KARAKTERISTIK KUAT TEKAN, KUAT TARIK, DAN ABSORBSI BETON AKIBAT PENAMBAHAN STYROFOAM DAN SUPERPLASTICIZER TUGAS AKHIR RINALDY SIMANJUNTAK
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Selain bahannya yang ringan, beton dengan menggunakan styrofoam sebagai bahan tambah pada beton mempunyai beberapa keuntungan yaitu tahan terhadap cuaca, dan mempunyai
Dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan serat kawat galvanis ke dalam adukan beton ringan hanya sedikit meningkatkan kuat tekan beton ringan namun meningkatkan
Dari analisis hasil penelitian didapatkan nilai kuat tekan beton ringan dengan bahan tambah serat bendrat dan styrofoam pada penelitian ini mencapai nilai tertinggi pada kadar
Data hasil pengujian tersebut nantinya dapat diambil kesimpulan seberapa besar pengaruh penambahan styrofoam dan serat bendrat pada beton ringan terhadap kuat tekan dan kuat
yaitu sebesar 12,89 MPa, dibandingkan dengan beton ringan gas tanpa serat sebesar 8,57 MPa mengalami kenaikan sebesar 50,42%. Peningkatan ini terjadi karena adanya
Penambahan 0,50 % serat ijuk menghasilkan nilai kuat tekan yang maksimal sebesar 243,31 kg/cm 2 atau 24,82 MPa, lebih tinggi dari beton normal yang hanya mencapai 227,17 kg/cm 2
Dalam penelitian, penulis ingin mengetahui perbandingan kuat tekan dan kuat tarik belah antara beton normal dan beton ringan yang menggunakan agregat berbahan dasar abu terbang
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui perbandingan antara nilai kuat tekan beton dan berat jenis yang paling optimum untuk penambahan styrofoam dengan beton agregat ringan