Pengaruh Sosial Ekonomi Dan Budaya Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Yang Menikah Dini Di Desa Siligason Kabupaten Simalungun Tahun 2015
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari hasil wawancara yang dilakukan pada tanggal 05 Februari 2015 dengan salah satu remaja putri asal kabupaten Sukoharjo yang menikah dini (AW, 16 tahun) mengatakan bahwa ia
Kesimpulan yang didapat adalah penyuluhan berpengaruh terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja putri di Desa Soma Kab Temanggung.. Kata kunci; penyuluhan,
Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini yaitu dengan adanya 5 remaja puteri yang menikah usia dini dan mengalami masalah kesehatan reproduksi pada masa
Sex Education terhadap Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri usia 16 tahun-19 tahun di SMAN 3 Bangkalan adalah sebagai berikut : 1) Mayoritas 57 (85,1% ) remaja putri
Hasil uji statistik dengan menggunakan korelasi rank spearmen diperoleh ada hubungan yang bermakna secara statistik antara pengetahuan remaja putri menikah dini tentang
Selanjutnya dilakukan wawancara terhadap 10 remaja putri dengan hasil 7 (70%) remaja putri tidak mengerti tentang dampak pernikahan dini dan 3 (30%) remaja putri
Penelitian ini difokuskan pada pendekatan kualitatif tentang pernikahan dini pada remaja putri yang telah menikah dini di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak P2TP2A
Kegiatan pengabdian diakhiri dengan penyerahan media promosi kesehatan banner mengenai kesehatan reproduksi remaja dan perilaku personal hygiene remaja putri selama menstruasi, beserta