EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI
SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PEMATANG SIANTAR TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011
SRI KURNIA DEWI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Think Pair Share pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/2011. Populasi penelitian ini adalah 414 orang dan sampel penelitian dilakukan terhadap 94 siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster sampling. kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/2011 adalah baik dengan nilai rata-rata 76,60. Kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/2011 adalah cukup dengan nilai rata-rata 67,34.
PENDAHULUA N
Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) kelas X SMA untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, salah satu kompetensi keterampilan menulis yang harus dimiliki siswa adalah keterampilan menulis paragraf deskripsi. Model Think Pair Share merupakan salah satu dari jenis model pembelajaran kooperatif, yang secara umum teknisnya, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara individual mengenai suatu materi atau permasalahan, yang selanjutnya disharingkan secara bersama-sama dalam diskusi untuk menerima masukan serta saran dari siswa lainnya. Model ini mengajarkan siswa untuk berpikir secara terbuka antar siswa dalam menyelesaikan satu permasalahan atau tugas yang diberikan oleh guru.
• Analisis Data Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi Menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share
Berdasarkan hasil deskripsi data pada tabel VI, dapat diketahui nilai rata-rata dan standar deviasi kemampuan menulis paragraf deskripsi menggunakan model pembelajaran Think Pair Share(X) sebagai berikut :
ΣX M = N 3600 M = 47 M = 76,60 Standar deviasi (s) : N fx SD 2 ∑ =
Untuk menyelesaikan rumus di atas dilakukan dengan menggunakan tabel bantu sebagai berikut:
Tabel VIII
Tabel bantu Mencari Nilai Standar Deviasi x
X f Fx X x2 fx2 60 1 60 -16.6 275.56 275.56 65 1 65 -11.6 134.56 134.56 70 8 560 -6.6 43.56 348.48 75 17 275 -1.6 2.56 43.52 80 13 1040 3.4 11.56 150.28 85 6 10 8.4 70.56 423.36 90 1 0 13.4 179.56 179.56 Jumlah 47 3600 - - 1555,32 Sehingga: 47 1555,32 = SD
SD = 33,09 SD = 5,75
Bedasarkan hasil perhitungan di atas terlihat bahwa tertinggi kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share adalah baik (mean = 76,60). Pendeskripsian tentang kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel IX
Frekuensi Kategori Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi yang Menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share (X)
No Nilai Frekuensi Persentase Kategori
1 85 – 100 7 14,89 Sangat baik 2 75 - 84 30 63,83 Baik 3 65 – 74 9 19,15 Cukup 4 55 – 64 1 2,13 Kurang 5 <55 0 0 Sangat kurang Jumlah 47 100,00 -
Berdasarkan tabel di atas tampak bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan menulis paragraf deskripsi pada kategori cukup, yakni mencapai 30 siswa (63,83%) dari keseluruhan subjek yang ada. Sebanyak 7 siswa (14,89%) berkemampuan sangat bai. Sebanyak 9 siswa (19,155%) yang berkemampuan cukup dan 1 siswa berkemampuan sangat kurang.
Model Pembelajaran Konvensional
Berdasarkan hasil deskripsi data pada tabel VII, dapat diketahui nilai rata-rata dan standar deviasi kemampuan menulis paragraf deskripsi menggunakan model pembelajaran konvensional (Y) sebagai berikut :
ΣY M = N 3165 M = 47 M = 67,43 Standar deviasi (s) : N fy SD 2 ∑ =
Untuk menyelesaikan rumus di atas dilakukan dengan menggunakan tabel bantu sebagai berikut:
Tabel X
Tabel bantu Mencari Nilai Standar Deviasi y
Y F Fy Y y2 fy2 50 1 50 -17.34 300.68 300.68 60 7 420 -7.34 53.88 377.13 65 20 1300 -2.34 5.48 109.51 70 11 770 2.66 7.08 77.83 75 5 375 7.66 58.68 293.38 80 1 80 12.66 160.28 160.28 85 2 170 17.66 311.88 623.75 Jumlah 47 3165 - - 1942,56 Sehingga: 47 1942,56 = SD
SD = 41,32 SD = 6,43
Bedasarkan hasil perhitungan di atas terlihat bahwa kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah cukup (mean = 67,43). Pendeskripsian tentang kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran konvensional dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel XI
Frekuensi Kategori Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi yang Menggunakan Model Pembelajaran Konvensional (y)
No Nilai Persentase Frekuensi Kategori
1 85 - 100 2 4,26 Sangat baik 2 75 - 84 6 12,77 Baik 3 65 – 74 31 65,96 Cukup 4 55 - 64 7 14,89 Kurang 5 <55 1 2,13 Sangat kurang Jumlah 47 100,00 -
Berdasarkan tabel di atas tampak bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan menulis paragraf deskripsi pada kategori cukup, yakni mencapai 31 siswa (65,96%) dari keseluruhan subjek yang ada. Sebanyak 2 siswa (14,89%) berkemampuan sangat baik. Sebanyak 7 siswa (14,89%) berkemampuan kurang dan 1 siswa berkemampuan sangat kurang.
dengan jelas bahwa nilai yang paling tinggi frekuensinya adalah siswa yang memiliki kemampuan menulis paragraf deskripsi dalam kategori cukup, yakni sebanyak 31 siswa(65,96%). Sedang kan grafik paling rendah pada kategori kurang sebanyak 1 siswa atau 2,13%
Setelah membahas permasalahan yang diteliti diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
Kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/2011 adalah baik dengan nilai rata-rata 76,60. Kemampuan menulis paragraf deskripsi yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pematang Siantar Tahun Pembelajaran 2010/2011 adalah cukup dengan nilai rata-rata 67,34. Pembelajaran model Think Pair Share efektif diterapkan dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis paragraf deskripsi. Ini terbukti dari hasil uji t diperoleh nilai t hitung > t tabel(0,05), yakni 92,60 > 1,98.
Perlunya guru bidang studi bahasa Indonesia di sekolah setempat meningkatkan pembelajaran menulis paragraf deskripsi kepada siswa dengan menerapkan pembelajaran Think Pair Share, karena pembelajaran ini terbukti efektif diterapkan dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi. Perlunya pemahaman yang baik oleh guru dari segi persiapan, pelaksanaan, sampai evaluasi dalam penerapan model pembelajaran Think Pair Share agar hal yang diharapkan yakni peningkatan kemampuan menulis siswa akan lebih baik. Perlunya dilakukan penelitian lanjutan guna memberikan perbandingan atau masukan yang konstruktif bagi kesempurnaan hasil penelitian ini.
Daftar Acuan
Akhadiah, Sarbakti. dkk. 1988. Pembinaan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga
Alwi, Hasan. dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Anita, Lie. 2004. Cooperative Learning Mempraktekkan di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta : PT. Grasindo
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 2005. Pengantar Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas, 2006. Panduan Pengembangan Silabus Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas
Fakultas Ilmu Pendidikan 2006.Pedoman Penulisan Skripsi. Medan: Unimed Ibrahim, Muslimin, dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : University Press.
Keraf, Gorys. 1981.Deskripsi dan Eksposisi. Jakarta: PT. Gramedia
Munadi, Yunadi. 2008. Media Pembelajaran.Jakarta : Gaung Persada Press Parera, Jos Daniel. 1993. Menulis Tertib dan Sistematik . Jakarta: Erlangga
Ryanto, Yatim. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran: Sebagai Referensi Bagi Pendidikan dalam Implementasi Pembelajaran Efektif dan Berkualitas. Jakarta : Kencana
Semi, M. Atar. 1993. Menulis Efektif . Padang: Angkasa Raya
Saifuddin, Azwar. 2005. Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Sudiati, Vero dan AloysWidya Martaya.2005. Deskripsi dan Narasi Lukisan
Cerita.Yogyakarta: Pustaka Widyatagama
Sudijono, Anas. 2007. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Raya Grafindo Persada
Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Sudjana, D. 2001. Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production
Zaenal, E. Arifin. 2006. Cermat Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.
Wena,Made.2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer:Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta : Bumi Aksara.
http://agupenajateng.net/2009/04/08/peningkatan-keterampilan-menulis-paragraf-deskripsi-dengan-teknik-objek-langsung-melalui-pendekatan-kontekstual. Diakses tanggal 4 Februari 2010
http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_3679/title_paragraf/. Diakses tanggal 10Februari 2010
Jones, Raymond. 2010. Strategis For Reading Comprehensin, TPS. http: curry. Edschool. Virginia. Edu/go/readquest/start/tps.html. Diakses tanggal 12 Mei 2010.
Marojahan.2009.ModelPengajaran Konvensional. http:newsletter.wordpress.com. Diakses tanggal 14 April 2010
http:// digilib. unnes.ac.id/ 2007/06/04/ peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan -model pembelajaran- pendidikan- luar- ruang – dan- media –musik- klasik. Diakses tanggal 3 Maret 2010