• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dua Dasawarsa Berinovasi untuk Negeri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Dua Dasawarsa Berinovasi untuk Negeri"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Terobosan 20 Tahun KSEI:

Dua Dasawarsa

Berinovasi untuk Negeri

Edisi

4

7

6

10

8

Statistik

Kaleidoskop KSEI 2017

Seminar Pemakai Jasa KSEI:

Menyikapi Dinamika Ekonomi

KSEI Dukung Peluncuran Layanan

Rekening Saham Instan

Makin Eratnya Jalinan

Kerjasama Bank Indonesia

dan KSEI

04

(2)

Alamat Redaksi: PT Kustodian Sentral Efek

Indonesia (KSEI) Gedung Bursa Efek Indonesia

Tower I Lt. 5

Jl. Jend. Sudirman Kav 52 - 53 Jakarta 12190

• Penerbit:

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) • Penanggungjawab:

Direksi

• Dewan Redaksi:

Unit Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan

• Sirkulasi:

Unit Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan

Toll Free 0800 -1- 865734 Call Center 021 - 515 2855 Website www.ksei.co.id email [email protected]

Pada 23 Desember 2017, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) genap berusia 20 tahun. Selama dua dasawarsa berperan sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal Indonesia, KSEI telah melakukan berbagai terobosan baru untuk pengembangan industri pasar modal tanah air.

Untuk merayakan HUT KSEI ke-20, Direksi dan Dewan Komisaris KSEI periode 1997 - 2017 melakukan pembukaan perdagangan Bursa. Berkumpulnya Direksi dan Dewan Komisaris sejak awal berdirinya KSEI tersebut menjadi ajang silaturahmi bagi para pemimpin yang telah menahkodai Perusahaan selama dua dasawarsa.

Pengembangan yang dilakukan KSEI juga dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Setelah sebelumnya ditunjuk sebagai penerbit

Single Investor Identification (SID)

untuk investor pemilik Surat Berharga yang diterbitkan Bank Indonesia (BI), di penghujung tahun 2017, BI kembali menunjuk KSEI sebagai LPP untuk Sertifikat Deposito yang ditransaksikan di pasar uang.

Di usia ke-20, KSEI senantiasa aktif berinovasi membangun negeri melalui pengembangan infrastruktur pasar modal Indonesia.

Selamat Membaca! Salam,

R e d a k s i

(3)

ada 23 Desember 2017 yang lalu, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) genap ber-usia 20 tahun. Selama dua dasawarsa menjalankan peran sebagai Lembaga Penyimpan an dan Penyelesaian di Pasar Modal Indonesia, KSEI telah me lakukan beberapa terobosan ter baru, khususnya dalam bentuk pe ngembang an infrastruktur pasar modal.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka perayaan HUT KSEI ke-20, pada 27 Desember 2017, Direksi dan Dewan Komisaris KSEI periode 1997 - 2017 membuka perdagangan bursa hari itu. Dalam sambutan yang disampaikan sebelum pembukaan perdagang an Bursa, Di-rektur Utama KSEI Fri derica Widyasari Dewi menyatakan, “Peningkatan jum-lah investor dan aset di pasar modal Indonesia mendorong KSEI untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kepada pemakai jasa KSEI. Terimakasih pula kami sampaikan atas segala upaya Direksi dan Komisaris selama ini sehingga seluruh karya wan KSEI dapat terus berinovasi dan ikut serta dalam membangun dan men-jalankan budaya perusahaan yang sejalan dengan strategi perusahaan,” ujar Friderica.

Menandai hari jadinya, KSEI mencatatkan pertumbuhan dalam beberapa bidang sebagaimana terlihat dari data statistik yang ada. Per 29 Desember 2017, jumlah investor Pasar Modal Indonesia telah mencapai 1.122.668 atau meningkat 25,56% dibandingkan dengan jumlah investor per akhir tahun sebelumnya. Jumlah tersebut merupakan jumlah

Menginjak usia ke-20, KSEI tidak berhenti berinovasi dan

memberikan terobosan baru untuk mengembangkan Pasar

Modal Indonesia

P

20 Tahun KSEI:

Dua Dasawarsa Berinovasi

untuk Negeri

Single Investor Identification (SID)

terkonsolidasi yang terdiri dari inves-tor Saham, Surat Utang, Reksa Dana, Surat Berharga Negara (SBSN) dan Efek lain yang tercatat di KSEI.

Sementara itu, Total Aset yang tercatat di sistem KSEI yaitu C-BEST

(The Central Depository and

Book-Entry Settlement System) mengalami

pertumbuhan sebesar 23,63% men-jadi Rp4.423,07 triliun per Desem ber 2017 dibandingkan total aset pada Desember 2016 sebesar Rp3.577,56 triliun. Dalam kurun waktu 5 tahun

Pembukaan perdagangan Bursa dalam rangka perayaan HUT ksei ke-20 dihadiri Direktur Pengawasan Lembaga efek OJk, agus saptarina (keempat dari kanan) dan Jajaran Direksi dan komisaris ksei periode 1997-2017

(4)

(2012 - 2017), Total Aset tersebut telah bertumbuh sebesar 60,13%.

Total aset yang tercatat di C-BEST masih didominasi kepemilikannya oleh investor lokal sebesar 54,50%. Persentase tersebut meningkat dari tahun sebelumnya (per Desember 2016) dimana kepemilikan lokal mencapai 51,77%. Hal ini menunjuk -an kontribusi investor

domestik yang semakin besar di Pasar Modal Indonesia. Adapun data demografi investor di Indonesia saat ini didominasi oleh pria (59,3%), berusia 21 - 30 tahun (26,64%), dengan status pekerjaan Pegawai Swasta (51,97%) dan berpendidik an Sarjana (50,86%).

Friderica menambah-kan, tahun 2018 KSEI

te lah meng agendakan bebe ra pa pe ngembangan lainnya yang cukup penting, salah satunya adalah im-plementasi electronic proxy (e-proxy)

platform untuk memudahkan investor

untuk berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “E-proxy dan e-voting ini perlu diterapkan di Indonesia karena kondisi geografis yang berbentuk kepulauan dengan domisili investor yang tersebar di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar negeri,

sehingga diharapkan platform ini menjadi solusi bagi investor yang harus menghadiri RUPS di waktu yang bersamaan,” ujar Friderica.

Selain pengembangan e-proxy dan e-voting platform, Friderica juga menyampaikan beberapa langkah strategis yang akan diselenggara-kan di tahun 2018, salah satunya adalah implementasi C-BEST Next Generation (C-BEST Next-G) dan pembaharuan Fasilitas AKSes KSEI bagi inves-tor agar semakin mudah diakses, penga wasan terintegrasi, simplifikasi pembuka an re kening serta infra struktur Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Sebagai rangkaian kegiatan HUT KSEI ke-20, dihari yang sama, KSEI juga menyelenggarakan ke giatan media gathering de ngan wartawan. Dengan peringatan hari ulang tahun yang menembus usia dua dasawarsa ini diharapkan dapat terus memotivasi KSEI untuk menjadi per-usahaan dengan performa yang lebih baik lagi, khususnya berkontribusi untuk pengembangan pasar modal tanah air. l

[Redaksi/PKP]

erja sama antara Bank Indo-nesia (BI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah terjalin sejak tahun 2006. Saat itu, KSEI resmi ditunjuk sebagai

Sub Registry Bank Indonesia untuk

mengelola dan mengadministrasi-kan penyimpanan dan penyelesaian Surat Berharga Negara (SBN). Di tahun 2016, BI menunjuk KSEI sebagai penerbit Single Investor Identification (SID) untuk investor pemilik Surat Berharga dan Surat Berharga Negara. Penunjukan tersebut merupakan wu-jud kepercayaan BI atas pengalaman KSEI sebelumnya sebagai penerbit SID untuk investor di pasar modal.

Di tahun 2017, kerja sama BI dan KSEI kembali terjalin melalui penan-datanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait dengan Penatausahaan dan Penyelesaian Transaksi Sertifikat Deposito yang Ditransaksikan di Pasar Uang.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Departemen Pengem-bang an Pasar Keuangan (DPPK) BI Nanang Hendarsah dan Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi disaksikan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, serta Direk-tur KSEI Syafruddin dan Supranoto Prajogo dan Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Hasan Fawzi.

Kerja sama ini dijalin dalam rang-ka peningrang-katan transaksi produk Sertifikat Deposito, terutama pada transaksi pasar sekunder. BI melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 19/2/PBI/2017 tentang Transaksi Sertifikat Deposito di Pasar Uang menunjuk KSEI yang merupakan Lem-baga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal untuk melakukan penatausahaan dan penyelesaian Transaksi Sertifikat Deposito yang ditran saksikan di Pasar Uang. Per-aturan tersebut mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2017.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, “Dengan ditunjuknya KSEI sebagai LPP Sertifikat Deposito di Pasar Uang dapat memberikan keuntungan bagi para pelaku pasar, antara lain dari sisi

K

Dengan usia dua

dasawarsa

ini, diharapkan

KSEI semakin

termotivasi

menjadi

perusahaan

dengan performa

yang lebih baik

lagi.”

(5)

Sebagai salah satu upaya untuk menciptakan pasar keuangan yang dalam, likuid

dan efisien, Bank Indonesia menunjuk KSEI sebagai Lembaga Penyimpanan dan

Penyelesaian untuk melakukan penatausahaan dan penyelesaian Transaksi

Sertifikat Deposito yang ditransaksikan di Pasar Uang

Makin Eratnya Jalinan Kerja Sama

Bank Indonesia dan KSEI

BI Agus Santoso menyerahkan simbo-lis apresiasi tersebut kepada Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi dan Deputi Direktur Pengawasan Transaksi Efek OJK Arif Budiman.

Mekanisme CeBM adalah infra-struktur penyelesaian dana atas transaksi pasar modal di KSEI yang

terhubung secara langsung dengan sistem BI-RTGS, sesuai rekomendasi dari badan yang meregulasi pasar modal dunia yaitu Committee on

Payments and Market Infrastructures

dan International Organization of

Securities Commissions (CPMI-IOSCO),

sebagai upaya untuk mengurangi risiko kredit dan risiko likuiditas dari penyelesaian transaksi tersebut.

Untuk merealisasikan hal ini, KSEI telah menandatangani perjanjian dengan BI terkait penggunaan sistem BI-RTGS untuk layanan jasa penye-lesaian dana atas transaksi di pasar modal pada 28 Mei 2015. Kerja sama

ini ditindaklanjuti de-ngan proses penyelesai-an dpenyelesai-ana melalui sistem BI-RTGS yang diikuti secara serentak oleh 20 (dua puluh) Bank Kusto-dian. Pada Maret 2016, kewajiban ini diperluas bagi Perusahaan Efek untuk penyelesaian dana transaksi Surat Berharga Negara (SBN).

Friderica menya-takan, saat ini te ngah dikaji kemungkinan penerapan full CeBM di Pasar Modal Indonesia, namun masih terkendala kebutuhan fasilitas intraday (dana talangan untuk penyelesaian transaksi pasar modal) untuk Perusahaan Efek de-ngan biaya murah atau sama dede-ngan fasilitas intraday yang telah diberikan oleh Bank pembayaran saat ini.l

[Redaksi/PKP]

transparansi informasi. Seperti pada kerja sama KSEI dan BI untuk Surat Berharga dan Surat Berharga Negara yang diterbitkan oleh BI sebelumnya, maka KSEI akan menerbitkan nomor SID untuk seluruh investor Sertifikat Deposito di Pasar Uang, sehingga kepemilikan atas instrumen tersebut dapat diketahui,” ungkap Friderica.

Penghargaan atas Peran serta ksei

Pada 28 Desember 2017, KSEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperoleh apresiasi dari BI atas kontribusinya dalam menyelenggara-kan penyelesaian dana pasar modal melalui mekanisme Central Bank

Money (CeBM). Kepala Departemen

Penyelenggaraan Sistem Pembayaran

Direktur Utama ksei Friderica Widyasari Dewi dan kepala DPPk Bi Nanang Hendarsah disaksikan Gubernur Bi agus Martowardojo dan ketua Dewan komisioner OJk Wimboh santoso

Direktur Utama ksei Friderica Widyasari Dewi menerima peng-hargaan dari kepala Departemen Penyelenggaraan sistem Pembayaran Bi agus santoso

(6)

egiatan Seminar Pemakai Jasa PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang meru-pakan agenda rutin tahunan diseleng-garakan pada 20 November 2017 dengan mengusung tema Indonesia 2018 - Sailing Through Economic and

Political Tide. Acara tersebut dihadiri

sekitar 700 undangan yang terdiri dari Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisaris dan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Kli-ring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta para pemakai jasa KSEI.

Acara diawali dengan pembu-kaan perdagangan Bursa oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d, yang juga menjadi salah satu narasumber pada sesi

shar-ing session. Turut mendampshar-ingi saat

pembukaan perdagangan, Kepala De-partemen Pengawas Pasar Modal 2A OJK Yunita Linda Sari, Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Direktur Utama KSEI Friderica Widya sari Dewi, serta jajaran Komisaris dan Direksi KSEI.

Dalam sambutan yang disampai-kan sebelum sesi sharing session dimulai, Direktur Utama KSEI

Fride-KSEI kembali menyelenggarakan kegiatan seminar dalam rangka memberikan

informasi terkait perkembangan terkini produk atau layanan jasa di lingkungan

pasar modal

Seminar Pemakai Jasa KSEI:

Menyikapi Dinamika Ekonomi

dan Politik Tahun 2018

K

rica Widyasari Dewi menyampaikan

bahwa untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia para pelaku usaha harus memperhatikan aspek ekonomi dan politik dalam negeri. “Kita se-bagai pelaku juga harus mengetahui

update terbaru dalam kedua aspek ini.

Pada acara kali ini KSEI menghadirkan tokoh-tokoh yang sangat kompeten dibidangnya dan dapat memberikan pandangannya untuk perencanaan strategi bisnis di 2018,” imbuh Frideri ca.

Pada sesi pertama sharing session, Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi menjadi negara dominan dengan pertumbuh an eko-nomi diatas 5% yang disertai dengan stabilitas keamanan dan politik. Saat ini, demokrasi mengarah pada libe ralisme. Demokrasi yang baik akan menciptakan check and balance. Persoalan yang harus diwaspadai adalah demokrasi kebablasan yang diterjemahkan sebagai demokrasi yang boleh berbuat apa saja sehingga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi, politik dan keamanan.

Selanjutnya Tito Karnavian menyatakan, ”Dalam menghadapi

Pilkada, saya berharap para kontestan politik jangan menjual isu SARA, na-mun lebih kepada program kerja agar tidak mengoyak keberagaman. Polri dan TNI solid dalam menjaga keaman-an dkeaman-an stabilitas politik di Indonesia, sehingga investor tidak perlu ragu berinvestasi di Indonesia.”

Acara dilanjutkan de ngan

sha-ring session oleh Kepala Pusat Studi

Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada, A. Tony Prasetiantono, yang me-nyampaikan tentang economic outlook di tahun 2018 dengan judul ‘Pereko-nomian Indonesia 2018 di Kerumunan VUCA (Volatility, Uncertainty,

Complex-ity, Uncertainty). Tony memprediksi

bahwa pertumbuhan ekonomi di Indo-nesia masih bisa meningkat ke level 6-7% di kemudian hari, karena saat ini pemerintah tengah giat membangun infrastruktur yang dampaknya baru dapat dirasakan kelak. Perkembangan nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini juga menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Dari sisi politik, Direktur Eksekutif

Charta Politica Indonesia Yunarto

Wi-jaya menyampaikan bahwa pengaruh kondisi politik dalam negeri terhadap pasar modal di Indonesia masih lebih kecil dibandingkan dengan tekanan dari kondisi pasar secara global. Namun, kondisi politik dalam negeri yang stabil dapat memberikan keper-cayaan kepada investor, khususnya bagi investor asing.

Dengan terselenggaranya Seminar Pemakai Jasa tahun 2017, diharapkan para pelaku industri pasar modal, khu-susnya para pemakai jasa KSEI, dapat memperoleh informasi yang berman-faat untuk menentukan strategi usaha di tahun 2018. l [Redaksi/PKP]

kepala kepolisian Negara republik indonesia Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito karnavian Ph.d (keempat dari kanan) saat melakukan pembukaan perdagangan Bursa

(7)

Melalui inisasi kerjasama antara Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemen­

terian Dalam Negeri dengan 100 pelaku industri pasar modal yang telah dilaksanakan

KSEI tahun 2016, pembukaan rekening investasi di pasar modal semakin mudah.

Para pelaku industri pasar modal dapat memanfaatkan data kependudukan untuk

mempercepat proses pembukaan rekening investasi

KSEI Dukung Peluncuran Layanan

Rekening Saham Instan

S

alah satu pemakai jasa PT Kus-to dian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang telah memanfaat-kan Nomor lnduk Kependudumemanfaat-kan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) untuk percepatan pembukaan reke-ning investasi adalah PT MNC Sekuri-tas (MNC SekuriSekuri-tas) yang bersinergi dengan PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas). Memahami tingkat inklusi pasar modal tahun 2016 di Indonesia yang tercatat masih di bawah 2%, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas meluncurkan layanan rekening saham instan pada Senin, 27 November 2017.

Seremoni peluncuran layanan rekening saham instan ditandai dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan nasabah pengguna layan-an rekening saham instlayan-an. Simbolis diserahkan oleh Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina dan Presi-den Direktur Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo, disaksikan oleh Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Hamdi Hassyarbaini.

Menanggapi peluncuran saham instan, Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menyatakan layanan ini sejalan dengan program kerja KSEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Simplifikasi Pembukaan Reke ning dan Pemanfaatan Data Kependudukan Ditjen Dukcapil untuk mempercepat dan mempermudah proses pembukaan rekening Efek, pembuatan Single Investor

Identifica-tion (SID) dan pembukaan Rekening

Dana Nasabah (RDN).

“KSEI berharap semakin banyak perusahaan sekuritas dan perbankan yang melakukan inisatif pemanfaatan

data kependudukan untuk memper-cepat proses pembukaan rekening yang sebelumnya bisa berhari-hari, sekarang menjadi kurang dari satu jam,” kata Friderica.

Friderica menambahkan, hal ini akan sangat membantu calon investor di daerah yang ingin berinvestasi di pasar modal. Dengan adanya terobos-an ini, diharapkterobos-an jumlah investor akan semakin bertambah, terutama investor individu lokal, dan peran pasar modal terhadap perekonomian Indonesia menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Dalam acara peluncuran juga di-lakukan simulasi pembukaan rekening saham instan MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas. Dalam waktu singkat, per-wakilan nasabah pengguna layanan rekening saham instan memperoleh nomor RDN. Tanpa perlu menunggu lama, nasabah siap bertransaksi saham.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menyatakan, “Menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayan-an ypelayan-ang lebih baik, kami

meluncur-kan layanan rekening saham instan. Apalagi, generasi millennial semakin mendominasi, pemanfaatan teknologi dan data yang semakin terintegrasi seharusnya membantu proses pem-bukaan rekening saham menjadi lebih cepat, mudah, dan nyaman,” jelas Susy.

Dalam kesempatan yang sama, Pre-siden Direktur Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengungkapkan Bank Sinar mas mendukung peningkat an jumlah nasabah bank yang berinves tasi di pasar modal. "Banyak nasabah bank yang ingin menjadi investor di pasar modal, dapat direali sasikan melalui Bank Sinarmas bersama MNC sekuritas saat ini. Keunggulan dari kola borasi kami adalah pembukaan RDN online dapat dilakukan hanya da lam waktu kurang dari 15 menit, di mana biasanya pembukaan RDN bisa memakan waktu 1 - 3 hari," ung kapnya.

Melalui kolaborasi layanan reke-ning saham instan, Bank Sinarmas dan MNC Sekuritas mengambil langkah nyata dalam meningkatkan jumlah investor pasar modal di Tanah Air. l

[Redaksi/PKP]

Direktur Utama MNC sekuritas susy Meilina (tengah) dan Presiden Direktur Bank sinarmas Frenky Tirtowijoyo (paling kiri) menyerahkan simbolis kepada perwakilan nasabah pengguna layanan rekening saham instan, disaksikan oleh Direktur Utama ksei Friderica Widyasari Dewi (kedua dari kanan) dan Direktur Bei Hamdi Hassyarbaini (paling kanan)

(8)

KALEIDOSKOP

KSEI TAHUN 2017

www.ksei.co.id

Implementasi Sistem Pendaftaran Efek Elektronik (SPEK)

KSEI berhasil mengembangkan aplikasi SPEK atau e-securities

registration untuk mendukung

aktivitas KSEI dalam mengelola pencatatan Efek. Melalui aplikasi SPEK, pendaftaran Efek yang dicatatkan dalam penitipan kolektif KSEI kini dapat dilakukan secara elektronik.

6 Maret

Penandatanganan Nota

Kesepahaman Desa Nabung Saham

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KSEI menandatangani Nota Kesepahaman Desa Nabung Saham dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Nota Kesepaha-man ini bertujuan untuk mengenalkan investasi di pasar modal, khususnya kepada masyarakat desa.

11 Agustus

Penambahan Jumlah Bank Rekening Dana Nasabah (RDN)

KSEI melakukan penambahan 2 Bank Administrator RDN dari sebelumnya 12 Bank menjadi 14 Bank. Bank BTN dan Bank OCBC NISP adalah 2 bank yang mulai bekerjasama dengan KSEI sebagai Bank Administrator RDN di tahun 2017 ini. Per 20 Desember 2017, jumlah RDN tercatat sebanyak 674.140 dengan jumlah saldo dana pihak ketiga mencapai lebih dari Rp 8 triliun.

Mei

Peluncuran Modul Post Trade Processing (PTP) S-INVEST

KSEI meresmikan kewajiban penggunaan layanan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) untuk kegiatan Transaksi Aset Dasar sebagaimana

diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 28/POJK.04/2016 tentang Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu. Hal ini merupakan tahap lanjutan atas kewajiban penggunaan modul Order Routing S-INVEST untuk Transaksi Produk Investasi.

5 September

Penyerahan Perangkat Baca KTP Elektronik (Card Reader)

Penyerahan Card Reader oleh KSEI kepada perwakilan pelaku industri pasar modal yang mewakili 98 pelaku industri pasar modal yang terdiri dari Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual. Dengan Perangkat Baca KTP Elektronik pembukaan rekening investasi menjadi lebih cepat dengan pemanfaatan data Dukcapil.

6 April

Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka Seminar Pemakai Jasa KSEI

KSEI menyelenggarakan sharing

session kepada para pemakai jasa

KSEI dengan tema “Indonesia 2018:

Sailing Through Economic and Political Tide” yang diawali dengan

pembukaan perdagangan Bursa oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d, yang juga menjadi salah satu narasumber.

20 November

Penunjukan KSEI oleh Bank Indonesia sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian Sertifikat Deposito yang di transaksikan di pasar uang.

KSEI melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Indonesia (BI) terkait dengan Penatausahaan dan Penyelesaian Transaksi Sertifikat Deposito yang Ditransaksikan di Pasar Uang. Acara disaksikan oleh Gubernur BI dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

20 Desember

KSEI Terus Mendorong Upaya Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

KSEI terus mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi terutama dalam hal percepatan pembukaan rekening. Salah satunya adalah yg dilakukan oleh MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas dalam meluncurkan layanan rekening saham instan dengan pemanfaatan Data Dukcapil untuk mempercepat proses pembukaan rekening Efek, SID dan pembukaan RDN. 27 November

Penandatanganan Kerja Sama Dengan MKK Turki (e-Voting)

KSEI secara resmi menunjuk Central

Securities Depository (CSD) of Turkey, Merkezi Kayit Kurulusu

(MKK) sebagai pengembang e-proxy dan e-voting platform. E-proxy dan

e-voting merupakan aplikasi yang

dapat mengakomodasi kebutuhan dan memberikan kemudahan kepada investor untuk berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham tanpa perlu hadir secara fisik.

28 September

KSEI menerima penghargaan dari Bank Indonesia

KSEI menerima penghargaan atas kontribusinya dalam

penyelenggaraan penyelesaian Dana Transaksi Pasar Modal melalui mekanisme Central Bank Money.

28 Desember 23,63% (YTD)

Rp 845,51 Triliun

Total Aset disimpan di KSEI Jumlah Investor di Pasar Modal

Jumlah dan Jenis Efek disimpan di KSEI

*Data statistik per 29 Desember 2017 SID: Single Investor Identification

Demografi Investor

Pasar Modal Indonesia

Lainnya S3 S2 S1 D3 SMA SMP SD Guru Pensiunan Ibu Rumah Tangga Lainnya Pegawai Negeri Pengusaha Pelajar Pegawai Swasta > 80 71-.. 61-.. 51-.. 41-.. 31-.. 21-.. <=20 Pendidikan Pekerjaan Usia Jenis Kelamin 0,40% 1,03% 1,95% 4,70% 5,47% 6,22% 12,48% 16,18% 51,97% 0,32% 1,66% 5,67% 13,72% 22,75% 25,01% 26,64%

40,7%

59,3%

Pria

Wanita

4,23% 1,69% 28,16% 9,32% 50,86% 6,17% 0,47% 2,94%

Foreign Local Total Asset IHS G

25,56% Growth 610 527 41 322 15 47 82 88 EQUITY CORPORATE BOND GOVERNMENT BOND MEDIUM TERM NOTES SBSN

NEGOTIABLE CERTIFICATE OF DEPOSIT

SUKUK OTHERS

Komitmen PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam mengembangkan infrastruktur

pasar modal direalisasikan secara nyata melalui berbagai inisiatif. KSEI berharap dapat

mem-berikan kontribusi terbaik bagi Pasar Modal Indonesia.

281.256 45,50% 48,23% 57,33% 59,29% 57,04% 54,42% 54,50% 51,77% 42,67% 40,71% 42,96% 45,58%

2012 2013 2014 2015 2016 29 Des 2017 Des 2012 Des 2013 Des 2014 Des 2015 Des 2016 Des 2017 4.423,07 3.577.56 3.022.57 3.198.04 2.626,35 2.762,22 5.296,71 6.355,65 4.593,0 5.226,95 4.274,18 4.316,69 320.506 364.465 434.107 894.116 1.122.668 Per 29 Desember 2017

(9)

KALEIDOSKOP

KSEI TAHUN 2017

www.ksei.co.id

Implementasi Sistem Pendaftaran Efek Elektronik (SPEK)

KSEI berhasil mengembangkan aplikasi SPEK atau e-securities

registration untuk mendukung

aktivitas KSEI dalam mengelola pencatatan Efek. Melalui aplikasi SPEK, pendaftaran Efek yang dicatatkan dalam penitipan kolektif KSEI kini dapat dilakukan secara elektronik.

6 Maret

Penandatanganan Nota

Kesepahaman Desa Nabung Saham

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KSEI menandatangani Nota Kesepahaman Desa Nabung Saham dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Nota Kesepaha-man ini bertujuan untuk mengenalkan investasi di pasar modal, khususnya kepada masyarakat desa.

11 Agustus

Penambahan Jumlah Bank Rekening Dana Nasabah (RDN)

KSEI melakukan penambahan 2 Bank Administrator RDN dari sebelumnya 12 Bank menjadi 14 Bank. Bank BTN dan Bank OCBC NISP adalah 2 bank yang mulai bekerjasama dengan KSEI sebagai Bank Administrator RDN di tahun 2017 ini. Per 20 Desember 2017, jumlah RDN tercatat sebanyak 674.140 dengan jumlah saldo dana pihak ketiga mencapai lebih dari Rp 8 triliun.

Mei

Peluncuran Modul Post Trade Processing (PTP) S-INVEST

KSEI meresmikan kewajiban penggunaan layanan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) untuk kegiatan Transaksi Aset Dasar sebagaimana

diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 28/POJK.04/2016 tentang Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu. Hal ini merupakan tahap lanjutan atas kewajiban penggunaan modul Order Routing S-INVEST untuk Transaksi Produk Investasi.

5 September

Penyerahan Perangkat Baca KTP Elektronik (Card Reader)

Penyerahan Card Reader oleh KSEI kepada perwakilan pelaku industri pasar modal yang mewakili 98 pelaku industri pasar modal yang terdiri dari Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual. Dengan Perangkat Baca KTP Elektronik pembukaan rekening investasi menjadi lebih cepat dengan pemanfaatan data Dukcapil.

6 April

Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka Seminar Pemakai Jasa KSEI

KSEI menyelenggarakan sharing

session kepada para pemakai jasa

KSEI dengan tema “Indonesia 2018:

Sailing Through Economic and Political Tide” yang diawali dengan

pembukaan perdagangan Bursa oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d, yang juga menjadi salah satu narasumber.

20 November

Penunjukan KSEI oleh Bank Indonesia sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian Sertifikat Deposito yang di transaksikan di pasar uang.

KSEI melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Indonesia (BI) terkait dengan Penatausahaan dan Penyelesaian Transaksi Sertifikat Deposito yang Ditransaksikan di Pasar Uang. Acara disaksikan oleh Gubernur BI dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

20 Desember

KSEI Terus Mendorong Upaya Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

KSEI terus mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi terutama dalam hal percepatan pembukaan rekening. Salah satunya adalah yg dilakukan oleh MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas dalam meluncurkan layanan rekening saham instan dengan pemanfaatan Data Dukcapil untuk mempercepat proses pembukaan rekening Efek, SID dan pembukaan RDN. 27 November

Penandatanganan Kerja Sama Dengan MKK Turki (e-Voting)

KSEI secara resmi menunjuk Central

Securities Depository (CSD) of Turkey, Merkezi Kayit Kurulusu

(MKK) sebagai pengembang e-proxy dan e-voting platform. E-proxy dan

e-voting merupakan aplikasi yang

dapat mengakomodasi kebutuhan dan memberikan kemudahan kepada investor untuk berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham tanpa perlu hadir secara fisik.

28 September

KSEI menerima penghargaan dari Bank Indonesia

KSEI menerima penghargaan atas kontribusinya dalam

penyelenggaraan penyelesaian Dana Transaksi Pasar Modal melalui mekanisme Central Bank Money.

28 Desember 23,63% (YTD)

Rp 845,51 Triliun

Total Aset disimpan di KSEI Jumlah Investor di Pasar Modal

Jumlah dan Jenis Efek disimpan di KSEI

*Data statistik per 29 Desember 2017 SID: Single Investor Identification

Demografi Investor

Pasar Modal Indonesia

Lainnya S3 S2 S1 D3 SMA SMP SD Guru Pensiunan Ibu Rumah Tangga Lainnya Pegawai Negeri Pengusaha Pelajar Pegawai Swasta > 80 71-.. 61-.. 51-.. 41-.. 31-.. 21-.. <=20 Pendidikan Pekerjaan Usia Jenis Kelamin 0,40% 1,03% 1,95% 4,70% 5,47% 6,22% 12,48% 16,18% 51,97% 0,32% 1,66% 5,67% 13,72% 22,75% 25,01% 26,64%

40,7%

59,3%

Pria

Wanita

4,23% 1,69% 28,16% 9,32% 50,86% 6,17% 0,47% 2,94%

Foreign Local Total Asset IHS G

25,56% Growth 610 527 41 322 15 47 82 88 EQUITY CORPORATE BOND GOVERNMENT BOND MEDIUM TERM NOTES SBSN

NEGOTIABLE CERTIFICATE OF DEPOSIT

SUKUK OTHERS

Komitmen PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam mengembangkan infrastruktur

pasar modal direalisasikan secara nyata melalui berbagai inisiatif. KSEI berharap dapat

mem-berikan kontribusi terbaik bagi Pasar Modal Indonesia.

281.256 45,50% 48,23% 57,33% 59,29% 57,04% 54,42% 54,50% 51,77% 42,67% 40,71% 42,96% 45,58%

2012 2013 2014 2015 2016 29 Des 2017 Des 2012 Des 2013 Des 2014 Des 2015 Des 2016 Des 2017 4.423,07 3.577.56 3.022.57 3.198.04 2.626,35 2.762,22 5.296,71 6.355,65 4.593,0 5.226,95 4.274,18 4.316,69 320.506 364.465 434.107 894.116 1.122.668 Per 29 Desember 2017

(10)

statistik

[dalam Triliun Rupiah] 3.583,75 3.637,54

3.784,24 3.898,87

3.962,36 3.891,83

Feb Mar Apr Jan

2017 Mei Jun Jul Sep

Jan

2017 Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des

Pertumbuhan Aset yang Tercatat di C-BEST

Pertumbuhan Single Investor Identification (SID)

Total Aset C-BEST

per Desember 2017

Rp 4.423,07 Triliun

Growth

23%

Growth

23%

(Januari - Desember 2017) (Januari - Desember 2017) 915.666 932.215 961.170 975.880 996.698 1.008.916 1.025.414 1.042.783 1.062.678 Okt 1.087.839 Nov 1.110.317 Des 1.122.668 4.046,46 4.057,12 4.093,96 4.219,85 4.202,39 4.423,07

Total SID

per Desember 2017

1.122.668

Ags

(11)

Data Sebaran Investor Domestik

6

Investor Maluku &

Papua 0,93% Investor Bali + NTT + NTB 2,52% Investor Sulawesi 3,05% Investor Kalimantan 3,97% Investor Sumatera 13,13%

3

Investor DKI Jakarta & Jawa 76,40%

4

1

2

5

(per Desember 2017)

Pertumbuhan Total Aset KSEI dan IHSG

[Periode Januari - Desember 2017]

3.583,75 3.637,54 3.784,24 3.898,87 3.891,83 3.962,36

4.046,46 4.057,12 4.093,96 4.219,86 4.202,39 4.423,07

Jan

2017 Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des

52,09% 47,91% 51,86% 48,14% 51,80% 48,20% 51,47% 48,53% 51,14% 48,86% 51,61% 48,39% 52,65% 47,35% 52,99% 47,01% 53,62% 46,38% 54,03% 45,97% 54,72% 45,28% 54,50% 45,50% Jan

2017 Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des

680.520 689.869 710.758 713.783 725.691 727.887 732.813 736.070 748.409 763.752 776.579 784.608

Pertumbuhan Sub Rekening Efek

[Periode Januari - Desember 2017]

Kepemilikan Lokal Kepemilikan Asing IHSG (poin) Total Aset C-BEST (Rp Triliun)

5.294,10 5.386,69 5.568,11

5.685,30 5.738,16 5.829,71 5.840,94 5.864,06

6.355,65

5.900,85 6.005,78 5.952,14

(12)

AktivitAs

sosialisasi Fasilitas akses ke

sorong dan Manokwari

Pada 30 November 2017, KSEI menyeleng-garakan Sosialisasi Fasilitas AKSes bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univer-sitas Papua, Manokwari dan UniverUniver-sitas Negeri, Sorong. Pada acara tersebut, dilakukan

login bersama ke Fasilitas AKSes oleh para

mahasiswa yang telah menjadi investor di pasar modal. KSEI juga menunjukkan cara

login ke Fasilitas AKSes dengan menggunakan

Perangkat Baca KTP Elektronik. n

kunjungan institusi

internasional ke ksei

Sebagai bagian dari peran serta aktif KSEI dalam pasar modal internasional, KSEI menerima kunjungan dari perwakilan

ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) pada

13 November 2017 untuk memaparkan perkembangan terbaru Pasar Modal Indonesia. Pada kesempatan lainnya, delegasi dari Vietnam Securities Depository (VSD) melakukan studi banding terkait fund

services yang disediakan oleh KSEI pada 6 - 7

Desember 2017. n

rUsPLB ksei

KSEI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 27 Oktober 2017 dengan agenda Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Perseroan Tahun Buku 2018. RUPSLB KSEI tahun 2017 dihadiri oleh 5.520 pemegang saham atau 92,93% dari total pemegang saham perseroan. Dalam pemaparan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2018, terdapat beberapa langkah strategis KSEI terkait upaya peningkatan kualitas layanan kepada Emiten, Investor dan Pemegang Rekening serta peningkatan kepercayaan dan perluasan jangkauan investor. n

World Forum of CsDs

Delegasi KSEI menjadi salah satu peserta pada kegiatan World

Forum of CSDs (WFC) yang diselenggarakan di Kowloon Shangri-La,

Hong Kong tanggal 14-17 November 2017. Dihadiri lebih dari 250 eksekutif institusi Central Securities Depository (CSD), regulator, bank sentral, bank internasional otoritas dan Kustodian regional dari 58 negara, dalam kegiatan ini dilakukan diskusi yang memaparkan perkembangan pasar terkini, membahas isu-isu kontemporer, dan menggali peluang bisnis serta memberikan pembandingan untuk

Referensi

Dokumen terkait

Sikap integritas dan objektivitas yang tinggi, serta keahlian akuntansi teknis, auditing, keuangan, keahlian investigasi yang tinggi perlu dimiliki oleh auditor

pangannya, perlindungan sosial untuk rumah tangga miskin dan dapat menjadi. sejahtera sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan dan

Selain itu ibu hamil yang berpendidikan menengah lebih mudah memahami cara melakukan senam hamil dengan benar sehingga akan membuat sirkulasi darah lancar, tidak

Penelitian menggunakan prosedur Borg &amp; Gall yang telah dimodifikasi menjadi sembilan tahapan:Hasil penelitian menunjukkan: (1) hasil setiap langkah pengembangan

instrument. Melakukan pengolahan data dan analisis data yang diperoleh dengan menggunakan uji statistic. Membuat kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari hasil

Pelayanan Kesehatan Gratis adalah semua pelayanan kesehatan dasar sesuai lampiran I dan lampiran II Peraturan Bupati ini, pada Puskesmas beserta Jaringannya

Berkat karunia dan kasih sayang-Nya yang tak terhingga, saya dapat menyiapkan kertas projek ini sebagai syarat penganugerahan Ijazah Sarjana Master of Management

Diikuti dengan alat pengendali dan pengaman pengguna jalan dengan nilai bobot terburuk (9) pada empat lokasi ruas jalan disusul rambu lalu lintas dengan nilai bobot 9