• Tidak ada hasil yang ditemukan

START buku panduan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "START buku panduan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

START!

(SMK Teaching material for Application, Recruitment and Transition to Work)

Materi Ajar bagi Guru SMK untuk Proses Transisi ke Dunia Kerja

Kerjasama dengan:

(2)

Imprint

Published by the Deutsche Gesellschaft für

Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH

Registered offices

Bonn and Eschborn, Germany

Sustainable Economic Development through Technical And Vocational Education and Training (SED-TVET) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Gedung C Lantai 11

Jalan Jend. Sudirman, Senayan Jakarta 10270, Indonesia

T: +62 – (0)21 – 5785 2384, 5785 2385 F: +62 – (0)21 – 5785 2386

I: www.giz.de/en

As at January 2015

Printed by

Design, Layout and Creative

EKONID (Andi Maulana, Bagus Ajie Mandiri, Cresentia Novianti, Emanuella Andriani, Insaf Seemann)

Photo credits and Film

Donald Bason and Sindikat Picture

Text

SED-TVET team (Sarah E Schwepcke, Fasrul, W. Wulandari)

EKONID (Julia Larsen-Disney, Rebeca Zimmermann, Kristina Tri Kusdiana and Ricarda Wagner)

GIZ is responsible for the content of this publication

On behalf of the

(3)

Daftar Isi

01

Pengantar 1

02

START! 2

03

Kategori Modul START! 5

04

Kiat dalam Memfasilitasi START! 6

(4)

Pengantar

SMK Teaching material for Application, Recruitment and Transition to Work

(START!) bagi guru SMK merupakan

bahan ajar interaktif mengenai persiapan diri memasuki dunia kerja. Materi ini bertujuan untuk membantu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mempersiapkan siswa SMK agar mampu bersaing dalam memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan karir lebih lanjut.

Dunia kerja sangatlah berbeda dari kehidupan yang selama ini diketahui dan dijalani oleh para siswa baik di sekolah maupun di lingkungan pribadi mereka. Oleh karena itu tidak dapat dipungkiri bahwa masa transisi dari sekolah ke dunia kerja tidaklah mudah.

START! terdiri atas empat belas unit

bahan ajar interaktif yang penting dan relevan dengan proses transisi ke dunia kerja, sehingga membantu para siswa agar lebih siap dalam menghadapi ruang lingkup pekerjaan yang luas. Topik tersebut dipilih ber-dasarkan masukan dari para konselor SMK yang mendapatkan bantuan Program SED-TVET. Para konselor

tersebut selama ini terlibat aktif pada layanan bimbingan karir di sekolah.

Topik-topik tersebut antara lain: 1. Bakat, Potensi dan Kelebihan 2. Pekerjaan Impian

3. Mencari Pekerjaan

4. Membuat Riwayat Hidup (CV) yang baik

5. Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik

6. Mempersiapkan Diri untuk Wa-wancara Kerja

7. Yang Boleh dan Tidak Boleh saat Wawancara Kerja

8. Memperkenalkan Diri secara Efektif dalam Wawancara Kerja 9. Memahami Perjanjian Kerja 10. Membangun Motivasi saat Gagal

Mencari Pekerjaan

11. Menghadapi Rekan Kerja dan Atasan

12. Mengelola Waktu dan Diri dengan Baik

13. Mengelola Keuangan 14. Belajar Sepanjang Hayat

Dengan dilengkapi video pengantar,

(5)

START

!

START! terdiri atas 14 unit bahan ajar yang dapat berdiri sendiri dan dipilih sesuai dengan kebutuhan para siswa. Setiap unit memiliki struktur sebagai berikut:

- Halaman Depan

- Rencana Pelajaran

- Lembar Pengantar dan Metode Didaktik

- Lembar Kerja Siswa

- Lembar Jawaban bagi Pengajar

- Lembar Evaluasi

- Tambahan: Lembar Latar Belakang

Beberapa unit ajar dilengkapi dengan video pengantar pendek berdurasi 3 hingga 5 menit. Video tersebut ber-tujuan untuk membuat kegiatan bela- jar mengajar menjadi lebih interaktif.

Visualisasi video pengantar akan menjamin pendekatan pragmatis se-hingga para siswa dapat dengan mu-dah memahami pesan penting yang ingin disampaikan.

START!

Materi ajar terangkum di dalam sebuah CD-ROM yang dilengkapi dengan buku panduan bagi guru. Setiap modul disimpan dalam sebuah folder yang diberi judul sama dengan nama modul. Di dalam folder terdapat modul dalam bentuk soft copy dan video.

(6)

Secara umum semua unit pembelaja-ran memiliki struktur proses yang sama, yaitu:

1. Memutar video pengantar 2. Berdiskusi terbuka secara singkat

mengenai hal yang salah yang ditampilkan di dalam video 3. Guru memberikan pengantar

mengenai elemen yang akan di-pelajari.

4. Melakukan kegiatan di kela 5. Penutup

Video pengantar disiapkan untuk memberikan inspirasi bagi para siswa di awal pelajaran. Video tersebut juga memberikan gambaran mengenai materi apa yang akan mereka pelajari.

Dua karakter utama dalam video, yakni Edu dan Seno sengaja di tampilkan bertentangan untuk mem-bentuk perbandingan mudah dalam menunjukkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Edu memainkan peran negatif yang selalu membuat kesalahan, sementara Seno memainkan peran positif yang sukses dalam setiap langkah yang diambil untuk mendapatkan peker-jaan yang diimpikan.

Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Edu memiliki tiga karakteristik: 1. Kesalahan yang cukup nyata 2. Kesalahan yang umum dilakukan 3. Kesalahan yang benar-benar

ha-rus dihindari oleh siapapun

Analisis detil mengenai hal yang sa-lah dapat meningkatkan efek pem-belajaran bagi para siswa.

Setelah menyaksikan video, guru di-harapkan memfasilitasi para siswa berdiskusi secara singkat untuk mengetahui kesan apa saja yang di-miliki para siswa.

Usahakan untuk mengumpulkan ja-waban sebanyak mungkin. Beri ke- sempatan agar siswa dapat mem-berikan pendapat dan menghormati pendapat masing-masing sekalipun berbeda.

Peran guru pada diskusi tersebut bukan sebagai penentu benar atau salahnya pendapat siswa melainkan sebagai pengarah/ fasilitator.

Berikut beberapa pertanyaan pan-cingan yang perlu diajukan untuk mendorong diskusi yang hidup antar siswa, antara lain:

Langkah 1 – Memutar Video Pengantar

(7)

1. Kesalahan apa yang dilakukan oleh Edu yang ditampilkan di da-lam video?

2. Bagaimana Seno dapat melakukan hal dengan baik?

3. Apa yang dapat dipelajari bersa-ma dari tayangan video tersebut?

Sebelum memulai kegiatan utama

START!

dari unit pembelajaran guru diharapkan untuk menyampaikan secara singkat poin-poin penting yang akan diajarkan:

1. Apa yang akan dipelajari pada unit pembelajaran ini

2. Elemen-elemen penting

3. Hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan fokus

Poin tersebut disesuaikan dengan lembar pengantar yang ada di setiap modul.

Kegiatan kelas lebih banyak didukung dengan lembar kerja siswa yang sudah disiapkan dalam CD

START!

ROM .

Kegiatan utama terfokus pada siswa dan bertujuan untuk mengajak mere-ka memahami isi materi yang ada melalui kegiatan (learning by doing), baik dalam kelompok, berpasangan maupun kerja mandiri.

Secara umum, guru diminta untuk mengarahkan agar kegiatan di kelas berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan solusi yang masuk akal.

Metode didaktik yang berpusat pada siswa bertujuan untuk membantu mereka untuk memahami materi pelajaran dengan cara mengalami sendiri.

Di samping itu, metode tersebut dipilih agar siswa mampu bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan sesuatu.

Setiap unit pembelajaran ditutup dengan kesimpulan mengenai hal yang dipelajari. Sebaiknya kesim- pulan tersebut dilakukan oleh siswa.

Langkah 3 – Pengantar

Langkah 4 – Kegiatan Utama

(8)

Kategori Modul START!

START! didesain sedemikian rupa seperti kotak peralatan (tool box) di mana setiap unit dapat berdiri sendiri.

Dalam mengajarkan sebuah unit, guru dapat memilih unit yang sesuai dengan kebutuhan para siswa.

Modul dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu:

1. Kategori 1 - Modul yang mutlak membutuhkan pengajaran di ke-las

2. Kategori 2 – Modul yang mem-butuhkan pengajaran di kelas 3. Kategori 3 – Modul yang dapat

dipelajari sendiri oleh peserta didik secara mandiri

Pembagian kategori tersebut tidaklah berdasarkan penting tidaknya topik yang dipelajari, namun lebih pada tingkat kesulitan modul untuk dipa-hami oleh siswa, sehingga membu-tuhkan penjelasan dari guru. Di samping itu, kegiatan berlatih di da-lam kelas akan mendukung agar siswa dapat memahami dan mendapatkan gambaran yang lengkap mengenai topik yang diba-has.

Kategori 1 –

Modul yang Mutlak Membutuhkan Pengajaran di Kelas

Kategori 1 membutuhkan pengajaran di kelas mengingat sulit bagi para siswa untuk memahami topik terse-but bila belajar sendiri. Penjelasan dari guru dan kegiatan bersama akan membantu siswa untuk lebih me-mahami topik tersebut.

Topik yang termasuk pada kategori 1 adalah:

1. Membuat Riwayat Hidup (CV) yang baik

2. Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik

3. Mempersiapkan Diri untuk Wa-wancara Kerja

4. Memperkenalkan Diri secara Efektif dalam Wawancara Kerja 5. Menghadapi Rekan Kerja dan

Atasan

Kategori 2 –

Modul yang Membutuhkan Pengaja-ran di Kelas

Kategori 2 sebaiknya diajarkan di kelas, karena akan sangat mem-bosankan apabila siswa mengerjakan kegiatan secara mandiri.

Yang termasuk pada kategori 2 ada-lah:

1. Bakat, Potensi dan Kelebihan 2. Pekerjaan Impian

(9)

Topik tersebut bersifat personal di mana para siswa perlu merefleksikan diri/ berpikir lebih dalam, misalnya mengenal kelebihan dan potensi diri masing-masing.

Kategori 3 –

Modul yang Dapat Dipelajari Sendiri

Topik ini cukup mudah untuk dipa-hami dan dipraktekkan, sehingga para siswa dapat membaca lembar kerja sendiri untuk memahami topik tersebut.

Topik yang termasuk ke dalam kate-gori ini adalah:

1. Yang Boleh dan Tidak Boleh saat Wawancara Kerja

2. Memahami Perjanjian Kerja 3. Membangun Motivasi saat Gagal

Mencari Pekerjaan 4. Mengelola Waktu dan Diri

dengan Baik

5. Mengelola Keuangan 6. Belajar Sepanjang Hayat

Seandainya waktu terbatas, guru dapat membagikan lembar kerja dari materi tersebut di atas. Namun demikian, apabila waktu tersedia, topik tersebut tetap dapat diajarkan pula di dalam kelas.

Kiat dalam Memfasilitasi

START!

Dalam memfasilitasi materi ajar

START! yang paling dibutuhkan oleh guru adalah keterbukaan pikiran (open minded), kemampuan ber-interaksi dan berkomunikasi.

Di samping itu, sikap fleksibel dan peka terhadap kebutuhan para siswa juga penting agar dapat mencairkan suasana.

Berikut beberapa kiat yang perlu diketahui oleh guru sebelum melakukan fasilitasi materi ajar

START!

Metode Interaktif

Materi ajar START! didesain ber-dasarkan metode pengajaran inter-aktif yang berfokus pada siswa. Dibandingkan dengan metode pem-belajaran klasik satu arah, pengajaran interaktif memungkinkan siswa un-tuk berperan aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan.

(10)

Di samping itu, metode pembelajaran interaktif juga membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan mere-ka dalam berkomunimere-kasi melalui proses kerja kelompok.

Titik Berat pada Proses, Bukan Ke- sempurnaan Hasil

Metode pembelajaran interaktif bisa jadi merupakan sesuatu yang baru bagi siswa. Oleh karena itu, jangan paksa siswa untuk memberikan hasil yang sempurna. Tidak semua orang memiliki kreativitas yang tinggi atau senang bekerja dalam kelompok.

Atas dasar itu, setiap kali guru mem-beri tugas kelompok, tekankan bahwa bukan kesempurnaan hasil yang ter-penting, melainkan ketekunan mere-ka pada proses yang meremere-ka jalani. Jelaskan pula bahwa bukan kesem-purnaan hasil, melainkan proses mewujudkan ide yang dinilai.

Fleksibel

Metode pembelajaran interaktif

menuntut fleksibilitas yang tinggi dari para guru. Dengan latar belakang yang berbeda, bukan tidak mungkin siswa memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami gagasan

dan menyelesaikan tugas yang

diberikan.

Sekalipun guru sudah memiliki gam-baran bagaimana kegiatan belajar mengajar akan berlangsung, persiap-kanlah diri terhadap situasi yang ti- dak diharapkan.

Kreativitas, interaksi antar siswa dan dinamika kerja kelompok dapat saja

menciptakan hasil kerja yang

memuaskan, atau sebaliknya hasil yang tidak sesuai harapan. Guru di-harapkan dapat fleksibel terhadap hal tersebut. Guru hanya perlu memasti-kan bahwa proses dan hasil kerja ti- dak terlalu melenceng dari topik dan isi materi.

Berpusat pada Siswa

Metode pembelajaran interaktif ber-pusat pada siswa yang didorong un-tuk berpartisipasi secara aktif dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk mengeluarkan pendapat dan bekerja kelompok.

(11)

yang sama, atau justru pengalaman berbeda.

Dorong siswa untuk memfokuskan diri pada sisi positif diri atau hasil karya mereka, sehingga mereka lebih percaya diri. Jangan ragu untuk memberikan pujian kepada siswa.

Ketika kegiatan kerja kelompok te- ngah berlangsung, jangan ragu untuk berkeliling dari satu kelompok ke kelompok yang lain dan melihat proses kerja siswa dalam me-nyelesaikan tugas yang diberikan.

Dalam berdiskusi pastikan bahwa siswa menghormati pendapat orang lain sekalipun pendapat tersebut ber-beda. Pastikan jangan sampai ada siswa yang memotong pada saat siswa lain menyampaikan pendapat-nya.

Di samping itu, ajak siswa untuk menghargai hasil kerja siswa lain.

Sesuaikan Materi yang Ada dengan Kebutuhan Peserta Didik di Kelas

Materi ajar START! merupakan

pan-duan dan alat bantu kegiatan belajar mengajar di kelas. Guru diharapkan untuk menyesuaikan materi yang ada dengan kebutuhan siswa.

Jangan ragu untuk mengubah dan menyesuaikan materi yang ada agar

sesuai dengan kebutuhan apabila hal itu terbaik bagi para siswa.

CD-ROM START! juga dilengkapi

dengan materi pengaya berupa

artikel, presentasi yang dapat mem-perkaya pandangan dan gagasan guru sebagai fasilitator.

(12)

Ringkasan Isi Materi START!

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

Kategori 1 - Mutlak Membutuhkan Pengajaran di Kelas

Kegiatan berlatih di dalam kelas sangat mendukung agar siswa mendapatkan gambaran yang lengkap mengenai topik yang dibahas, oleh karena itu topik yang termasuk kategori 1 harus diajarkan di kelas

M4 – Membuat Riwayat Hidup (CV) yang baik

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Membuat riwayat hidup (CV) yang baik

- Mengetahui bagaimana merumuskan pengalaman yang dimiliki ke dalam CV

- Menentukan apa saja yang perlu diprio-ritaskan dalam CV

Video

Lembar Kerja 1 – Kiat Menulis Riwayat Hidup (CV) yang baik Lembar Kerja 2 – 9 Kesalahan Penulisan CV yang harus dihindari

Lembar Kerja 3 – Mengenali be-berapa kesalahan dasar Lembar jawaban guru

1x45 menit

M5 - Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Memahami pentingnya surat lamaran kerja yang baik

- Memahami bahwa tidak semua hal perlu ditulis dalam surat lamaran kerja

- Menyesuaikan surat lamaran dengan lowongan kerja yang ada

Lembar Latar Belakang – Kiat khusus untuk kasus tertentu Lembar Kerja 1 – Kita menulis surat lamaran kerja yang baik Lembar Kerja 2 – Menilai surat lamaran kerja

(13)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M6 - Mempersiapkan Diri untuk Wawancara Kerja

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengetahui bagaimana mempersiapkan diri untuk wawancara kerja

- Menjawab pertanyaan umum dalam wawancara kerja

- Menyiapkan beberapa pertanyaan untuk disampaikan di akhir wawancara

Video

Lembar Kerja 1: Siapkan Jawaban

3x45 menit

M8 - Memperkenalkan Diri secara Efektif dalam Wawancara Kerja

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengetahui kemampuan yang dimiliki yang dapat ditunjukkan pada saat wa-wancara kerja

- Membuat prioritas hal-hal apa saja yang penting dan tidak ketika memperkenal-kan diri

- Memperkenalkan diri secara efektif da-lam waktu 2 menit pada wawancara ker-ja

Video

Lembar Kerja 1: Perkenalan diri Stopwatch game

(14)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M11 – Menghadapi Rekan Kerja dan Atasan

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Memahami aturan penting bagaimana seharusnya bersikap di tempat kerja

- Memiliki gambaran dan gagasan bagaimana sebaiknya berinteraksi dengan rekan kerja

- Memiliki gambaran dan gagasan bagaimana sebaiknya berinteraksi dengan atasan

Video

Lembar Kerja 1 – Hari Pertama di Tempat Kerja

Lembar Kerja 2 – Menghadapi Rekan Kerja

Lembar Kerja 3 – Menghadapi Atasan

Lembar Kerja 4 – Diskusi Lembar Kerja 5 – Diskusi Lembar Kerja 6 – Diskusi

2x45 menit

Kategori 2 - Membutuhkan Pengajaran di Kelas

Apabila siswa mempelajari topik ini secara mandiri, siswa akan merasa bosan, oleh sebab itu topik yang termasuk kategori 2 sebaiknya diajarkan di kelas.

M1 - Bakat, Potensi dan Kelebihan

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengenali bakat yang dimiliki

Video

Lembar Kerja 1 – Menganalisa bakat pribadi

(15)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M1 - Bakat, Potensi dan Kelebihan (lanjutan)

- Menemukan ide apa yang akan dil-akukan dengan bakat mereka

- Menetapkan prioritas terkait pekerjaan apa yang akan dilakukan

Lembar Kerja 2 – Menganalisa bakat teman

Lembar Kerja 3 – Daftar keinginan

1 hingga 2x 45 menit

M2 – Pekerjaan Impian Setelah pelajaran, siswa diharapkan

mam-pu untuk:

- Menemukan ide bagaimana me-nyesuaikan bakat yang dimiliki dengan pekerjaan

- Memiliki pemikiran mengenai peker-jaan apa yang ingin di-lakukan

- Membayangkan diri mereka melakukan pekerjaan tertentu

- Memahami bahwa pekerjaan impian pada umumnya merupakan penilaian sosial

Video

Lembar Kerja 1: Temukan Peker-jaan Impianmu

Lembar Kerja 2: Bagaimana Me-raih pekerjaan impian

(16)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M3 – Mencari Pekerjaan Setelah pelajaran, siswa diharapkan

mam-pu untuk:

- Mengetahui di mana informasi lowon-gan kerja dapat diperoleh

- Mengidentifikasi perusahaan yang sesuai dengan latar belakang mereka

- Menyusun proses lamaran pekerjaan

- Mengetahui kiat-kiat ketika menginginkan sebuah pekerjaan

Video

Mind-map untuk guru: Bagaimana Mencari Pekerjaan

Lembar Latar Belakang 1: Di mana mencari Pekerjaan

Lembar Kerja 1: Membuat Struktur pencarian pekerjaan

2x45 menit

Kategori 3 - Dapat Dipelajari Sendiri

Topik ini sangat mudah untuk dipahami dan dipraktekkan, sehingga topik yang termasuk kategori 3 berikut dapat dipelajari oleh siswa secara mandiri

M7 - Yang Boleh dan Tidak Boleh saat Wa-wancara Kerja

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi wawancara kerja

Video

Lembar Kerja 1: Yang seharusnya dilakukan pada saat wawancara kerja

(17)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M7 - Yang Boleh dan Tidak Boleh saat Wa-wancara Kerja (Lanjutan)

- Mengetahui apa saja yang perlu disiap-kan sebelum menghadapi wawancara kerja

- Mengetahui tantangan apa saja yang perlu diketahui ketika menerima wa-wancara melalui telepon

Video

Lembar Kerja 1: Yang seharusnya dilakukan pada saat wawancara kerja

Lembar Kerja 2: Yang seharusnya dihindari pada saat wawancara kerja

Lembar Kerja 3: Persiapan wa-wancara kerja melalui telepon Lembar Kerja 4: Pada saat wa-wancara melalui telp

-

M9 - Membangun Moti-vasi saat Gagal Mencari Pekerjaan

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Memahami bahwa kegagalan merupa-kan bagian dari proses pembelajaran

- Mengetahui apa yang seharusnya dil-akukan setelah lamaran pekerjaan di-tolak

- Mengerti bagaimana memperbaiki dokumen lamaran pekerjaan

Video

Presentasi Powerpoint

Lembar Kerja 1: Flash card/Kartu cepat

(18)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M10 – Perjanjian Kerja

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Memahami konteks sebuah perjanjian kerja dan mampu menilai apakah poin penting sudah tercakup di dalam per-janjian tersebut

- Membuat keputusan yang baik apakah mereka benar-benar ingin menerima pekerjaan tersebut dan menandatangani perjanjian yang telah disiapkan

- Memahami bagaimana sebaiknya me-nanyakan gaji

Lembar kerja 1: Bagaimana Mem-buat Keputusan

Lembar kerja 2: Fakta Legal untuk dipertimbangkan

Lembar Kerja 3: Perjanjian kerja yang tidak baik

Lembar kerja 4: Perjanjian kerja yang baik

-

M12 – Mengelola Waktu dan Diri dengan Baik

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengetahui kendala apa saja yang akan dihadapi apabila tidak dapat mengelola waktu dengan baik

- Mengkaji bagaimana cara mereka mengelola waktu

- Menemukan gagasan bagaimana agar dapat mengelola waktu dengan baik

Video

Lembar Kerja 1: Apa yang salah? Lembar kerja 2: Kiat Menge-lola waktu dengan baik

Lembar Kerja 3: Membuat agenda

(19)

Judul Unit Tujuan Belajar Materi Ajar

Jumlah Pertemuan @ 45 menit

M13 – Mengelola Keu-angan

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Mengetahui pola pemasukan dan pengeluaran pribadi

- Memahami kiat terbaik bagaimana menghemat uang

- Menyadari pentingnya memiliki rencana keuangan

Video

Lembar Latar Belakang 1: Kiat Mengelola Keuangan

Lembar Latar Belakang 2: Kebu-tuhan Hidup

Lembar Kerja 1: Kiat Mengelola Keuangan

Lembar Kerja 2: Kartu Per-kiraan dan Lembar Kalkulasi

-

M14 – Belajar Sepanjang Hayat

Setelah pelajaran, siswa diharapkan mam-pu untuk:

- Menemukan peluang untuk mempela-jari keterampilan baru

- Menciptakan sinergi antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi

- Mengetahui di mana dapat menemukan peluang untuk terus belajar sepanjang hayat

- Mengetahui bagaimana k iat agar ber-hasil dalam proses belajar sepanjang hayat

Lembar Kerja 1: Apa yang bisa dilakukan?

Lembar kerja 2: Mengapa kegiatan belajar sepanjang hayat berguna untuk perusahaan dan karir kal-ian?

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Ruang lingkup buku teks bahan ajar ini berkenaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan pengecatan bodi otomotif yang meliputi :

Modul 1: Dasar-Dasar Komunikasi Organisasional Pengertian, Ruang Lingkup, dan Peranan Komunikasi Kegiatan Belajar 1: Pengertian Komunikasi Organisasional Kegiatan Belajar 2:

Media interaktif Takbulta adalah suatu alat peraga seperti bangun ruang balok berbentuk tiga dimensi berukuran 40x80 cm, yang menjelaskan tentang materi hubungan berbagai

Penjelasan umum yang singkat tentang tata laksana proses yang terjadi yang memperjelas ruang lingkup sistem yang akan dibuat, boleh dibuat dalam bentuk flowchart

"mengkontemplasikan derita", adalah teknik psikologis yang akan membantu kita lebih siap secara mental untuk menghadapi kenyataan yang tidak selalu menyenangkan

Sebagai buku perkuliahan, buku ajar disusun untuk membantu mahasiswa dalam memahami ilmu pengetahuan sesuai dengan mata kuliah yang sedang ditempuh.. Oleh karena itu,

Jabatan Unit Kerja : Bidang llmu $.n.t.t.v.r.: :..Qtfu Komponen Yang Dinilai Nilai Maksimal Laporan Pengabdian / M€CC / Bahan Ajar /dll Nilai Akhir Yang Diperoleh a.. Ruang

BUKU AJAR PSIKOLOGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS 5 Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa mampu :  Mahasiswa mampu menjelaskan mengenai konsep dasar definisi dan ruang lingkup serta