II-18
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Pengertian sistem informasi
Sistem informasi menuruut Hanif Al Fatta, 2009:9 merupakan suatu perkumpulan data yang terorganisasi beserta tatacara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari pada sekedar penyajian.Istilah tersebut menyir atkan suatu maksud yang ingin dicapai dengan jalan memilih dan mengatur data serta menyusun tatacara penggunaanya. Keberhasilan suatu sistem informasi yang diukur berdasarkan maksud pembuatanya tergantung pada tiga faktor utama, yaitu keserasian dan mutu data, pengorganisasian data, dan tatacara penggunaanya.untuk memenuhi permintaan penggunaan tertentu, maka struktur dan cara kerja sistem informasi berbeda-beda ber gantung pada macam keperluan atau macam permintaan yang harus dipenuhi. Suatu persamaan yang menonjol ialah suatu sistem informasi menggabungkan berbagai ragam data yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Untuk dapat menggabungkan data yang berasal dari berbagai sumber suatu sistem alih rupa (transformation) data sehingga jadi tergabungkan (compatible). Berapa pun ukurannya dan apapun ruang lingkupnya suatu sistem informasi perlu memiliki ketergabungan (compatibility) data yang disimpannya
2.2. Pengertian pakan
Pakan merupakan factor tumbuh terpenting karena merupakan sumber energi yang menjaga prtumbuhan, serta perkembangbiakan. Nutrisi yang terkandung dalam pakan harus benar-benar terkontrol dan memenuhi kebutuhan ikan tersebut. Kualitas dari pakan ditentukan oleh kandungan yang lengkap mencakup protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pakan merupakan sumber energi dan materi bagi kehidupan ikan (Rollis, 2013)
Ketersediaan pakan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh ikan setiap harinya berhubungan erat dengan berat dan umurnya. Tetapi presentase jumlah pakan yang dibutuhkan semakin berkurang dengan bertambahnya ukuran dan umur ikan (Djarijah, 1996)
Pakan ikan adalah campuran dari berbagai bahan pangan (biasa disebut bahan mentah), baik nabati maupun hewani yang diolah sedemikian rupa sehingga mudah dimakan dan dicerna sekaligus merupakan sumber nutrisi bagi
ikan yang dapat menghasilkan energi untuk aktivitas hidup. Kelebihan energi yang dihasilkan akan disimpan dalam bentuk daging yang dipergunakan untuk pertumbuhan (Djarijah, 1996).
Pakan ikan terdiri dari dua macam yaitu pakan alami dan pakan buatan.
Pakan ikan alami merupakan makanan ikan yang tumbuh di alam tanpa campur tangan manusia secara langsung. Pakan ikan alami biasanya digunakan dalam bentuk hidup dan agak sulit untuk mengembangkannya. Pakan ikan buatan merupakan makanan ikan yang dibuat dari campuran bahan-bahan alami dan atau bahan olahan yang selanjutnya dilakukan proses pengolahan serta dibuat dalam bentuk tertentu sehingga tercipta daya tarik (merangsang) ikan untuk memakannya dengan mudah dan lahap. Pakan buatan dapat diartikan secara umum sebagai pakan yang berasal dari olahan beberapa bahan baku pakan yang memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh ikan (Setyono, 2012). Bahan baku pakan yang memiliki kandungan nutrisi maupun protein antara lain ampas tahu, ikan rucah, dan bulu ayam. Salah satu pakan ikan buatan yang paling banyak dijumpai di pasaran adalah pelet.
Pelet adalah bentuk makanan buatan yang dibuat dari beberapa macam bahan yang diramu dan dijadikan adonan, kemudian dicetak sehingga merupakan batangan atau bulatan kecil-kecil. Ukurannya berkisar antara 1-2 cm.
Jadi pelet tidak berupa tepung, tidak berupa butiran dan tidak pula berupa larutan (Setyono,2012).
Pelet dikenal sebagai bentuk massa dari bahan pakan yang dipadatkan sedemikian rupa dengan cara menekan melalui lubang cetakan secara mekanis.Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan idensitas pakan sehingga mengurangi tempat penyimpanan, menekan biaya transportasi, dan memudahkan aplikasi dalam penyajian pakan(Hartadi et al., 2005).
2.3 Pengertian pengelolaan
Pengelolaan berasal dari kata kelola yang mendapat awalan “peng” dan akhiran
“an” sehingga menjadi pengelolaan yang berarti pengurus, perawatan, pengawasan, pengaturan. Pengelolaan itu sendiri awal katanya “kelola”, di tambah awalan “pe”
dan akhiran “an” istilah lain dari pengelolaan adalah “manajemen”. Manajemen adalah kata yang aslinya dari bahasa Inggris yaitu “management”, yang berarti keterlaksanaan, tata pimpinan, pengelolaan manajemen atau pengelolaan dalam pengertian umum menurut suharismiarikunto adalah pengadministrasian, pengaturan, atau penataan suatu kegiatan. Namun kata management sendiri sudah diserap kedalam bahasa Indonesia menjadi kata manajemen yang berarti sama dengan “pengelolaan”, yakni sebagai suatu proses mengoordinasi dan
mengintergrasi kegiatan kegiatan kerja agar dapat diselesaikan secara efisien dan efektif
2.4 Pengertian RUP ( Rational Unified Process )
Rational Unified Proess (RUP) merupakan salah satu produk pengembangan perangkat lunak yang ditawarkan oleh IBM Rational. RUP menyediakan kerangka kerja yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan individu organisasi. RUP bersifat serial dalam skala besar, berulang dalam skala kecil dan menghasilkan rilis bertahap dari waktu ke waktu (Ambler, 2005). Model pengembangan ini digunakan oleh berbagai perusahaan dan berbagai sektor industri. Pada pengembangan industri perangkat lunak yang mendukung pengunaan tim kecil atau tim besar. RUP menggunakan pendekatan iterative atau berulang dengan urutan langkah-langkah tambahan. Setiap iterasi mencakup sebagian atau sebagian besar fase pembangunan. Setiap iterasi yang berurutan dibangun diatas dari hasil iterasi sebelumnya untuk memperbaiki sistem sampai produk akhir selesai. Proses berulang ini memungkinkan anggota tim untuk mempermainkan banyak peran, selain itu manajer proyek dapat menggunakan tim yang tersedia dengan lebih baik sehingga dapat memperluas lingkup keahlian anggota tim (Kroll & Kruchten, 2003).
Gambar 2. 1 Tahap Pengebangan RUP
Pada tahap pengembangan RUP terdapat struktur dinamis dan struktur statis. Struktur dinamis pada dimensi horizontal mewakili dimensi waktu dari proses. Ini menunjukkan bagaimana proses, dinyatakan dalam hal siklus, fase dan iterasi, selama siklus hidup proyek (Kroll & Kruchten, 2003). Struktur dinamis terdiri dari beberapa fase, yaitu:
a. Inception
Merupakan tahap untuk menentukan ruang lingkup dan business case.
Menentukan seberapa penting kontribusi perancangan perangkat lunak dalam membantu proses bisnis yang ada.
b. Elaboration
Bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang permasalahan utama. Pada tahap ini pengembang melakukan analisis persyaratan dan resiko, menentukan base line.
c. Construction
Melakukan iterasi yang meliputi analisis, desain, implementasi dan pengujian.
Pada fase ini harus terbentuk perangkat lunak dan dokumentasi untuk pengguna.
2.5 Pengertian UML (Unified Modeling Language)
UML (Unified Modeling Language) menurut (Nugroho, 2009) adalah sebagai berikut : UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa untuk menetukan, visualisasi, kontruksi, dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses pembuatan perangkat lunak. Artifact dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari system perangkat lunak, seperti pada pemodelan bisnis dan system non perangkat lunak lainnya.
Jenis- jenis UML (Unified Modeling Language) menurut ( Nugroho, 2009:155- 165 ) adalah sebagai berikut:
1. Use Case Diagram
“use case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat”.
2. Class Diagram
“Class Diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas- kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem”. Diagram kelas dibuat agar pembuat program atau programmer membuat”
3. Activity Diagram
Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak”.
Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistembukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem.
4. Sequence Diagram
Diagram Sequence menggambarkan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek
2.6 Pengertian PHP
PHP (Hyper Prepocessor) menurut (Andri Kristanto, 2018) sebagai berikut “Hyper Prepocessor atau sering disebut PHP merupakan Bahasa pemograman yang sering disisipkan kedalam HTML PHP.”
2.7 Teori flowchart
Menurut Mardi (2014:21), “Bagan alir (Flowchart) merupakan kumpulan dari notasi diagram simbolik yang menunjukkan aliran data dan urutan operasi dalam sistem. Bagan alir (flowchart) merupakan metode teknik analisis yang dipergunakan untuk mendeskripsikan sejumlah aspek dari sistem informasi secara jelas, ringkas, dan logis.”
Sedangkan bagan alir dokumen menurut Mulyadi (2016:47), “Bagan alir dokumen merupakan simbol-simbol standar yang digunakan oleh analis sistem untuk menggambarkan bagan alir dokumen suatu sistem
2.8 Pengertian Database dan SQL
Database adalah sekumpulan data store (bisa dalam jumlah yang sangat besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, oftical disk, magnetic drum, atau media penyimpanan sekunder lainya.(Kristanto, 1994)
Perancangan basis data menurut (Kristanto 1994) adalah sebagai berikut : Perancangan basis data merupakan langkah untuk menentukan basis data yang diharapkan dapat mewakili seluruh kebutuhan penggun
MySQL menurut (Andri Kristanto, 2014:15) adalah sebagai berikut :
MySQL adalah database server, database yang dibuat di MySQL dapat kita akses dalam komputer jaringan , baik untuk aplikasi single user maupun aplikasi multifungsi Dengan menggunakan database MySQL dengan memisahkan databasenya menjadi terpusat, sehingga program aplikasinya dapat diinstal pada computer lain yang bertindak sebagai client.
2.9 CodeIgniter
Codeigniter adalah sebuah framework php yang bersifat open source dan menggunakan metode MVC (Model, View, Control) untuk memudahkan developer atau programmer dalam membangun sebuah aplikasi berbasis web tanpa harus membuatnya dari awal (Betha Sidik, 2012). Framework Codeigniter dikembangkan oleh Rick Ellis, CEO Ellislab, Inc. Kelebihan dari framework Codeigniter jika dibandingkan dengan framework lain adalah sebagai berikut :
1.Open Source
Kerangka kerja codeigniter memiliki lisensi dibawah Apache/BSD open source sehingga bersifat bebas atau gratis.
2. Berukuran Kecil
Ukuran yang kecil merupakan keunggulan tersendiri jika dibandingkan dengan framework lain yang berukuran besar dan membutuhkan resource yang besar dan juga dalam eksekusi maupun penyimpanannya.
3. Menggunakan konsep MVC
Codeigniter merupakan konsep M-V-C (Model, View, Control) yang memungkinkan pemisahan antara layer application-logic dan presentation. dengan konsep kode PHP, Query MySql, Javascript dan CSS dapat saling dipisah-pisahkan sehingga ukuran file menjadi lebih kecil dan mudah dalam perbaikan kedepannya atau maintenance. Berikut pengertian mengenai MVC :
a. Model merupakan program (berupa OOP class) yang digunakan untuk menghubungkan dengan database MySQL sekaligus untuk memanipulasinya (input-edit-delete).
b. View merupakan kode program berupa template atau PHP untuk menampilkan data pada browser.
c. Controller merupakan kode program (berupa OOP class ) yang digunakan untuk mengontrol aliran atau dengan kata lain sebagai pengontrol model dan view.
Adapun alur dari program aplikasi berbasis codeigniter yang menggunakan konsep M-V-C ditunjukkan pada gambar berikut :
Gambar 2. 2 Konsep Model View Control