Tinjauan Status dan Kedudukan Pembuatan Surat Hibah dari Pewaris kepada Ahli Waris Perempuan pada Masyarakat Kalianda kabupaten Lampung Selatan berdasarkan Hukum Islam dan Hukum Adat dikaitkan dengan.
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil analisis menunjukan bahwa Status dan kedudukan anak perempuan dalam sistem patrilineal di sistem adat Keraton Kasepuhan Cirebon yaitu untuk tahta perempuan
Fanotona Laila : Kedudukan Anak Perempuan Dalam Hukum Waris Adat Pada Masyarakat Nias (Studi Di Kab…, 2005 USU Repository © 2008... Fanotona Laila : Kedudukan Anak Perempuan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan ahli waris beda agama dalam Hukum Waris Islam tidak mengenal adanya pewaris kepada orang yang berbeda agama
Oleh karena itu sebatas pengakuan terhadap ahli waris perempuan, maka sebagai masyarakat yang menganut sistem kekeluargaan bilateral atau parental, dalam masyarakat
Menurut hukum Islam, tanggung jawab ahli waris terhadap utang pewaris hanya terbatas pada jumlah harta peninggalannya, dan tidak boleh menimbulkan kerugian bagi ahli waris
Jika seorang di antara anak meninggal lebih dahulu, dan ia memiliki anak atau cucu dari pewaris, cucu tersebut mendapat ¼ sebagai ahli waris pengganti
Oleh karena itu sebatas pengakuan terhadap ahli waris perempuan, maka sebagai masyarakat yang menganut sistem kekeluargaan bilateral atau parental, dalam masyarakat
Bentuk perlindungan hukum terhadap ahli waris perempuan dalam hukum kewarisan Islam berdasarkan Pasal 176 KHI di atas bahwa anak perempuan itu adalah ahli waris