Alikodra H.S., 1 996, Pem bangunan Kawasan Konservasi Pasisir dan Laut, Makalah pada Pelatihan Perencanaan Pembangunan Wilayah Pesisir Secara Terpadu, PPLH-IPB, Bogor.
Aronof, S., 1 989, Geographical Information System: A Management Perspective, WDL Publication, Ottawa.
Bengen, D.G. 2001. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan
-
lnstitut Pertanian Bogor. Bogor, Indonesia.Boo E. 1995. Pelaksanaan Ekoturisme untuk Kawasan-Kawasan yang Dilindungi. PACT dan ALAMl dengan bantuan USAID, penerjemah; Linberg K, Hawkins D E, editor. Vermont: The Ecotourism Society. Terjemahan dari: Ecotourism: A Guide for Planner & Managers.
Bustamante R, Collins K.J, Bensted-Smith R. 2001. Biodiversity Conservation in the Galapagos Marine Reserve, The Charles Darwin Foundation for the Galapagos Islands. Ecuador.
Carter J., 1994, Training Module : Basic Concepts Of Marine Conservation And Their Relevance To East Sumatera, SNC-Lavalin International, Inc. Pekan Baru
Dahuri, R. 1993. Daya Dukung Lingkungan dan Pengembangan Pariwisata Bahari Berkelanjutan. Seminar Nasional Manajemen Kawasan Pesisir untuk Ekoturisme. MM-IPB. Bogor.
Dahuri, R. 1998. Pendekatan Ekonomi-Ekologis Pembangunan Pulau-Pulau Kecil Berkelanjutan. Di dalam: Edyanto, Ridlo, Putro, Naryanto, dan Setiadi, editor. Prosiding Seminar dan Lokakarya Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil di Indonesia; Jakarta, 7-1 0 Des. 1998. Kerjasama DEPDAGRI, BPPT dan USAID. hal. 832
-
B42.Dahuri, R. Jakub Rais, Sapta P. Ginting, dan M.J. Sitepu, 1996, Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan Secara Terpadu, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.
[DEPHUT] Departemen Kehutanan, Direktorat Bina Kawasan Pelestarian Alam, 1995, Pedoman Penetapan Zonasi Taman Nasional, Bogor.
[DEPHUT] Departemen Kehutanan, Sub Balai Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Tengah, 1996, Taman Nasional Laut Karimunjawa, Semarang.
ESRI, 1990, Understanding GIs: Ardnfo Method, Environmental System Research Institute, Redlands, California.
ESRI, 1997, Cell Based Modeling with Grid 7.2., Environmental System Research Institute, Redlands, California.
[IUCN] The International for Conservation of Nature and Natural Resources, The World Conservation Union. 1988. Resolution 17.38 of the 17th General Assembly of the IUCN. Gland, Switzerland and Cambridge, UK: IUCN. Kardono, P. 1996, Penyajian lnformasi Spasial dalam Perencanaan Pembangunan
Wilayah Pesisir, Makalah pada Pelatihan Perencanaan Pembangunan Wilayah Pesisir Secara Terpadu, PPLH-IPB, Bogor.
Laffoley D. 1995. Techniques for managing marine protection area: zoning. Di dalam: Gubbay S, editor. Marine Protection Area. Ed ke-I. London: Chapman & Hall. hlm 103-1 17.
Lascurain H.C. 1995. Ekoturisme Sebagai Suatu Gejala yang Menyebar ke Seluruh Dunia. PACT dan ALAMl dengan bantuan USAID, penerjemah; Linberg K, Hawkins D E, editor. Vermont: The Ecotourism Society. Terjemahan dari: Ecotourism: A Guide for Planner & Managers.
Nontji, A. 1987. Laut Nusantara. Djamabatan. Jakarta.
Nybakken, J. 1988. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. Eidman M. Koesoebiono, D.G Bengen, alih bahasa. Gramedia, Jakarta
Restec. Remote Sensing Data. htt~:llwww.restec.or.ip/enn/datalreflectlreflect.html
[9 Jan 20021.
Salm R.V. 1984. Marine and Coastal Protected Area : a guide for planners and managers. Gland, Switzerland and Cambridge, UK: IUCN
Sidarto, Santosa S, Hermanto. 1993. Geologi Lembar Karimunjawa, Jawa. Gafoer S, Ratman N, Supriatna S, Samodra HI editor. Pusat Peneliian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Siregar, V., 1995. Pemetaan Terumbu Karang dengan Menggunakan Kombinasi Citra Satelit SPOT-1 Kanal XS1 dan XS2. Aplikasi pada Karang Congkak dan Karang Lebar di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Buletin PSP Volume 1 Nomorl
.
lnstitut Pertanian Bogor. Bogor.Sriyanto A, 1998, Penataan Batas dan Sistem Zonasi Taman Nasional, Prosiding Lokakarya Kepala Balai dan Kepala Unit Taman Nasional se-Indonesia, Lido, Bogor.
Steel R.G.D, Torrie. J.H, 1960, Principles and Procedures of Statistics, With Spesial Reference to The Biological Sciences, McGraw-Hill Book Company, Inc. New York.
Sugandhy, A., 1988. Pengelolaan lingkungan pulau-pulau kecil. Di dalam: Edyanto, Ridlo, Putro, Naryanto, dan Setiadi, editor. Prosiding Seminar dan Lokakarya Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil di Indonesia; Jakarta, 7-10 Des. 1998. Kerjasama DEPDAGRI, BPPT dan USAID. hlm HI-H5.
Wijatmoko W. 2000. Pemetaan Terumbu Karang di Kepulauan Karimunjawa. Prosiding Seminar Penginderaan Jauh dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Jakarta, 11
-
12 April 2000, Kerjasama LIPI, NASDA, dan LAPAN.Lampiran 1 . Hasil Perhitungan Sistem Penilaian Kesesuaian untuk Wisata Selam dan Snorkling .
lnterval skor dalam penentuan kriteria wisata selam dan snorkling didasarkan pada nilai maksimum dan minimum total skor dari masing-masing kelas kesesuaian, yaitu dengan menentukan lebar kelasnya. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan pada penilaian kelayakan untuk kegiatan wisata selam dan snorkling adalah sebagai berikut :
a) Interval skor kelas tidak sesuai (TS) : Nilai maksimum = 88
Nilai Minimum
=
44Lebar Kelas
=
88-44 =22Limit atas untuk kelas tidak sesuai
=
22+
44 = 66, Jadi total skor untuk kelas tidak sesuai < 66. b) lnterval skor kelas sesuai bersyarat (S3) :Nilai maksimum = 132 Nilai Minimum = 88
Lebar Kelas
=
132-88 =22Limit atas untuk kelas sesuai bersyarat
=
22+
88 = 1 10 Jadi total skor untuk kelas sesuai bersyarat 66-
11 0.c) lnterval skor kelas sesuai (S2) : Nilai maksimum
=
176 Nilai Minimum = 132Lebar Kelas
=
176-132 =22Limit atas untuk kelas sesuai = 22
+
132=
154, Jadi total skor untuk kelas sesuai 11 1-
154. d) Total skor kelas sangat sesuai (Sl)=
155-
176Lampiran 2. Hasil Survei Mangrove di Lokasi Pengamatan.
Lampiran 3. Hasil Perhitungan Kerapatan Relatif, Frekuensi Relatif, Penutupan Relatif dan INP Masing-Masing Jenis Mangrove
Kerapatan Relatii, Frekuensi Relatii, Penutupan Relatif Pohon dan INP Masing-Masing Jenis
Kerapatan Relatii, Frekuensi Relatif, Penutupan Relatii Belta dan INP Masing-Masing
Lampiran 4. Uji Ketelitian Keakurasian Klasifikasi pada Citra Hasil Klasifikasi Penutupan Lahan dan Penutupan Perairan
i
I
JenisKelas Jurnlah Piksel yang Terkelaskan Ke Kslas Lain! (1997) .Total Baris 1 2 3 4 5 6 7 (%) , ... ... - ... ... ... ... ... i Laut 401 1 0 0 2 0 1 405 98.3
,
.'%F!!Y;;.
... . 0 ... --- 266 0 .-... ... 0 0 ... 0 I ... 267-- 99.31
.!?E!..--L (I 0 .--- 72 I 1 . 0 0 - 74 97.3 0 0 0 50 0 0 1 51 98.0 i .Lamu.!! 0 0 0 0 1096 . ... I 0 ... 1099 99.1 Darat , 2 0 0 0 5 - 663 -. 0 6 7 0 . 99.7 5 1 j Awan:
-.--...---..A.. 2 0 2 I 35 -46 92.1 ... . i Total Kdom 268 74 51 .... 261 2 99.0 ... ... ...:
I Overan ~ccurecy = 99.0 3~ I , ... ... ... ... - ... .,Maa~ve.!. ...Ve.Ve....VeVe---.-..--..-.~...Ve.-... -- 4
o
P.-~--oo---P_.-C-O
_!?L~--E:~.--IMangrove 2 7 ! 233 0 4 0 0 1 0 0 0 ! 0 244
'
96.3 0 1 0 o- o
i m 140 84.5 i 0L
0 1 0 0 0 1 2 48 1 75.9 j Perkebunan 0 1 0 0 4 56 4 0 0 I 1 0 65 j 96.6 i 0 O ! O I 2 - 1 0 .--0 0 _/ 0 3 1 0 1 98.7 ;"*!
o i o 0 0 -0 ?-./-_??. 3 O,_O I %.--j-..97:1-i ~ ~ k ! ~ . E " ..-.----.+.--....- O i 4 0 0 47 54 i 82.5 I9a!E!! - 0 O--..l-t-. Z - i --, l !??!?"~~!!!P!!~.- O 0 2 O --!? O / O 4 4 0 1 0 461933; ~ a u t 0 1 0 18 I o 0 1 0 3 o / 871 693 i 96.8-i UA(%) ( 9 4 . 1 195.5 85.7 91.7 86.2 9 9 . 0 1 91.7 1 8 7 . 0 87.0 196.8 ! 94.7i
Overall Accuracy = 947 % -. -- - A.- -Total i Pa Baris i (%) Jenis Kelas 1 999 ' PA1
Total Bark (%) ! 206 1 98.10 j 180 1 100 1 29 ! 80.5<1 0 27 . i 9 6 . 4 3 7 -, 1444 ; 98.76 / 2017 1 99.901
3871i
i 3903 1 --=.7---v--?z=am---- . Jenis Kelas (1 999) b u t .Az!?l-- Pasir Kasar Larnun Pasir Halus - DaratJurnlah Piksel yang Terkekrskan Ke Kelas Lain
-.=-LC-- -
Jumlah Piksel yang Terkelaskan )b KeQs Lain
UA (%I 99.44 100 100 / 99.38 l i 2 143 1 5 I 206 O --?--iji,,g- I 98.91 Total Kolorn . . A w . . . . . . . . . . . . . -. . . . -- 179 36 28
- 1
1 ... Overall Accuracy = 99.18 %-
- I I 1!?.5_?.-.1997 3 0 2 0 179 4 5 6 : 7 8 3 0 0 0 0 0 0 -.. g [ 10 a 0 7 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 0 . 5 1 6 0 0 9---- 1+
27 1 0 I 1 1438 0 1 18 1 1995Lampiran 5. Luas dan Persentase Penutupan Lahan di Taman Nasional Laut Karimunjawa Berdasarkan Citra Landsat 5 -TM Tahun 1997 Nama Pulau P. Kerimunjawa
-
-
-P. Menjangan Ebsar P. Menjangan Kecil P. Cemara Besar P. Cemara Kecil P. Menyawakan P. Gelean P. BUN^^ P. Mexican P. Batu P. Bengkoang P. Parang P. Nyamuk P Kumbang P. Krakal Besar P. Krakal Ked P. Kembar P. W n g P. Kernujan P. Sintok P. Tengah P. Kecil Jumlah Total Mangrove Ha 201,15 14,22 2,- 0,45 3,87 1,53 8,64 44,64 28,17 4,14 277,47 0,36 0,18 0,18 587,88 Ha 2296,68 84,32 54.18 10.89 3,EO 27.44 33,48 4 5 9 2,22 0 3 4 1 10,25 468,54 129,06 13,W 4,61 4,92 13,68 4,543 1279,s 29,88 8,27 4,86 4589,45 % 8,76 16,86 5,32 4,13 14,lO 68.92 7,84 9 , s 21.83 30.26 21,68 1,20 2,12 3.70 12.81 Penutupan Lahan % 50,M 1,84 1,18 0,24 0,08 0,60 0,73 0,lO 0,05 0,Ol 2,40 10,21 2.81 0,28 0,lO 0.11 0,30 0,lO 2 7 , s 0,65 0,18 0 , l l 100,W Ha 8,73-
--
-
-
-
0,63 --
2,25 - - - 11,61 Pemukiman Ha 4194 531 0,09-
-
1,70-
-
-
-
-
13,32 3,24 --
- - - 52,29-
0,25 0,18 118,32 Tambak % 0,38 0,13 0,18 0,25 % 1.83 - 6,30 0,17 6,20 2,84 2,51 4,09 3,M) 3,70 2 , s Daratan Tahun Luas Tegalan Ha 106,08 11,60 1,44 0,09 0,27 2,61 1,- 0,18 11,07 62,lO 19,17 0,90 0,26 0,27 233,46 0,97 - 452,36 dan Persentase Perkebunan Ha 257.94 12,60 15.39 1.71 13.23 0.18 0.18 0.24 0,45 38,34 99,18 35.28 1.17 1.20 0.16 0.27 1 , s 325,26 2,88 2,OO 1,08 810,27 % 4,62 13,76 2,66 0,83 7,50 9,51 5,65 3,92 10,M 13,25 14,85 6,90 5,28 1,97 18,24 11,66 9,86 1997 Hutan Ha 1512,81 38,97 23,49 8,64 3 , s 6,03 31,41 4,23 0,45 0,09 51,84 111,42 34,47 10,80 3.41 4,50 9,W 2.97 283.86 26.64 4,89 3,42 2176,67 % 11,23 14,94 28,41 15,70 48,21 0,54 3,92 10,81 8 3 , s 34,78 21,17 2734 8,97 26,03 3,25 1,97 34,W 25,41 9,64 24,18 22,22 17,66 Kebun Ha 56,70 1,62 10,89 --
- - - 0,36 110,43 8,73 0,18-
-
105,30-
294.21 % 65.87 4622 4 3 , s 7934 92,50 21,98 93,82 92.16 20,27 16,67 47.02 23.78 26,71 82.76 73.97 91,46 65.79 66.00 22.18 89.16 59,M 70,37 47.43 Campur % 2,47 1,92 20,lO 0,33 2337 6,76 1 , s 8,23 6.41 Ha 56,52 - - 16.38-
-
-
72,90 Awan % 2,46 3,50 1,59 Bayangan Ha 54,81 10,44 65,25 Awan % 2,39 2,23 1.42Lampiran 6. Luas dan Persentase Penutupan Lahan di Taman Nasional Laut Karimunjawa Berdasarkan Citra Landsat 5 -TM Tahun 1999 Nama Pulau P. Karimunjawa P. Menjangan Besar P. Menjangan Kecil P. Cemara Besar P. Cemara Kecil P. Menyawakan P. Gelean P. Burung P. Merican P. Batu P. Bengkoang P. Parang P. Nyamuk P. Kumbang P. Krakal Besar P. Krakal Kecil P. Kembar P. Katang P. Kemujan P. Sintok P. Tengah P. Kecil Jumlah Ha 185,67 15,48 0,54 0,15 2,97 1,44 2,79 8,73 53,Ol 24,75 1,27 5,40 0,20 270,72 3,69 576,81 Total Mangrove YO 8,08 18,37 4,97 4,20 10,81 4,29 83,78 7,92 11,31 19,17 9,70 39,47 4,42 21,16 12,65 12,57 Ha 2296,67 84,27 54,17 10,87 337 27,48 33,56 4 3 9 3,33 0,54 110,25 468,54 129,09 13,09 4,61 4,93 13,68 4,52 1279,45 29,16 8,21 4,87 4589,45 Ha 18,18
-
--
-
- - - 0,54 - - - - 4,68-
23,40 % 50,04 1,84 I , I 8 0,24 0,08 0,60 0,73 0.10 0,07 0,01 2,40 10,21 2,81 0,29 0,lO 0 , i i 0'30 0,lO 27,88 0,64 0,18 0 , i l 100,OO Tambak % 0,79 0,12 0,37 0,51Luas dan Persentase
Ha 312,54 14,24 17,64 1,62 0,09 15,77 0,20 0,18 0,09 0,45 32,22 117,63 47,08 1,44 1,20 0,16 0,36 2,88 35549 2,88 2,OO 1,64 927,80 Perkebunan YO 13,61 16,90 32,56 14,90 2.52 57,39 0,60 3,92 2,70 83,33 29,22 25,li 36,47 i1,OO 26,03 3,25 2,63 63,72 27,78 9,88 24,36 33,68 20,22 Penutupan Lahan Ha 1501,47 27,09 20,97 7,OO 2,43 3,51 20,06 3,73 0,45 0,09 54,99 11 1,60 26,lO 8,47 2,96 4,50 7,11 0,99 259,ll 20,16 3,06 2,79 2088,64 Hutan YO 65,38 32,15 38,71 64,40 68,07 12,77 59,77 81,26 13,51 16,67 49,88 23,82 20,22 64,71 64,21 91,28 51,97 21,90 20,25 69,14 37,27 57,29 45,51 Daratan Tahun 1999 Ha 72,94 7,32 0,09 - - 1,41
-
- - --
24,517 3,98-
-
-
-
-
69,06-
0,54 0,35 180,26 Pemukiman % 3,18 8,69 0,17 5,13 5,24 3,08 5,40 6,58 7,19 3,93 Ha 177,lO 17,46 2,34 1,71 0,90 3,51 11,86 0,68 13,95 53,46 13,68 1,64 0,45 0,27 0,81 0,45 220,41 2,43 2,61 0,09 525,81 Tegalan % 7,71 20,72 4,32 15,73 25,21 12,77 35,34 14,81 12,65 11,41 10,60 12,53 9,76 5,48 5,92 9,96 17,23 8,33 31,79 1,85 11,46 Kebun Ha 28,77 2,68 13,13-
-
0,31-
-
0,36 107,73 13,50 0,27-
- --
99,98 - - - 266,73 Campur YO 1,25 3,18 24,24 1,13 0,33 22,99 10,46 2,06 7,81 5,81Lampiran 7. Luas dan Persentase Terumbu Karang di Taman Nasional Laut Karimunjawa Berdasarkan Citra Landsat 5 -TM Tahun 1997 Nama Pulau
Lampiran 8. Luas dan Persentase Terumbu Karang di Taman Nasional Laut Karimunjawa Berdasarkan Citra Landsat 5 -TM Tahun 1999