

d. Serta mengangkat orang-orang yang dianggap mampu sebagai khalifah-khalifah di daerah dan mengisi jabatan penting lainya.

4) Strategi kepemimpinan Ali bin Abi Thalib

a. Menonaktifkan pejabat yang diangkat oleh Ustman bin Affan karena menurut beliau pemberontakan yang terjadi merupakan sebab dari keteledoran mereka.

b. Menarik kembali tanah-tanah yang di hadiahkan khalifah Utsman bin Affan kepada penduduk dan keluarganya.

c. Mengembalikan fungsi Baitul Mal.

(7)

F. Kegiatan Pembelajaran 1. Pertemuan Pertama

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

 Guru mengucapkan salam dan Mengajak semua siswa untuk berdoa yang dipimpin oleh salah satu siswa

Guru memperkenalkan dirinya ksrena menjadi warga baru dalam kelas itu dan menjelaskan kepada siswa bahwa guru sedang melakukan penelitian selama 1 bab mata pelajaran

Guru memotivasi akan pentingnya kompetensi yang akan dipelajari

Kegiatan Inti

 Mengamati

 Guru membagi siswa beberapa kelompok

 Guru menetapkan pemain yang akan terlibat dalam bermain peran

 Menjelaskan langkah-langkah pelaksanaan metode sosiodrama

 Siswa diberi naskah drama untuk didramatiskan didepan kelas secara kelompok

 Menanya

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya khususnya pada siswa yang terlibat dalam pameran

 Mengeksplorasi/mengumpulkan data/mengeksperimen

 Masing-masing kelompok membaca naskah drama dan menampilkan kedepan kelas.

 Memberikan kritikan dan saran terkait penampilan kelompok lain.

(8)

 Mengasosiasi

Siswa bersama anggota kelompoknya diminta untuk mengkaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari dan menyimpulkanya

 Mengkomunikasikan

Setiap kelompok memberikan hasil kesimpulannya kepada guru yang bersangkutan.

Kegiatan Menutup

 Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

 Guru memberikan penguatan materi ajar

 Guru bersama siswa membaca doa dan mengucapkan Hamdalah.

2. Pertemuan kedua

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

 Guru membuka pelajaran dengan salam dan do’a bersama.

 Menyapa kondisi kelas dan mengkomunikasikan tentang kehadiran siswa serta kebersihan kelas

 Guru menyampaikan tujuan belajar yang akan dipelajari

Kegiatan Inti

 Mengamati

 Guru memberikan teks drama kepada siswa

 Guru mempersilahkan siswa untuk mengamati teks drama tersebut.

(9)

 Menanya

Siswa disilahkan bertanya secara langsung pada guru, terkait dengan pameran yang akan ditampilkan nanti

 Mengeksplorasi/mengumpulkan data/mengeksperimen

 Masing-masing kelompok membaca naskah drama dan menampilkan kedepan kelas.

 Memberikan kritikan dan saran terkait penampilan kelompok lain.

 Mengasosiasi

Setiap kelompok memberikan hasil kesimpulannya kepada guru yang bersangkutan.

 Mengkomunikasikan

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya didepan kelas dan memberikan hasil kesimpulannya kepada guru yang bersangkutan.

Kegiatan Menutup

 Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

 Guru memberikan penguatan materi ajar

 Guru bersama siswa membaca doa dan mengucapkan Hamdalah

3. Pertemuan ketiga

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

(10)

 Guru membuka pelajaran dengan salam dan do’a bersama.

 Menyapa kondisi kelas dan mengkomunikasikan tentang kehadiran siswa serta kebersihan kelas

 Guru menyampaikan tujuan belajar yang akan dipelajari

Kegiatan Inti

 Mengamati

 Guru memberikan teks drama kepada siswa

 Guru mempersilahkan siswa untuk mengamati teks drama tersebut.

 Menanya

Siswa disilahkan bertanya secara langsung pada guru, terkait dengan pameran yang akan ditampilkan nanti

 Mengeksplorasi/mengumpulkan data/mengeksperimen

 Masing-masing kelompok membaca naskah drama dan menampilkan kedepan kelas.

 Memberikan kritikan dan saran terkait penampilan kelompok lain.

 Mengasosiasi

Setiap kelompok memberikan hasil kesimpulannya kepada guru yang bersangkutan.

 Mengkomunikasikan

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya didepan kelas dan memberikan hasil kesimpulannya kepada guru yang bersangkutan.

Kegiatan Menutup

(11)

 Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

 Guru memberikan penguatan materi ajar

 Guru memberikan angket kepada siswa

 Siswa mengisi angket

 Guru bersama siswa membaca doa dan mengucapkan Hamdalah

G. Alat / Sumber Belajar 1. Spidol / papan tulis 2. Buku Paket SKI kelas X 3. Buku-buku lain yang relevan 4. Pengalaman guru

5. Lingkungan sekitar.

Penilaian proses dilakukan oleh guru pada saat siswa melakukan Sosiodrama No Indikator

Kelompok Drama

Ekspresi wajah

Perfor ment

Karakter tokoh

Kesesuai an cerita

vocal Pesan cerita

total

1 Kelompok 1 4 3 5 4 3 4 23

2 Kelompok 2 2 4 4 3 3 4 21

3 Kelompok 3 3 4 5 5 3 3 22

4 Kelompok 4 4 3 5 3 4 3 22

Keterangan:

1 = Sangat kurang, 2 = Kurang, 3 = Cukup, 4 = Baik , 5 = Amat baik.

Jadi skor maksimum = 5 (skor maks setiap indicator) X 6 (indicator) = 30 Nilai di Konversikan

(12)

Nilai Konversi NILAI KONVERSI

Kualifikasi STANDAR 4

91 – 100 81 – 90 71 – 80 61 – 70 Kurang dari 61

Baik sekali Baik Sedang Kurang Gagal

4 3 2 1 Gagal Skor total jawaban benar siswa

Konversi nilai = ……….. X 100 Skor maksimum perangkat tes

Jadi kelompok yang memperoleh skor 23 setelah dikonversi nilainya menjadi:

23 X 100 = 76,7 30

Mengetahui Solok, Agustus 2017

Guru SKI Peneliti

(Rahmah S. Ag ) (Jelmanita)

NIP.197404031999032003 NIM : 1314010958

Referensi

Dokumen terkait

 Memberikan pertanyaan kepada siswa tentang kisah Khalifah Umar bin Khattab RA yang telah dipelajari..  Memberikan pengantar tentang bahan ajar yang akan

3 Dari golongan orang dewasa yang masuk Islam pertama kali adalah .... a Abu Bakar c Umar

Pada  saat  yang  bersamaan  Abu  Bakar  menunjuk  dua  orang  Muhajirin  di  sampingnya 

Berbeda halnya dengan Abu Bakar ash-Shiddiq dalam menentukan calon penggantinya, Khalifah Umar bin Khattab membentuk sebuah tim yang terdiri dari enam orang sahabat,

Setelah Abu Bakar wafat mushaf tersbt kemudian disimpan oleh Umar bin Khattab hingga ia wafat, kemudian mushaf tersebut berada pada Hafshah binti Umar.68 Pada tahun 20 H, Khalifah

Ichsan, 2012 Khawatir akan semakin hilangnya para penghafal Al- Qur’an, sehingga kelestarian Al-Qur’an juga ikut terancam, Umar bin Khattab datang menemui khalifah pertama, Abu Bakar,

- Motivasi Peserta didik diberi penjelasan tentang manfaat mempelajari khalifah Umar bin Abdul Azis yang akan dipelajari - Pemberian Acuan 1 Peserta didik memperoleh penjelasan dari

KISAH UMAR BIN KHATTAB Umar bin Khattab adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam, dikenal karena kepemimpinannya yang tegas, adil, dan visioner sebagai Khalifah kedua