PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI.

11 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

i SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN

WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI

Oleh

SIDIQ DWI WARSITO H0709112

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

2013

(2)

ii

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN

WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI

SKRIPSI

Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh derajat Sarjana Pertanian

di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret

Oleh

SIDIQ DWI WARSITO H0709112

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

2013

(3)

iii SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN

WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI

SIDIQ DWI WARSITO H0709112

Pembimbing Utama:

Prof. Dr. Ir. Sholahuddin, M.S NIP. 19561008 198003 1 003

Pembimbing Pendamping

Ir. Ato Sulistyo, M.P NIP. 19580621 198503 1 003

Surakarta, Juli 2013 Universitas Sebelas Maret Surakarta

Fakultas Pertanian Dekan,

Prof. Dr. Ir. Bambang Pudjiasmanto, MS NIP. 195602251986011001

(4)

iv SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN

WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI

Yang dipersiapkan dan disusun oleh SIDIQ DWI WARSITO

H0709112

telah dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal:………. dan dinyatakan telah memenuhi syarat

untuk memperoleh gelar (derajat) Sarjana Pertanian Program Studi Agroteknologi

Susunan Tim Penguji:

Ketua

Prof. Dr. Ir. Sholahuddin, M.S NIP. 195610081980031003

Anggota I

Ir. Ato Sulistyo, M.P NIP. 195806211985031003

Anggota II

Dr. Ir. Supriyadi, M.S NIP. 195808131985031003

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur pada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG

COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI”. Skripsi ini disusun untuk

memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh derajat Sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Penulisan skripsi ini tentunya tidak lepas dari bantuan, bimbingan dan dukungan berbagai pihak, sehingga penulis tak lupa mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. Ir. H. Bambang Pujiasmanto, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta

2. Dr. Ir. Hadiwiyono, MSi selaku Ketua Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Prof. Dr. Ir. Sholahuddin, MS selaku Dosen Pembimbing Utama dan Ir. Ato Sulistyo, MP selaku Dosen Pembimbing Pendamping.

4. Dr. Ir. Supriyadi, MS selaku Dosen Pembahas dan Pembimbing Akademik. 5. Mbak Risma dan Pak Sulis sebagai pembimbing lapang yang telah

mendampingi selama penelitian.

6. Kedua orang tua tercinta Rohmat Daryanto dan Kasiyem yang selalu memberikan dukungan dan doa.

7. Ndaru P, Sulistiyo DS, Teman-teman KETAN, Teman-teman Format FP UNS, dan Keluarga Besar Agroteknologi yang memberikan dukungan dan doa.

Walaupun disadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Tetapi diharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Surakarta, Juli 2013

Penulis

(6)

vi

D. Pelaksanaan Penelitian ... 10

E. Pengamatan Peubah... 11

F.Analisis data ... 12

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN... 13

A. Populasi wereng batang coklat (WBC) ... 13

B.Persentase kerusakan... 17

C.Komponen pertumbuhan tanaman ... 21

D. Komponen hasil tanaman ... 25

(7)

vii DAFTAR ISI

(Lanjutan)

Halaman

V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 28

A. Kesimpulan... 28

B.Saran... 28

DAFTAR PUSTAKA ... 29

LAMPIRAN... 32

(8)

viii

DAFTAR TABEL

Nomor Judul dalam Teks Halaman

1. Rerata kerapatan populasi nimfa dan imago WBC pada beberapa varietas padi dengan budidaya konvensional dan dengan pemberian

zeolit ... 13 2. Rerata persentase kerusakan tanaman pada umur tanaman 6-10 MST.. 17 3. Rata-rata tinggi dan jumlah anakan beberapa varietas padi pada

budidaya konvensional dan dengan pemberian zeolit ... 21 4. Rata-rata berat berangkasan dan berat 1000 biji beberapa varietas padi

pada budidaya konvensional dan dengan pemberian zeolit ... 25

Judul dalam Lampiran

5. Uji Fisher taraf 5%, pengaruh perlakuan terhadap populasi imago

WBC ... 33

6. Uji Fisher taraf 5%, pengaruh perlakuan terhadap persentase

kerusakan... 33 7. Uji jarak berganda Duncan taraf 5%, varietas terhadap persentase

kerusakan... 34

8. Uji Fisher taraf 5%, pengaruh perlakuan terhadap tinggi tanaman ... 34

9. Uji jarak berganda Duncan taraf 5%, varietas terhadap tinggi

tanaman padi ... 34

10.Uji Fisher taraf 5%, pengaruh perlakuan terhadap jumlah anakan... 35

11.Uji jarak berganda Duncan taraf 5%, varietas terhadap jumlah

anakan tanaman ... 35 12.Uji jarak berganda Duncan taraf 5%, varietas terhadap berangkasan

tanaman padi ... 35 13.Uji jarak berganda Duncan taraf 5%, varietas terhadap berat 1000

biji padi... 36

(9)

ix

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul dalam Teks Halaman

1. Rata-rata kerapatan populasi nimfa WBC per minggu ... 14

2. Rata-rata kerapatan populasi imago WBC per minggu ... 16

3. Rata-rata persentase kerusakan tanaman per minggu ... 18

4. Rata-rata tinggi tanaman padi per minggu... 22

5. Rerata jumlah anakan beberapa varietas padi pada budidaya konvensional dan dengan pemberian zeolit ... 24

Judul dalam Lampiran 6. Kegiatan persemaian benih ... 41

7. Lahan siap tanam ... 41

8. Koordinasi untuk bagi tugas pengamatan ... 41

9. Padi terserang kerdil rumput... 41

10. Kondisi tanaman padi pada lahan dengan pemberian zeolit varietas Batang Pariaman (Z1V4) 10 MST ... 42

11. Kondisi tanaman padi pada lahan tanpa pemberian zeolit varietas Inpari 13 (Z0V1) 10 MST... 42

12. Persiapan untuk pemanenan ... 42

13. Kegiatan pemanenan ... 42

(10)

x

RINGKASAN

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI. Skripsi: Sidiq Dwi Warsito (H0709112). Pembimbing: Sholahuddin, Ato Sulistyo, Supriyadi. Program Studi: Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Tanaman padi merupakan tanaman pangan utama untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi penduduk Indonesia. Akan tetapi dalam budidaya tanaman padi masih banyak menemui kendala, salah satunya yaitu terjadinya serangan hama wereng batang coklat (WBC). Berbagai upaya pengendalian yang telah dilakukan belum bisa benar-benar mengatasi permasalahan hama WBC ini. Sehingga perlu upaya yang lebih tepat dalam menanggulanginya, yaitu dengan peningkatan ketahanan tanaman melalui penambahan senyawa silikat (Si) dalam tanah. Pemberian zeolit merupakan upaya dalam penambahan silikat (Si) yang mampu menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan WBC. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian zeolit terhadap keberadaan WBC pada beberapa varietas tanaman padi serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Joho Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo mulai bulan Mei sampai bulan November 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan petak utamanya (main plot) yaitu budidaya konvensional (tanpa penambahan zeolit) (Z0) dan dengan perlakuan penambahan zeolit (Z1). Anak petak (sub plot) adalah varietas padi yang terdiri dari empat taraf antara lain varietas Inpari 13 (V1), Ciherang (V2), Sunggal (V3) dan Batang Pariaman (V4).

Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian zeolit dengan dosis 900 kg/ha pada beberapa varietas tanaman padi tidak memberikan pengaruh terhadap keberadaan imago wereng batang coklat (WBC), akan tetapi menunjukkan kecenderungan berpengaruh terhadap keberadaan nimfa WBC. Rata-rata populasi imago dan nimfa WBC tertinggi dijumpai di lahan tanpa pemberian zeolit dengan varietas Inpari 13 sebesar 8,56 ekor per rumpun dan terendah di lahan dengan pemberian zeolit varietas Sunggal sebesar 4,4 ekor per rumpun pada 6 MST. Persentase kerusakan tanaman paling tinggi terdapat pada lahan dengan pemberian zeolit varietas Ciherang, Sunggal dan Batang Pariaman sebesar 90%, sedangkan terendah pada lahan tanpa pemberian zeolit varietas Inpari 13 sebesar 55,9%. Dalam kondisi jumlah populasi WBC dan persentase kerusakan tersebut, pada lahan tanpa pemberian zeolit dengan varietas Inpari 13 menunjukkan pertumbuhan tanaman paling tinggi dan hasil yang terbaik

(11)

xi SUMMARY

EFFECT OF ZEOLITE ADDITION TO BROWN PLANTHOPPER PRESENCE ON SOME VARIETIES OF RICE. Thesis-S1: Sidiq Dwi Warsito (H0709112). Advisers: Sholahuddin, Ato Sulistyo, Supriyadi. Study Program: Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Rice is the main food of Indonesian. However, in rice cultivation are still have many problem. Brown planthoppers (BPH) is one of the most serious insect pest of rice. Various efforts have not been able to overcome this problem. So we need a more precise effort to overcoming it, that effort is by increasing plant resistance through the addition of compound silicate (Si) in the soil. The Addition of zeolite silicate (Si) could induce plant resistance against BPH. This research was supposed to study the effect of zeolite addition to the presence of BPH and the effect on the growth and yield of rice plant.

The research was carried out on May until November 2012 in the rice fields in Joho, Mojolaban, Sukoharjo. The research was held in Split Plot Design, conventional farming (without the addition of zeolite) (Z0) and the addition of zeolite (Z1) as main plot. Subplot (sub plot) is rice varieties, consists of four levels Inpari 13 (V1), Ciherang (V2), Sunggal (V3) and Batang Pariaman (V4).

The results of the research showed that zeolite addition (900 kg / ha) on some rice varieties don’t give effect to the existence of imago’s brown planthopper (BPH), but showed a trend that zeolite affect the existence of BPH nymphs. The highest average population of BPH’s imagos and nymphs found in the conventional cultivation without zeolite addition in Inpari 13 variety (8,56 individuals per hills), and the lowest average population of BPH found in the conventional cultivation with zeolite addition in Sunggal variety (4,4 individuals per hills) at 6 weeks after planting. The highest damage percentage of the crop found in the conventional cultivation with zeolite addition in Ciherang, Sunggal and Batang Pariaman varieties (90%), while the lowest damage percentage of the crop found in the conventional cultivation without zeolite addition in Inpari 13 variety (55,9%). With those conditions (BPH’s population and the percentage of damage), the conventional cultivation technique without zeolites addition in Inpari 13 variety showed the highest plant growth and best results.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...