PEDOMAN PENJAMIN MUTU (QUALITY ASSURANCE)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) SULTHAN SYARIF HASYIM (SUSHA)
SIAK SRI INDRAPURA
2015
KATA PENGANTAR ﻢﯿﺣﺮﻟا ﻦﻤﺣﺮﻟا ﷲ ﻢﺴﺑ
نأ ﺪﮭﺷأ و ﷲ ﻻإ ﮫﻟإ ﻻ نأ ﺪﮭﺷأ ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻟا بر ﺪﻤﺤﻟا ﱠ
اﺪﻤﺤﻣ ﺎﻧﺪﯿﺳ ﻦﯿﯿﺒﻨﻟا ﻢﺗﺎﺧ ﻲﻠﻋ ﻢﻠﺳ و ﻞﺻ ﻢﮭﻠﻟا ﮫﻟﻮﺳر و هﺪﺒﻋ
ﻲﻠﻋ و ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻠﻟ ﺔﻤﺣر ثﻮﻌﺒﻤﻟا ﺪﻤﺤﻣ آ
ﻦﯿﻌﻤﺟأ ﮫﺑﺎﺤﺻأ و ﮫﻟ ,
ﺪﻌﺑ و :
Terbitnya Buku Pedoman Penjaminan Mutu Tahun 2015 ini merupakan pengganti atau revisi terhadap buku panduan sebelumnya. Terbitnya buku ini merupakan realisasi dari masukan dari berbagai pihak terhadap tuntutan adanya perubahan atau revisi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan di STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak.
Pedoman ini dilakukan selama 5 hari , yaitu tanggal 12 s/d 16 April 2015 diikuti seluruh pengurus Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh Civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh menyiapkan buku pedoman ini. Kami tetap membuka diri dari segala masukan atau saran dari berbagai pihak untuk perbaikan buku pedoman ini.
Siak Sri Indrapura, 17 April 2015 STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak Ketua,
KATA PENGANTAR ﻢﯿﺣﺮﻟا ﻦﻤﺣﺮﻟا ﷲ ﻢﺴﺑ
نأ ﺪﮭﺷأ و ﷲ ﻻإ ﮫﻟإ ﻻ نأ ﺪﮭﺷأ ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻟا بر ﺪﻤﺤﻟا ﱠ
اﺪﻤﺤﻣ ﺎﻧﺪﯿﺳ ﻦﯿﯿﺒﻨﻟا ﻢﺗﺎﺧ ﻲﻠﻋ ﻢﻠﺳ و ﻞﺻ ﻢﮭﻠﻟا ﮫﻟﻮﺳر و هﺪﺒﻋ
ﻲﻠﻋ و ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻠﻟ ﺔﻤﺣر ثﻮﻌﺒﻤﻟا ﺪﻤﺤﻣ آ
ﻦﯿﻌﻤﺟأ ﮫﺑﺎﺤﺻأ و ﮫﻟ ,
ﺪﻌﺑ و :
Terbitnya Buku Pedoman Penjaminan Mutu Tahun 2015 ini merupakan pengganti atau revisi terhadap buku panduan sebelumnya. Terbitnya buku ini merupakan realisasi dari masukan dari berbagai pihak terhadap tuntutan adanya perubahan atau revisi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan di STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak.
Pedoman ini dilakukan selama 5 hari , yaitu tanggal 12 s/d 16 April 2015 diikuti seluruh pengurus Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh Civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh menyiapkan buku pedoman ini. Kami tetap membuka diri dari segala masukan atau saran dari berbagai pihak untuk perbaikan buku pedoman ini.
Siak Sri Indrapura, 17 April 2015 STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak Ketua,
KATA PENGANTAR ﻢﯿﺣﺮﻟا ﻦﻤﺣﺮﻟا ﷲ ﻢﺴﺑ
نأ ﺪﮭﺷأ و ﷲ ﻻإ ﮫﻟإ ﻻ نأ ﺪﮭﺷأ ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻟا بر ﺪﻤﺤﻟا ﱠ
اﺪﻤﺤﻣ ﺎﻧﺪﯿﺳ ﻦﯿﯿﺒﻨﻟا ﻢﺗﺎﺧ ﻲﻠﻋ ﻢﻠﺳ و ﻞﺻ ﻢﮭﻠﻟا ﮫﻟﻮﺳر و هﺪﺒﻋ
ﻲﻠﻋ و ﻦﯿﻤﻟﺎﻌﻠﻟ ﺔﻤﺣر ثﻮﻌﺒﻤﻟا ﺪﻤﺤﻣ آ
ﻦﯿﻌﻤﺟأ ﮫﺑﺎﺤﺻأ و ﮫﻟ ,
ﺪﻌﺑ و :
Terbitnya Buku Pedoman Penjaminan Mutu Tahun 2015 ini merupakan pengganti atau revisi terhadap buku panduan sebelumnya. Terbitnya buku ini merupakan realisasi dari masukan dari berbagai pihak terhadap tuntutan adanya perubahan atau revisi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan di STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak.
Pedoman ini dilakukan selama 5 hari , yaitu tanggal 12 s/d 16 April 2015 diikuti seluruh pengurus Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh Civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim Siak. yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh menyiapkan buku pedoman ini. Kami tetap membuka diri dari segala masukan atau saran dari berbagai pihak untuk perbaikan buku pedoman ini.
Siak Sri Indrapura, 17 April 2015 STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak Ketua,
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar Daftar Isi
BAB I PENJAMINAN MUTU
A. Defenisi Penjaminan Mutu...2
B. Konsep Penjaminan Mutu ...2
C. Tujuan Penjaminan Mutu ...2
BAB II Visi dan Misi STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak A. Visi Misi STAI ...3
B. Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru...4
C. Pendaftaran Ulang ...5
D. Orintasi Pengenalan Bakat (OPB)...6
E. Kuliah Umum ...6
F. Pengumuman Masuk Kuliah...6
BAB III STANDAR MUTU PRODI A. Standar Kurikulum ...5
B. Standar Mahasiswa ...7
C. Standar Proses Belajar Mengajar...8
D. Standar Mutu Pengabdian Masyarakat ...9
E. Standar Mutu Keberhasilan Studi ...10
BAB IV Organisasi dan Mekanisme Penjaminan Mutu A. Organisasi Penjaminan Mutu ...11
B. Mekanisme Penjaminan Mutu ...11 BAB V Penutup
BAB I
PENJAMIN MUTU (QUALITY ASSURANCE)
Proses penjaminan mutu pendidikan tinggi disuatu perguruan tinggi merupakan kegiatan mandiri dari perguruan tinggi yang bersangkutan, sehingga proses tersebut dirancang, dijalankan, dan dikendalikan sendiri oleh perguruan tinggi yang bersangkutan tanpa campur tangan dari pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi , Depdiknas. Dengan demikian, penyusunan pedoman ini bertujuan ‘ mendikte’ perguruan tinggi agar menjalankan proses penjaminan mutu seperti yang diuraikan didalam pedoman ini , melainkan pedoman ini bertujuan memberikan inspirasi tentang faktor-faktor yang pada umumnya terkandung didalam proses penjaminan mutu pendidikan tinggi di suatu perguruan tinggi.
Kebijakan ini diambil karena disadari bahwa setiap perguruan tinggi memiliki spesifikasi yang berlainan, antara lain dalam hal ukuran, sruktur, sumberdaya, visi dan misi , sejarah, dan kepemimpinan. Selain itu,kebijakan untuk tidak ‘mendikte’ perguruan tinggi didasarkan pada pandangan.
Mengenai posisi dan arti penting penjaminan mutu pendidikan tinggi disuatu perguruan tinggi, dapat dikemukan bahwa dimasa mendatang eksistensi suatu perguruan tinggi tidak semata-mata tergantung pada pemerintah, melainkan terutama tergantung pada penilaian stakeholders (mahasiswa, orang tua,dunia kerja, pemerintag, dosen, tenaga penunjang, sera pihak-pihak lain yang berkepentingan) tentang mutu pendidikan tinggi yang diselengarakannya.
Agar eksistensinya terjamin, maka perguruan tinggi mau tidak mau harus menjalankan mutu pendidikan tinggi yang diselengarakannya. Perlu dikemukan bahwa karena panilaian stakeholders senantiasa berkembang, maka penjaminan mutu harus selalu disesuaikan pada perkembangan itu secara berkelenjutan (continuous improvement).
Penjaminan mutu ini mempunyai arti penting, berasosiasi dengan pemikiran besar dalam Gambar 1adapun faktor-faktor yang pada umumnya terkandung didalam proses penjaminan mutu pendidikan tinggi, antara lain rumusan atau definisi, konsep, tujuan,
2 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015
strategi, butir-butir mutu, proses, dan manejemen kendali mutu dalam proses penjaminan mutu pendidikan tinggi.
A. Definisi Penjamin Mutu
Secara umum yang dimaksud dengan penjaminan mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga konsumen, produsen, dan pihak lain yang berkepentingan memperoleh kepu. Dengan demikian, penjamin mutu pendidikan tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholders memperoleh kepuasan.
B. konsep Penjaminan mutu
Pendidikan tinggi diperguruan tinggi dinyatakan bermutu atau berkualitas, apabila:
a. Perguruan tinggi tersebut mampu menetapkan dan mewujudkan visinya melalui pelaksanaan misinya (aspek deduktif)
b. Perguruan tinggi tersebut mampu memenuhi kebutuhan stakeholders (aspek iduktif), berupa:
□ Kebutuhan kemasyarakatan(societal needs)
□ Kebutuhan dunia kerja (industrial needs)
□ Kebutuhan professional (professional needs)
Dengan demikian Perguruan tinggi harus mampu merencanakan, menjalankan, dan mengendalikan suatu proses yang menjamin pencapaian mutu sebagaimana diuraikan di atas.
C. Tujuan Penjamin Mutu
Memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, yang dijalankan oleh suatu perguruan tinggi secara internal untuk mewujutkan visi dan misinya, serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelengaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Pencapaian tujuan penjaminan mutu melalui kegiatan penjaminan mutu yang di jalankan secara internal oleh Perguruan Tinggi, akan dikontrol dan diaudit melalui kegiatan Akreditasi yang dijalankan oleh BAN-PT atau lembaga lain secara eksternal. Dengan demikian, obyektifitas penilaian terhadap
pemeliharaan dan peningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan di suatu perguruan tinggi dapat diujudkan.
BAB II FISI DAN MISI
STAI SULTHAN SYARIF HASYIM
A. Visi misi STAI a. Visi
ʻʻ Menjadi Pusat Pencerahan di bidang pendidikan yang Kompetitif Berbasis Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Nilai-nilai Islam’’
b. Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas untuk mempersiapkan tenaga pendidikan dan kependidikan yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional.
2. Mengembangkan tradisi keilmuan pendidikan dan keguruan seiring perkembangan zaman.
3. Mengembangkan kemampuan tenaga pendidik dan kependidikan dibidang Teknologi Pendidikan.
4. Mencerahkan tenaga pendidikan dan kependidikan berdasarkan nilai-nilai islam.
B. Visi Misi Prodi PAI a. Visi
Menjadi Program studi terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bernafaskan Islam serta menjadi kekuatan penggerak kemajuan Masyarakat.
b. Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan unggul yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi pendidikan agama islam disekolah atau madrasah
4 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015
dan jenis pendidikan keagamaan islam, serta menjadi pengelola satuan oendidikan keagamaan islam.
2. Mempersiapkan lulusan yang berkualitas yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan professional dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga kependidikan islam.
3. Mengembangkan paradigm baru manejemen pendidikan islam dan menciptakan iklim akademis religious dalam pengelolaan pendidikan dan pengembangan kompetensi sebagai pendidik agama islam.
4. Mengembangkan penelitian yang dapat melahirkan dan mengembangkan teori-teori pendidikan islam baik pada jalur pendidikan formal, nonformal maupun informal.
5. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang lebih bersifat proaktif an antisipatif dalam menghadapi dan memecahkan permasalahan pendidikan islam yang tumbuh dan berkembang dimasyarakat.
6. Mengembangkan jaringan kerja sama atau kemitraan dengan perguruan tinggi didalam luar negeri, masyarakat pengguna lulusan dan stakeholders lainya.dan
7. Mengembangkan dan menjaga nilai, etika profesional, dan moral akademis untuk pengendalian mutu program studi.
BAB III
STANDAR MUTU PROGRAM STUDI
A. Standar Kurikulum
Butir mutui 1 sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim harus menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) jenjangpendidikan tinggi
Butir mutu 2 kurikulum harus berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurukulum yang dibuat oleh Kopertais Wilayah XII
Butir mutu 3 Kurikulum harus berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
Butir mutu 4 Kurikulum harus dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertangung jawab.
Butir mutu 5 Kurikulum harus memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daeran, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan suk, budaya, dan adat istiadat serta status sosial ekonomi dan gender.
Butir mutu 6 Kurikulum Meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokar, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antara substansi.
Butir mutu 7 Kurikulum Harus terintegrasi dengan nilai-nilai ke-Islaman dan tanggap terhadap paradigm perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Butir mutu 8 Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
6 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015
Butir mutu 9 Kurikulum harus releven dengan kebutuhan kehidupan (dengan memberikan mata kuliah pilihan).
Butie mutu 10 Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stake holders) untuk menjamin relevensi pendidikan dengan kebutuhan kependidikan, termasuk didalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja.
Butir mutu 11 Kurikulum harus mengarah kepada pengembangan keterampilan pribadi, ketrampilan berfikir, keterampilan sosial, ketrampilan akademik, dan keterampilan vokasional.
Butir mutu 12 Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat.
Butir mutu 13 Kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan dunia islam terkini.
B. Standar Sumber Daya Manusia
Butir mutu 1 Dosen harus memiliki kualifikasi minimal S2 dibidangnya.
Butir mutu 2 Dosen harus memiliki kompetensi personal, akademik, professional dan sosial.
Butir mutu 3 Dosen harus memiliki kemampuan melakukan perencanan proses pembelajaran (teori dan praktik), Pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan evaluasi diri.
Butir mutu 4 Dosen harus mampu membuat perencanaan proses pembelajaran berupa course outline yang membuat sekurang-kurangnya desai tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.
Butir mutu 5 Dosen harus mampu membuat hand out atau buku ajar sesuai dengan bidang keahliannya untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Butir mutu 6 Dosen harus Memperoleh inservice training berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Butir mutu 7 Dosen memiliki kemampuan memberikan penilaian hasil pembelajaran dengan menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan kopetensi dasar yang harus dikuasai.
Butir mutu 8 Dosen seharusnya memiliki kemampuan menggunakan berbagai metode pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Butir mutu 9 Dosen seharusnya memiliki kemampuan mengembangkan dan menggunakan berbagai macam media pembelajaran.
Butir mutu 10 Dosen harus mampu melakukan evaluasi diri, program dan proses pembelajaran yang dilakukan.
Butir mutu 11 dosen harus mampu menerima feed back dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Butir mutu 12 Dosen harus mampu melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Butir mutu 13 Dosen harus memperhatikan kepangkatkan akademiknya secara berkala.
Butir mutu 14 Program Studi harus mempunyai prosedur yang mengatur tentang mekanisme evaluasi dosen secara priodik termasuk dari mahasiswa.
C. Standar Mahasiswa.
Butir mutu 1 Calon mahasiswa diterima melalui seleksi masuk yang meliputi uji kompetensi umum (Pengetahuan Agama Islam, Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris) dan uji kompetensi prodi dan Mampu membaca Al-qur’an.
Butir mutu 2 Calon yang di terima memperoleh skor minimal 60 kecuali bidang studi Bahasa Arab Dan Bahasa Inggris Boleh 50.
8 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015
Butir mutu 3 Calon yang diterima memiliki komitmen menjadi mahasiswa STAI Sulthan Syarif Hasyim dengan segala konsekwensinya surat perjanjian sebagai mahasiswa STAI Sulthan Syarif Hasyim.
Butir mutu 4 Calon yang diterima memiliki ijazah SLTA sederajat.
Butir mutu 5 Calon yang diterimah sehat jasmani dan rohani, termasuk bebas norkoba.
D. Standar proses pembelajaran
Butir mutu 1 perencanaan pembelajaran dituangkan dalam bentuk course outline yang memuat sekurang-kurangnya desaint tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran sumber belajar, media dan penilaian hasil belajar.
Butir mutu 2 Adanya hand out atau buku ajar dan media pembelajaran.
Butir mutu 3 Dalam proses pembelajaran dosen harus melakukan kontrak belajar.
Butir mutu 4 Adanya apersepsi dalam proses pembelajaran.
Butir mutu 5 Adanya pertisipasi aktif mahasiswa sekurang-kurangnya 50%.
Butir mutu 6 Penggunaan strategi, metode, dan media pembelajaran diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Butir mutu 7 Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berbicara.
Butir mutu 8 Pembelajaran diakhiri dengan reinforcement (penguatan) dan evaluasi
Butir mutu 9 Proses pembelajaran harus memenuhi minimal 14 kali pertemuan (100 menit/tatap muka), termasuk pelaksanaan UTS dan UAS untuk mata kuliah memiliki bobot 2 SKS.
Butir mutu 10 Proses pembelajaran harus memenuhi minimal 14 kali pertemuan (150 menit/tatap muka ), termasuk pelaksanaan UTS Dan UAS untuk mata
Butir mutu 11 Seluruh proses pembelajaran harus terdokumentasi secara teratur.
E. Standar Mutu Penelitian
Lembaga harus :
Butir mutu 1 Mampu melihat gejala sosial masyarakat untuk menjadi penelitian.
Butir mutu 2 Mampu membuat profosal penelitian yang sesuai dengan standart akademik.
Butir mutu 3 Menguasai desaint penelitian.
Butir mutu 4 Menguasai desaint instrument penelitian,
Butir mutu 5 Mampu melakukan proses pengumpulan dan analisis data.
Butir mutu 6 Mampu membuat laporan penelitian.
Butir mutu 7 Mampu melakukan berbagai bentuk penelitian tindakan (action research)
Butir mutu 8 Melibatkan mahasiswa dalam proses penelitian.
Butir mutu 9 Mampu memsosialisasikan hasil penelitian kedalam publikasi ilmiah.
Butir mutu 10 melakukan inservice training dalam bidang penelitian.
Butir mutu 11 Hasil penelitian harus berkorelasi dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan penyelesaian masalah sosial.
Butir mutu 12 Menghasilkan sekurang-kurangannya dua penelitian kelompok dan dua penelitian individual dalam satu tahun.
F. Standar Mutu Pengabdian masyarakat .
Butir mutu 1 Dosen dan Lembaga harus mampu mengidentifikasi persoalan sosial masyarakat Sebagai acuan dalam melakukan pengabdian masyarakat.
Butir mutu 2 Dosen dan lembaga harus mampu membuat rancangan pengabdian yang berbasis pada kepentingan masyarakat dan pemerintah.
Butir mutu 3 Hasil dari program pengabdian masyarakat harus berkorelasi dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan penyelesaian masalah sosial.
10 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015
Butir mutu 4 Mampu melakukan penelitian tindakan partisipatori (Partisipatori action reseach) melalui pengabdian masyarakat.
Butir mutu 5 Harus memiliki sekurang-kurangnya satu desa binaan atau institusi binaan.
Butir mutu 6 Melibatkan Dosen dan mahasiswa dalam peruses pengabdian masyarakat.
Butir mutu 7 Mampu membuat laporan pengabdian masyarakat . G. Standar Mutu Keberhasilan Studi.
Butir mutu 1 Penilaian hasil pembelajaran dilakukan persemester yang mencakup tugas mandiri (15 %), Tugas Terstruktur (15 %), Ujian Tengah Semester (35 %), dan Ujian Akhir Semester (35 %).
Butir mutu 2 Proses evaluasi mencakup tiga ranah, kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan bidang studi.
Butir Mutu 3 Bentuk dan teknik penilaian harus sesuai dengan tuntutan materi dalam bidang studi.
Butir mutu 4 Penilaian Keberhasilan studi harus dilakukan secara kuantitatif dengan dilambangkan dengan pemberian angka yang kemudian dikonversi dengan huruf.
Butir mutu 5 program studi harus menggunakan system penilaian dan penetapan indeks prestasi (IP) yang seragam.
H. Standar Mutu Lulusan.
Butir mutu 1 Berpilaku sesuai dengan ajaran Islam.
Butir mutu 2 Memiliki kompetensi personal, akademik, professional, dan sosial yang akademik
Butir mutu 3 Menghargai dan menghormati keberagaman.
Butir mutu 4 Menunjukan kemampuan membaca al-Qur’an dengan lancer.
Butir mutu 5 Mennjukan kemampuan menghafal al-Qur’an, minimal juz 30.
Butir mutu 6 Mampu membangun kemampuan berfikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, dalam pengambilan keputusan.
Butir mutu 7 Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuann Republik Indonesia.
Butir mutu 8 Mampu menguasai Bahasa Arab dan inggris secara lisan dan tulisan.
BAB IV
ORGANISASI DAN MEKANISME PENJAMIN MUTU
A. Organisasi Penjamin Mutu
Model pengorganisasion penjamin mutu yang dipakai adalah model built-in, dimana didalam ini tidak diperlukan organisasi khusus dan dalam hal ini hanya akan dipimpin oleh Pembantu Ketua I.
B. Mekanisme Penjamin Mutu
Dikarenakan system organisasi penjamin mutu ini adalah model built-in maka mekanisme kerja dari organisasi ini adalah melekat kepada Pembantu Ketua I dalam artian setiap kebijakan yang diambil mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengauditan, dan evaluasi, harus bertolak dari standar mutu yang telah ditetapkan.
BAB V PENUTUP
Demikian buku pedoman pelaksanaan penjamin mutu STAI Sulthan Syarif Hasyim dirumuskan dan disusun dalam rangka meningkatkan dan menjaga mutu Sekolah Tinggi.
Siak Sri Indrapura, 17 April 2015 STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak Ketua,
Connaidi, M.Pd.I NIDN : 2118088001
12 : Pedoman Penjaminan Mutu STAI-Sulthan Syarif Hasyim Siak 2015