Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal Terhadap Kinerja Karyawan.

19 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Sumber daya manusia sangat penting artinya di dalam menentukan kelangsungan hidup suatu perusahaan, Oleh karena itu selalu diperhatikan agar kelancaran jalannya perusahaan tetap terpelihara dan semakin meningkat.Unsur terpenting dari perusahaan adalah manusia atau tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan bagian yang integral dari suatu perkumpulan faktor-faktor produksi dan memegang peranan penting dibanding faktor-faktor lainnya.Suatu perusahan yang telah berjalan sebaiknya memantau seluruh kegiatan operasionalnya. Pengendalian digunakan untuk membantu memantau kegiatan-kegiatan perusahaan diantara nya sistem pengendalian manajemen dan pengendalian intenal yang dapat berdampak terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menguji beberapa sistem pengendalian (sistem pengendalian manajemen, pengendalian internal) yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Data dikumpulkan melalui survei langsung. Sampel yang di ambil adalah pegawai/tenaga kerja di PT.TASPEN. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 35, dengan tingkat pengembalian 100%. Sebanyak 2 hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini semuanya terjawab yaitu sistem pengendalian manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Implikasi manajerial yang dapat diajukan bedasarkan hasil penelitian adalah penerapan sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal yang baik dapat menciptakan control yang baik dalam perusahaan terutama kinerja karyawan.

Kata kunci : sumber daya manusia, tenaga kerja, sistem pengendalian manajemen, pengendalian Internal, kinerja.

(2)

ABSTRACT

Human resources is very important in determining the viability of a company, therefore always be taken to ensure the smooth running of the company to be maintained and increased. The key element of the company is human or labor. Labor is an integral part of an association of factors of production and plays an important role than any other factor. A company that has been running should monitor the entire operation. Control is used to help monitor the activities of companies among them management control systems and control intenal that may impact on employee performance. Thus, conducted a study that aims to examine some control systems (management control systems, internal controls) that affect employee performance. Data were collected through direct surveys. Samples taken were employees / workers in PT.TASPEN. Questionnaires were distributed as 35, with a return rate of 100%. A total of 2 hypothesis proposed in this study are all answered that the management control system significantly influence employee performance and internal control significant effect on employee performance. Managerial implication the basis proposed research is the application of management control systems and internal controls are well able to create a good control in the company, especially the performance of employees.

Key words : human resources , labor , management control systems , control Internal performance .

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

SURAT PERNYATAAN KEASLIANSKRIPSI ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

2.1.4 Proses Manajemen dan Fungsi Manajemen .... 10

2.2 Sistem ... 13

2.3.4 Karakteristik Pengendalian Efektif ... 17

(4)

2.4 Sistem Pengendalian Manajemen ... 20

2.4.1 Pengertian Pengendalian Manajemen ... 20

2.4.2 Struktur dan Proses Sistem Pengendalian Manajemen ... 23

2.5 Pengendalian Internal ... 24

2.5.1 Pengertian Pengendalian Internal ... 24

2.5.2 Tujuan Pengendalian Pengendalian Internal ... 26

2.5.3 Unsur-unsur Pengendalian Internal ... 27

2.5.4 Keterbatasan Pengendalian Internal ... 28

2.5.5 Komponen-komponen Pengendalian Internal . 29 2.6 Kinerja ... 30

2.6.7 Dimensi dan Indikator Kinerja Karyawan ... 37

2.7 Riset Empiris ... 39

3.2 Populasi dan sampel Penelitian ... 45

3.3 Definisi Operasional Variabel (DOV) ... 46

3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 50

3.5 Teknik Analisis Data ... 51

3.5.1 Uji Instrument ... 51

3.5.2 Uji Asumsi Klasik ... 52

(5)

3.5.3 Uji Hipotesis ... 54

3.5.4 Analisis Regresi Berganda ... 55

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Objek Penelitian ... 57

4.1.1 Gambaran Umum Perusahaan ... 57

4.2.3 Regresi Linier Berganda ( Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal terhadap Kinerja Karyawan 584.2.4 Persamaan Regresi Linier Berganda ... 64

4.2.4 Analisis Korelasi Pearson dan Product Moment 67 4.2.5 Uji Goodness of Fit. ... 68

4.2.5.1 Analisis Koefisien Determinasi ... 68

4.2.5.2 Uji Simultan (Uji F). ... 69

4.2.5.3 Uji Parsial (Uji t) ... 71

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ... 73

4.3.1 Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap KinerjaKaryawan ... 73

4.3.2 Pengaruh Pengendalian Internal terhadap Kinerja Karyawan ... 74

4.3.3 Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal terhadap Kinerja Karyawan ... 74

(6)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan ... 76

5.2 Keterbatasan Penelitian ... 77

5.3 Saran ... 77

DAFTAR PUSTAKA

(7)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Kinerja merupakan suatu fungsi kemampuan pekerja dalam menerima tujuan pekerjaan,

tingkat pencapaian tujuan dan interaksi antara tujuan dan kemampuan pekerja menurut Judith

R. Gordon dalam Hadari Nawawi (2006: 63).Dengan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa

karyawan memegang peranan penting dalam menjalankan segala aktivitas perusahaan agar

dapat tumbuh berkembang mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.Untuk

menciptakan sumber daya manusia yang handal membutuhkan pengelolaan yang baik agar

Kinerja Karyawan lebih optimal.Pencapaian tujuan perusahaan dipengaruhi oleh Kinerja

Karyawan perusahaan itu sendiri.Maka dari itu perusahaan membutuhkan sumber daya

manusia yang berpotensial dan berkualitas, baik dari segi pemimpin maupun karyawan pada

pola tugas, tanggung jawab, berdaya guna sesuai dengan peraturan dan pengawasan yang

merupakan penentu tercapainya tujuan perusahaan.

Suatu perusahan yang telah berjalan sebaiknya memantau seluruh kegiatan

operasionalnya.Sebuah pengendalian digunakan untuk membantu memantau

kegiatan-kegiatan perusahaan. AICPA (American Institute of Certified Public accountants) dalam

Wilopo (2006: 349) menjelaskan bahwa pengendalian internal sangat penting, antara lain

untuk memberikan perlindungan bagi entitas terhadap kelemahan manusia serta untuk

mengurangi kemungkinan kesalahan dan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan.

(8)

Pengelolaan dan penerapan pengendalian internal yang baik maka suatu perusahaan akan

lebih mudah dalam pencapaian tujuannya.

Sumber daya manusia sangat penting artinya di dalam menentukan kelangsungan hidup

suatu perusahaan, Oleh karena itu selalu diperhatikan agar kelancaran jalannya perusahaan

tetap terpelihara dan semakin meningkat.

Unsur terpenting dari perusahaan adalah manusia atau tenaga kerja.Tenaga kerja merupakan

bagian yang integral dari suatu perkumpulan faktor-faktor produksi dan memegang peranan

penting dibanding faktor-faktor lainnya.Mengingat sedemikian pentingnya faktor tenaga

kerja, maka perusahaan harus merekrut karyawan yang bekompeten yaitu mempunyai

kemampuan bekerja dan kemampuan berorganisasi yang baik, termasuk di dalamnya dalam

menunjukkan seorang manajer operasional.

Pekerjaan seorang manajer profesional dapat disahkan ke dalam 4 (empat) fungsi yaitu

Planning(Perencanaan), Organizing (Perorganisasian), Actuating(Pelaksanaan) dan

Controling (Pengawasan/ Pengendalain). Pada dasarnya keempat fungsi tersebut diatas saling

berhubungan yang merupakan bagian dari seluruh proses pengelolaan suatu unit usaha.

Operasi perusahaan yang dimulai dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaannya

harus selalu dikendalikan dan diawasi oleh manajemen.Hal ini dimaksudkan untuk menjamin

tercapainya tujuan perusahaan.Pengendalian manajemen merupakan proses dengan mana

para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan

strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan keharusan dalam suatu organisasi

yang mana system pengendalian harus sesuai dengan strategi organisasi.Anthony dan

Govindrajan (2005:13) menjelaskan bahwa sistem pengendalian manajemen adalah sebagai

suatu alat dari alat– alat lainnya untuk mengimplementasikan strategi yang berfungsi untuk

(9)

memotivasi anggota-anggota organisasi guna mencapai tujuan organisasi.Menurut pandangan

ini sistem pengendalian manajemen dapat mempengaruhi perkembangan strategi.

Ansari (1977) dalam Muclish (2009) juga berpendapat mengenai SPM (Sistem

Pengendalian Manajemen), yaitu SPM (Sistem Pengendalian Manajemen) meliputi

keseluruhan aturan organisasi dan tindakan yang didesain guna mencapai tujuan dalam

meningkatkan kinerja dengan risiko yang kecil. Selain itu juga, SPM (Sistrm Pengendlian

Manajemen) merupakan sebuah konsep yang mempunyai dimensi, yaitu evaluasi/pengukuran

kinerja dan proses sosialisasi (Muclish, 2009). SPM (Sistem Pengendalian Manajemen)

menjadi sebuah kontrol terhadap keberhasilan strategi perusahaan.Setiap strategi

memerlukan adanya SPM (Sistem Pengendalian Manajemen) untuk menghindarkan sebuah

perusahaan dari kegagalan serta kerugian, sehinggga SPM (Sistem Pengendalian

Manajaemen) memiliki peran yang sangat penting dalam kinerja sebuah organisasi.

Maka dari itu, penulis melakukan studi kasus pada sebuah perusahaan Badan Usaha

Milik Negara yaitu PT.TASPEN (Persero) yang bergerak dibidang jasa apakah Sistem

Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal yang dipunyai oleh perusahaan tersebut

sudah memiliki fungsi tersebut. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka penulis tertarik

untuk melakukan penelitian lebih dalam lagi dengan mengambil judulpenelitian ini diberikan

judul “PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN

PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN”.

1.2. Rumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang penelitian yang dikemukankan di atas, berikut diuraikan

pertanyaan pokok yang akan dicari jawabannya melalui penelitian ini, yaitu :

(10)

1. Apakah Sistem Pengendalian Manajemen berpengaruh terhadap kinerja karyawan?

2. Apakah Pengendalian Internal berpengaruh terhadap kinerja karyawan?

3. Apakah Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal berpengaruh

terhadap kinerja karyawan?

1.3. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh

penulis yaitu:

1. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap

kinerja karyawan.

2. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Pengendalian Internal terhadap kinerja

karyawan.

3. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan

Pengenalian Internal terhadap kinerja karyawan.

1.4. Manfaaat Penelitian

Adapun penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:

1. Penulis

Penelitian ini diharapkan dapat berguna dalam rangka menambah pengetahuan dan

pemahaman yang berkaitan dengan teori Sistem Pengendalian Manajemen dan

Pengendalian Internal yang didapat dalam mata kuliah.Dan juga, sebagai salah satu syarat

untuk menempuh tugas dari mata kuliah Metodologi Penelitian di Universitas Kristen

Maranatha.

(11)

2. Perusahaan

Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perusahaan untuk menjadi bahan referensi

dalam menetapkan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dalam perusahaan

agar Sistem Pengendalian Internal dan Sistem Pengendalian Manajemen dapat tetap

berjalan secara efektif dan efisien sebagaimana semestinya.

3. Masyarakat

Penelitian ini diharapkan agar hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber untuk

menambah wawasan dan pemikiran untuk lebih lanjut lagi dapat diteliti di lapangan.

4. Bagi akademisi, memberikan kontribusi pada literatur-literatur terdahulu mengenai

Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal dalam praktik manajemen

disuatu Perusahaan.

(12)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian mengenai pengaruh sistem pengendalian

manajemen dan pengendalian internal terhadap kinerja karyawan PT.TASPEN

adalah sebagai berikut :

1. Sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap kinerja karyawan

PT.TASPEN. bedasarkan hasil analisa data dengan tingkat signifikan (α)

sebesar 5% dan derajat kebebasan (v) = 35 (n-(k+1)) didapat nilai t tabel

2,042. Dari perhitungan diatas diperoleh nilai t hitung untuk variabel Sistem

Pengendalian Manajemen (X ) sebesar 2,783 dan t tabel 2,042. Dikarenakan

nilai t hitung > t tabel, maka H ditolak dan H diterima, artinya Sistem

Pengendalian Manajemen (X ) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja

Karyawan (Y).

2. Pengendalian internal berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT.TASPEN.

Bedasarkan hasil analisa data dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5% dan

derajat kebebasan (v) = 35 (n-(k+1)) didapat nilai t tabel 2,042. Dari

perhitungan diatas diperoleh nilai t hitung untuk variabel Pengendalian

Internal (X ) sebesar 2,889 dan t tabel 2,042. Dikarenakan nilai t hitung > t

tabel, maka H ditolak dan H diterima, artinya Pengendalian Internal (X )

berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y).

3. Sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal berpengaruh

secara simultan terhadap kinerja karyawan PT.TASPEN. Bedasarkan hasil

(13)

analisa data diketahui nilai F hitung 24,302 dengan p – value (sig) 0,022

dengan (α)=0,05, serta derajat kebebasan v = 2 v = 35 (n-(k+1)), maka

didapat Ftabel 19,5. Dikarenakan nilai F hitung > F tabel (24,302 > 19,5),

maka H ditolak, artinya variabel bebas yakni sistem pengendalian

manajemen dan pengendalian internal secara simultan berpengaruh signifikan

terhadap Kinerja Karyawan (Y).

5.2Keterbatasan Penelitian

Secara umum penelitian ini memiliki keterbatasan dalam penelitian antara lain

penelitian ini masih menggunakan satu perusahaan, selain itu peneliti juga tidak dapat

menyebarkan kuesioner dengan jumlah yang banyak dikarenakan terbatasnya karyawan

yang berada di PT.TASPEN.

5.3Saran

Bedasarkan hasil temuan penelitian maka dapat diberikan beberapa saran sebagai

berikut :

1. Kepada pihak perusahaan agar dapat meningkatkan lagi sistem pengendalian

manajemen dalam perusahaan / organisasi agar dapat membantu perusahaan

dalam meningkatkan kinerja karyawan tersebut.

2. Perusahaan juga diharapkan lebih meningkatkan proses pengendalian internal

dalam mengawasi kegiatan-kegiatan didalam perusahaan sehingga dapat

menciptakan kinerja karyawan yang baik.

(14)

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KINERJA

KARYAWWANPT.TASPEN BANDUNG

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh

Sidang Sarjana Strata 1 ( S-1)

Oleh

VINI NADIA TRI

1251292

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

BANDUNG

(15)

EFFECT OF CONTROL SYSTEMS MANAGEMENT

AND INTERNAL CONTROL THE PERFORMANCE OF

EMPLOYEES PT.TASPEN BANDUNG

A Thesis

In Partial Fulfillment of The Requirements for The Degree of

Science in Accounting

By

VINI NADIA TRI

1251292

BACHELOR PROGRAM IN ACCOUNTING

FACULTY OF ECONOMICS

MARANATHA CHRISTIAN UNIVERSITY

BANDUNG

(16)

KATA PENGANTAR

Penelitian yang berjudul “Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Internal

terhdap Kinerja Karyawan”, memiliki tujuan untuk mengetahui penerapan yang telah diterapkan

sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT.TASPEN, selanjutnya penulis menganalisa kekurangan dan kelemahan atas hasil perhitungan tersebut.

Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna dan masih terdapat kekurangan. Penelitian ini hanya berfokus terhadap sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal yang diterapkan di PT.TASPEN yang dimana data yang diteliti oleh penulis dapat saja berbeda dikemudian hari sehingga tidak dapat menjadi bahan acuan yang pasti.

Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihal-pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas akhir ini :

1. Kepada Allah SWT.

2. Kepada kedua Orang Tua saya Hadi Widayanto dan Sri Muryani yang telah mengurus saya dari kecil hingga sekarang yang selalu mendukung apapun keputusa saya, selalu memberikan semangat. Saya ucapkan banyak terimakasih.

3. Kepada dosen pembimbing yang terbaik di dunia menurut saya, dosen pembimbing yang sangat pengertian dan baik hati Bapak Herman Kambono S.E., M.Si yang telah

membantu dan membimbing saya dalam menyusun tugas akhir, saya ucapkan banyak terimkasih.

4. Dr. Drs. Mathius Tandiontong, M.M., Ak., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.

5. Elyzabet Indrawati Marpaung, S.E., M.Si., Ak.,selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha.

6. Debbianita, S.E., M.Si.,selaku Sekretaris Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha.

7. Seluruh Dosen Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha yang telah memberikan banyak ilmu pengetahuan yang sangat berharga bagi penulis.

8. Seluruh staf Tata Usaha, stafperpustakaan dan karyawan Universitas Kristen Maranatha yang telah membantu dalam kelancaran studi dan administrasi selama masa kuliah. 9. Kepada sahabat, teman dan semua orang yang telah membantu dan memberi semangat

untuk saya dari awal saya kuliah di Universitas Kristen Maranatha hingga saat ini, saya ucapkan terimakasih banyak. Semoga kalian selalu dilindungi oleh Allah SWT.

(17)

Akhir kata, semoga Tuhan selalu melimpahkan kasih dan berkat Nya kepada semua pihak atas semua kebaikan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga akhir tugas ini dapat berguna dan memberikan nilai tambah serta wacana baru bagi semua pihak yang membacanya.

Bandung, Agustus 2016

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Jogiyanto, H. (2013). Metodologi Penelitian Bisnis Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman, Edisi Keenam. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiama, A. Gima. 2008. Metode Riset Bisnis dan Manajemen, Bandung. Penerbit Guardaya Intimarta.

Jogiyanto, H. (2013). Metodologi Penelitian Bisnis Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman, Edisi Keenam. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Amaliyah.( 2009). Pengaruh Motivasi, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Bank BNI Cabang Ahmad Yani Bekasi. Jurnal.

Merchant, A,Kenneth., Van der steed,A,Wim. (2015). Sistem Pengendalian

Manajemen, Edisis Bahasa Indonesia, Edisi 3.Penerbit Salemba empat.

Majed, Abdel, Gani. (2013). Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen dan

Implementasi Manajemen Kualitas Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Bahasa

Indonesia.(Diakses tanggal 20 Februari 2016 pukul 20:20 Wib.)

Restini, Luh, Ni., Sinarwati, Kadek, Ni, dan Atmadja, T, Anantawirakma. 2015.

Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen Terhadap Kinerja Dalam Strategic Supply Relationship Dengan Kerjasama Sebagai Variabel Moderasi.Jurnal. Jurnal S1 Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha , Vol.3 , No.1, (2015).

Sripeni , Rusbiyanti. (2014). Pengaruh Sistem Pengendalian Manajemen Terhadap

Kinerja Manajer Pada BRR EKA DHARMA BINARAHARJA MAGETAN. Jurnal Media Soerjo, Vol. 14 , No. 1, (2014).

Ph , Sukirno, dan Arifiyani, Arlich, Hesti. (2012). Pengaruh Pengendalian Intern,

(19)

Kepatuhan dan Kompensasi Manajemen Terhadap Perilaku Etis Karyawan. Jurnal Nominal, Vol. 1 , No.1, (2012).

Dewi, Permata, Sarita. (2012). Pengaruh Pengendalian Internal dan Gaya

Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan SPBU Kota Yogyakarta. Jurnal Nominal, Vol.1 , No.1, (2012).

Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Website :

http://nichonotes.blogspot.co.id/2015/02/pengertian-manajemen.html

http://www.lahiya.com/pengertian-manajemen-fungsi-manajemen/

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28531/4/Chapter%20II.pdf

http://walangkopo99.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-kinerja-menurut-para-ahli.html

http://adaddanuarta.blogspot.co.id/2014/11/kinerja-karyawan-menurut-para-ahli.html

http://intanghina.wordpress.com/2008/04/28/pengaruh-budaya-perusahaan-dan-lingkungan-kerja-terhadap-kinerja-karyawan/

Figur

tabel, maka H� ditolak dan H� diterima, artinya Pengendalian Internal (X�)
H ditolak dan H diterima artinya Pengendalian Internal X . View in document p.12

Referensi

Memperbarui...