• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 18 Januari 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 18 Januari 2012"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

P

erdagangan saham kemarin kembali berlangsung bergairah setelah pada perdagangan sebelumnya mengalami koreksi terimbas sentimen negatif pasar global. Pelaku pasar kembali melakukan pembelian atas sejumlah saham sektoral. IHSG ditutup menguat 45,062 poin atau 1,15% di posisi 3954,755.

Membaiknya kondisi pasar saham Asia kemarin menjadi faktor utama pemicu aksi beli. Ini terutama merespon angka perumbuhan ekonomi China kuartal IV 2011 yang di atas ekspektasi pasar yakni mencapai 8,9%. Pasar sebelumnya memperkirakan sebesar 8,7%. Namun bila

dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 9,1%, ekonomi China memperlihatkan perlambatan pertumbuhan. Sepanjang 2011 lalu ekonomi China tumbuh 9,2% turun dari 2010 sebesar 10,3%. Penurunan ini meskipun sudah dipekrirakan sebelumnya namun masih di atas ekspektasi pasar sebesar 9%. Data pertumbuhan ekonomi China yang di atas ekspektasi tersebut telah direspon positif oleh pelaku pasar di Asia maupun di pasar saham AS dan Eropa tadi malam. Hal ini juga mendorong mendorong penguatan kembali harga sejumlah komoditas seperti harga emas, minyak mentah dan CPO di pasar Asia kemarin. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street masing-masing ditutup menguat 0,48% dan 0,36%. Harga minyak mentah di AS tadi malam ditutup naik 2% di USD100,71/barrel. Di London harga sejumlah komoditas logam juga mengalami penguatan seperti nikel dan timah masing-masing menguat 1,55% dan 3,56%. Penguatan sejumlah harga komoditas tambang dan energi tersebut turut menopang penguatan harga saham yang bergerak di sektor tersebut.

Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin meningkat mencapai Rp.3,7 triliun, di atas rata-rata harian pekan kemarin sebesar Rp.3,5 triliun. Dengan kondisi eksternal yang membaik dan perkembangan ekonomi domestik yang terus bertumbuh dipastikan arus dana yang masuk ke pasar saham akan semakin besar di masa mendatang. Target IHSG dalam waktu dekat diperkirakan akan kembali menembus level 4000. Pada perdagangan hari ini investor disarankan mencermati saham yang berkorelasi dengan komoditas seperti tambang, perkebunan, dan energi. Selain itu sejumlah saham lapis dua yang bergerak di sektor barang konsumsi juga masih berpeluang melanjutkan penguatannya. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan retang sekitar 30 poin dengan kecenderungan menguat . Target resisten pertama ada di 3985 dan kedua di 4020. Sedangkan level support akan dijaga di 3910 dan 3870 IHSG S1 3910 S2 3870 ; R1 3985 R2 4020

ABM Investama bayar utang Rp. 344,62 miliar.

BNBR raih fasilitas pinjaman USD 193,97 juta dari Credit Suisse.

GJTL tuntaskan ekspansi pabrik.

FREN nego obligasi konversi Rp. 4,7 triliun.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Market Preview

Opening Today Nikkei AORD

 Change       Index Last Chg % DJIA  12482.07  60.01   0.48   S&P 500  1293.67  4.58   0.36   FTSE 100  5693.95  36.51   0.65   CAC 40  3269.99  44.99   1.40   DAX  6332.93  112.92   1.82   NIKKEI 225  8466.4  88.04   1.05   HANGSENG  19627.75  615.55   3.24   STI  2815.85  59.36   2.15   SHENZHEN  860.25  42.08   5.14   SHANGHAI  2298.38  92.19   4.18   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  101.26  2.56   2.59   CPO (RM/M.T)  3164  38.00   1.22   Gold (USD/T.oz)  1654.4  23.60   1.45   Nikel (USD/M.T  19605  300.00   1.55   Timah (USD/M.T)  21650  745.00   3.56   Coal (USD/M.T)  114.15  0.00   0.00   Exchange Rates Chg % IDR/USD  9120  (10.00)  (0.11)  USD/EUR  1.274  0.01   0.47   JPY/USD  76.77  (0.06)  (0.08)  IDR/SGD  7058.92  (22.38)  (0.32)  IDR/AUD  9416.17  (12.09)  (0.13) 

Dual Listed USD IDR Chg % TLK.NYSE  30.52  6958.56  (0.23)  (0.75) 

IIT.NYSE  29.75  5426.4  (0.87)  (2.84) 

Top Gainers IDR % Chg VOKS  1,000  25   200  CEKA  970  24.40   190  KAEF  410  22.40   75  SQMI  680  21.40   120  DKFT‐W  1,300  18.20   200  Top Losers IDR % Chg

HITS  235  (14.50)  (40) 

META‐W  176  (14.10)  (29) 

KBRI‐W2  31  (13.90)  (5) 

LMSH  4,700  (9.60)  (500) 

TRUS  820  (8.90)  (80) 

Top Value IDR % (miliar) ASII  77,300  1.40   393 B  BBRI  6,950  2.20   343 B  BMRI  6,800  1.50   342 B  ELTY  146  7.40   317 B  BBNI  3,700  0.00   303 B  Top Volume IDR % (juta)

ELTY  146  7.40   2,202.749  BIPI‐W  73  9   793.452  ENRG  215  4.90   447.956  DEWA  90  2.30   397.917  BNBR  52  0.00   380.499  IHSG 3,954.75 Change 45.06 Change (%) 1.15 Change (%/ytd) 3.47 Total Value (IDR triliun) 4.483 Total Volume (miliar saham) 7.002 Net Foreign Buy (IDR miliar) 181.405

(2)

ABM Investama Bayar Utang Rp 344,62 Miliar. PT ABM Investama Tbk (ABMM) melakukan pembayaran utang lebih cepat kepada dua perbankan, dengan total dana Rp 344,62 miliar. Pembayaran dana untuk mengurangi beban bunga. Pembayaran dilakukan oleh dua bank, yakni DBS Singapura senilai US$ 13 juta (Rp 119,62 miliar) serta Bank Permata Rp 225 miliar. Dana diambil dari hasil penjualan saham perdana (Initial Publi Offering/IPO) yang telah dilakukan Desember 2011 lalu. Percepatan pembayaran akan mengurangi beban bunga pinjaman dan memperbaiki struktur permodalan ABM. Sehingga ABM dapat mengoptimalkan dana yang ada untuk memperkuat bisnis anak-anak perusahaan. Selain untuk membayar utang, sebanyak 70% dana IPO sebagai pembiayaan ekspansi anak usaha. Melalui anak usahanya, ABBM berjanji mengembangkan bisnis energi hulu dan hilir, sehingga terjadi terintegrasi. Diharapkan ke depan, anak usaha dapat menyumbang profit yang signifikan. Perse-roan akan meningkatkan produksi batu bara hingga 5,5 juta ton. Kontribusi didapat dari dua tambang baru, di Aceh dan Kali-mantan Selatan. (Detikcom)

Bayan Resources Digugat BCBC Singapore. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) digugat BCBC Singapore Pte Ltd di pengadilan tinggi Negara Singapura. Pasalnya, perseroan diduga melakukan pelanggaran terhadap perjanjian yang mengatur usaha patungan briket batu bara (coal briquette joiunt venture deed). Bayan mendapatkan surat gugatam pada 10 Januari 2012 dari Straits Law Practice LLC yang merupakan kuasa hukum atas BCBC Singapore dan BCBC Australia atas perkara tersebut yang didaftarkan pada 27 Desember lalu. Sebelumnya, Bayan Resources menerima surat dari BCBC Singapore Pte Ltd terkait dengan proyek PT Kaltim Supacoal pada 21 November 2011. Bayan merupakan pemegang 49 persen saham Kaltim Supacoal, perusa-haan yang bergerak dalam pengoperasian fasilitas coal upgrading. Persentase sisa saham Kaltim Supacoal dimiliki BCBC Singa-pore. Kepemilikan aset Bayan dalam Kaltim Supacoal terakhir tercatat masih defisit Rp261,2 miliar per akhir September. Defisit itu meningkat dari posisi akhir 2010 sebesar Rp118,72 miliar. (Okezone)

BNBR Raih Fasilitas Pinjaman USD193,97 Jt dari Credit Suisse. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) meraih fasilitas pinjaman sebesar USD193,97 juta dari Credit Suisse AS, Singapore Branch. BNBR dan Long Haul Holding Ltd (LHH) telah menandatan-gani credit agreement untuk menerima fasilitas pinjaman (term loan facility) senilai USD437 juta dari Credit Suisse sebagai structuring agent. Dari jumlah pinjaman tersebut, bagian dari term loan facility yang tersedia untuk BNBR adalah sebesar USD193,97 juta. Berdasarkan credit agreement tersebut, kewajiban BNBR terpisah dari kewajiban LHH. Transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan transaksi tertentu. Dan bukan termasuk transaksi material. (Okezone)

Gajah Tunggal Tuntaskan Ekspansi Pabrik. Penjualan kendaraan bermotor yang selalu meningkat ikut mengerek permintaan ban. Mengantisipasi lonjakan permintaan ini, para produsen ban pun gencar berekspansi. Tengok saja PT Gajah Tunggal Tbk yang terus melanjutkan peningkatan kapasitas produksi di pabriknya yang terletak di Tangerang, Banten. Untuk meningkatkan produksi ini, Gajah Tunggal telah menganggarkan investasi sebesar US$ 170 juta. Menurut Chatarina, modal yang akan diku-curkan tahun ini tinggal US$ 10 juta. Chatarina menjelaskan, dana ekspansi ini berasal dari penerbitan obligasi pada 2005 sebe-sar US$ 400 juta. Nantinya, pabrik ini akan memproduksi ban dalam dan ban luar baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan ekspansi ini, kapasitas produksi ban motor Gajah Tunggal akan mencapai 105.000 unit per hari, naik 16,66% dibandingkan produksi ban 2011 yang sebesar 90.000 unit per hari. Sementara produksi ban mobil akan menyentuh 45.000 unit per hari, tumbuh 12,5% dari produksi tahun lalu yang sebesar 40.000 unit per hari. Saat ini, Gajah Tunggal menguasai 53% pasar ban sepeda motor di Indonesia. Dengan penambahan kapasitas ini, Gajah Tunggal berharap volume penjualan 2012 tumbuh 10%-20% menjadi sekitar 38,35 juta unit hingga 41,84 juta unit. Dengan begitu, pendapatan diharapkan bisa menyen-tuh Rp 14,1 triliun - Rp 15,3 triliun, tumbuh 20%-25% dari penjualan 2011 yang berkisar Rp 11,8 triliun - Rp 12,3 triliun. (Kontan

Online)

FREN Nego Obligasi Konversi Rp 4,7 triliun. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana mengutak-atik struktur obligasi konversinya. Tujuannya, menyulut kembali minat investor membeli obligasi konversi FREN. Dalam rencana awalnya, FREN akan menerbitkan obligasi konversi dengan nilai total Rp 4,7 triliun. Dari jumlah tersebut, FREN sudah menerbitkan obligasi konversi senilai Rp 2,4 triliun sepanjang Januari-September 2011. Agar pemodal mau membeli sisa obligasi yang akan diterbitkannya di tahun ini, senilai Rp 2,3 triliun, manajamen FREN menawarkan konversi saham seri C dengan harga yang lebih tinggi yakni Rp 100 per saham. Dalam struktur terdahulu, pemegang obligasi hanya mendapat tawaran saham seri B yang seharga Rp 50 per saham. Pemegang obligasi konversi FREN saat ini adalah PT Valensia Persada dengan nilai Rp 1,1 triliun dan PT Sejahtera Pu-ramas (Rp 1,3 triliun). Perusahaan terakhir juga memiliki opsi membeli obligasi konversi yang belum diterbitkan. Kedua perusa-haan itu sudah membeli, total, sembilan seri obligasi yang masing-masing nilainya Rp 100 miliar. Mereka juga berhak membo-rong 38 opsi pembelian obligasi konversi FREN yang lain. Jika seluruh opsi dieksekusi, nilai total obligasi konversi FREN adalah Rp 4,7 triliun. Jika seluruh obligasi dikonversi menjadi saham seri C, maka komposisi kepemilikan saham perseroan akan berubah. Sekitar 88,79% saham FREN beralih ke tangan pemegang obligasi. Jika obligasi dikonversi menjadi saham seri B, porsi kepemilikan kreditur obligasi hanya 44,21%. Jika menghitung waran perseroan dan penerbitan saham baru rights issue yang akan digelar FREN, hitung punya hitung, kepemilikan pemegang obligasi pada FREN sebesar 70,10%, dengan catatan seluruh pemegang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) melaksanakan haknya. Sebagai kompensasinya, FREN meminta pe-megang obligasi untuk mengubah bunga obligasi yang diterbitkan pada awal tahun 2011 menjadi 0% dari sebelumnya 6%. Dengan restrukturisasi itu, FREN bisa menghemat beban bunga sekitar Rp 282 miliar per tahun. (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

ELTY 139-154.

Harga saham ELTY kemarin kembali melanjutkan penguatannya setelah sempat terkoreksi

sekitar 4% sepekan kemarin. Pergerakan harganya kemarin berhasil menembus resisten sederhana di Rp.144,

dan ditutup di Rp.146. Ini merupakan harga tertinggi ELTY sejak perdagangan 9 September tahun lalu.

Hingga kuartal ketiga tahun 2011 pendapatan usaha perseroan tumbuh 61% mencapai Rp.1,45 triliun. Laba

usaha tumbuh 47% mencapai Rp.202,5 miliar, sedangkan laba bersih tumbuh 17% mencapai Rp.129,24

miliar. Pertumbuhan kinerjanya sepanjang tahun lalu dan peluang peningkatan laba pada tahun ini akan

menjadi katalis positif bagi penguatan harga sahamnya ke depan. Setahun terakhir harga tertingginya

sempat mencapai Rp.182 (19/5). Tahun 2011 lalu, laba perusahaan properti tersebut diperkirakan bisa

mencapai Rp.157 miliar dan tahun ini laba mencapai Rp.205 miliar dengan asumsi pertumbuhan laba 30%.

Pada harga Rp.146, saham ELTY ditransaksikan dengan PE 28,5x (E/2012) dan PBV hanya 0,69x. Kinerja

perseroan tahun ini juga akan ditopang dengan sejumlah rencana proyek toll yang dikerjakan oleh anak

perusahaannya Bakrie Toll Road. Secara technical harga sahamnya berpeluang mencapai target di Rp.154

(retracement 61,8%). Harga saham ELTY dalam sebulan terakhir telah menguat 38%. Penguatan harga

sahamnya diperkirakan masih bisa berlanjut. Trading Buy.

(4)

PGAS 3175-3275.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tahun ini menganggarkan belanja modal (capex)

sebesar USD200 juta. Sebagian besar belanja modal tahun ini akan digunakan membangun infrastuktur di

proyek LNG receiving terminal di Sumatera Utara dan Jawa Barat. Sumber belanja modal tahun ini akan

menggunakan kas internal perusahaan. Per September 2011 perseroan memiliki kas sebanyak Rp.9,5 triliun.

Selain membangun LNG Receiving Terminal, perseroan juga merencanakan untuk mengakuisisi satu blok gas

dengan nilai sekitar USD350 juta. Akuisisi blok gas ini diharapkan bisa memperkuat pasokan gas perseroan

yang selama ini menjadi kendala dalam pertumbuhan bisnisnya. Pada perdagangan kemarin harganya

ditutup naik Rp.50 di Rp.3250. Pada harga Rp.3250, saham PGAS ditransaksikan dengan PE 12,2x (2011) dan

PE 11,7x (E/2012). Secara historis PGAS ditransaksikan pada PE sekitar 13x. Perdagangan PGAS, secara

technical, cenderung bergerak sideways dengan kisaran yang sempit dengan support di Rp.3100 dan resisten

di Rp.3275. Tren penguatan harga sahamnya akan menunggu konfirmasi penembusan level di Rp.3275.

Pembelian bisa dilakukan apabila level Rp.3275 tertembus dengan volume yang meningkat atau pada

kisaran support di Rp.3100-Rp.3175. Bagi investor jangka pendek yang sudah memiliki barang bisa take profit

di level resistennya. Hold.

(5)

ADRO 1760 - 1820 (Adaro Energy)

ADRO kemarin berhasil menguat 20 poin dari penutupan pada hari sebelumnya. ADRO kemarin

ditutup pada posisi 1800 menguat sekitar 1%. Adapun volume transaksi kemarin hanya mencapai 30 juta, di

bawah rata-rata volume selama 14 hari yaitu sebesar 45 juta. Trend ADRO masih sideways. ADRO masih

bergerak dalam rentang sempit antara 1760 - 1840. Namun posisi candle masih diatas MA 20d. Volume

cenderung dibawah rata-rata perdagangan selama beberapa hari terakhir membuat ADRO tidak dapat break

resistennya. Indiaktor lainnya masih mendukung penguatan. MACD mmasih uptrend, meskipun

histogramnya sudah merah. RSI rebound di centerline mengindikasikan ADRO masih berkesempatan untuk

menguat. Stochastic juga berhasil golden cross di area netral.

Fundamental ADRO juga baik. PT Adaro Power, anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan

mengakuisisi PT Sejahtera Alam Energy, anak usaha PT Trinergy Mandiri Internasional, perusahaan yang

bergerak di sektor energi panas bumi. Adaro Power adalah perusahaan pembangkit listrik swasta yang

dibentuk oleh Adaro Energy dan PT Alam Tri Abadi, anak usah perseroan lainnya. Keduanya masing-masing

memiliki 50% saham Adaro Power dengan setoran modal masing-masing sebesar Rp 30 juta. Ini

menunjukkan ADRO sedang melakukan diversivikasi pendapatan perusahaan. Namun masih adanya

sengketa lahan dengan PTBA menjadi sentimen negatif untuk ADRO. ADRO saat ini ditraksaksikan dengan

PE 14.52x lebih rendah dari PE Industri sejenis yaitu 15.72x. Maintain Buy.

Stock Picks

5

Saham Pilihan :

BBRI 6850-7150 Trading Buy

BMRI 6700-6900 Trading Buy

HRUM 7150-7450 Trading Buy

ADHI 650-710 Trading Buy

INDF 4750-4875 Maintain Buy

KAEF 385-440 Spec Buy

BNII 440-510 Spec Buy

(6)

6 EMITEN LAST PRICE RESISTANCE 1 RESISTANCE 2 SUPPORT 1 SUPPORT 2

IHSG  3,954.75  3,970.31  3,985.86  3,924.63  3,894.51  PERTANIAN  AALI  22,300.00  22,400.00  22,500.00  22,200.00  22,100.00  LSIP  2,475.00  2,525.00  2,575.00  2,400.00  2,325.00  SGRO  3,225.00  3,258.33  3,291.67  3,158.33  3,091.67  UNSP  310.00  320.00  330.00  295.00  280.00  PERTAMBANGAN  ADRO  1,800.00  1,806.67  1,813.33  1,786.67  1,773.33  ANTM  1,700.00  1,716.67  1,733.33  1,686.67  1,673.33  BORN  890.00  913.33  936.67  843.33  796.67  BUMI  2,500.00  2,516.67  2,533.33  2,466.67  2,433.33  DEWA  90.00  91.33  92.67  88.33  86.67  DOID  680.00  693.33  706.67  663.33  646.67  ENRG  215.00  218.33  221.67  208.33  201.67  HRUM  7,300.00  7,383.33  7,466.67  7,183.33  7,066.67  INCO  3,400.00  3,441.67  3,483.33  3,316.67  3,233.33  ITMG  39,250.00  39,500.00  39,750.00  38,900.00  38,550.00  MEDC  2,525.00  2,550.00  2,575.00  2,500.00  2,475.00  PTBA  19,650.00  19,800.00  19,950.00  19,350.00  19,050.00  TINS  1,730.00  1,740.00  1,750.00  1,720.00  1,710.00  INDUSTRI DASAR DAN KIMIA  CPIN  2,250.00  2,266.67  2,283.33  2,241.67  2,233.33  INTP  18,400.00  18,633.33  18,866.67  17,933.33  17,466.67  KRAS  890.00  896.67  903.33  876.67  863.33  NIKL  280.00  283.33  286.67  278.33  276.67  SMCB  2,300.00  2,358.33  2,416.67  2,258.33  2,216.67  SMGR  11,850.00  11,916.67  11,983.33  11,716.67  11,583.33  ANEKA INDUSTRI  ASII  77,300.00  77,700.00  78,100.00  76,550.00  75,800.00  GJTL  2,950.00  3,016.67  3,083.33  2,916.67  2,883.33  INDUSTRI BARANG KONSUMSI  INDF  4,775.00  4,791.67  4,808.33  4,741.67  4,708.33  KLBF  3,450.00  3,466.67  3,483.33  3,441.67  3,433.33  UNVR  19,800.00  19,966.67  20,133.33  19,566.67  19,333.33  PROPERTI DAN KONSTRUKSI  ADHI  670.00  680.00  690.00  650.00  630.00  ASRI  480.00  485.00  490.00  475.00  470.00  CTRA  550.00  563.33  576.67  543.33  536.67  CTRP  590.00  593.33  596.67  583.33  576.67  ELTY  146.00  149.67  153.33  139.67  133.33  KIJA  190.00  192.67  195.33  187.67  185.33  PTPP  510.00  521.67  533.33  496.67  483.33  WIKA  16.00  16.00  16.00  16.00  16.00  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI  INDY  2,725.00  2,750.00  2,775.00  2,675.00  2,625.00  ISAT  5,400.00  5,466.67  5,533.33  5,366.67  5,333.33  JSMR  4,325.00  4,358.33  4,391.67  4,283.33  4,241.67  PGAS  3,250.00  3,275.00  3,300.00  3,200.00  3,150.00  TLKM  7,000.00  7,016.67  7,033.33  6,966.67  6,933.33  KEUANGAN  BBCA  7,950.00  8,000.00  8,050.00  7,900.00  7,850.00  BBKP  650.00  656.67  663.33  636.67  623.33  BBNI  3,700.00  3,725.00  3,750.00  3,675.00  3,650.00  BBRI  6,950.00  7,000.00  7,050.00  6,850.00  6,750.00  BDMN  4,675.00  4,700.00  4,725.00  4,625.00  4,575.00  BMRI  6,800.00  6,833.33  6,866.67  6,733.33  6,666.67  PERDAGANGAN, JASA DAN INVESTASI  AKRA  3,525.00  3,625.00  3,725.00  3,450.00  3,375.00  BNBR  52.00  53.00  54.00  51.00  50.00  MNCN  1,320.00  1,350.00  1,380.00  1,280.00  1,240.00  UNTR  28,400.00  28,616.67  28,833.33  28,066.67  27,733.33 

(7)

Corporate Action

7

RIGHT

ISSUE

RASIO

HARGA

NOMI-NAL

HARGA

PE-LAKSANAAN

JADWAL

KETERANGAN

MASA 

2:1 

Rp. 140 

Rp. 500 

27‐Dec‐11 Cum HMETD di Pasar Reguler 

  

  

  

  

30‐Dec‐11 Recording Date 

  

  

  

  

2‐Jan‐12 Distribusi HMETD 

  

  

  

  

1‐Mar‐12 Pencatatan Efek di Bursa 

  

  

  

   03/01/12 ‐ 11/01/12 Periode Perdagangan HMETD 

  

  

  

   01/01/12 ‐ 11/01/12 Periode Pelaksanaan HMETD 

  

  

  

   05/01/12 ‐ 13/01/12 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD 

  

  

  

  

13‐Jan‐12 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb 

  

  

  

  

16‐Jan‐12 Tanggal Penjatahan 

  

  

  

  

18‐Jan‐12 Refund 

  

  

  

  

    

MDLN 

20:21 

Rp. 250 

Rp. 250 

22‐Dec‐11 Cum HMETD di Pasar Reguler 

  

  

  

  

28‐Dec‐11 Recording Date 

  

  

  

  

29‐Dec‐11 Distribusi HMETD 

  

  

  

  

30‐Dec‐11 Pencatatan Efek di Bursa 

  

  

  

   30/12/11 ‐ 11/01/12 Periode Perdagangan HMETD 

  

  

  

   30/12/11 ‐ 11/01/12 Periode Pelaksanaan HMETD 

  

  

  

   03/01/12 ‐ 11/01/12 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD 

  

  

  

  

13‐Jan‐12 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb 

  

  

  

  

16‐Jan‐12 Tanggal Penjatahan 

  

  

  

  

18‐Jan‐12 Refund 

  

  

  

  

    

STOCK SPLIT &

RE-VERSE STOCK

KETERANGAN

RASIO

JADWAL

KETERANGAN

FREN 

Reverse Stock 

20:1 

10‐Feb‐12  Akhir Perdagangan Nominal Lama 

  

  

  

13‐Feb‐12  Awal Perdagangan Nominal Baru 

  

  

  

‐ 

Recording Date 

  

  

  

‐ 

Distribusi Dengan Nilai Nominal Baru 

(8)

8

RUPS

EMITEN

JENIS

TANGGAL

TEMPAT

FREN    Smartfren Telecom Tbk    RUPSLB   12‐01‐2012   PT Smartfren Telecom Tbk Jl. H Agus Salim No. 45,  Sabang Jakarta Pusat 10340   

GEMS    Golden Energy Mines Tbk    RUPSLB   12‐01‐2012  

Le Grandeur Mangga Dua Hotel, Ruang Puri Per‐ tiwi Ballroom Lantai 2, Jl. Mangga Dua Raya, Ja‐ karta    BNII    Bank Internasional Indonesia  Tbk.    RUPSLB   16‐01‐2012   Ruang Paseo, Plaza BII Tower 2, Lantai 39 Jl. MH  Thamrin No. 51 Jakarta   

BUVA    Bukit Uluwatu Villa Tbk    RUPSLB   16‐01‐2012  

Ruang Seminar I, PT Bursa Efek Indonesia, Tower  2 lantai 1. Jl. Jendral Sudirman, Kav. 52‐53, Ja‐

karta 12190    PWON    Pakuwon Jati Tbk.    RUPSLB   18‐01‐2012  

Function Room Apartemen Gandaria Heights Jl.  K.H.M. Syafii Hadzami No. 8 Kebayoran Lama –  Jakarta Selatan 12240    RUIS    Radiant Utama Interinsco  Tbk    RUPSLB   24‐01‐2012   Onyx Room, 2nd Floor Arion Swiss‐Belhotel Jl.  Kemang Raya No.7 Kebayoran Baru, Jakarta  12730   

BCIP    Bumi Citra Permai Tbk    RUPSLB   24‐01‐2012   Gedung Graha Millennium Jl. Kwitang Raya no. 1  Jakarta 10450   

BNGA    Bank CIMB Niaga Tbk    RUPSLB   26‐01‐2012   Financial Hall, Graha CIMB Niaga lantai 2 Jl. Jend.  Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190   

SUGI    Sugih Energy Tbk.    RUPSLB   26‐01‐2012     

BKSW    Bank QNB Kesawan Tbk    RUPSLB   27‐01‐2012   Hotel Nikko Jakarta    EMTK    Elang Mahkota Teknologi  Tbk    RUPSLB   27‐01‐2012   SCTV Studio, Lantai 8, SCTV Tower, Senayan City  Jl. Asia Afrika Lot 19, Jakarta 10270, Indonesia    SONA    Sona Topas Tourism Industry  Tbk.    RUPSLB   27‐01‐2012   Intiland Tower Podium Lantai 2, Ruang Nomor 2,  Jl. Jendral Sudirman Kav. 32 Jakarta 10220    JSMR    Jasa Marga (Persero) Tbk.    RUPSLB   30‐01‐2012     

FREN    Smartfren Telecom Tbk    RUPSLB   30‐01‐2012   PT Smartfren Telecom Tbk Jl. H Agus Salim No. 45,  Sabang Jakarta Pusat 10340    BIPP    Bhuwanatala Indah Permai  Tbk    RUPSLB   31‐01‐2012   Graha BIP Lt.6, Jl. Gatot Subroto Kav 23, Jakarta    GIAA    Garuda Indonesia (Persero)  Tbk    RUPSLB   03‐02‐2012   Ruang Auditorium Gedung Manajemen Garuda  Indonesia, Garuda City, Bandar Udara Interna‐ sional Soekarno ‐ Hatta    INVS    Inovisi Infracom Tbk    RUPSLB   03‐02‐2012   Jakarta    SHID    Hotel Sahid Jaya International 

Tbk.    RUPSLB   06‐02‐2012  

Ruang Candi Prambanan Lantai 2, Hotel Grand  Sahid Jaya, Jakarta   

GDYR    Goodyear Indonesia Tbk.    RUPSLB   09‐02‐2012  

Dua Mutiara 1 JW Marriot Hotel Jakarta Jl. Lingkar  Mega Kuningan Kav.E1 & 2 No. 1 & 2 Mega Kunin‐

(9)

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl. Latumenten Raya No. 7D

Jakarta 11330

Phone : +62 21 630 7012

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 587 888

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Pontianak :

Jl. Jend Urip No. 7

Pontianak 78111

Phone : +62 561 767 839

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan perilaku positif yang berhubungan dengan kejadian schistosomiasis yaitu perilaku buang air besar di jamban keluarga (p=0,001) dan menggunakan

Tugas di Kab.. Profil Kesehatan Kabupaten Poso adalah gambaran situasi Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Poso yang diterbitkan setiap tahunnya. Dalam setiap terbitan

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi penyisihan parameter pencemar yaitu: pH, kekeruhan, dan logam Mn pada air gambut dengan metode MSL,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah cair industri etanol (vinasse) PSA Palimanan dengan metode MSL dapat menurunkan kadar COD, BOD, dan TSS pada kecepatan

Program pendidikan doktor diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas keskolaran dari mahasiswa, sehingga setelah lulus mampu menjadi pengajar, peneliti dan

Pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, dalam hal ini untuk mencegah penyakit, menyembuhkan penyakit

Identifikasi endoparasit pada sampel feses Nasalis larvatus, Presbytis comata, dan Presbytis siamensis dalam penangkaran menggunakan metode natif dan pengapungan

Lokasi Taman Safari Indonesia II Prigen (TSI II) dari 25 sampel feses harimau benggala, ditemukan 10 sampel positif yang terinfeksi cacing saluran pencernaan