Headline Berita Hari Ini
Periode:
31/12/2014
Tanggal terbit:
31/12/2014
Sebaran Bidang
.
MIP hari ini didominasi bidang Kesra (90,5%).
Isu di bidang Perekonomian sebanyak 9,5%.
Sebaran Isu
.
Frekuensi isu terbanyak hari ini adalah isu
penemuan pesawat AirAsia (20 berita). Isu
lainnya adalah isu saham (1 berita).
Sebaran Tendensi
.
Tendensi isu didominasi positif (90,5%).
Tendensi isu lainnya adalah netral (9,5%).
Sebaran Isu dan Tendensi
.
Isu utama, yaitu isu penemuan pesawat AirAsia
maupun isu saham diberitakan bertendensi
positif (90,5%). Kemudian isu penemuan
pesawat AirAsia juga diberitakan dengan
tendensi netral (2 berita).
CONCLUSION
Kesimpulan: Berita MIP hari ini didominasi
bidang Kesra (90,5%). Isu terbanyak adalah isu
penemuan pesawat AirAsia (20 berita). tendensi
berita didominasi positif (90,5%). Selain
diberitakan bertendensi positif tadi, isu
penemuan pesawat AirAsia juga diberitakan
dengan tendensi netral (2 berita).
CONCLUSION
Rekomendasi: Duduk perkara isu penemuan
pesawat AirAsia adalah sebagai berikut.
Pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 selama tiga
hari membuahkan hasil. Selasa 30 Desember
2014, pukul 10.05 WIB, tim SAR bersama
personel TNI AU dengan pesawat CN-295
menemukan serpihan-serpihan mengapung di
laut.. Benda-benda itu mengapung di utara Laut
Jawa dekat Selat Karimata atau dekat dari
Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Tak lama
kemudian ditemukan pula koper dan beberapa
jenazah yang mengapung di laut sehingga
membuat yakin pihak berwenang bahwa lokasi
pesawat Airbus 320-200 milik AirAsia itu sudah
ditemukan. Pertama kali dipantau, tidak tampak
tanda-tanda kehidupan di lokasi itu. Ini yang
membuat suasana duka yang mendalam bagi
para kerabat 162 penumpang dan awak QZ8501
yang sudah berhari-hari menunggu kejelasan
nasib atas orang-orang yang mereka kasihi itu.
Saat pertama kali ditemukan, tim SAR tidak
langsung mendekat ke lokasi. Cuaca tak
bersahabat menjadi kendala. Tak hanya itu,
pesawat CN-295 adalah pesawat angkut,
sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan
evakuasi. Setelah itu, TNI AU kembali
menerbangkan dua pesawat yakni, Hercules
C-130 dan Hercules A-1318 menuju lokasi temuan
pertama. Benar saja, pada pukul 11.30 WIB,
Hercules C-130 dan Hercules A-1318
menemukan potongan logam mengapung.
Penyisiran terus dilakukan. Pada pukul 12.40
WIB, tim kembali menemukan serpihan lain.
Pukul 14.10 KRI Bung Tomo melihat benda
terapung dan mengevakuasi serpihan yang
diduga emergency exit door. Setelah
ditemukannya serpihan-serpihan itu, tim SAR
Basarnas dan TNI AU yang diterjunkan ke lokasi
menemukan satu jenazah. Diduga penumpang
AirAsia. Tim langsung mengevakuasi jenazah
yang sudah membengkak itu. Pencarian di
sekitar kembali membuahkan hasil, ada tujuh
jenazah lainnya mengapung di permukaan laut.
KRI Bung Tomo berhasil mengevakuasi tiga dari
enam jenazah itu. Benda-benda yang ditemukan
di antaranya, satu tabung oksigen berwarna
silver, satu koper warna biru dan slide craft PGN
60322-105. Benda berbentuk seperti tabung itu
sudah dipastikan milik dari pesawat AirAsia
QZ8501. Semua jasad dan benda-benda yang
ditemukan, dikumpulkan di Posko Pangkalan
Bun. Komite Nasional Keselamatan Transportasi
(KNKT) dan Tim Disaster Victim Identification
(DVI) Polri selanjutnya menjadi institusi yang
berwenang untuk melakukan investigasi. Di
Pangkalan Bun, temuan akan dibagi menjadi
dua. Serpihan pesawat dan jasad korban.
CONCLUSION
Berdasarkan duduk perkara tersebut di atas,
maka direkomendasikan kepada pemerintah
untuk memastikan bahwa setiap pesawat
mempunyai ELT, finger dan black box yang
dapat dipastikan akan berfungsi ketika terjadi
kecelakaan. Hal itu karena penemuan pesawat
Air Asia didukung oleh bantuan informasi dari
nelayan setempat, sedangkan penggunaan
peralatan pelacak modern untuk mendeteksi
keberadaan pesawat terganggu oleh kendala
cuaca buruk.
1
Mengapa Tony Jual Saham AirAsia?
Chief Executive Officer (CEO) Airasia Tony Fernandes diketahui menjual sebanyak 944.800 sahamnya di Tune Insurance Holdings Bhd, perusahaan asuransi yang meng-cover AirAsia, beberapa hari sebelum pesawat Airasia 0Z8501 jatuh diperairan Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah, Minggu (28/12).
2
Operasi Pencarian AirAsia Oz8501 Tim Evakuasi Jenazah Tim operasi pencarian pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ8501 yang hilang pada Minggu (28/12) berhasil menemukan sejumlah jenazah yang diduga penumpang pesawat nahas itu.
3
Para Pejabat Sibuk, Bicara, Kerja, Tampil
Beragam cara dan gaya ditunjukkan para pejabat negeri ini dalam menyikapi tragedi pesawat AirAsia QZ8501. Mereka terlihat sibuk kerja, bicara juga tampil di sejumlah media memberikan informasi terkini kasus menyedihkan ini.
4
Evakuasi Besar Digelar
Menyusul ditemukannya serpihan pesawat AirAsia QZ8501 dan beberapa jasad korban pada Senin (30/12), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan tim pencari yang dikomadoi Badan SAR Nasional Basarnas) melakukan evakuasi dalam skala besar. "Saya memerintahkan Basarnas untuk melakukan pencarian besar dan melakukan operasi
gabungan mencari penumpang, awak, dan juga pesawat terzebut," kata Jokowi, di Bandara Juanda, surabaya, Selasa (30/12).
5
Evakuasi Besar-Besaran
Lelaki paruh baya itu menangis histeris setelah melihat tayangan di televisi tim Basarnas menemukan serpihan dari pesawat Air Asia QZ8501.
6
Kekompakan Percepat Pencarian
Kekompakan kekuatan masyarakat, tim penyelamat, TNI, dan pemerintah mempercepat pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang hari Minggu. Kerja sama itu
8
Puing Pesawat AirAsia Ditemukan
Teka Teki hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501 akhirnya terjawab sudah, setelah tiga hari melakukan pencarian di perairan di wilayah Belitung Timur. Tim Basarnas akhirnya berhasil menemukan serpihan pesawat AirAsia pada pukul 08.00 pagi kemarin di area pencarian lima barat daya Pangkalan Bun.
9
AirAsia Ditemukan
Tony Fernandes CEO AirAsia menyatakan pada intinya meminta maaf atas kejadian ini dan mengakui bertanggungjawab dan akan melakukan yang sebisa mungkin terkait apa yang terjadi pada AirAsia penerbangan QZ8501.
10
Lepas Kendali Menghantam Laut
Pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura, yang hilang pada Ahad lalu,
ditemukan. Badan SAR Nasional menemukan sejumlah serpihan pesawat dan tiga jenazah korban.
11
Proses Evakuasi
Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo memerintahkan merelokalisir serpihan yang muncul kepermukaan untuk dievakuasi. Dalam proses evakuasi Basarnas juga mengalami kendala yakni tingginya gelombang laut di lokasi hinga mencapai 2-3 meter. 12
AirAsia Ditemukan TNI AU: Dari Tiga Jasad yang Sudah Dievakuasi, Salah Satunya Anak-anak
Saat melakukan penyisiran Selat Karimata dari udara, TNI AU menemukan sekitar 10 serpihan dan beberapa jasad di Selatan perairan Selat Karimata. Jasad yang berhasil dievakuasi salah satunya masih anak-anak. Kadispen TNI AU‎ Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto mengatakan, penyisiran dilakukan menggunakan beberapa pesawat, di antaranya pesawat CN-295 dan Hercules.
13
Presiden Jokowi perintahkan Basarnas evakusi AirAsia QZ8501 Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Badan SAR Nasional (Basarnas)
melakukan operasi gabungan untuk mengevakuasi penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ 8501 jurusan Surabaya ke Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12). 14
Ini 3 Korban AirAsia yang Sudah Dievakuasi
Tim gabungan berhasil mengevakuasi tiga jenazah penumpang AirAsia yang mengapung di utara Laut Jawa dekat Selat Karimata atau dekat dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
15
CEO AirAsia: Saya Bertanggung Jawab Penuh!
CEO AirAsia Tony Fernandes mengaku tidak ingin berspekulasi atas dugaan jatuhnya pesawat QZ 8501 di sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. “Saya tidak ingin berspekulasi atas jatuhnya pesawat (AirAsia) biarkan pihak yang ahli akan memberikan keterangan,― kata Tony dalam jumpa pers di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12/2014).
16
IHSG Terbaik Kedua di Asia Tenggara
Investor saham Indonesia tersenyum lebar menutup tahun ini., Kemarin hari terakhir transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini. Indek Harga Saham Gabungan(IHSG) naik 0.04 % menjadi 5.226,95. Total jenderal sejak awal tahun hingga kemarin.
17
A Grim Find in Search for QZ 8501
The search for the missing Indonesia AirAsia Fligh QZ8501 carrying 162people hit a somber development on tuesday when search crews sported debris ang pulled at last three bodies from the sea off the south western coast of Kalimantan
18
AirAsia QZ 8501 Ditemukan
Tim SAR menemukan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di dekat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Setelah mendapat informasi penemuan serpihan dan beberapa jenazah pihak keluarga penumpang langsung jatuh pingsan.
19
Evakuasi Besar-besaran
Badan SAR Nasional (Basarnas) mengkonfirmasikan seratus persen bahwa pesawat AirAsia jatuh diperairan Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Hari ini evakuasi besar-besaran akan dilakukan oleh Tim SAR.
20
AirAsia Ditemukan Hari Ini Pencarian Besar-besaran AirAsia QZ8501 Dilakukan