• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user BAB III

ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Alat dan Bahan

Penggunaan alat dan bahan ini dimaksudkan agar semua kebutuhan dalam pembuatan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Candi Ceto terpenuhi.

3.1.1 Alat

1. Menggunakan notebook dengan spesifikasi yang digunakan :

• Processor Intel Core™ i3 CPU M330 @2.13 Ghz

• RAM 19200/2400Mhz DDR3 4GB

• ATI RADEON 3610 2GB

• Harddisk 80GB 2. Webcam 1.3Mpx 3. Marker

Sedangkan alat yang dibutuhkan pengguna atau user requirement untuk menjalankan aplikasi antara lain :

1. Menggunakan laptop dengan spesifikasi yang digunakan :

• Processor : Intel DualCore®

• Memory : RAM 1 GB

• Harddisk : 10 GB

2. Webcam Resolusi 640x480 pixel.

3. Marker 3.1.2 Bahan

Bahan yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi ini adalah berupa perangkat lunak atau software. Adapun Software yang digunakan antara lain :

• Easy Ogre exporter. (Digunakan untuk mengexport file ke dalam ekstensi .scene)

• 3D Max Versi apa saja. (di sini saya memakai versi 2011)

7

(2)

commit to user

• Openspace3D. (membangun aplikasi Augmented Reality)

• ADOBE Audition (untuk mengedit dubbing) 3.2 Kebutuhan Sistem

3.2.1 Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan fungsional merupakan penggunaan aplikasi, bagaimana aplikasi harus bereaksi saat ada event tertentu. Dalam beberapa kasus kebutuhan fungsional dapat dinyatakan sebagai apa yang tidak seharusnya dilakukan oleh aplikasi.

Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa kebutuhan fungsional pada aplikasi pengenalan objek wisata Candi Ceto berbasis augmented reality ini adalah sebagai berikut :

1. Ketika aplikasi dibuka, maka backsound akan otomatis dijalankan.

2. Ketika marker terdeteksi di depan kamera atau webcam, maka akan menampilkan objek 3 dimensi dan menjalankan penjelasan dubbing suara.

3. Ketika marker zoom in dan zoom out ditutup atau tidak terdeteksi, maka objek 3 dimensi pada layar akan berubah ukuran.

4. Ketika marker lock ditutup atau tidak terdeteksi, maka objek 3 dimensi akan berhenti.

5. Ketika marker rotate ditutup atau tidak terdeteksi , maka objek akan berputar.

3.2.2 Kebutuhan Non Fungsional

Kebutuhan non fungsional yang terdapat pada aplikasi pengenalan objek wisata Candi Ceto berbasis augmented reality adalah sebagai berikut :

a. Kebutuhan Hardware

Hardware yang digunakan untuk menjalankan aplikasi pengenalan objek wisata Candi Ceto berbasis augmented reality ini adala sebagai berikut :

• Processor : Intel DualCore®

• Memory : RAM 1 GB

• Harddisk : 10 GB

4. Webcam Resolusi 640x480 pixel.

5. Marker

(3)

commit to user 3.3 Jalannya Penelitian

Pelaksanaan pembuatan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Candi Ceto ini melalui beberapa tahap prosedur yang dijabarkan pada gambar 3.1. ,sebagai berikut:

Studi Literatur

Survei

Perancangan Design/Gambar

Studi Literatur

Proses Pembuatan

Membuat Gambar 3D

Membuat Marker

Scripting dan Pengetesan

Gambar 3.1 Tahapan Pembuatan Keterangan:

1. Studi Literatur

Pada tahap ini merupakan proses pencarian data dan referensi yang akan dijadikan acuan untuk proses perancangan. Dalam studi literatur ini difokuskan pada desain dari materi yang akan ditampilkan, karena hal tersebut yang akan diterapkan pada media pembelajaran ini.

2. Survei

Kegiatan survei ini merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan bahan- bahan yang digunakan dalam pembuatan media pembelajaran dengan Augmented Reality ini. Survei ini menjadi bahan pertimbangan dalam menganalisa dan merumuskan ide dalam pembuatan media pembelajaran ini.

3. Perancangan Desain atau Gambar

(4)

commit to user

Pada tahap ini adalah merencanakan rancangan media pembelajaran sejarah Candi Ceto, sesuai pada Gambar 2. Rancangan Augmented Reality Candi Ceto.

Gambar 3.2 Rancangan Augmented Reality Candi Ceto 4. Proses Pembuatan

Membuat dan menyempurnakan media pembelajaran dengan Augmented Reality dengan menggunakan Software Visual Studio Express Edition 2008 serta bahan-bahan yang telah terkumpul, dengan langkah-langkah yaitu:

1. Membuat Gambar 3D.

Gambar 3.3 Gambar 3D Candi Ceto

(5)

commit to user 2. Membuat Marker

Gambar 3.4 Marker Candi Ceto 3. Script dan Pengetesan

Gambar 3.5 Script dan Pengetesan Candi Ceto 3.4 Perancangan Aplikasi

Tahap perancangan aplikasi yaitu membuat rancangan atau gambaran aplikasi yang akan dibangun. Rancangan ini digunakan sebagai landasan dan acuan dalam pembuatan aplikasi, sehingga aplikasi yang terbagun nantinya akan sesuai dengan apa yang telah dirancang.

3.3.1 Struktur Navigasi

Aplikasi ini menggunaan media input marker. Marker yang digunakan berjenis marker statis, yaitu marker default yang sudah disediakan oleh Software Openspace3D.

Aplikasi pengenalan objek Candi Ceto berbasis Augmented Reality memiliki halaman home screen dengan latar belakang 3d Candi Ceto, dan terdapat 3 kategori yaitu Candi Ceto, candi kethek, dan puri saraswati. Pada masing-masing marker terdapat

(6)

commit to user

pengaturan enable dan disable untuk mengaktifkan dan menon-aktifkan objek ketika disorot, terdapat pula backsound / suara pada saat marker disorot.

Gambar 3.6 Struktur Navigasi Keterangan dari struktur navigasi adalah sebagai berikut :

1. Untuk menampilkan title screen , maka pengguna harus menyorotkan marker title screen terlebih dahulu untuk mengakifkan marker.

2. Untuk menampilkan halaman petunjuk, maka pengguna harus menyorotkan marker halaman petunjuk terlebih dahulu untuk mengakifkan marker.

3. Untuk menampilkan objek dari kategori candi kethek, maka pengguna harus menyorotkan marker candi kethek terlebih dahulu untuk mengaktifkan marker.

4. Untuk menampilkan objek dari kategori Candi Ceto, maka pengguna harus menyorotkan marker candi cetho terlebih dahulu untuk mengaktifkan marker.

5. Untuk menampilkan objek dari kategori puri taman saraswati, maka pengguna harus menyorotkan marker puri taman saraswati terlebih dahulu untuk mengaktifkan marker.

(7)

commit to user 3.3.1.1 Rancangan Title Screen

Pada title screen menggunakan marker yang menampilkan gambar hasil render 3d Candi Ceto, judul aplikasi.

Gambar 3.7 Rancangan Title screen

(8)

commit to user 3.3.1.2 Rancangan Halaman Petunjuk

Halaman petunjuk digunakan sebagai halaman yang memberi instruksi tata cara penggunaan aplikasi kepada pengguna. Rancangan halaman petunjuk dapat dilihat pada gambar.

Gambar 3.8 Rancangan Halaman Petunjuk

3.3.1.3 Rancangan Kategori

Aplikasi ini terdapat 3 kategori, yaitu candi kethek, Candi Ceto, dan puri taman saraswati. Pada marker ini akan menampilkan objek 3 dimensi per candi atau

keseluruhan setiap candi.

1. Kategori candi kethek memiliki bentuk bangunan berteras atau bertingkat karena candi tersebut dibangun dengan struktur berundak, dan memiliki objek berupa rumah kethek tempat untuk ruwatan yang berada paling atas.

2. Kategori Candi Ceto memiliki objek perteras juga atau pertingkat, karena candi tersebut dibangun dengan struktur berundak.

3. Kategori Puri taman saraswati memiliki objek berupa patung dan sendang.

(9)

commit to user 3.3.1.4 Rancangan Kategori Candi Kethek

Halaman ini akan menampilkan objek secara utuh candi kethek sesuai dengan kategori yang sudah dipilih oleh pengguna.

Sketsa keseluruhan candi kethek

Gambar 3.9 Rancangan Candi kethek

3.3.1.5 Rancangan Candi Ceto

Halaman ini akan menampilkan objek secara utuh Candi Ceto sesuai dengan kategori yang sudah dipilih oleh pengguna. Pada Candi Ceto terdapat beberapa objek diantaranya teras 1, teras 2, teras 3, teras 4, teras 5, teras 6, teras 7, teras 8, teras 9, teras 10, teras 11, dan teras 12.

Sketsa keseluruhan Candi Ceto

(10)

commit to user

Gambar 3.10 Rancangan Candi Ceto

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 1 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.11 Rancangan Teras 1

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 2 pada kategori Candi Ceto.

(11)

commit to user

Gambar 3.12 Rancangan Teras 2

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 3 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.13 Rancangan Teras 3

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 4 pada kategori Candi Ceto.

(12)

commit to user

Gambar 3.14 Rancangan Teras 4

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 5 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.15 Rancangan Teras 5

(13)

commit to user

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 6 dan 7 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.16 Rancangan Teras 6 dan 7

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 8 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.17 Rancangan Teras 8

(14)

commit to user

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 9 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.18 Rancangan Teras 9

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 10 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.19 Rancangan Teras 10

(15)

commit to user

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 11 pada kategori Candi Ceto.

Gambar 3.20 Rancangan Teras 11

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras 12 pada kategori Candi Ceto.

(16)

commit to user

Gambar 3.21 Rancangan Teras 12

3.3.1.6 Rancangan Kategori Puri Taman Saraswati

Halaman ini akan menampilkan objek secara utuh Candi Ceto sesuai dengan kategori yang sudah dipilih oleh pengguna. Pada Candi Ceto terdapat beberapa objek diantaranya teras 1, teras 2, patung saraswati, dan sendang pundi sari.

Sketsa keseluruhan puri taman saraswati

Gambar 3.22 Rancangan Puri taman saraswati

Gambar objek merupakan rancangan dari objek teras patung dewi saraswati pada kategori puri taman saraswati.

(17)

commit to user

Gambar 3.23 Rancangan Patung dewi saraswati

Gambar objek merupakan rancangan dari objek sendang pundi sari pada kategori puri taman saraswati.

Gambar 3.24 Rancangan Sendang pundi sari

Gambar objek merupakan rancangan dari objek pamugaran pada kategori puri taman saraswati.

(18)

commit to user

Gambar 3.25 Rancangan Pamugaran

3.3.1.7 Rancangan Marker

Marker yang digunakan adalah marker statis. Marker statis berupa pola bangun- bangun persegi dan berwarna hitam-putih. Marker ini sudah disediakan oleh Software Openspace3D. Rancangan pembuatan marker yang dilakukan adalah menentukan id yang akan dijadikan penanda pada masing-masing tampilan. Berikut adalah rincian marker untuk tampilan pada aplikasi :

1. Marker Menu

Marker menu digunakan untuk melakukan visualisasi terhadap objek dengan cara menutup marker tersebut.

(19)

commit to user

Tabel 3.1 Event Marker Menu

Id marker Pola Event

24 Melakukan zoom in terhadap objek 3

dimensi

25 Melakukan zoom out terhadap objek

3 dimensi

2. Marker kategori title screen dan petunjuk.

Marker untuk title screen, dan halaman petunjuk. Tidak mengggunakan aturan enable dan disable. Aplikasi dapat menampilkan objek dari marker ini tanpa syarat

tertentu.

Tabel 3.2 Event Marker Title scree dan petunjuk

Id marker Pola Event

0 Menampilkan title screen aplikasi

dan serta penjelasan dubbing.

1 Menampilkan halaman petunjuk

penggunaan aplikasi serta penjelasan dubbing.

(20)

commit to user 3. Marker kategori Candi Kethek

Marker pada kategori Candi Kethek akan menampilkan benda-benda yang ada pada Candi kethek dan bentuk candi kethek. Pada kategori ini terdapat pengaturan enable dan disable marker. Dimana sebelum pengguna menyorotkan marker Candi Kethek, semua marker objek candi kethek tidak akan aktif sehingga aplikasi tidak menampilkan apapun ketika marker objek disorotkan. Setelah marker candi kethek disorotkan, maka marker objek-objek pada kategori candi kethek akan aktif dan dapat ditampilkan. Sedangkan marker objek Candi Ceto dan puri taman saraswati akan dinonaktifkan.

Tabel 3.3 Event kategori candi kethek

Id Marker Pola Event

2 Menampilkan objek candi kethek,

setelah marker ini disorotkan pada webcam, seluruh candi kethek akan aktif serta penjelasan dubbing.

4. Marker kategori Candi Ceto

Pada kategori Candi Ceto juga dilakukan pengaturan enable-disable marker.

Sebelum pengguna menyorotkan marker Candi Ceto, objek-objek Candi Ceto tidak akan aktif dan tidak dapat ditampilkan oleh aplikasi. Setelah marker Candi Ceto disorotkan, objek-objek Candi Ceto akan aktif dan dapat ditampilkan oleh aplikasi, sedangkan objek-objek candi kethek dan puri taman saraswati akan dinonaktifkan.

(21)

commit to user

Tabel 3.4 Event Marker kategori Candi Ceto

Id Marker Pola Event

4 Menampilkan objek Candi Ceto. Setelah

marker ini disorotkan pada webcam, seluruh objek Candi Ceto akan aktif serta penjelasan dubbing.

5 Menampilkan objek 1 dan 2 serta

penjelasan dubbing.

6 Menampilkan objek teras 3 dan 4 serta

penjelasan dubbing.

7 Menampilkan objek teras 5, 6, dan 7

serta penjelasan dubbing.

8 Menampilkan objek teras 8 serta

penjelasan dubbing.

(22)

commit to user

Id Marker Pola Event

9 Menampilkan objek teras 9 serta

penjelasan dubbing.

10 Menampilkan objek teras 10 serta

penjelasan dubbing.

11 Menampilkan objek teras 11 serta

dubbing.

12 Menampilkan objek teras 12 serta

penjelasan dubbing.

5. Marker kategori Puri taman saraswati

(23)

commit to user

Kategori puri taman saraswati akan menampilkan objek-objek yang ada di puri taman saraswati. Marker objek puri taman saraswati akan aktif jika pengguna sudah menyorotkan marker puri taman saraswati. Hal ini terjadi karena pada kategori puri taman saraswati terdapat pengaturan enable-disable marker. Ketika objek pada puri taman saraswati aktif, maka objek pada candi kethek dan Candi Ceto akan dinonaktifkan.

Tabel 3.5 Event Marker Kategori Puri Taman Saraswati

Id Marker Pola Event

16 Menampilkan objek puri taman

saraswati. Setelah marker ini disorotkan pada webcam, seluruh objek pada puri taman saraswati akan aktif serta penjelasan dubbing.

17 Menampilkan objek patung dewi

saraswati serta penjelasan dubbing.

18 Menampilkan objek sendang pundi sari

dan rumah meru serta penjelasan dubbing.

(24)

commit to user 3.3.2 Pemodelan Objek 3 Dimensi

Pada tahap ini yaitu pembuatan objek-objek 3d seperti pada perancangan yang akan ditampilkan pada aplikasi dengan menggunakan Software 3Ds Max.

3.3.3 Pembuatan Augmented Reality

Pada tahap ini yaitu objek 3d yang telah dibuat akan di export kedalam Software Openspace3D. objek akan diberi marker sebagai penanda untuk pemanggilan objek tersebut pada saat aplikasi dijalankan.

3.5 Pengujian Aplikasi

Tahap ini akan dilakukan pengujian dan evaluasi apakah aplikasi ini sudah berjalan sesuai dengan alur dan perancangan. Dan jika terdapat error, dilakukan perbaikan dan dilakukan pengujian ulang.

3.6 Penyelesaian Aplikasi

Tahap ini merupakan proses akhir, yaitu penyelesaian dari pembangunan aplikasi setelah melalui tahap pengujian dan evaluasi. Pada tahap ini apliaksi yang sudah berjalan akan dikemas kedalam CD, kemudian dibuat laporannya.

Gambar

Gambar 3.1 Tahapan Pembuatan  Keterangan:
Gambar 3.2 Rancangan Augmented Reality Candi Ceto  4.  Proses Pembuatan
Gambar 3.4 Marker Candi Ceto  3.  Script dan Pengetesan
Gambar 3.6 Struktur Navigasi  Keterangan dari struktur navigasi adalah sebagai berikut :
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penulisan ini akan menjelaskan isu- isu berkaitan pengetahuan pedagogi guru dan amalannya dalam proses pengajaran dan pembelajaran di pusat tahfiz tersebut yang perlu diberi

Among the indicators, the TOC/TOC ref , POM-C, population density and biomass of earthworms show high sensitivity to assess changes in soil quality of

Dukungan sosial yang dipersepsikan bentuknya kurang tepat, jumlahnya kurang atau berlebihan dari sumber dukungan sosial bisa memberikan dampak yang negatif bagi

Berdasarkan hasil Evaluasi dan Pembuktian Kualifikasi serta Penetapan Hasil Kualifikasi, Unit Layanan Pengadaan (ULP) POKJA - IV Kabupaten Sukamara Tahun 2015, menetapkan

agar aman jika menggunakan kabel tipe ini lebih baik kabel di pasang di dalam pipah atau saluran penutup, karena selain tidak bisa di ganggu sama hewan pengerat dan tidak kenah

Selanjutnya ia menyebutkan dengan konsep perdagangan bebas ini, suatu negara dapat memproduksi produk-produk yang lebih efisien dengan biaya produksi yang lebih rendah

Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas antibakteri bakteriosin yang dihasilkan oleh isolat Lactobacilus casei dari sotong kering hilang dengan penambahan enzim

It was what he had thought from the moment he had learned what Krilka Koos intended, and even now, when it was clearly time to do so, he couldn’t make himself face the reality of