INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
PROGRAM STUDI DESAIN MODE BATIK
RENCANA PEMBELAJARAN
MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl
Penyusunan
Studio Desain dan Batik Cap SR1544109 5 4
OTORISASI Pengembang RP Koordinator MK Ka PRODI
(TIM pengampu Mata Kuliah) Aan Sudarwanto, S.Sn., M.Sn (Aan Sudarwanto, M.Sn)
Capaian
Pembelajaran (CP)
CPL-PRODI
Capaian Pembelajaran Lulusan yang dibebankan pada mata kuliah ini:
a. CP-Sikap
S6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
S9.Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
b. CP-Keterampilan Umum
KU 1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
KU 2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur
c. CP Keterampilan Khusus
KK 3. Menguasai pengetahuan Desain, alat, bahan, proses dan teknik membuat batik KK 4. Menguasai proses kreasi batik tradisional dan kontemporer
d. CP-Pengetahuan
P4. Menguasai teori sejarah, motif, filosofi dan pengembangan batik
CP-MK
M1. Menganalisis konsep dasar kesenirupaan dan aplikasinya pada batik cap secara sederhana, kreatif, logis, kritis, sistematis, dan
inovatif dengan tanggung jawab.
M2. Menganalisis konsep motif, pola dan ornamen serta penerapannya dengan tanggungjawab
M3. Menganalisis konsep alat produksi batik cap dan proses aplikasinya secara sederhana, mandiri, bermutu, dan terukur M4. Bekerja sama dan peduli dalam menganalisis lingkungan dan permasalahannya.
Sub CPMK
M1. Menganalisis konsep komposisi dasar seni rupa sebagai acuan memahami seni kriya dengan bertanggung jawab M2. Mengidentifikasi konsep dan prinsip dasar struktur warna dengan bertanggungjawab
M3. Menganalisis konsep ornamen dan aplikasinya dalam produk kriya sehari-hari dengan bertanggungjawab M4. Menganalisis konsep keteknikan seni kriya dan penerapannya dalam kehidupan
M5. Mendemonstrasikan secara mandiri dan tanggungjawab tentang cara pembuatan unsur dari kriya tekstil dan penerapannya dalam kehidupan
M6. Mendemonstrasikan secara mandiri dan tanggungjawab tentang cara pembuatan unsur dari kriya kulit dan penerapannya dalam kehidupan .
M7. Mendemonstrasikan secara mandiri dan tanggungjawab tentang cara pembuatan unsur dari kriya keramik dan penerapannya dalam kehidupan .
M8. Mendemonstrasikan secara mandiri dan tanggungjawab tentang cara pembuatan unsur dari kriya kayu dan penerapannya dalam kehidupan
DiskripsiSingkat MK
Mata kuliah ini, memberikan pemahaman konsep dasar batik cap yang diperlukan oleh desainer batik baik secara teori maupun praktek melalui beragam metode perkuliahan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar batik cap, mualai dari desain, pembuatan canting dan aplikasinya pada kain secara baik. Materi perkuliahan ini meliputi:Pokok Bahasan / Bahan Kajian
1. Desain dan Gambar Kerja 2. Metode Repetisi Motif Batik 3. Perancangan canting Kreasi 4. Pengenalan material dan alternatifnya 5. Pembuatan Canting Kreasi
6. Pembuatan Canting CapTembaga 7. Teknik pengecapan
8. Teknik Pewarnaan Batik Cap
Pustaka Utama :
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska Ahmadi, Agus, 2016. “Teori dan Aneka Kreasi Ornamen Nusantara”. Surakarta : FSRD ISI Surakarta
Pendukung :
Eko Nugroho, 2010. Pengenalan Teori Warna, Yogyakarta: Andi
Susanto, Sewan. 1980. Seni Kerajinan Batik Indonesia, Jakarta : Balai Penelitian Batik dan Kerajinan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian RI
Toekiyo, Soegeng. 1984 “Mengenal Ragam Hias Indonesia”. Surakarta : Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta
Hoop, ANJ. Th.a Th. Van Der, Indonesische Siermotieven., Uitgegeven Door Hiet, Koninklijk Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Wetenschappen
Soedewi, Sri., 2007., “Motif, Proses dan Tekhnik Pembatikan.” Makalah Seminar Batik Nusantara. dalam Festifal Batik Nusantara 2007
Media Pembelajaran Perangkat lunak : Perangkat keras :
Power point, animasi/simulasi, foto Teks, handout, laptop, LCD, Material Praktek
Team Teaching
Aan Sudarawanto, M.Sn.Matakuliahsyarat
-Mg Ke-
(1)
Sub-CP-MK (2)
Indikator (3)
Kriteria &
Bentuk Penilaian (4)
Metode dan Pengalaman Pembelajaran [ Estimasi Waktu]
(5)
Materi Pembelajaran
[Pustaka]
(6)
Bobot Penilaian (%)
(7)
Kontrak Perkuliahan dan Orientasi Materi
1 Menganalisis konsep keteknikan canting cap dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Menjelaskan jenis-jenis keteknikan dan bahan baku pembuatan canting cap
2. Mencontohkan bentuk bentuk canting cap dan komponennya dalam kehidupan sehari-hari 3. Menjelaskan teknik
pembuatan canting cap 4. Menyelesaikan masalah
berkaitan dengan pembuatan canting cap sampin batik cap dalam kehidupan sehari-hari
Kriteria:
Kesesuaian topic Ketajaman penjelasan
Bentuk nontes:
Kuliah, Tanya jawab, Observasi
(TM: 2x 50’)
Tugas: observasi (BT+BM: 3x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui observasi dan mahasiswa mampu menganalisis konsep keteknikan pada batik cap
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
Susanto, Sewan.
1980. Seni Kerajinan Batik Indonesia, Jakarta : Balai Penelitian Batik dan Kerajinan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen
Perindustrian RI
5%
2 Menganalisis konsep ornamen dan Metode Repetisi Motif Batik dengan bertanggungjawab
1. Menjelaskan fungsi dan sifat ornamen pada kain 2. Menjelaskan ornamen
dalam batik
3. Mengidentifikasi motif, pola dan ornamen 4. Mengidentifikasi gaya
ornamen 5. Menjelaskan
pengelompokan ornamen
6. Menjelaskan ragam hias geometris, ragam hias tumbuhan, ragam hias
Kriteria:
Penguasaan konsep
Bentuk nontes:
penilaian sikap
Kuliah, tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelas
(TM: 2x 50’)
Tugas: membuat beberapa desain alternatif
(BT+BM: 3x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui demontrasi, mahasiswa dapat dapat
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
Ahmadi, Agus, 2016.
“Teori dan Aneka Kreasi Ornamen Nusantara”. Surakarta : FSRD ISI Surakarta
10%
binatang, figur dan alam benda
7. Menjelaskan stilasi, deformasi dan transformasi dalam ornamen
8. Menjelaskan teknik repetisi dan kaidahnya
membuat ornamen dan mengidentifikasi jenis- jenisnya.
3 & 4 Menganalisis konsep dasar desain dan memahami pembuatan gambar kerja dalam pembuatan motif dan canting cap
1. Menjelaskan prinsip- prinsip seni rupa 2. Menjelaskan prinsip
dasar
irama/ritme/keselarasan dalam seni rupa.
3. Membedakan repetisi (irama laras monoton), transisi (irama laras harmonis) dan oposisi (irama laras kontras) 4. Menjelaskan prinsip dasar kesatuan/ unity dalam seni rupa.
5. Menjelaskan prinsip dasar Dominasi/
penekanan dalam seni rupa
6. Menjelaskan prinsip dasar Keseimbangan/
balance dalam seni rupa 7. Menjelaskan prinsip
dasar proporsi/
perbandingan dalam
Kriteria:
Kreatifitas, ketepatan dan penguasaan
Bentuk non tes:
Penilaian kinerja
Kuliah, demonstrasi, diskusi
(TM: 2x 50’)
Tugas: membuat gambar kerja dari desain terpilih (BT+BM: 3 x 2 x 60’)
Pengalaman :
Melalui pembuatan karya desain gambar kerja, mahasiswa dapat menjelaskan dasar senirupa dan menguasai perancangan dalam pembuatan canting cap.
Selain itu juga
memunculkan stimulan ide gagasan kratif mahasiswa dalam pembuatan canting maupun motif batik.
Ritme, kesatuan, dominasi, keseimbangan, proporsi,kesederhana an dan kejelasan
Penerapannya menjadi gambar kerja
Ahmadi, Agus, 2016.
“Teori dan Aneka Kreasi Ornamen Nusantara”. Surakarta : FSRD ISI Surakarta
Susanto, Sewan.
1980. Seni Kerajinan Batik Indonesia, Jakarta : Balai Penelitian Batik dan Kerajinan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen
Perindustrian RI
10%
seni rupa
8. Menjelaskan prinsip dasar kesederhanaan dan kejelasan dalam seni rupa
9. Melakukan penerapan prinsip dasar senirupa pada gambar kerja desain motif batik dan canting capkususnya batik cap
Toekiyo, Soegeng.
1984 “Mengenal Ragam Hias
Indonesia”. Surakarta : Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta
Hoop, ANJ. Th.a Th.
Van Der, Indonesische Siermotieven., Uitgegeven Door Hiet, Koninklijk Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Wetenschappen
Soedewi, Sri., 2007.,
“Motif, Proses dan Tekhnik
Pembatikan.”
Makalah Seminar Batik Nusantara.
dalam Festifal Batik Nusantara 2007
5 - 6 Mendemonstrasikan secara mandiri tentang cara pembuatan canting cap kreasi mengunakan material kombinasi kayu dan logam
dan penerapannya dalam kehidupan .
1. Menjelaskan cakupan canting
2. Menjelaskan alat dan bahan canting cap 3. Menjelaskan sifat canting cap kreasi 4. Membuat penerapan
salah satu ragam hias
Kriteria:
Ketepatan dan penguasaan teknik kriya;
Bentuk non tes:
Performance;
Karya kelompok
Kuliah dan praktikum [TM: 1x (1x 50’)]
Tugas:
Karya
(BT+BM: 4 x 2 x 60’)
Pengalaman:
Alat, bahan, Teknik
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
20%
ornamen pada karya canting kreatif
5. Menganalisis keteknikan agar menghasilkan karya inovatif
Melalui praktikum, mahasiswa mampu menunjukkan cara membuat canting kreasi .
Mahasiswa mampu memanfaatkan canting krasi dalam produk sehari-hari
7, 8 Mendemonstrasikan secara mandiri dan
tanggungjawab tentang : 1. cara pengecapan dengan canting kreasi.
2. Pewarnaan dengan menggunakan pewarna remasol dan dengan teknik colet
3. pelorodan dan finisih menghasilkan karya batik cap yang inovatif
1. Menjelaskan cakupan teknik pengecapan batik cap
2. Menjelaskan karekter batik cap
3. Menjelaskan produk batik cap
4. Menunjukkan cara pengecapan dengan canting krasi 5. Membuat pewarnaan
menggunakan teknik colet sekaligus pelorodan dan finishingnya
6. Menganalisis keteknikan batik cap
Kriteria:
Ketepatan dan penguasaan teknik
Bentuk non tes:
Performance;
Karya batik cap menggunakan canting kreasi
Kuliah dan praktikum [TM: 1x (1x 50’)]
Tugas:
Karya
(BT+BM: 4 x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui praktikum, mahasiswa mampu menunjukkan cara membuat batik menggunakan canting kreasi .
Mahasiswa mampu menganalisis teknik pembuatan karya batik cap dalam kehidupan sehari-hari
Alat, bahan, teknik
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
20%
9 - 13 Mendemonstrasikan secara mandiri dan
tanggungjawab tentang cara pembuatan canting cap tembaga secara
1. Menjelaskan cakupan canting cap tembaga 2. Menjelaskan teknik
dalam pembuatan canting cap tembaga
Kriteria:
Ketepatan dan penguasaan teknik
Bentuk non tes:
Kuliah dan praktikum [TM: 1x (1x 50’)]
Tugas:
Karya
Alat, bahan, teknik Canting cap tembaga
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran
15%
berkelompok dan penerapannya dalam kehidupan.
3. Menunjukkan cara ancak-ancak,
klowongan, tembokan, cecekan dan gagang dari tembaga 4. Membuat penerapan
motif / ragam hias pada canting cap tembaga 5. Menganalisis keteknikan
canting cap tembaga
Performance;
Karya kelompok
(BT+BM: 4 x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui praktikum, mahasiswa mampu menunjukkan cara membuat canting cap tembaga
Mahasiswa mampu menganalisis teknik pembuatan karya canting cap tembaga dalam kehidupan sehari-hari
Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
14,15 Mendemonstrasikan secara mandiri dan
tanggungjawab tentang cara pembuatan batik cap dari canting cap tembaga
1. Menjelaskan cakupan teknik pengecapan batik cap
2. Menjelaskan karekter batik cap dengan canting cap tembaga 3. Menjelaskan produk
batik cap
4. Menunjukkan cara pengecapan dengan canting tembaga 5. Membuat pewarnaan
menggunakan teknik colet sekaligus pelorodan dan finishingnya 6. Menganalisis
keteknikan batik cap
Kriteria:
Ketepatan dan penguasaan teknik
Bentuk non tes:
Performance;
Karya batik cap menggunkan canting tembaga
Kuliah dan praktikum [TM: 1x (1x 50’)]
Tugas:
Karya
(BT+BM: 1 x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui praktikum, mahasiswa.
Mahasiswa mampu menganalisis teknik pembuatan karya
Alat, bahan, Teknik
Aan Sudarwanto, 2018. Modul Pembelajaran Pembuatan Canting Cap dan Aplikasinya Pada Batik Cap, Surakarta : ISI Ska
10%
16 Evaluasi dan review keteknikan
Pesentasi proses pembuatan
Kriteria:
Kesesuaian topic Ketajaman penjelasan
Kuliah, Tanya jawab, presentasi
(TM: 2x 50’)
Tugas: observasi (BT+BM: 3x 2 x 60’)
Pengalaman:
Melalui presentasi mahasiswa mampu menganalisis konsep keteknikan batik cap Melalui analisis kasus yang diperoleh dari kegiatan praktrk pembuatan karya, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan teknik
pembuatan produk batik cap
5%