• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Peluang Linier

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Model Peluang Linier"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Variabel respon bersifat kualitatif :

- respon hewan percobaan terhadap

pemberian zat beracun dengan kadar tertentu adalah hidup atau mati

- respon siswa – siswa yang diberikan

perlakuan tertentu dalam ujian adalah lulus atau tidak lulus

(3)

Model Peluang Linier

(1)

Dimana

X = Nilai dari atribut untuk individu yang dipelajari Y = 1, jika tergolong dalam kategori pertama

0, jika tergolong dalam kategori kedua (bukan kategori pertama)

 = galat, diasumsikan variabel acak yang

(4)

Karena dan Sehingga

Persamaan regresi (1) dapat diinterpretasikan sebagai peluang bahwa obyek pengamatan akan tergolong dalam kategori tertentu

(5)
(6)

Untuk keperluan penggolongan maka dipergunakan kriteria berikut:

(7)
(8)
(9)
(10)

Contoh Penerapan

Seorang pengajar pada SMA mengamati perilaku kelulusan siswa sekolah itu dalam ujian masuk perguruan tinggi negeri pada beberapa

(11)

No. Xi Y Kategori

10 39 0 Tidak Lulus

11 52 1 Lulus

(12)

Estimates of parameters

Parameter estimate s.e. t(10) t pr.

(13)
(14)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Jika semua koefisien baris 0 <=0, BFS solusi optimal. Selainnya, pilih koefisien paling positif untuk masuk ke

Jika diambil dua baju secara acak satu persatu berturut–turut tanpa pengembalian, maka peluang terambil pertama baju putih dan kedua baju biru adalah

Marimas merupakan minuman serbuk instan yang tergolong sangat manis yakni menempati urutan pertama dalam atribut tingkat kemanisan, aroma buah yang terasa, citarasa yang enak,

Untuk atribut harga dengan kategori <500 ribu berada pada peringkat pertama yang paling disukai oleh responden, dan yang kedua adalah kategori dengan harga 501 ribu-1 juta,

Untuk menggunakan teori ini diperlukan dua kelompok sampel yang identik, dengan sampel kedua merupakan sampel lanjutan dari sampel pertama, misalnya untuk kasus pabrik

Individu dengan kategori tigkat optimisme yang cukup pesimis, dan pesimis menurut Seligman (2006, hlm. Pertama, merkea akan mudah mengalami depresi. Kedua, individu

Untuk kategori attractive, jika atribut bekerja dengan baik, maka pelanggan akan merasa puas, dan hasil lainnya yang akan mempengaruhi adalah bahwa atribut-atribut yang

(dalam hal ini persamaan pertama) dengan koefisien pertama dari persamaan kedua (yaitu a 21 ).. Mengurangkan baris kedua